Connect with us

Finansial

Laporan Keuangan Perusahaan, Lengkap dan Mendalam !

Laporan keuangan perusahaan merupakan sesuatu yang sangat krusial. Bisa dibilang, hidup dan matinya perusahaan tergantung pada bagaimana mereka membuat laporan keuangan.

Banyak perusahaan yang harus gulung tikar dikarenakan tidak mampu membuat laporan keuangan yang baik.

Tidak berhenti sampai di situ, orang-orang yang terlibat dalam membuat laporan keuangan jika keliru bahkan harus dipenjara atau didenda. Mengerikan, bukan?

Oleh karena itu, mari sejenak menyisihkan waktu untuk memahami cara membuat laporan keuangan, berikut selengkapnya.

Mengapa Laporan Keuangan Sangat Penting?

Laporan keuangan perusahaan adalah kunci dari kesuksesan – atau bisa juga kehancuran – sebuah perusahaan. Itulah sebabnya dibandingkan dengan posisi lain seperti SDM atau pemasaran, posisi finansial dianggap yang terpenting.

Jika bagian finansial perusahaan melakukan satu kesalahan saja, maka perusahaan tersebut berisiko akan hancur.

Berlebihan? Tidak.

Masih ingat dengan kasus perusahaan Enron hampir 20 tahun lalu? Gara-gara ada data yang tidak dimasukkan ke laporan keuangan, perusahaan paling inovatif di US tersebut harus gulung tikar.

Bahkan sang pemilik perusahaan Jeff Skilling, Ken Lay, dan akuntan Arthur Andersen harus menerima hukuman 24 tahun penjara karenanya. Dikarenakan tidak kuat menahan malu, Ken Lay akhirnya bunuh diri sebelum vonis dijatuhkan.

Masih banyak lagi kasus perusahaan yang gulung tikar gara-gara laporan keuangan seperti Enron. Masalahnya benar-benar sama: karena laporan keuangan perusahaan tersebut tidak dibuat dengan valid.

Komponen-Komponen yang Wajib Ada dalam Laporan Keuangan Perusahaan

Tidak ingin bernasib sama seperti Ken Lay, bukan?

Guna membuat laporan keuangan perusahaan yang valid, terdapat beberapa komponen utama yang tidak boleh ditinggalkan. Jika terlewat satu komponen saja, maka laporan keuangan tersebut tidak dapat diterima secara standar. Berikut ini keterangannya.

1. Laporan Laba Rugi

Ini merupakan laporan yang berisi pemasukan perusahaan, biaya, dan beban-beban lainnya dalam satu periode anggaran.

Laporan laba rugi bertujuan untuk menunjukkan pendapatan bersih (net profit) perusahaan. Jika perusahaan memiliki investor, maka data pendapatan bersih ini digunakan untuk menentukan sharing profit per investor.

Rumus singkat untuk menghitung laporan laba rugi adalah: pendapatan bruto – harga pokok penjualan (HPP) – beban dan biaya – pajak. Tiga data pokok yang harus ada di dalamnya adalah laba kotor, pajak penghasilan, dan laba bersih.

2. Laporan Arus Kas

Seperti namanya, laporan arus kas adalah laporan mengenai kondisi kas perusahaan, meliputi keluar-masuknya uang dan untuk apa uang tersebut digunakan.

Setelah memperoleh perhitungan pendapatan bersih dari laporan laba rugi, selanjutnya pendapatan bersih tersebut ditambah dengan kas dari aktivitas selain penjualan.

Misalnya, perusahaan mendapatkan pendapatan dari penjualan aset, maka pendapatan tersebut ditambahkan ke pendapatan bersih.

Begitu juga sebaliknya, jika terjadi pengeluaran kas untuk hal di luar beban dan biaya operasional. Misalnya di tahun ini perusahaan melakukan paten, maka biaya paten tersebut dikurangkan dari kas riil yang ada.

Tujuan akhir pembuatan laporan arus kas adalah mengetahui jumlah uang riil yang dimiliki perusahaan hingga laporan keuangan dibuat.

3. Laporan Perubahan Modal

Penghitungan laporan perubahan modal menggunakan data pendapatan bersih yang didapat saat menghitung laba rugi. Laporan ini wajib menyajikan modal awal yang digunakan perusahaan untuk beroperasi di tahun tersebut. Setelah itu modal tersebut ditambahkan dengan jumlah profit yang diterima perusahaan di akhir tahun anggaran.

Tujuan pembuatan laporan perubahan modal adalah mengetahui nilai kekayaan perusahaan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data laporan perubahan modal-lah, perusahaan bisa dinilai bertambah besar atau tidak.

4. Neraca

Laporan neraca bertujuan untuk mengetahui struktur kapital (dana/kekayaan) yang dimiliki perusahaan. Berdasarkan laporan neraca, bisa diketahui apakah kekayaan yang dimiliki perusahaan setara dengan tanggungan yang dimiliki.

Jika nanti terjadi sesuatu yang berisiko, pihak eksternal perusahaan (termasuk investor) bisa memprediksi apakah perusahaan tersebut sanggup membayar kewajibannya.

Neraca memiliki dua sisi laporan, yakni sisi aktiva (kekayaan) dan sisi pasiva (hutang). Laporan ini hanya bisa disebut valid jika data akhir dua sisi tersebut seimbang. Itulah mengapa neraca dalam bahasa Inggris disebut “balance sheet”.

5. Catatan Atas Laporan Keuangan Perusahaan

Percaya atau tidak, banyak perusahaan yang menyepelekan komponen ini dalam laporan keuangan perusahaan. Padahal catatan atas laporan keuangan perusahaan (CLAK) adalah salah satu dari lima komponen pokok yang tidak boleh ditinggalkan.

Catatan atas laporan keuangan perusahaan biasanya terletak di akhir laporan keuangan. Tidak lagi berkutat dengan angka, biasanya catatan atas laporan keuangan berbentuk uraian.

Catatan-catatan ini bertugas menguraikan hal-hal yang tidak bisa dijelaskan dalam laporan, misalnya turunnya penjualan di kuartal sekian, dst. CLAK adalah bagian yang bisa memudahkan perusahaan untuk menjelaskan kondisi finansialnya.

Selain itu, CLAK juga bisa membantu investor dalam memahami laporan keuangan perusahaan. Perusahaan yang baik tidak akan menyepelekan proses pembuatan CLAK karena biasanya investor tidak akan dengan cermat membaca laporan keuangan. Sebaliknya, mereka biasanya akan langsung membaca catatannya.

Kesalahan Fatal Yang Sering Terjadi Saat Membuat Laporan Keuangan

Di awal tadi, sudah dibahas mengenai malapetaka yang terjadi saat laporan keuangan perusahaan tidak dibuat dengan baik. Saat ini, mari membahas beberapa kesalahan fatal yang sering dilakukan manajer keuangan saat menyusun laporan bagi perusahaannya.

