Connect with us

Finansial

Laporan Keuangan Perusahaan, Lengkap dan Mendalam !

Laporan keuangan perusahaan merupakan sesuatu yang sangat krusial. Bisa dibilang, hidup dan matinya perusahaan tergantung pada bagaimana mereka membuat laporan keuangan.

Banyak perusahaan yang harus gulung tikar dikarenakan tidak mampu membuat laporan keuangan yang baik.

Tidak berhenti sampai di situ, orang-orang yang terlibat dalam membuat laporan keuangan jika keliru bahkan harus dipenjara atau didenda. Mengerikan, bukan?

Oleh karena itu, mari sejenak menyisihkan waktu untuk memahami cara membuat laporan keuangan, berikut selengkapnya.

Mengapa Laporan Keuangan Sangat Penting?

Laporan keuangan perusahaan adalah kunci dari kesuksesan – atau bisa juga kehancuran – sebuah perusahaan. Itulah sebabnya dibandingkan dengan posisi lain seperti SDM atau pemasaran, posisi finansial dianggap yang terpenting.

Jika bagian finansial perusahaan melakukan satu kesalahan saja, maka perusahaan tersebut berisiko akan hancur.

Berlebihan? Tidak.

Masih ingat dengan kasus perusahaan Enron hampir 20 tahun lalu? Gara-gara ada data yang tidak dimasukkan ke laporan keuangan, perusahaan paling inovatif di US tersebut harus gulung tikar.

Bahkan sang pemilik perusahaan Jeff Skilling, Ken Lay, dan akuntan Arthur Andersen harus menerima hukuman 24 tahun penjara karenanya. Dikarenakan tidak kuat menahan malu, Ken Lay akhirnya bunuh diri sebelum vonis dijatuhkan.

Masih banyak lagi kasus perusahaan yang gulung tikar gara-gara laporan keuangan seperti Enron. Masalahnya benar-benar sama: karena laporan keuangan perusahaan tersebut tidak dibuat dengan valid.

Komponen-Komponen yang Wajib Ada dalam Laporan Keuangan Perusahaan

Tidak ingin bernasib sama seperti Ken Lay, bukan?

Guna membuat laporan keuangan perusahaan yang valid, terdapat beberapa komponen utama yang tidak boleh ditinggalkan. Jika terlewat satu komponen saja, maka laporan keuangan tersebut tidak dapat diterima secara standar. Berikut ini keterangannya.

1. Laporan Laba Rugi

Ini merupakan laporan yang berisi pemasukan perusahaan, biaya, dan beban-beban lainnya dalam satu periode anggaran.

Laporan laba rugi bertujuan untuk menunjukkan pendapatan bersih (net profit) perusahaan. Jika perusahaan memiliki investor, maka data pendapatan bersih ini digunakan untuk menentukan sharing profit per investor.

Rumus singkat untuk menghitung laporan laba rugi adalah: pendapatan bruto – harga pokok penjualan (HPP) – beban dan biaya – pajak. Tiga data pokok yang harus ada di dalamnya adalah laba kotor, pajak penghasilan, dan laba bersih.

2. Laporan Arus Kas

Seperti namanya, laporan arus kas adalah laporan mengenai kondisi kas perusahaan, meliputi keluar-masuknya uang dan untuk apa uang tersebut digunakan.

Setelah memperoleh perhitungan pendapatan bersih dari laporan laba rugi, selanjutnya pendapatan bersih tersebut ditambah dengan kas dari aktivitas selain penjualan.

Misalnya, perusahaan mendapatkan pendapatan dari penjualan aset, maka pendapatan tersebut ditambahkan ke pendapatan bersih.

Begitu juga sebaliknya, jika terjadi pengeluaran kas untuk hal di luar beban dan biaya operasional. Misalnya di tahun ini perusahaan melakukan paten, maka biaya paten tersebut dikurangkan dari kas riil yang ada.

Tujuan akhir pembuatan laporan arus kas adalah mengetahui jumlah uang riil yang dimiliki perusahaan hingga laporan keuangan dibuat.

3. Laporan Perubahan Modal

Penghitungan laporan perubahan modal menggunakan data pendapatan bersih yang didapat saat menghitung laba rugi. Laporan ini wajib menyajikan modal awal yang digunakan perusahaan untuk beroperasi di tahun tersebut. Setelah itu modal tersebut ditambahkan dengan jumlah profit yang diterima perusahaan di akhir tahun anggaran.

Tujuan pembuatan laporan perubahan modal adalah mengetahui nilai kekayaan perusahaan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data laporan perubahan modal-lah, perusahaan bisa dinilai bertambah besar atau tidak.

4. Neraca

Laporan neraca bertujuan untuk mengetahui struktur kapital (dana/kekayaan) yang dimiliki perusahaan. Berdasarkan laporan neraca, bisa diketahui apakah kekayaan yang dimiliki perusahaan setara dengan tanggungan yang dimiliki.

Jika nanti terjadi sesuatu yang berisiko, pihak eksternal perusahaan (termasuk investor) bisa memprediksi apakah perusahaan tersebut sanggup membayar kewajibannya.

Neraca memiliki dua sisi laporan, yakni sisi aktiva (kekayaan) dan sisi pasiva (hutang). Laporan ini hanya bisa disebut valid jika data akhir dua sisi tersebut seimbang. Itulah mengapa neraca dalam bahasa Inggris disebut “balance sheet”.

