Connect with us

Finansial

Laporan Keuangan Perusahaan, Lengkap dan Mendalam !

Laporan keuangan perusahaan merupakan sesuatu yang sangat krusial. Bisa dibilang, hidup dan matinya perusahaan tergantung pada bagaimana mereka membuat laporan keuangan.

Banyak perusahaan yang harus gulung tikar dikarenakan tidak mampu membuat laporan keuangan yang baik.

Tidak berhenti sampai di situ, orang-orang yang terlibat dalam membuat laporan keuangan jika keliru bahkan harus dipenjara atau didenda. Mengerikan, bukan?

Oleh karena itu, mari sejenak menyisihkan waktu untuk memahami cara membuat laporan keuangan, berikut selengkapnya.

Mengapa Laporan Keuangan Sangat Penting?

Laporan keuangan perusahaan adalah kunci dari kesuksesan – atau bisa juga kehancuran – sebuah perusahaan. Itulah sebabnya dibandingkan dengan posisi lain seperti SDM atau pemasaran, posisi finansial dianggap yang terpenting.

Jika bagian finansial perusahaan melakukan satu kesalahan saja, maka perusahaan tersebut berisiko akan hancur.

Berlebihan? Tidak.

Masih ingat dengan kasus perusahaan Enron hampir 20 tahun lalu? Gara-gara ada data yang tidak dimasukkan ke laporan keuangan, perusahaan paling inovatif di US tersebut harus gulung tikar.

Bahkan sang pemilik perusahaan Jeff Skilling, Ken Lay, dan akuntan Arthur Andersen harus menerima hukuman 24 tahun penjara karenanya. Dikarenakan tidak kuat menahan malu, Ken Lay akhirnya bunuh diri sebelum vonis dijatuhkan.

Masih banyak lagi kasus perusahaan yang gulung tikar gara-gara laporan keuangan seperti Enron. Masalahnya benar-benar sama: karena laporan keuangan perusahaan tersebut tidak dibuat dengan valid.

Komponen-Komponen yang Wajib Ada dalam Laporan Keuangan Perusahaan

Tidak ingin bernasib sama seperti Ken Lay, bukan?

Guna membuat laporan keuangan perusahaan yang valid, terdapat beberapa komponen utama yang tidak boleh ditinggalkan. Jika terlewat satu komponen saja, maka laporan keuangan tersebut tidak dapat diterima secara standar. Berikut ini keterangannya.

1. Laporan Laba Rugi

Ini merupakan laporan yang berisi pemasukan perusahaan, biaya, dan beban-beban lainnya dalam satu periode anggaran.

Laporan laba rugi bertujuan untuk menunjukkan pendapatan bersih (net profit) perusahaan. Jika perusahaan memiliki investor, maka data pendapatan bersih ini digunakan untuk menentukan sharing profit per investor.

Rumus singkat untuk menghitung laporan laba rugi adalah: pendapatan bruto – harga pokok penjualan (HPP) – beban dan biaya – pajak. Tiga data pokok yang harus ada di dalamnya adalah laba kotor, pajak penghasilan, dan laba bersih.

2. Laporan Arus Kas

Seperti namanya, laporan arus kas adalah laporan mengenai kondisi kas perusahaan, meliputi keluar-masuknya uang dan untuk apa uang tersebut digunakan.

Setelah memperoleh perhitungan pendapatan bersih dari laporan laba rugi, selanjutnya pendapatan bersih tersebut ditambah dengan kas dari aktivitas selain penjualan.

Misalnya, perusahaan mendapatkan pendapatan dari penjualan aset, maka pendapatan tersebut ditambahkan ke pendapatan bersih.

Begitu juga sebaliknya, jika terjadi pengeluaran kas untuk hal di luar beban dan biaya operasional. Misalnya di tahun ini perusahaan melakukan paten, maka biaya paten tersebut dikurangkan dari kas riil yang ada.

Tujuan akhir pembuatan laporan arus kas adalah mengetahui jumlah uang riil yang dimiliki perusahaan hingga laporan keuangan dibuat.