1. Tidak Sesuai SAK

Setiap laporan keuangan perusahaan di Indonesia wajib menerapkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan International Financial Report Standard (IFRS). Dilansir dari situs resmi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), SAK adalah pernyataan dan interpretasi akuntansi yang ditentukan standarnya oleh IAI. Sementara itu IFRS adalah standar akuntansi yang digunakan secara internasional.

Jadi, setiap laporan keuangan yang terbit di Indonesia wajib menggunakan gaya bahasa dan struktur yang sama. Misalnya untuk ungkapan “laporan laba rugi”, perusahaan tidak boleh menggantinya dengan “laporan profit dan kerugian”. Meski pun pengertiannya sama.

Biasanya, perusahaan yang laporan keuangannya tidak mengikuti SAK akan sulit masuk Bursa Efek Indonesia. Artinya, mereka akan kesulitan mendapat kepercayaan investor untuk memperbesar perusahaan.

2. Tidak Mencantumkan Data Komparatif

Maksud dari data komparatif adalah data mengenai kondisi aset perusahaan di periode-periode sebelumnya. Meski terkesan sepele, biasanya hal ini bisa mempengaruhi minat investor untuk menaruh uang mereka di sebuah perusahaan. Sebab mereka tidak mendapat kepastian apakah perusahaan tersebut stabil beroperasi dengan efisien tiap tahunnya.

Salah satu kasus besar yang terjadi karena disepelekannya data komparatif adalah kasus kebangkrutan MG Rover Group. Produsen BMW ini gagal memprediksi turunnya permintaan dari kendaraan yang mereka buat. Alhasil, pemilik Rover Group terlambat melakukan antisipasi dan gulung tikar di tahun 2005.

3. Kalkulasi Angka dalam Laporan Tidak Final

Kejelasan data dalam laporan keuangan perusahaan adalah segalanya. Itulah sebabnya kenapa ada penentuan istilah baku untuk semua laporan yang terbit di seluruh dunia.

Selain istilah, hal lain yang tak kalah pentingnya adalah kejelasan nominal dalam setiap akun laporan. Meski kalkulasi laporan keuangan hanya berupa operasi pengurangan dan penjumlahan, para akuntan perusahaan wajib menyelesaikan kalkulasi akun hingga akhir.

Jangan membiarkan investor menghitung sendiri penjumlahan atau pengurangan dari akun-akun dalam laporan keuangan. Mereka akan kebingungan dan malah tidak tertarik untuk berinvestasi.

4. Tidak Menambahkan Data Persentase

Apakah sepenting itu data persentase dicantumkan dalam laporan keuangan?

Ya, benar-benar penting, karena mencantumkan persentase dapat memudahkan publik mengetahui distribusi dana. Misalnya dalam neraca, dari keseluruhan pasiva yang ada, 80%-nya adalah hutang.

Persentase itu menggambarkan betapa besar risiko yang ditanggung perusahaan. Semakin besar risiko yang dimiliki perusahaan, biasanya perusahaan tersebut akan makin sulit dipercaya.

Hampir seluruh perusahaan multinasional tidak meninggalkan persentase di seluruh data akun laporan keuangan mereka. Akan tetapi masih banyak perusahaan Indonesia yang kurang memperhatikan hal ini.

5. Tidak Ada Representasi Atas Data Laporan Keuangan

Representasi yang dimaksud di sini adalah penjelasan yang terdapat di CLAK. Dikarenakan bentuknya yang uraian, banyak akuntan hanya asal-asalan menulis apa yang dipikirkannya, tanpa peduli apakah tulisan tersebut merepresentasikan keseluruhan data.

Padahal tujuan CLAK adalah membuat data lebih mudah dibaca bagi orang-orang yang kesulitan memahami laporan keuangan. Jika data di dalamnya tidak selengkap yang tercantum di laporan kuantitatif, maka sama saja hasilnya: laporan akan membingungkan.

6. Laporan Tidak Mencantumkan Strategi Finansial di Masa Depan

Laporan keuangan perusahaan yang baik bukan hanya yang mengikuti SAK, bukan pula yang melaporkan profit berlipat ganda. Lebih dari itu, laporan keuangan perusahaan yang baik adalah yang bisa menimbulkan “optimisme” pada para pembacanya.

Wajar, jika setiap perusahaan mengalami kendala-kendala finansial selama beroperasi. Oleh karena itu, meski tidak detail, kendala-kendala ini harus tetap dicantumkan dalam laporan keuangan. Akan tetapi jangan berhenti di kendala saja, tunjukkan strategi apa yang dilakukan perusahaan untuk menghadapinya di masa depan.

7. Data yang Dicantumkan Tidak Sesuai Fakta

Inilah yang terpenting dari semuanya, kesalahan yang paling sering dilakukan perusahaan-perusahaan yang hancur: berbohong. Apa pun alasannya, jika data dalam laporan keuangan tidak sesuai dengan kenyataan, maka sebutannya berbohong. Tidak peduli kesalahan tersebut dilakukan dengan sengaja atau tidak.

Semua skandal perusahaan yang terjadi, mulai dari Enron, WorldCom, hingga Lehman Brothers, terjadi karena laporan keuangan yang tidak sesuai fakta. Bahkan sekretaris Kementerian Keuangan Amerika, Timothy Geithner, menyebut bahwa kebohongan perusahaan adalah salah satu penyebab krisis Amerika di 2007 – 2008.

Yang Perlu Dilakukan Sebelum Publikasi Laporan Keuangan

Sebelum memutuskan untuk memublikasikan laporan keuangan, sebaiknya perusahaan meneliti matang-matang dahulu, apalah laporan keuangan perusahaannya sudah pantas. Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan:

  • Memastikan semua data yang tercantum valid. Sebelum dipublikasikan, bagian finansial perusahaan harus memastikan data yang dikumpulkan sudah valid, dari awal hingga akhir. Lakukan pengecekan berulang kali supaya validitas data bisa semakin dipastikan.
  • Memastikan laporan keuangan siap minimal 2 bulan sebelum tahun anggaran baru. Ada banyak hal yang perlu dilakukan sebelum laporan keuangan benar-benar dipublikasi. Jadi pastikan data-data pokok untuk laporan keuangan sudah dipersiapkan minimal dua bulan sebelum waktu publikasi.
  • Menyerahkan laporan keuangan perusahaan untuk audit eksternal. Setelah laporan keuangan inti diperiksa auditor internal, maka laporan tersebut perlu diserahkan lagi pada auditor eksternal. Biasanya auditor eksternal juga perlu melakukan pengecekan langsung ke perusahaan.
  • Menyusun laporan keuangan dengan desain yang baik dan mudah dibaca. Laporan keuangan yang baik adalah yang formatnya membuat nyaman para pembaca. Jadi pastikan desain yang digunakan tidak berlebihan dan malah menyamarkan data pokok laporan.
  • Menentukan tempat publikasi resmi untuk laporan keuangan. Makin awal laporan keuangan diumumkan, makin baik. Perusahaan yang baik dan stabil seharusnya bisa mempublikasikan laporan keuangannya pada bulan Januari tahun berikutnya.