5. Catatan Atas Laporan Keuangan Perusahaan

Percaya atau tidak, banyak perusahaan yang menyepelekan komponen ini dalam laporan keuangan perusahaan. Padahal catatan atas laporan keuangan perusahaan (CLAK) adalah salah satu dari lima komponen pokok yang tidak boleh ditinggalkan.

Catatan atas laporan keuangan perusahaan biasanya terletak di akhir laporan keuangan. Tidak lagi berkutat dengan angka, biasanya catatan atas laporan keuangan berbentuk uraian.

Catatan-catatan ini bertugas menguraikan hal-hal yang tidak bisa dijelaskan dalam laporan, misalnya turunnya penjualan di kuartal sekian, dst. CLAK adalah bagian yang bisa memudahkan perusahaan untuk menjelaskan kondisi finansialnya.

Selain itu, CLAK juga bisa membantu investor dalam memahami laporan keuangan perusahaan. Perusahaan yang baik tidak akan menyepelekan proses pembuatan CLAK karena biasanya investor tidak akan dengan cermat membaca laporan keuangan. Sebaliknya, mereka biasanya akan langsung membaca catatannya.

Kesalahan Fatal Yang Sering Terjadi Saat Membuat Laporan Keuangan

Di awal tadi, sudah dibahas mengenai malapetaka yang terjadi saat laporan keuangan perusahaan tidak dibuat dengan baik. Saat ini, mari membahas beberapa kesalahan fatal yang sering dilakukan manajer keuangan saat menyusun laporan bagi perusahaannya.

1. Tidak Sesuai SAK

Setiap laporan keuangan perusahaan di Indonesia wajib menerapkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan International Financial Report Standard (IFRS). Dilansir dari situs resmi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), SAK adalah pernyataan dan interpretasi akuntansi yang ditentukan standarnya oleh IAI. Sementara itu IFRS adalah standar akuntansi yang digunakan secara internasional.

Jadi, setiap laporan keuangan yang terbit di Indonesia wajib menggunakan gaya bahasa dan struktur yang sama. Misalnya untuk ungkapan “laporan laba rugi”, perusahaan tidak boleh menggantinya dengan “laporan profit dan kerugian”. Meski pun pengertiannya sama.

Biasanya, perusahaan yang laporan keuangannya tidak mengikuti SAK akan sulit masuk Bursa Efek Indonesia. Artinya, mereka akan kesulitan mendapat kepercayaan investor untuk memperbesar perusahaan.

2. Tidak Mencantumkan Data Komparatif

Maksud dari data komparatif adalah data mengenai kondisi aset perusahaan di periode-periode sebelumnya. Meski terkesan sepele, biasanya hal ini bisa mempengaruhi minat investor untuk menaruh uang mereka di sebuah perusahaan. Sebab mereka tidak mendapat kepastian apakah perusahaan tersebut stabil beroperasi dengan efisien tiap tahunnya.

Salah satu kasus besar yang terjadi karena disepelekannya data komparatif adalah kasus kebangkrutan MG Rover Group. Produsen BMW ini gagal memprediksi turunnya permintaan dari kendaraan yang mereka buat. Alhasil, pemilik Rover Group terlambat melakukan antisipasi dan gulung tikar di tahun 2005.

3. Kalkulasi Angka dalam Laporan Tidak Final

Kejelasan data dalam laporan keuangan perusahaan adalah segalanya. Itulah sebabnya kenapa ada penentuan istilah baku untuk semua laporan yang terbit di seluruh dunia.

Selain istilah, hal lain yang tak kalah pentingnya adalah kejelasan nominal dalam setiap akun laporan. Meski kalkulasi laporan keuangan hanya berupa operasi pengurangan dan penjumlahan, para akuntan perusahaan wajib menyelesaikan kalkulasi akun hingga akhir.

Jangan membiarkan investor menghitung sendiri penjumlahan atau pengurangan dari akun-akun dalam laporan keuangan. Mereka akan kebingungan dan malah tidak tertarik untuk berinvestasi.

4. Tidak Menambahkan Data Persentase

Apakah sepenting itu data persentase dicantumkan dalam laporan keuangan?

Ya, benar-benar penting, karena mencantumkan persentase dapat memudahkan publik mengetahui distribusi dana. Misalnya dalam neraca, dari keseluruhan pasiva yang ada, 80%-nya adalah hutang.

Persentase itu menggambarkan betapa besar risiko yang ditanggung perusahaan. Semakin besar risiko yang dimiliki perusahaan, biasanya perusahaan tersebut akan makin sulit dipercaya.

Hampir seluruh perusahaan multinasional tidak meninggalkan persentase di seluruh data akun laporan keuangan mereka. Akan tetapi masih banyak perusahaan Indonesia yang kurang memperhatikan hal ini.

5. Tidak Ada Representasi Atas Data Laporan Keuangan

Representasi yang dimaksud di sini adalah penjelasan yang terdapat di CLAK. Dikarenakan bentuknya yang uraian, banyak akuntan hanya asal-asalan menulis apa yang dipikirkannya, tanpa peduli apakah tulisan tersebut merepresentasikan keseluruhan data.

Padahal tujuan CLAK adalah membuat data lebih mudah dibaca bagi orang-orang yang kesulitan memahami laporan keuangan. Jika data di dalamnya tidak selengkap yang tercantum di laporan kuantitatif, maka sama saja hasilnya: laporan akan membingungkan.