3. Laporan Perubahan Modal

Penghitungan laporan perubahan modal menggunakan data pendapatan bersih yang didapat saat menghitung laba rugi. Laporan ini wajib menyajikan modal awal yang digunakan perusahaan untuk beroperasi di tahun tersebut. Setelah itu modal tersebut ditambahkan dengan jumlah profit yang diterima perusahaan di akhir tahun anggaran.

Tujuan pembuatan laporan perubahan modal adalah mengetahui nilai kekayaan perusahaan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data laporan perubahan modal-lah, perusahaan bisa dinilai bertambah besar atau tidak.

4. Neraca

Laporan neraca bertujuan untuk mengetahui struktur kapital (dana/kekayaan) yang dimiliki perusahaan. Berdasarkan laporan neraca, bisa diketahui apakah kekayaan yang dimiliki perusahaan setara dengan tanggungan yang dimiliki.

Jika nanti terjadi sesuatu yang berisiko, pihak eksternal perusahaan (termasuk investor) bisa memprediksi apakah perusahaan tersebut sanggup membayar kewajibannya.

Neraca memiliki dua sisi laporan, yakni sisi aktiva (kekayaan) dan sisi pasiva (hutang). Laporan ini hanya bisa disebut valid jika data akhir dua sisi tersebut seimbang. Itulah mengapa neraca dalam bahasa Inggris disebut “balance sheet”.

5. Catatan Atas Laporan Keuangan Perusahaan

Percaya atau tidak, banyak perusahaan yang menyepelekan komponen ini dalam laporan keuangan perusahaan. Padahal catatan atas laporan keuangan perusahaan (CLAK) adalah salah satu dari lima komponen pokok yang tidak boleh ditinggalkan.

Catatan atas laporan keuangan perusahaan biasanya terletak di akhir laporan keuangan. Tidak lagi berkutat dengan angka, biasanya catatan atas laporan keuangan berbentuk uraian.

Catatan-catatan ini bertugas menguraikan hal-hal yang tidak bisa dijelaskan dalam laporan, misalnya turunnya penjualan di kuartal sekian, dst. CLAK adalah bagian yang bisa memudahkan perusahaan untuk menjelaskan kondisi finansialnya.

Selain itu, CLAK juga bisa membantu investor dalam memahami laporan keuangan perusahaan. Perusahaan yang baik tidak akan menyepelekan proses pembuatan CLAK karena biasanya investor tidak akan dengan cermat membaca laporan keuangan. Sebaliknya, mereka biasanya akan langsung membaca catatannya.

Kesalahan Fatal Yang Sering Terjadi Saat Membuat Laporan Keuangan

Di awal tadi, sudah dibahas mengenai malapetaka yang terjadi saat laporan keuangan perusahaan tidak dibuat dengan baik. Saat ini, mari membahas beberapa kesalahan fatal yang sering dilakukan manajer keuangan saat menyusun laporan bagi perusahaannya.

1. Tidak Sesuai SAK

Setiap laporan keuangan perusahaan di Indonesia wajib menerapkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan International Financial Report Standard (IFRS). Dilansir dari situs resmi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), SAK adalah pernyataan dan interpretasi akuntansi yang ditentukan standarnya oleh IAI. Sementara itu IFRS adalah standar akuntansi yang digunakan secara internasional.

Jadi, setiap laporan keuangan yang terbit di Indonesia wajib menggunakan gaya bahasa dan struktur yang sama. Misalnya untuk ungkapan “laporan laba rugi”, perusahaan tidak boleh menggantinya dengan “laporan profit dan kerugian”. Meski pun pengertiannya sama.

Biasanya, perusahaan yang laporan keuangannya tidak mengikuti SAK akan sulit masuk Bursa Efek Indonesia. Artinya, mereka akan kesulitan mendapat kepercayaan investor untuk memperbesar perusahaan.

2. Tidak Mencantumkan Data Komparatif

Maksud dari data komparatif adalah data mengenai kondisi aset perusahaan di periode-periode sebelumnya. Meski terkesan sepele, biasanya hal ini bisa mempengaruhi minat investor untuk menaruh uang mereka di sebuah perusahaan. Sebab mereka tidak mendapat kepastian apakah perusahaan tersebut stabil beroperasi dengan efisien tiap tahunnya.