Demikianlah penjelasan lengkap dan mendalam mengenai pentingnya laporan keuangan perusahaan, komponen, kesalahan, dan cara publikasinya.

Pastikan semua poin di atas dipelajari dengan baik sehingga laporan keuangan bisa memperbesar sebuah perusahaan – bukan malah menghancurkannya.

Referensi:

Horne, James C Van & John M Wachowitz, Jr. 2008, The Principle of Financial Management, Inggris: Pearson Education Limited.

Price, John. 2017, Lack of financial records linked to company failure, Australian Securities & Investments Commission.

https://www.fm-magazine.com/issues/2018/dec/how-to-fix-financial-reporting-errors.html
https://www.accounting-degree.org/scandals/
http://www.iaiglobal.or.id/v03/standar-akuntansi-keuangan/sak
https://www.reuters.com/article/us-usa-economy-geithner/financial-crises-caused-by-stupidity-and-greed-geithner-idUSBRE83P01P20120426

Mendirikan situs income.id sebagai perwujudan pengabdian kepada bangsa dan negara indonesia melalui media yang informatif dan edukatif

Continue Reading
2 Comments

2 Comments

  1. Agus Octa

    July 10, 2019 at 3:20 am

    Rights…, laporan keuangan memang sesuatu yang sangat krusial, bagaimana sebuah perusahaan akan beroperasi atau apakah operasional perusahaan selama ini baik atau buruk terepresentasikan di laporan keuangan.

    Jadi Lap. Keuangan ini mutlak diperlukan dalam semua jenis perusahaan, meski dalam format yang sangat sederhana.

    nice articles, thanks income.id

    • Surya Setiawan

      July 17, 2019 at 9:46 am

      Terima Kasih pak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Personal Finance

Manfaat Lain Slip Gaji Karyawan yang Jarang Diketahui

Bagi kamu yang berstatus sebagai karyawan atau pekerja di sebuah perusahaan, tentu sudah tak asing lagi dengan slip gaji karyawan yang selalu diterima setelah menerima gaji bulanan.

Secara umum, slip gaji karyawan merupakan bukti otentik atau bukti resmi penerimaan gaji dari pemberi kerja kepada pekerja atau pegawai.

Dalam slip gaji karyawan yang diberikan perusahaan, terdapat bagian-bagian nominal tertentu, baik terperinci maupun hanya sekadar rangkuman. Terkait dengan gaji bersihnya, seperti gaji pokok, penambah gaji, dan pengurang gaji termasuk nilai pinjaman jika ada.

Slip gaji tetap diterbitkan, baik perusahaan tersebut memberikan gaji take home pay atau yang lain.

Bagi perusahaan, slip gaji karyawan berfungsi sebagai dokumentasi atas pencatatan pengeluaran gaji yang dibayarkan perusahaan kepada karyawan. Atau dengan kata lain sebagai bukti resmi bahwa perusahaan telah melakukan kewajibannya terhadap karyawan yang bersangkutan berkaitan dengan sejumlah nominal tertentu yang menjadi hak karyawan.

Hal ini tercatat dalam Pasal 17 ayat (2) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan yang berbunyi, “Pengusaha wajib memberikan bukti pembayaran upah (slip gaji) yang memuat rincian upah yang diterima pekerja pada saat upah dibayarkan”.

Sementara untuk pekerja, slip gaji merupakan bukti kejelasan proses penggajian atau sebagai informasi potongan pajak dan penyetoran pajak penghasilan.

Nah, yang sering terjadi, masih banyak dari kita yang belum mengetahui manfaat lain dari slip gaji. Memang apa saja sih manfaat lainnya? Berikut manfaat lain dari slip gaji karyawan yang telah dirangkum oleh Income.id:

Slip Gaji Karyawan Sebagai Syarat Kartu Kredit

Slip gaji karyawan bisa digunakan ketika akan mengajukan sebuah kartu kredit. Slip gaji menjadi penentu apakah pengajuanmu akan diterima dan berapa jumlah limit yang diterima setiap bulannya.

Slip Gaji Karyawan untuk Kredit Alat Elektronik

Sering kali keinginan membeli alat-alat elektronik harus dikesampingkan mengingat masih banyak kebutuhan lain yang harus lebih diprioritaskan. Hal itulah yang menyebabkan sebagian orang memilih membeli televisi, kulkas, mesin cuci, atau peralatan elektronik lain secara kredit.

Untuk yang belum tahu, sudah ada beberapa perusahaan seperti FIF atau ADIRA yang menawarkan jasa pembelian alat-alat elektronik secara kredit.

Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah ketersediaan slip gaji karyawan, sebagai pertimbangan kemampuan debitur dalam membayar cicilan setiap bulannya dan menentukan jangka waktu cicilannya.

Kredit Motor dan Mobil

Manfaat lain yang bisa kamu dapatkan dari slip gaji karyawan adalah dalam hal pengajuan kredit kendaraan bermotor, baik mobil maupun motor.

Jika ingin membeli sebuah kendaraan dengan sistem cicil, kamu harus melampirkan slip gaji bersamaan dengan dokumen lainnya sebagai syarat mengambil kredit tersebut.

Tentu saja jenis, merek, dan DP atau uang muka kendaraan akan berpengaruh terhadap jumlah cicilan yang harus kamu bayarkan.

Slip Gaji Karyawan Sebagai Syarat KPR

Bagi kamu yang ingin membeli rumah dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), memiliki slip gaji karyawan menjadi syarat utama yang harus dipenuhi.

Melalui slip gaji, bank penyedia akan menganalisa kemampuanmu dalam membayar cicilan rumah setiap bulannya.

Idealnya, slip gaji yang diserahkan atau gaji bulanan kamu harus tiga kali lipat lebih besar dari jumlah cicilan per bulan. Oleh karena itu, pastikan untuk menyesuaikan cicilan dengan jumlah pendapatanmu.

Syarat KTA

Ingin mengajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA)? Slip gaji karyawan juga merupakan syarat wajib jika kamu ingin mengajukan pinjaman dana kepada KTA.

Kesesuaian dengan kemampuan membayar dapat dilihat dari slip gaji dan disertakan dalam formulir pengajuan kredit tanpa jaminan tersebut.

Sama seperti pengajuan KPR, besarnya slip gaji berpengaruh pada penilaian dan persetujuan Bank terhadap kredit yang kamu ajukan.

Menawar Gaji di Perusahaan Baru

Mungkin banyak yang tidak tahu ada beberapa perusahaan yang mensyaratkan pelamarnya untuk melampirkan slip gaji saat melamar pekerjaan.

Nah, gunanya slip gaji karyawan ini sebagai alat untuk tawar-menawar (negosiasi) gaji di tempat kerja baru dengan pihak HRD perusahaan.

Pelamar dalam hal ini bisa menaikkan (mark up) gajinya di kantor lama, lalu memasang gaji jauh lebih tinggi di kantor baru.

Tapi dengan slip gaji, HRD perusahaan dapat mengetahui kebenaran berapa sebenarnya gajimu di kantor lama, sehingga kamu tidak bisa seenaknya memberikan penawaran gaji tinggi. HRD perusahaan kantor baru pun dapat memperkirakan gaji yang pas sesuai dengan pengalaman kerjamu.