6. Laporan Tidak Mencantumkan Strategi Finansial di Masa Depan

Laporan keuangan perusahaan yang baik bukan hanya yang mengikuti SAK, bukan pula yang melaporkan profit berlipat ganda. Lebih dari itu, laporan keuangan perusahaan yang baik adalah yang bisa menimbulkan “optimisme” pada para pembacanya.

Wajar, jika setiap perusahaan mengalami kendala-kendala finansial selama beroperasi. Oleh karena itu, meski tidak detail, kendala-kendala ini harus tetap dicantumkan dalam laporan keuangan. Akan tetapi jangan berhenti di kendala saja, tunjukkan strategi apa yang dilakukan perusahaan untuk menghadapinya di masa depan.

7. Data yang Dicantumkan Tidak Sesuai Fakta

Inilah yang terpenting dari semuanya, kesalahan yang paling sering dilakukan perusahaan-perusahaan yang hancur: berbohong. Apa pun alasannya, jika data dalam laporan keuangan tidak sesuai dengan kenyataan, maka sebutannya berbohong. Tidak peduli kesalahan tersebut dilakukan dengan sengaja atau tidak.

Semua skandal perusahaan yang terjadi, mulai dari Enron, WorldCom, hingga Lehman Brothers, terjadi karena laporan keuangan yang tidak sesuai fakta. Bahkan sekretaris Kementerian Keuangan Amerika, Timothy Geithner, menyebut bahwa kebohongan perusahaan adalah salah satu penyebab krisis Amerika di 2007 – 2008.

Yang Perlu Dilakukan Sebelum Publikasi Laporan Keuangan

Sebelum memutuskan untuk memublikasikan laporan keuangan, sebaiknya perusahaan meneliti matang-matang dahulu, apalah laporan keuangan perusahaannya sudah pantas. Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan:

  • Memastikan semua data yang tercantum valid. Sebelum dipublikasikan, bagian finansial perusahaan harus memastikan data yang dikumpulkan sudah valid, dari awal hingga akhir. Lakukan pengecekan berulang kali supaya validitas data bisa semakin dipastikan.
  • Memastikan laporan keuangan siap minimal 2 bulan sebelum tahun anggaran baru. Ada banyak hal yang perlu dilakukan sebelum laporan keuangan benar-benar dipublikasi. Jadi pastikan data-data pokok untuk laporan keuangan sudah dipersiapkan minimal dua bulan sebelum waktu publikasi.
  • Menyerahkan laporan keuangan perusahaan untuk audit eksternal. Setelah laporan keuangan inti diperiksa auditor internal, maka laporan tersebut perlu diserahkan lagi pada auditor eksternal. Biasanya auditor eksternal juga perlu melakukan pengecekan langsung ke perusahaan.
  • Menyusun laporan keuangan dengan desain yang baik dan mudah dibaca. Laporan keuangan yang baik adalah yang formatnya membuat nyaman para pembaca. Jadi pastikan desain yang digunakan tidak berlebihan dan malah menyamarkan data pokok laporan.
  • Menentukan tempat publikasi resmi untuk laporan keuangan. Makin awal laporan keuangan diumumkan, makin baik. Perusahaan yang baik dan stabil seharusnya bisa mempublikasikan laporan keuangannya pada bulan Januari tahun berikutnya.

Demikianlah penjelasan lengkap dan mendalam mengenai pentingnya laporan keuangan perusahaan, komponen, kesalahan, dan cara publikasinya.

Pastikan semua poin di atas dipelajari dengan baik sehingga laporan keuangan bisa memperbesar sebuah perusahaan – bukan malah menghancurkannya.

Referensi:

Horne, James C Van & John M Wachowitz, Jr. 2008, The Principle of Financial Management, Inggris: Pearson Education Limited.

Price, John. 2017, Lack of financial records linked to company failure, Australian Securities & Investments Commission.

https://www.fm-magazine.com/issues/2018/dec/how-to-fix-financial-reporting-errors.html
https://www.accounting-degree.org/scandals/
http://www.iaiglobal.or.id/v03/standar-akuntansi-keuangan/sak
https://www.reuters.com/article/us-usa-economy-geithner/financial-crises-caused-by-stupidity-and-greed-geithner-idUSBRE83P01P20120426

Mendirikan situs income.id sebagai perwujudan pengabdian kepada bangsa dan negara indonesia melalui media yang informatif dan edukatif

Continue Reading
2 Comments

2 Comments

  1. Agus Octa

    July 10, 2019 at 3:20 am

    Rights…, laporan keuangan memang sesuatu yang sangat krusial, bagaimana sebuah perusahaan akan beroperasi atau apakah operasional perusahaan selama ini baik atau buruk terepresentasikan di laporan keuangan.

    Jadi Lap. Keuangan ini mutlak diperlukan dalam semua jenis perusahaan, meski dalam format yang sangat sederhana.

    nice articles, thanks income.id

    • Surya Setiawan

      July 17, 2019 at 9:46 am

      Terima Kasih pak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Personal Finance

17 Cara Mengatur Keuangan Pribadi, Lengkap & Manjur !

cara mengatur keuangan pribadi

Mengatur keuangan keluarga harus dimulai dari pribadi.

Jika personalnya tidak bisa setting dengan baik, perekonomian keluarga pasti kacau balau.

Atas dasar itu, cara mengatur keuangan pribadi harus dipelajari terlebih dahulu.

Jika sudah mahir, baru berdiskusi tentang alokasi ekonomi di lingkup lebih luas.

Untuk pembaca yang masih “jomblo” tetapi sudah berpenghasilan, ini kesempatan baik untuk belajar mengatur keuangan pribadi.

Sehingga ketika menikah, masalah ekonomi bukan problem yang besar. Berikut caranya, yaitu:

1. Rajin Menabung

Image: Pixabay

Cara yang pertama dan paling tepat adalah rajin menabung.

Karena kebiasaan ini membuat pribadi tidak akan kesulitan ketika dipertemukan dengan kebutuhan mendesak.

Maka dari itu, atur keuangan dengan cara menyisihkan sebagian uang untuk ditabung. Sedikit tidak masalah, yang penting rutin.

2. Buat Kartu Kredit

Kartu kredit bisa digunakan sebagai pengatur keuangan pribadi.

Namun, syaratnya penggunaannya harus bijak dan tidak asal digunakan.

Selain bisa mengendalikan diri dari belanja tidak penting, kartu kredit juga bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan reward dan cash back.

3. Lakukan Pembayaran dengan Uang Tunai

Cara selanjutnya adalah biasakan melakukan transaksi pembayaran menggunakan uang tunai. Karena nantinya, tidak akan terbelit dengan tagihan dan semacamnya. 

Dengan terbiasa menggunakan sistem ini, keinginan membeli produk hingga puluhan juta tidak mungkin dilakukan. Karena membawa uangnya saja susah.

4. Jauhi dan Cegah Utang

Penuhilah kebutuhan yang setara dengan pendapatan. Jangan demi produk mahal, bahkan rela sampai berhutang. 

Ingat! Hutang inilah yang bisa merusak keuangan pribadi. Apalagi ketika pas ditagih, uangnya habis untuk perencanaan kebutuhan yang lain.

5. Belanja di Bawah Pendapatan

image: Pixabay

Faktor sosial terkadang menjadi penyebab pembelian tidak perhitungan.

Sekalipun pendapatan tidak mencukupi, masih dipaksakan semata agar mendapat pujian tetangga.

Hentikan kebiasaan ini jika ingin mengatur keuangan pribadi.

Lebih baik, belilah barang yang harganya masih dibawah pendapatan karena masih ada sisa untuk keperluan yang lain.  

Sikap boros semacam ini adalah penyebab munculnya hutang. Karena uang untuk membeli kebutuhan primer justru habis karena dibelanjakan barang yang super mahal.

6. Mencoba Berinvestasi

Jika ingin mengatur keuangan sekaligus mendapatkan profit, silakan lakukan investasi. 

Karena uang yang diinvestasikan akan tetap, sedangkan keuntungan dari perputaran uang di perusahaan akan dikembalikan ke pemodal dalam sistem bagi hasil.

Memang, investasi membutuhkan modal besar.

Namun, jika mendapatkan perusahaan yang terpercaya, keuntungannya juga berlipat ganda.

Selain itu, ada juga investasi kecil-kecilan yang bisa dicoba. Untuk menemukan silakan browsing di Google.

7. Asuransikan Diri

Asuransi adalah program yang masih menjadi perdebatan.

Sekalipun begitu, berkaitan dengan pengaturan keuangan, sistem ini juga bisa dilakukan.

Sebab, uang tunai mungkin dipotong setiap bulan untuk biaya asuransi.

Namun, jika suatu saat dibutuhkan, tidak usah lagi mengeluarkan uang besar. Seperti untuk biaya kuliah atau ketika terjadi kecelakaan.

8. Buat Daftar Pengeluaran

Cara mengatur keuangan yang ke delapan adalah buat daftar pengeluaran. Lalu pilih mana yang layak dipenuhi atau ditinggalkan.

9. Cegah Biaya Tidak Prioritas

Pintar dan cerdaslah dalam urusan pembiayaan. Karena terkadang, diri terjebak pada pembayaran yang sejatinya tidak terlalu prioritas.

Salah satu contohnya adalah biaya tilang.

Pembiayaan ini memang tidak terlalu besar. Namun, karena keteledoran, akhirnya uang keluar juga dari dompet.

Jika kasus semacam ini sering terjadi, tentu keuangan menjadi kacau. Maka dari itu, perhatikan pembiayaan sekecil apapun.

10. Gunakan Uang untuk Masa Depan

Memandang siklus ekonomi pribadi maupun keluarga, harus dari sudut pandang masa depan.  Karena selama manusia hidup, kebutuhan akan uang tetap prioritas. 

Jadi, pastikan kalau gaji yang didapatkan tidak habis pada waktu itu juga. Karena keesokan harinya pasti kebingungan.

Selain itu, berpikir pendek dalam urusan uang begitu riskan. Apalagi jika hutang menjadi solusi saat kehabisan uang.

Ini yang membuat masyarakat gelap mata sehingga timbullah perilaku kriminal.

11. Manfaatkan Aplikasi Keuangan

Cara mengatur keuangan pribadi selanjutnya adalah memanfaatkan teknologi terkini.

Artinya, pengelolaan uang bisa menggunakan software atau aplikasi tertentu. 

Fungsi dari perangkat ini adalah membantu mempermudah proses kelola uang anda.

Selain itu, motivasi juga meningkat karena pertanda diri tidak “gaptek”.