Intinya, kunci saat negosiasi gaji adalah buka harga dengan permintaan gaji naik dari kantor sebelumnya, namun tetap melihat kemampuan dan pengalaman kerjamu.

Yuk, Simpan Slip Gajimu

Berdasarkan penjabaran yang telah diuraikan di atas, kini kita tahu bahwa banyak manfaat dan kegunaan yang bisa kamu dapat dari slip gaji karyawan.

Selain untuk mengetahui angka gaji bersih yang memuat berapa gaji pokok, tunjangan-tunjangan, maupun potongan-potongan seperti untuk BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, sampai pajak yang harus dibayar, slip gaji karyawan ternyata sangat membantu kamu untuk berbagai urusan, mulai dari mengajukan kartu kredit, mengajukan kredit alat elektronik, mengajukan kredit motor dan mobil, mengajukan KPR, mengajukan KTA, hingga menawar gaji di perusahaan baru.

Seiring perkembangan, slip gaji kini tak hanya menggunakan kertas, tapi dapat diberikan dalam bentuk elektronik atau via e-mail sehingga mudah disimpan serta tak takut hilang ataupun rusak.

Baca Juga: Peluang Usaha Yang Bisa Bikin Kamu Jadi Sultan, Cek Yuk!

Mengingat begitu banyak manfaat yang diperoleh dari slip gaji karyawan, yuk simpan baik-baik slip gajimu.

Bagi kamu yang  masih mendapatkan slip gaji menggunakan kertas, taruh di tempat yang mudah diingat ya, sehingga nantinya mudah ditemukan saat kamu membutuhkan.

Continue Reading

Personal Finance

Pinjaman Online Terbaik Buat Kamu Yang Gak Punya Jaminan

Saat ini sudah ada beberapa layanan fintech pinjaman online yang menawarkan kemudahan untuk masyarakat. Terutama bagi yang sedang butuh pinjaman dana pribadi, pinjaman cicilan, atau yang lagi butuh pinjaman uang cepat.

Kemudahan yang ditawarkan layanan pinjaman online tersebut adalah mampu memberikan kredit cepat, langsung cair, serta tanpa jaminan.

Namun rata-rata masih memberikan tenor pinjaman jangka pendek yaitu 10 hingga 30 hari saja. Padahal saat ini masyarakat tidak hanya membutuhkan pinjaman tanpa agunan jangka pendek saja.

Mereka juga mencari yang dapat memberikan pinjaman cicilan selama beberapa bulan. Apakah ada fintech yang mampu memberikan fasilitas tersebut? Berikut uraian selengkapnya

Pinjaman Online Tunai Kita

tunaikita.com

Salah satu rekomendasi pinjaman online yang mampu menawarkan pinjaman tanpa jaminan dengan cicilan per bulan adalah Tunai Kita.

Dana plafon yang bisa diberikan oleh Tunai Kita ini bekisar antara Rp4 hingga Rp20 juta. Sementara untuk tenor pinjaman sendiri mulai dari 3 hingga 6 bulan. Tenor cicilan ini sangat menarik.

Pasalnya jika di bank, biasanya cicilan bulanan dilakukan minimal 6 bulan yang bagi sebagian orang waktu tersebut cukup lama.

Sementara pinjaman online Tunai Kita mampu memberikan pinjaman dengan bayar bulanan dalam waktu 3 bulan saja. Bahkan proses peminjaman dana di Tunai Kita ini sangat cepat.

Jika semua syarat mampu dipenuhi pemohon, uang bisa langsung cair dalam hitungan menit. Namun ada sejumlah peraturan yang diberlakukan bagi calon nasabah Tunai Kita.

Diantaranya, jika ingin melakukan pengajuan pinjaman saat ini hanya bisa melalui aplikasi Android saja. Tidak bisa melalui website atau IOS.

Selain itu bagi pemohon juga harus telah berusia 21 hingga  55 tahun. Harus mempunyai KTP, NPWP, serta rekening bank atas nama pemohon.

Tunai Kita juga hanya melayani pencairan dana pada 7 bank terpilih. Termasuk BCA, Mandiri, BRI, Danamon, Bank Mega, dan Bank Permata.

Pinjaman Online Tunaiku

tunaiku.com

Tunaiku bisa menjadi rekomendasi pinjaman online tanpa jaminan dan memberikan tenor pinjaman mulai 6 hingga 12 bulan.

Dana plafon yang mampu diberikan juga cukup besar yaitu mulai dari Rp2 hingga Rp20 juta rupiah. Yang menarik pada Tunaiku ini adalah mampu memberikan masa bayar bulanan hingga 12 bulan.

Padahal fintech lain rata-rata hanya mampu memberikan layanan cicilan bulanan maksimal 6 bulan. Jika ingin mencoba melakukan pinjaman di Tunaiku, syaratnya cukup mudah.

Pemohon hanya harus telah berusia 21 hingga 55 tahun, memiliki rekening bank yang masih aktif, dan sedang bekerja atau berpenghasilan. Bisa pekerja swasta atau kalangan PNS.

Ada ketentuan khusus yang diperuntukkan bagi calon peminjam Tunaiku. Diantaranya adalah mereka hanya akan memberikan pinjaman dana bagi pemohon yang bekerja.

Jadi bagi yang berprofesi sebagai pengusaha, tidak diperkenankan untuk melakukan pinjaman. Selain itu ada wilayah tertentu di Indonesia yang bisa mereka layani.

Termasuk Jabodetabek, Bandung, Semarang, Gresik, Jogjakarta, Surabaya, Sidoarjo, Medan, Surabaya, Pekan baru. Denpasar, Palembang, dan Makassar.

Ketentuan terakhir, proses pencairan dana di Tunaiku sedikit lebih lama yaitu 1 hingga 3 hari kerja. Hal ini karena proses pengajuan tidak sepenuhnya online, harus bertemu kurir dulu untuk konfirmasi KTP dan tanda tangan kontrak.

Pinjaman Online Julo

julo.co.id

Pinjaman online Julo bisa dipilih bagi yang ingin mencari pinjaman dana online tanpa jaminan apapun.

Julo mengklaim punya kelebihan dari sisi kemudahan dan kecepatan dana bisa cair. Plafon yang mampu diberikan mulai dari Rp2 hingga Rp8 juta. Pengembalian pinjaman tersebut juga bisa dilakukan dengan mencicil selama 3 hingga 6 bulan.

Pemohon hanya diharuskan berdomisili di area yang telah ditentukan. Termasuk area Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Manado, Kaltim, Bali, serta Riau.

Selain itu pemohon juga harus berstatus sebagai pekerja (bisa PNS atau swasta dengan penghasilan minimal Rp2 juta per bulan). Saat pengajuan, pemohon diharuskan mengunggah beberapa dokumen.

Diantaranya seperti KTP, Slip gaji atau Surat Keterangan Penghasilan, serta Foto diri saat memegang KTP.