Aplikasi ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal.

Dari mencatat tabungan hingga investasi secara online.

Bahkan, software zakat juga tersedia. Tinggal cari di Google lalu unduh aplikasi dari perusahaan penerima zakat tertentu, tinggal jalankan.

12. Gunakan Jasa Asisten Keuangan

Jika kamu pribadi tergolong orang yang sibuk, dan tidak sempat mengatur keuangan secara mandiri, mintalah bantuan asisten yang terpercaya.

Bisa anggota keluarga atau membayar profesional.

Nantinya, mereka inilah yang akan mengatur keuangan harian. Sedangkan di akhir bulan tinggal melakukan evaluasi saja.

13. Selalu Survey Harga

Jadilah pribadi yang pintar men-survey harga. Apapun bentuk produk yang akan dibeli, pastikan mendapatkan banderol termurah.

Apa lagi saat ini sudah ada android dan internet. Perangkat yang bisa membantu membaca harga-harga untuk produk tertentu melalui internet.

14. Rajin Merawat Tubuh agar tetap sehat

Walaupun kelihatanya tidak secara langsung berhubungan dengan keuangan, tapi jika tubuh kamu sehat maka pekerjaan akan lancar sehingga keuangan kamu juga akan selalu sehat.

Begitu juga sebaliknya, jika tidak peduli dengan kesehatan tubuh dan sewaktu-waktu sakit maka bukan hanya pekerjaan yang terganggu tapi juga tabungan kamu bisa berkurang. Gawat kan ?

15. Lipatgandakan Pendapatan

Tips selanjutnya adalah selalu berpikir cara melipatgandakan pendapatan secara halal.

Baik dengan bekerja lebih giat atau dengan mencari bisnis sampingan.

Langkah ini juga tergolong pengelolaan keuangan yang layak dicoba.

16. Buat Rencana Kegiatan

Jika ingin siklus keuangan lancar, buatlah rencana yang juga matang.

Buat draft kegiatan sekarang juga terutama yang membutuhkan biaya.

Tulis secara detail lalu letakkan di dinding kamar. Lihat kembali list tersebut ketika baru menerima gaji.

Baca Juga: Kamu Anak Kos ? Yuk belajar Cara Mengatur Keuangan Anak Kos

17. Menahan Diri dari Sifat Boros

Yang namanya manusia, pasti memiliki kebutuhan.

Bahkan, membeli semua benda yang indah-indah, makanan yang enak, pergi wisata ke destinasi mahal adalah naluri insani yang wajar.

Namun, belajarlah menahan diri jika ingin keuangan aman.

Beli produk/ jasa yang memang dibutuhkan saja.

Uang adalah kunci kehidupan. Sekalipun tidak semua keinginan bisa dihargai dengan uang.

Maka dari itu, supaya roda hidup berputar dengan nyaman, kelola keuangan pribadi dengan baik menggunakan cara mengatur keuangan pribadi seperti di atas.

Header Image: Pixabay

Continue Reading

Personal Finance

Kamu Anak Kos ? Yuk belajar Cara Mengatur Keuangan Anak Kos

cara mengatur keuangan anak kos

Menjadi seorang anak kos memang tidaklah mudah apalagi segala sesuatunya harus dikerjakan dan dipecahkan sendiri.

Apalagi jika keuangan setiap bulannya tidak begitu lancar sedangkan pengeluaran setiap bulannya terus bertambah.

Oleh sebab itu, orang tersebut harus pandai mencari cara mengatur keuangan anak kos.

Cara Menghemat Keuangan Bagi Anak Kos

image: Pixabay

Menghemat uang sudah dipastikan dapat menjadi salah satu cara untuk mengatur keuangan bagi anak kos yang tidak menentu.

Banyaknya kebutuhan dan jauhnya jarak dengan orangtua membuat anak kos wajib memutar otak agar uang yang diberikan cukup untuk jangka waktu satu bulan.

Berikut ini adalah beberapa cara mengatur keuangan anak kos dengan berhemat.

1. Membuat Daftar Pengeluaran Untuk Sebulan

Hal pertama untuk menghemat keuangan anak kos yakni dengan membuat daftar pengeluaran selama satu bulan.

Siapapun dapat membuatnya dengan mudah yakni hanya dengan menuliskan daftar tersebut dalam buku khusus keuangan.

Dengan menuliskan daftar tersebut, anak kos dapat mengantisipasi uang yang telah di berikan orangtua tidak cepat habis.

2. Buat Jatah Atau Batasi Uang Yang Dipegang Perharinya

Jika daftar pengeluaran telah dibuat, maka langkah selanjutnya adalah membuat jatah uang yang harus dikeluarkan perharinya sesuai dengan daftar tersebut.

Atau jika ingin lebih efektif lagi, bisa dengan memasukkan uang ke dalam amplop yang sudah dituliskan dengan nama kebutuhan seperti transportasi, uang makan, dll.

Dengan begitu besar kemungkinannya anak kos tidak akan memakai uang tersebut untuk membeli barang  atau keinginan yang tidak terlalu penting.

3. Mencari Tempat Makan Yang Sederhana

Makan menjadi kebutuhan utama bagi anak kos.

Sekarang ini banyak bermunculan tempat makan yang sangat digemari oleh anak sekolah maupun kuliahan.

Namun, tidak semua tempat makan itu cocok dengan kantong anak kos.