Penting untuk diketahui, nanti dana yang cair hanya akan ditransfer pada rekening atas nama pemohon sendiri. Dari mulai pengajuan hingga pencairan dana, pada umumnya hanya membutuhkan waktu 1 hingga 2 hari kerja saja.

Soal bunga, sebetulnya Julo memberikan bunga pinjaman yang cukup rendah yaitu 1,5% sampai 4% untuk per bulannya.

Namun, Julo juga mengenakan biaya provisi yang besarnya 5% dari pinjaman awal saat sebelum dicairkan. Jika dihitung-hitung setelah ditambah biaya provisi ini jumlah bunga yang dibayarkan tidak bisa dikatakan kecil.

Dana Kini

danakini.co.id

Pinjaman online untuk beli barang?

Coba saja Dana Kini. Dana Kini punya pilihan beberapa jenis pinjaman.

Pertama layanan cicilan tanpa kartu kredit. Dengan layanan ini pemohon akan dibantu untuk pembiayaan pembelian barang pada toko tertentu yang sudah menjadi partner Dana Kini.

Menariknya pembelian barang yang dicicil tersebut tanpa perlu menggunakan kartu kredit dengan jangka waktu pembayaran cicilan yang bisa dipilih sendiri. Bisa 6, 12, 18, hingga paling lama 24 bulan. Layanan kedua adalah Dana Kini Produktif.

Pada layanan produktif ini pemohon akan dibantu untuk pembiayaan pembelian produk dari toko yang telah bekerja sama dengan Dana Kini (Kawan Lama).

Namun, syaratnya pembelian barang tersebut harus dengan tujuan untuk mendukung usaha produktif yang sedang dikembangkan pemohon. Bunga yang dikenakan rendah dan jangka waktu cicilan bisa mencapai 24 bulan.

Tenor pinjaman 24 bulan inilah keistimewaan dari Dana Kini. Sementara pinjaman online lain hanya mampu memberikan masa pembayaran bulanan rata-rata maksimal 12 bulan saja.

Namun ingat, Dana Kini merupakan pinjaman yang hanya bisa dipergunakan untuk pembelian barang saja, bukan untuk dana tunai.

DanaFix

danafix.id

Ingin pinjaman tanpa agunan, tanpa proses rumit dan panjang, tanpa dokumen yang banyak? Dana Fix ini bisa dicoba.

DanaFix merupakan salah satu fintech yang melayani pinjaman online bagi masyarakat dan beroperasi di bawah naungan PT Danafix Online Indonesia.

Tidak seperti beberapa fintech pinjol pada umumnya, yang hanya mampu melayani pemohon di area tertentu.

Danafix bisa melayani masyarakat seluruh Indonesia. Layanan Danafix ini adalah memberikan pinjaman dana bagi pemohon dan bisa dicicil. Plafon yang mampu diberikan mulai dari Rp500 ribu hingga Rp6 juta.

Sementara tenor pinjaman bisa dipilih, mulai dari 61 hingga 180 hari. Pemohon dana hanya harus telah berumur 21 hingga 60 tahun. Sudah berpenghasilan minimal Rp2 juta perbulan, serta tinggal dan bekerja di Indonesia.

Bunga cicilan DanaFix cukup rendah yaitu 15% perbulan, dengan biaya keterlambatan sebesar Rp100 ribu.

Untuk melakukan pengajuan pinjaman, pemohon harus mengunduh aplikasi DanaFix ini melalui GooglePlay.

Setelah itu tinggal menyiapkan dokumen seperti KTP, nama kontak saudara yang serumah, serta kontak kantor tempat bekerja. Jika semua sudah siap hanya harus ikuti saja prosesnya hingga dana bisa cair.

Itulah beberapa rekomendasi pinjaman online yang dapat dicicil pembayarannya per bulan. Saat ini sudah banyak fintech yang mampu memberikan pinjaman dana untuk masyarakat. Hal ini karena kemudahan dan kecepatan dana pinjaman bisa langsung cair dalam waktu singkat.

Namun yang juga harus diperhatikan bagi peminjam dana online adalah penggunaan dana itu sendiri.

Oleh karena dana plafon pinjol relatif kecil, maksimalkan hanya digunakan untuk hal-hal yang paling dibutuhkan saja.

Selain itu, jangan lupa juga setiap bulan sisihkan uang untuk membayar bunga pinjaman berikut cicilannya. Karena jika terlambat akan terkena biaya administrasi penagihan  yang jumlahnya bisa lebih besar.

Continue Reading

Finansial

Bahas Tuntas Apa itu NPWP dan Cara bikin NPWP Online

Apa pekerjaan kamu saat ini? Apakah Pegawai Negeri Sipil (PNS), wiraswasta, investor, atau lainnya? Apapun pekerjaan kamu saat ini, kamu tetap wajib untuk membayar pajak penghasilan.

Pajak merupakan bentuk kontribusi kamu pada negara untuk pembangunan. Besarnya pajak yang harus dibayarkan setiap orang tentu saja berbeda. Untuk membayar pajak ini, kamu perlu memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak nomor SE-60/PJ/2013, setiap wajib pajak hanya diberikan satu NPWP, di mana NPWP tersebut terdiri dari 15 digit, dengan rincian 9 digit pertama merupakan kode wajib pajak, kemudian tiga digit berikutnya merupakan kode administrasi kantor wajib pajak terdaftar, dan 3 digit selanjutnya merupakan kode status wajib pajak (pusat atau cabang).

Untuk lebih lengkapnya, kali ini Income.id akan membahas lengkap mengenai NPWP, mulai dari pengertian NPWP, pengelompokkan wajib pajak, sanksi tidak memiliki NPWP, NPWP Pribadi, fungsi dan manfaat memiliki NPWP, syarat membuat NPWP Pribadi, cara bikin NPWP online, hingga syarat penghapusan NPWP. Berikut uraiannya, seperti dikutip dari berbagai sumber:

Pengertian NPWP

(sumber : klikpajak.id)

Berdasarkan pasal 1 Nomor 6 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) adalah identitas atau tanda pengenal yang diberikan Ditjen Pajak kepada wajib pajak.

Dengan kata lain, NPWP adalah nomor yang berfungsi sebagai sarana administrasi perpajakan. Nomor ini dipergunakan sebagai tanda pengenal diri wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan.

NPWP menjadi identitas yang melekat dengan wajib pajak sehingga kepemilikan dan penggunaannya harus dilaksanakan sesuai peraturan perpajakan yang berlaku.

NPWP ini wajib dimiliki oleh perorangan yang memperoleh penghasilan di atas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) selama satu tahun.

Selain itu, semua badan usaha dan orang pribadi yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas, seperti dokter, akuntan, notaris, dan pengacara juga wajib memiliki NPWP.

Pada dasarnya, tidak semua orang wajib mendaftarkan diri pada kantor Direktorat Jenderal Pajak untuk dicatat sebagai wajib pajak dan sekaligus untuk mendapatkan NPWP.

Hanya wajib pajak yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif yang harus mendaftarkan diri untuk memiliki NPWP.

Yang dimaksud dengan persyaratan subjektif adalah persyaratan yang sesuai dengan ketentuan mengenai subjek pajak dalam undang-undang pajak penghasilan.

Dalam Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 7 tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan UU Nomor 36 tahun 2008, yang menjadi subjek pajak adalah orang pribadi, warisan yang belum terbagi sebagai satu kesatuan menggantikan yang berhak, badan dan bentuk usaha tetap.

Sedangkan yang dimaksud dengan persyaratan objektif adalah persyaratan bagi subjek pajak yang menerima atau memperoleh penghasilan atau diwajibkan untuk melakukan pemotongan/ pemungutan sesuai dengan ketentuan UU PPh dimaksud.

Untuk lebih jelasnya, pengertian objek pajak dijelaskan dalam pasal 4 UU Nomor 36 tahun 2008. Objek pajak adalah penghasilan, yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh wajib pajak baik berasal dari Indonesia, maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan wajib pajak yang bersangkutan dengan nama dan dalam bentuk apa pun.

NPWP tidak berubah meskipun wajib pajak pindah tempat tinggal/tempat kedudukan atau mengalami pemindahan tempat terdaftar.

Pihak yang disebut sebagai wajib pajak adalah orang yang menerima penghasilan, baik yang bekerja maupun dari hasil mendirikan usaha.

Wajib pajak itu digolongkan menjadi dua, yaitu Orang Pribadi dan Badan. Maksudnya, orang pribadi itu perorangan, sedangkan badan adalah perusahaan.

Jika kamu merupakan seorang pemiliki bisnis, perusahaan, enterpreneur, maka kamu harus memiliki dua NPWP, yakni NPWP pribadi dan NPWP badan.

NPWP berfungsi untuk mempermudah administrasi pajak. Berguna juga sebagai identitas wajib pajak untuk mengurus kewajiban dan hak yang terkait dengan pajak.

Kode ini akan selalu dicantumkan dalam dokumen-dokumen perpajakan. Dan juga jika kamu sudah memiliki NPWP, maka ketika mengurus pengajuan kredit bank, pembuatan pembukaan rekening di bank serta mengurus pembuatan paspor akan menjadi lebih mudah.

Jadi kesimpulannya, NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor yang wajib dimiliki wajib pajak, baik perorangan maupun badan usaha sebagai sarana administrasi perpajakan serta identitas dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan, meliputi pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak, yang mempunyai hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

NPWP juga menjadi persyaratan pelayanan umum, seperti pengajuan kredit, pembuatan paspor, dan sebagainya.

Pengelompokan Wajib Pajak

(sumber : Liputan6.com)

Dikutip dari laman pajak.go.id, berikut pengelompokan wajib pajak secara lengkap:

Kelompok Wajib Pajak orang pribadi

1. Orang Pribadi (Induk)

Wajib pajak belum menikah, dan suami sebagai kepala keluarga.

2. Hidup Berpisah (HB)

Wanita kawin yang dikenai pajak secara terpisah karena hidup berpisah berdasarkan putusan hakim.

3. Pisah Harta (PH)

Suami-istri yang dikenai pajak secara terpisah karena menghendaki secara tertulis berdasarkan perjanjian pemisahan harta dan penghasilan secara tertulis.

4. Memilih Terpisah (MT)

Wanita kawin, selain kategori Hidup Berpisah dan Pisah Harta, yang dikenai pajak secara terpisah karena memilih melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan terpisah dari suaminya.

5. Warisan Belum Terbagi (WBT)

Sebagai satu kesatuan merupakan subjek pajak pengganti, menggantikan mereka yang berhak, yaitu ahli waris.

Kategori Wajib Pajak Badan

1. Badan

Sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha.

2. Joint Operation

Bentuk kerja sama operasi yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan/atau Jasa Kena Pajak atas nama bentuk kerja sama operasi.

3. Kantor Perwakilan Perusahaan Asing

Wajib Pajak perwakilan dagang asing atau kantor perwakilan perusahaan asing (representative office/liaison office) di Indonesia yang bukan Bentuk Usaha Tetap (BUT).

4. Bendahara

Bendahara pemerintah yang membayar gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dan diwajibkan melakukan pemotongan atau pemungutan pajak.

5. Penyelenggara Kegiatan

Pihak selain empat wajib pajak badan sebelumnya yang melakukan pembayaran imbalan dengan nama dan dalam bentuk apapun sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan.

Sanksi Tidak Memiliki NPWP

Jika kamu menerima penghasilan kena pajak dari suatu perusahaan ataupun usaha sendiri, kamu wajib menyetorkan pajak terutang tersebut pada negara. Oleh karena itu, kamu diwajibkan memiliki NPWP untuk semua transaksi perpajakan.

Namun sayangnya, masih banyak orang beranggapan kalau bikin NPWP online itu ribet dan memakan waktu lama. Hal itulah yang membuat segelintir orang tidak membuat NPWP.

Ada konsekuensi yang bisa mereka terima jika tidak memiliki NPWP. Beberapa akibat apabila seseorang yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif namun tidak mendaftarkan NPWP adalah sebagai berikut:

1. NPWP-nya akan diterbitkan secara jabatan kepada wajib pajak. Kewajiban perpajakan akan dimulai sejak saat wajib pajak memenuhi persyaratan subjektif dan objektif paling lama lima tahun sebelum diterbitkan NPWP.

2. Apabila wajib pajak sengaja tidak melakukan pendaftaran untuk diberikan NPWP sehingga dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan negara, maka menurut Undang-Undang No. 6 Tahun 1983 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, dengan perubahan terbaru pada Undang-Undang No. 28 Tahun 2007, terdapat dua sanksi, yakni:

  • Pidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 6 tahun.
  • Denda senilai dua kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar, dan paling banyak empat kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar.

3. Wajib pajak dengan penghasilan yang dikenai PPh Pasal 21, jika tidak memiliki Identitas Pajak ini, akan dikenakan tarif 20 persen lebih besar dari tarif aslinya.

Contoh:

Tarif Pajak Penghasilan Pasal 21 Anda misalkan sebesar 15 persen, tanpa NPWP akan menjadi = 15 persen + (15 persen x 0.2) = 18 persen

Sedangkan untuk PPh Pasal 22 dan PPh Pasal 23, kenaikan tarif yang berlaku adalah sebesar 100 persen.

NPWP Pribadi

(sumber : Detik.com)

NPWP pribadi adalah Nomor Pokok Wajib Pajak yang diberikan Ditjen Pajak untuk orang perorangan.

Fungsi NPWP untuk wajib pajak orang pribadi adalah sebagai kartu identitas resmi untuk transaksi perpajakan, seperti hitung, setor, dan lapor pajak pribadi dan tidak ditujukan untuk transaksi perpajakan badan usaha.

Fungsi dan Manfaat Memiliki NPWP

Sebenarnya banyak fungsi dan manfaat yang bisa kita dapatkan dari kepemilikan NPWP, di antaranya sebagai sarana dalam hal administrasi perpajakan, kemudian salah satu usaha dalam menjaga ketertiban dalam hal pembayaran dan pengawasan administrasi perpajakan.