Oleh sebab itu untuk akan lebih baik jika mencari tempat makan yang sederhana dengan harga yang sesuai dengan kantong anak kos.

4. Mengumpulkan Uang Receh

Salah satu cara mengatur keuangan anak kos adalah dengan mengumpulkan uang receh.

Kebanyakan orang merasa risih jika menerima uang kembalian receh. Yang mana jumlahnya kecil dan akan memakan banyak tempat.

Sebenarnya tidak ada salahnya jika anak kos mau mengumpulkan uang receh.

Uang receh yang didapatkan satu hari bisa menjadi banyak jika terus dikumpulkan dalam waktu satu bulan dan ini akan membantu kebutuhan keuangan yang mendesak.

5. Kurangi Kebiasaan Membeli Air Mineral Dalam Botol

Anak kosan yang masih sekolah atau kuliah kebanyakan malas untuk membawa air minum sendiri.

Sehingga saat mereka merasa kehausan, mereka lebih memilih untuk membeli air mineral dalam botol dengan alasan lebih praktis.

Namun sebenarnya membeli air minum dalam botol kemasan tersebut jauh lebih mahal dan boros daripada membawa sendiri dari kosan.

6. Hindari Kegiatan Kurang Penting

Seringkali anak kos di ajak oleh teman-temannya untuk pergi di sela-sela kegiatan belajar ataupun kuliah seperti nonton, nongkrong di kafe atau mall, dan jalan-jalan.

Percaya atau tidak kegiatan inilah yang akan menguras keuangan secara perlahan tanpa disadari.

Sebisa mungkin untuk mengurangi kegiatan yang tidak terlalu penting tersebut .

7. Belajar Untuk Menabung

Menabung merupakan salah satu cara mengatur keuangan anak kos yang cukup mudah.

Menyisihkan uang untuk disimpan dalam jangka panjang (menabung) memang sebuah hal yang sederhana namun membutuhkan kesungguhan yang luar biasa.

Menabung tidak harus dalam nominal besar asalkan rutin dilakukan.

Meskipun jumlahnya kecil tapi dikumpulkan terus menerus pasti lama kelamaan akan menjadi banyak.

8. Belajar Mencari Usaha Sampingan

Bila uang bulanan yang dikirim oleh orang tua ternyata tidak mencukupi kebutuhan sebagai anak kos setiap bulannya, maka tidak ada salahnya untuk mencari usaha sampingan.  

Disamping belajar atau kuliah kita dapat menggunakan siswa waktu untuk mencari penghasilan tambahan yang bisa digunakan untuk menutupi kebutuhan.

Beberapa Contoh Anggaran Anak Kos

image: Pixabay

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa salah satu cara mengatur keuangan anak kos ialah dengan membuat daftar pengeluaran untuk sebulan.

Sebelum membuat daftar pengeluaran tersebut, ada baiknya jika seorang anak kos memahami apa saja yang menjadi contoh anggaran anak kos.

Jika seorang anak kos sudah paham mengenai anggaran kos, maka ini akan mempermudahnya untuk mengatur keuangan.

1. Sewa Kos

Kamar kos menjadi kebutuhan utama bagi seorang anak kos.

Layaknya rumah kedua, anak kos menghabiskan sebagian besar waktunya disana untuk tidur, makan, atau mengerjakan tugas.

Namun biaya untuk menyewa kamar kos bisa dikatakan paling besar diantara biaya lainnya.

Oleh sebab itu sisihkan uang bulanan untuk menyewa kamar sebelum menggunakannya untuk dibelikan keperluan lain.

2. Makanan

Setiap orang tentu saja memerlukan makanan yang cukup yakni tiga kali sehari.

Untuk yang memiliki kesibukan yang cukup padat mungkin tidak akan sempat membuat makanan sendiri dan kebanyakan kamar kos tidak menyediakan dapur.

Oleh karenanya anak kos harus pintar mencari tempat makan yang menjual makanan yang murah dan enak.

Baca Juga: Kartu Debit BCA Ada Banyak Loh, Kamu Pilih Mana?

3. Air Galon

Sama pentingnya dengan makanan, air minum juga tidak kalah pentingnya sebagai kebutuhan pokok manusia sehari-hari.

Pintar-pintarlah untuk menghemat pengeluaran air minum dengan membeli air galon atau membawa tumblr air minum saat bepergian.

4. Biaya Kuliah

Salah satu alasan utama seseorang menjadi anak kos ialah untuk kuliah atau sekolah.

Biaya kuliah bisa dikatakan tidak murah sehingga saat diberi uang bulanan oleh orangtua jangan sampai menggunakan uang tersebut untuk keperluan pribadi.

Jika ingin tidak terasa berat, lebih baik menabungkan uang tersebut agar saat harus membayar biaya kuliah bisa diambil dari tabungan tersebut.

5. Transportasi

Jika tempat kos ternyata jauh dari kampus atau tempat bekerja, tentunya kita membutuhkan transportasi untuk bisa sampai ke tempat tersebut.

Jika memiliki kendaraan pribadi mungkin harus mengeluarkan biaya untuk membeli bahan bakarnya, namun jika tidak harus ada uang yang disisihkan untuk membayar transportasi umum.

6. Perlengkapan Mandi dan Make Up

Sebagai seorang manusia, tentunya harus membersihkan dirinya secara rutin setiap hari.