NPWP juga menjadi salah satu persyaratan untuk mendapatkan pelayanan umum serta persyaratan untuk pengurusan dokumen-dokumen bagi wajib pajak yang melakukan usaha.

Selain sebagai tanda pengenal dalam melaksanakan hak dan kewajiban di bidang perpajakan, saat ini sudah banyak instansi yang menambahakan NPWP sebagai salah satu persyaratan untuk mendapatkan pelayanan yang disediakan oleh instansi tersebut.

Lalu sebenarnya apa saja manfaat memiliki NPWP? Berikut berbagai fungsi dan manfaat memiliki NPWP:

1. Pengajuan Kredit ke Bank

Selain KTP, NPWP menjadi dokumen yang harus ada ketika ingin mengajukan pinjaman ke bank. Melalui NPWP, pihak bank bisa mengetahui apakah calon debiturnya taat pajak atau sebaliknya.

Bila sudah memiliki NPWP, proses pengajuan kredit pun bisa sedikit lebih mudah. Berikut fasilitas kredit yang butuh NPWP dalam persyaratannya:

  • Kredit kepemilikan rumah (KPR).
  • Kredit tanpa angunan (KTA).
  • Kartu kredit.
  • Kredit multiguna.
  • Kredit kendaraan bermotor.

2. Membuat SIUP

Ingin mendirikan sebuah badan usaha? Kamu tentu membutuhkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) sebagai dokumen yang membuktikan legalitas badan usaha tersebut.

Untuk membuat SIUP, ada beberapa dokumen yang wajib dimiliki sebagai syarat administrasi. Salah satu dokumen tersebut adalah NPWP.

3. Melaksanakan Urusan Perpajakan

Inilah fungsi NPWP yang paling utama. Bagi wajib pajak yang ingin membayar dan melaporkan pajak, tentu wajib memiliki NPWP.

Selain itu, wajib pajak yang memiliki NPWP juga akan terhindar dari keharusan membayar tarif pajak lebih mahal ketimbang tarif aslinya. Poin inilah yang paling dirasakan manfaatnya oleh pemegang kartu NPWP.

4. Melamar Pekerjaan

Banyak perusahaan mewajibkan para calon pekerjanya memiliki NPWP. Namun, apakah bisa membuat NPWP bila belum bekerja?

Ditjen Pajak rupanya memiliki kebijakan untuk membantu pembuatan NPWP bagi mereka yang akan masuk dunia kerja. Sejumlah Kantor Pelayanan Pajak biasanya mensyaratkan surat rekomendasi dari perusahaan atau meminta keterangan mengenai perusahaan tempat pemohon NPWP yang bersangkutan bekerja.

5. Syarat Membuat Rekening Bank

Dalam proses pembukaan rekening di bank, kita mengenal istilah Customer Due Diligence (CDD). CDD merupakan upaya bank untuk mengidentifikasi dan memverifikasi data calon nasabah. Salah satu dokumen yang dibutuhkan untuk verifikasi data calon nasabah tersebut adalah NPWP.

Syarat melampirkan NPWP dalam pembukaan rekening dilakukan semata-mata merupakan bentuk kepatuhan pihak bank kepada Bank Indonesia.

Sebab, menurut peraturan Bank Indonesia Nomor 14/27/PBI/2012 pasal 14 ayat 1 huruf a menjelaskan bahwa calon nasabah yang memiliki benefical owner wajib menyerahkan NPWP untuk mencegah pencucian uang dan pencegahan pendanaan teroris oleh bank umum.

6. Membeli Produk Investasi

Reksa dana merupakan salah satu jenis investasi yang cocok digunakan oleh pemula yang baru saja terjun ke dunia investasi. Nah, NPWP menjadi syarat yang harus terlampir dalam dokumen pengajuan investasi jenis ini.

Tujuan pemenuhan data NPWP hampir sama dengan fungsi NPWP nomor 5, yaitu memberantas dan mencegah tindak pidana pencucian uang serta pendanaan kegiatan teroris.

7. Syarat Mengikuti Lelang Proyek Pemerintah

Beberapa daerah di Indonesia mewajibkan peserta lelang proyek memiliki NPWP. Hal ini dilakukan untuk melaksanakan peraturan Dirjen Pajak yang mengharuskan peserta lelang/tender memiliki NPWP. Alasan utamanya tentu saja untuk menjaring Wajib Pajak lebih banyak lagi.

Syarat Membuat NPWP Pribadi

Berikut ini beberapa persyaratan membuat NPWP:

1. NPWP pribadi untuk karyawan

  • Fotocopy identitas diri, yaitu KTP untuk Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Fotocopy paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) untuk Warga Negara Asing (WNA).
  • Surat keterangan kerja dari tempat kerja
  • Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bisa membawa Surat Keputusan (SK).
  • Mengisi formulir pengajuan NPWP.

2. NPWP pribadi bagi wirausaha

  • Fotocopy identitas diri, yaitu KTP untuk Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Fotocopy paspor, Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS), atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) untuk Warga Negara Asing (WNA).
  • Surat Keterangan Usaha (SKU) minimal dikeluarkan oleh lurah atau bukti tagihan listrik.
  • Surat pernyataan yang sudah ditandatangani di atas materai yang menjelaskan bahwa wajib pajak memang benar memiliki usaha.

3. NPWP untuk wanita yang sudah menikah yang ingin hak dan kewajiban pajaknya terpisah dari suami

Ada beberapa kasus di mana penghasilan sang istri lebih besar dibanding suami. Karena itulah, kamu bisa mengajukan NPWP secara terpisah, dengan persyaratan:

  • Fotocopy NPWP, KTP, dan KK suami
  • Surat keterangan kerja dari perusahaan.
  • Surat perjanjian pemisahan harta dan penghasilan yang dikehendaki oleh kedua belah pihak.
  • Mengisi formulir pengajuan NPWP.

Membuat NPWP ada beberapa cara berikut penjelasanya:

1. Cara Bikin NPWP Online

Bagi kamu yang merasa repot datang ke kantor pelayanan pajak dan mengantri untuk membuat NPWP, kini tak perlu pusing dan beralasan lagi.

Karena di era yang sudah serba digital seperti saat ini, kamu sudah bisa melakukan berbagai macam hal hanya bermodalkan internet. Salah satunya adalah bikin NPWP online.

Kamu hanya perlu mengisi data dan mengikut langkah-langkahnya. Pendaftaran pun selesai. Setelah itu, baru melengkapi persyaratan membuat NPWP dan mengirimkannya ke Kantor Pajak Pratama (KPP) tempatmu mendaftar.

Meski cenderung praktis, proses yang dibutuhkan untuk bikin NPWP online ternyata cenderung lebih lama (1-14 hari kerja) dibandingkan mengurus langsung ke kantor pelayanan pajak.