Selain itu ada juga keperluan lain seperti make up untuk menambah kepercayaan diri.

Tentunya ada banyak produk perlengkapan mandi dan make up yang harus disiapkan setiap bulannya.

7. Obat-Obatan

Manusia tidak mungkin selamanya sehat karena sewaktu-waktu bisa terserang penyakit.

Apalagi jika orang tersebut tinggal jauh dari orangtuanya membuatnya harus mandiri.

Sebisa mungkin ada uang yang disisihkan untuk membeli obat-obatan pribadi.

Itulah beberapa cara mengatur keuangan anak kos yang mudah namun sekali untuk dilakukan.

Kebanyakan orang yang kesulitan mengatur keuangannya karena tidak memiliki manajemen yang baik.

Oleh sebab itu mulai sekarang belajarlah untuk mengatur keuangan dengan lebih teratur agar masa depan menjadi lebih baik.

Header Image: Pixabay

Continue Reading

Finansial

Apa Itu Investasi ? Yuk Bahas Tuntas Tentang Investasi

Apa itu investasi

Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti tertarik untuk melakukan sebuah investasi.

Hal tersebut dikarenakan, investasi akan memberikan sebuah keuntungan yang cukup besar.

Jadi investasi adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh seseorang, dimana seseorang tersebut harus menempatkan sejumlah dana pada satu periode tertentu.

Bagi yang masih bingung tentang apa itu investasi, berikut adalah beberapa penjelasan tentang investasi

Pengertian Investasi Menurut Para Ahli

Image: Pixabay

Perlu diketahui bahwa istilah investasi juga sering disebut dengan istilah penanaman modal.

Investasi atau penanaman modal sering dilakukan oleh sebuah perusahaan juga perorangan.

Bagi yang ingin mengetahui lebih dalam lagi tentang apa itu investasi, berikut adalah penjelasan tentang pengertian investasi menurut para ahli

1. Sadono Sukirno

Investasi menurut Sadono Sukirno adalah sebuah kegiatan atau aktivitas pengeluaran atau pembelanjaan penanaman modal, dengan tujuan untuk membeli sebuah barang-barang modal dan juga untuk membeli barang-barang produksi.

Barang-barang produksi tersebut nantinya berguna untuk menambah kemampuan dalam memproduksi barang atau jasa yang tersedia dalam perekonomian masyarakat.

2. Fitz Gerald

Pengertian dari investasi menurut Fitz Gerald ialah, sebuah kegiatan atau aktifitas yang sangat erat kaitannya dengan usaha penarikan dari berbagai sumber dana yang nantinya dapat digunakan untuk pengadaan barang modal pada masa ini.

Setelah itu, barang modal tersebut nantinya diharapkan dapat menghasilkan sebuah produk baru yang berguna di masa yang akan datang.

3. Sunariyah

Investasi menurut Sunariyah adalah sebuah kegiatan penanaman modal untuk satu aktiva atau lebih dan biasanya mempunyai jangka waktu lama dengan harapan untuk menghasilkan dan mendapatkan keuntungan besar di masa yang akan datang.

4. Henry Simamora

Investasi menurut Henry Simamora ialah suatu aktiva yang digunakan oleh sebuah perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan kekayaan perusahaan tersebut.

Cara untuk mendapatkan kekayaan yaitu dengan melalui distribusi hasil investasi.

Hasil investasi tersebut dapat berupa royalty, pendapatan bunga, dividen, pendapatan sewa dan lain-lain.

5. Haming Dan Basalamah

Pengertian investasi menurut Haming dan Basalamah adalah sebuah pengeluaran di masa sekarang yang digunakan untuk pembelian aktiva riil dan juga aktiva keuangan yang bertujuan untuk memperoleh hasil yang lebih banyak dan lebih besar di masa yang akan datang.

Kalau kamu belum tahu, Aktiva riil dapat berupa mobil, properti dan lain sebagainya.

Perlu diketahui bahwa investasi ada hubungannya dengan sebuah aktivitas penarikan berbagai sumber dana yang nantinya dapat digunakan untuk pengadaan barang modal saat ini.

Jika barang modal tersebut sudah terpenuhi, maka diharapkan akan menghasilkan sebuah keuntungan yang besar dan dapat menghasilkan sebuah aliran produk baru di masa depan.

Bentuk-Bentuk Investasi

image: Pixabay

Setelah paham dan mengerti tentang apa itu investasi,

Kini saatnya mempelajari tentang bentuk-bentuk investasi,

Dimana bentuk-bentuk tersebut dibedakan menjadi 2 yaitu investasi pada aktiva finansial dan investasi pada aktiva riil.

Berikut adalah beberapa penjelasan tentang bentuk-bentuk investasi

1. Investasi Pada Aktiva Riil

Mungkin sampai saat ini masih banyak yang belum paham tentang apa itu investasi pada aktiva riil.

Investasi pada aktiva riil adalah sebuah investasi yang dilakukan oleh seseorang, dimana investasi tersebut hanya dapat dilakukan dalam bentuk yang dapat dilihat secara fisik.

Contoh dari investasi pada aktiva riil adalah investasi tanah, logam mulia, properti, emas dan lain-lain.

2. Investasi Pada Aktiva Finansial

Penasaran dengan apa itu investasi pada aktiva finansial?

Investasi pada aktiva finansial ialah investasi yang dilakukan oleh seseorang, dimana investasi tersebut berbentuk surat-surat berharga.