Berikut panduan cara bikin NPWP online untuk pribadi:

  1. Kunjungi situs pendaftaran NPWP di e-Registration (E-REG DJP) ereg.pajak.go.id.
  2. Bagi kamu yang belum pernah mengisi ereg.pajak.go.id, buat akun baru terlebih dahulu. Klik “Daftar” yang berada pada bagian paling bawah.
  3. Lengkapi seluruh data pendaftaran dengan benar. Data yang diminta meliputi nama, alamat e-mail (pastikan e-mail yang kamu masukkan aktif), password, dan sebagainya.
  4. Kamu kemudian akan mendapatkan panduan untuk melakukan aktivasi dari Dirjen Pajak yang dikirimkan via e-mail yang telah didaftarkan.
  5. Ikuti petunjuk pada e-mail untuk melakukan aktivasi.

Langkah selanjutnya dalam cara bikin NPWP online ialah:

  1. Setelah proses aktivasi berhasil dilakukan, login kembali ke sistem e-Registration dengan memasukkan e-mail dan password yang telah kamu buat. Kamu kemudian akan melihat tampilan Registrasi Data WP (wajib pajak) untuk pembuatan NPWP.
  2. Lengkapi semua data dengan benar pada formulir persyaratan membuat NPWP yang tersedia.
  3. Jika data sudah diisi, selanjutnya klik daftar untuk mengirim registrasi wajib pajak secara elektronik ke KPP tempat wajib pajak terdaftar.
  4. Kemudian cetak formulir registrasi beserta surat keterangan terdaftar yang ada pada layar.
  5. Tandatangani formulir registrasi wajib pajak dan lengkapi dokumen lain yang diperlukan.
  6. Setelah itu, kirimkan semua dokumen ke KPP tempatmu mendaftarkan diri. Berkas tersebut dapat dikirim via pos atau diserahkan langsung. Perlu diketahui, kalau pengiriman dokumen harus dilakukan selambatnya 14 hari setelah formulir dikirim secara elektronik.
  7. Kamu juga bisa mengirimkan berkas tanpa mendatangi KPP ataupun melalui pos. Caranya, scan semua dokumen dan unggah dalam bentuk soft file melalui aplikasi e-Registration.
  8. Setelah berkas dikirim, tunggulah sampai kartu NPWP sampai ke alamat rumahmu. Kamu dapat memeriksa status pendaftaran melalui e-mail atau halaman history pendaftaran pada aplikasi e-Registration. Jika ternyata kartu NPWP tidak dikirim dalam waktu yang lama, bisa jadi karena syarat-syarat belum dipenuhi sehingga dianggap tidak sah. Segera lengkapi data yang perlu diperbaiki.

Mudah bukan bikin NPWP online? Kamu tinggal mengikuti cara pengisian di atas atau menghubungi Kring Pajak di nomor 1500-200 untuk mendapatkan panduan pengisian formulir pembuatan NPWP online.

2. Datang langsung ke kantor pelayanan pajak

Jika bikin NPWP online terlalu lama buat kamu. Jangan khawatir karena Cara membuat NPWP tidak hanya online saja, tapi juga bisa datang langsung ke kantor pelayanan pajak.

  1. Datang ke kantor pelayanan pajak saat hari dan jam kerja
  2. Bawa syarat-syarat yang dibutuhkan.
  3. Untuk catatan, pembuatan kartu NPWP tidak dipungut biaya
  4. Isi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar.
  5. Serahkan syarat-syarat membuat kartu NPWP ke petugas.
  6. Setelah selesai, kartu NPWP akan dikirim lewat pos sesuai prosedur yang berlaku. Namun bisa saja langsung jika tempat kamu terpencil.

3. Cara pendaftaran NPWP melalui notaris

Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) bekerja sama dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI) dalam memudahkan layanan kepada masyarakat, khususnya wajib pajak (WP) badan untuk mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Nantinya, WP badan yang ingin membuat NPWP tak perlu mendatangi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama, namun cukup mendatangi Kantor Notaris tertentu.

Kasubdit Pengembangan Pelayanan Ditjen Pajak Ferliandi Yusuf mengatakan program ini akan berlaku mulai 1 November 2018 dan dilayani oleh sebanyak 28 notaris yang telah ditunjuk dengan Keputusan Direktur Jenderal Pajak.

Dia menjelaskan, penerbitan NPWP Badan dilakukan secara elektronik setelah notaris melengkapi data dan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan melalui aplikasi e-registration. Meski begitu, pencetakan kartu NPWP tetap dilakukan di KPP dengan menunjukkan surat terdaftar.

Selain meningkatkan kemudahan bagi wajib pajak, program ini memberikan manfaat juga bagi Direktorat Jenderal Pajak sendiri, yaitu meningkatkan validitas dan akurasi data pendaftaran wajib pajak sehingga akan lebih meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan dan evaluasi kepatuhan wajib pajak.

NPWP Tidak Memiliki Masa Kedaluwarsa

Sejak seseorang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak, maka pada saat itulah kewajiban serta hak sebagai pemegang NPWP melekat pada dirinya seumur hidup. Dengan kata lain, NPWP tidak memiliki masa kedaluwarsa.

Meski begitu, bukan berarti hak serta kewajiban pemegang kartu NPWP tidak dapat dihilangkan. Sebagai wajib pajak, kamu juga berkewajiban untuk menjaga kartu agar tidak rusak dan hilang.

Syarat Penghapusan NPWP

(sumber : klikpajak.id)

Syarat penghapusan NPWP adalah apabila Wajib Pajak sudah tidak lagi memenuhi persyaratan subjektif dan atau objektif, termasuk karena meninggal dunia, kembali ke negara asal, dan penghapusan NPWP istri yang ikut suami.

Baca juga: Bingung Cari Ide Bisnis ? ini Lho Daftar Peluang Usaha Modal 10 Juta

Bagi Pemilik NPWP yang sudah tidak memiliki usaha atau pekerjaan lagi, lebih baik mengajukan permohonan pencabutan NPWP. Pencabutan NPWP diperlukan untuk menghindari penerbitan STP (Surat Tagihan Pajak) karena tidak melaporkan SPT. Denda administrasi karena tidak melaporkan SPT mulai Rp100.000 sampai dengan Rp1.000.000,00.

Penghapusan NPWP dilakukan berdasarkan permohonan Wajib Pajak/kuasanya atau hasil analisis data dan penelitian terhadap administrasi perpajakan oleh Petugas Pajak.

NPWP akan dihapuskan setelah dilakukan pemeriksaan lanjut terlebih dahulu. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas fungsional pemeriksa pajak untuk memastikan bahwa NPWP memang ‘layak’ dicabut dan telah memenuhi syarat.

Perlu diingat, pajak adalah komponen utama pendapatan negara dengan kontribusi terbesar mencapai 75-80 persen.

Maka dari itu, sebagai warga negara yang baik, sudah sepatutnya kita taat dan peduli terhadap kewajiban perpajakan dimulai dengan memiliki NPWP. Memiliki NPWP dan membayar pajak bukti kepedulian kamu kepada bangsa.

Buat kamu yang belum punya NPWP, yuk segera buat!

Continue Reading

TOP STORIES