Contoh dari investasi pada aktiva finansial yakni deposito, saham dan lain-lain.

Manfaat Investasi Dalam Bisnis

image: Pixabay

Dari dulu hingga sampai saat ini perusahaan-perusahaan selalu melakukan investasi secara terus menerus.

Hal tersebut dilakukan karena ingin mendapatkan keuntungan yang besar dan ingin memperluas bisnis dan usahanya.

Setelah mengetahui apa itu investasi, sekarang saatnya untuk mengetahui apa itu manfaat investasi dalam dunia bisnis.

Berikut adalah beberapa penjelasan tentang manfaat investasi dalam bisnis

1. Untuk Memenuhi Kebutuhan Di Masa Depan

Melakukan investasi pada saat ini memiliki tujuan untuk mendukung kebutuhan hidup di masa depan atau di masa yang akan datang.

Salah satu contoh investasi yang banyak diminati untuk memenuhi kebutuhan di masa depan ialah investasi emas.

Jadi emas tersebut nantinya dapat dijual sewaktu-waktu untuk biaya pendidikan anak atau yang lainnya.

2. Meningkatkan Aset

Saat seseorang membeli sebidang tanah atau properti untuk dijadikan investasi, maka orang tersebut nantinya dapat menjual tanah atau properti tersebut di masa depan dengan harga yang berlipat-lipat.

Jadi seseorang akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari berinvestasi tanah atau properti.

3. Gaya Hidup Hemat

Melakukan investasi ternyata dapat mengubah kebiasaan hidup boros pada seseorang.

Saat seseorang tertarik untuk melakukan investasi, maka seseorang tersebut akan berusaha dan berupaya untuk selalu mengalokasikan uangnya untuk hal-hal yang penting-penting.

Jadi, pada akhirnya hal tersebut akan membuat seseorang akan menjadi lebih hemat.

4. Terhindar Dari Jeratan Hutang Piutang

Orang yang melakukan investasi, pasti akan memilih untuk hidup hemat.

Dengan gaya hidup yang hemat dan sederhana, maka seseorang tersebut akan bebas dari masalah hutang piutang.

Perlu diketahui bahwa seseorang yang berkomitmen untuk melakukan investasi secara rutin, maka seseorang tersebut akan terhindar dari masalah keuangan seperti hutang piutang.

Jenis-Jenis Investasi

image: Pixabay

Bagi yang tertarik untuk melakukan investasi, seseorang dapat memilih jenis investasi apa saja yang diinginkan.

Perlu diketahui bahwa terdapat beberapa jenis-jenis investasi yang sering dilakukan dalam dunia bisnis, antara lain

1. Saham

Mungkin sebagian masyarakat Indonesia masih ada yang belum paham tentang apa itu investasi saham.

Perlu diketahui bahwa saham merupakan bentuk lain dari aset.

Contohnya saja, seseorang mempunyai saham sebesar 25% dari sebuah perusahaan, maka seseorang tersebut sama saja mempunyai aset seperempat dari total aset yang dimiliki perusahaan tersebut.

2. Deposito

Investasi dalam bentuk deposito adalah sebuah penanaman modal yang berbentuk simpanan uang kepada sebuah perusahaan.

Nantinya keuntungan berupa bunga akan didapatkan oleh para investor.

Keuntungan berupa bunga yang jangka waktunya sudah dalam kesepakatan tersebut  juga dapat dibilang cukup besar.

Baca Juga: Daftar Perusahaan Terbesar di Indonesia Tahun ini

3. Obligasi

Perlu diketahui bahwa obligasi pada umumnya dilakukan pada suatu bisnis yang menyediakan jasa pinjaman modal.

Keuntungan yang didapatkan saat melakukan investasi obligasi ini lebih besar dibandingkan dengan investasi deposito.

Hal tersebut dikarenakan, bunga yang dipatok pada obligasi juga lebih tinggi dibandingkan dengan deposito.

4. Emas

Perlu diketahui bahwa investasi juga dapat dilakukan dalam bentuk emas.

Investasi emas cenderung lebih menguntungkan dan lebih mudah untuk dilakukan.

Biasanya emas yang diinvestasikan berbentuk emas batangan.

5. Properti

Investasi properti merupakan jenis investasi yang masuk ke dalam golongan investasi non riil.

Hal tersebut dikarenakan, investasi properti tidak dilakukan menggunakan uang melainkan menggunakan bangunan seperti gedung, rumah atau apartemen.

Investasi ini sangat menguntungkan karena, harga jual bangunan tidak pernah turun.

6. Reksadana

Apa itu investasi reksadana?

Investasi reksadana ialah sebuah tempat yang digunakan untuk menghimpun uang secara kolektif.

Setelah itu, uang yang sudah terkumpul akan dikelola oleh seorang manajer.

Perlu diketahui bahwa dalam reksadana, untung dan rugi nantinya akan dibagi rata kepada seluruh investor.

Dengan begitu maka reksadana juga dapat dibilang tempat berkumpulnya para investor.

Itu tadi merupakan beberapa penjelasan tentang pengertian investasi menurut para ahli, jenis investasi, manfaat investasi dan jenis investasi.

Dengan adanya penjelasan diatas, maka sekarang kamu tidak perlu bingung lagi tentang apa itu investasi.

Header Image: Pixabay

Continue Reading

TOP STORIES