Salah satu kasus besar yang terjadi karena disepelekannya data komparatif adalah kasus kebangkrutan MG Rover Group. Produsen BMW ini gagal memprediksi turunnya permintaan dari kendaraan yang mereka buat. Alhasil, pemilik Rover Group terlambat melakukan antisipasi dan gulung tikar di tahun 2005.

3. Kalkulasi Angka dalam Laporan Tidak Final

Kejelasan data dalam laporan keuangan perusahaan adalah segalanya. Itulah sebabnya kenapa ada penentuan istilah baku untuk semua laporan yang terbit di seluruh dunia.

Selain istilah, hal lain yang tak kalah pentingnya adalah kejelasan nominal dalam setiap akun laporan. Meski kalkulasi laporan keuangan hanya berupa operasi pengurangan dan penjumlahan, para akuntan perusahaan wajib menyelesaikan kalkulasi akun hingga akhir.

Jangan membiarkan investor menghitung sendiri penjumlahan atau pengurangan dari akun-akun dalam laporan keuangan. Mereka akan kebingungan dan malah tidak tertarik untuk berinvestasi.

4. Tidak Menambahkan Data Persentase

Apakah sepenting itu data persentase dicantumkan dalam laporan keuangan?

Ya, benar-benar penting, karena mencantumkan persentase dapat memudahkan publik mengetahui distribusi dana. Misalnya dalam neraca, dari keseluruhan pasiva yang ada, 80%-nya adalah hutang.

Persentase itu menggambarkan betapa besar risiko yang ditanggung perusahaan. Semakin besar risiko yang dimiliki perusahaan, biasanya perusahaan tersebut akan makin sulit dipercaya.

Hampir seluruh perusahaan multinasional tidak meninggalkan persentase di seluruh data akun laporan keuangan mereka. Akan tetapi masih banyak perusahaan Indonesia yang kurang memperhatikan hal ini.

5. Tidak Ada Representasi Atas Data Laporan Keuangan

Representasi yang dimaksud di sini adalah penjelasan yang terdapat di CLAK. Dikarenakan bentuknya yang uraian, banyak akuntan hanya asal-asalan menulis apa yang dipikirkannya, tanpa peduli apakah tulisan tersebut merepresentasikan keseluruhan data.

Padahal tujuan CLAK adalah membuat data lebih mudah dibaca bagi orang-orang yang kesulitan memahami laporan keuangan. Jika data di dalamnya tidak selengkap yang tercantum di laporan kuantitatif, maka sama saja hasilnya: laporan akan membingungkan.

6. Laporan Tidak Mencantumkan Strategi Finansial di Masa Depan

Laporan keuangan perusahaan yang baik bukan hanya yang mengikuti SAK, bukan pula yang melaporkan profit berlipat ganda. Lebih dari itu, laporan keuangan perusahaan yang baik adalah yang bisa menimbulkan “optimisme” pada para pembacanya.

Wajar, jika setiap perusahaan mengalami kendala-kendala finansial selama beroperasi. Oleh karena itu, meski tidak detail, kendala-kendala ini harus tetap dicantumkan dalam laporan keuangan. Akan tetapi jangan berhenti di kendala saja, tunjukkan strategi apa yang dilakukan perusahaan untuk menghadapinya di masa depan.

7. Data yang Dicantumkan Tidak Sesuai Fakta

Inilah yang terpenting dari semuanya, kesalahan yang paling sering dilakukan perusahaan-perusahaan yang hancur: berbohong. Apa pun alasannya, jika data dalam laporan keuangan tidak sesuai dengan kenyataan, maka sebutannya berbohong. Tidak peduli kesalahan tersebut dilakukan dengan sengaja atau tidak.

Semua skandal perusahaan yang terjadi, mulai dari Enron, WorldCom, hingga Lehman Brothers, terjadi karena laporan keuangan yang tidak sesuai fakta. Bahkan sekretaris Kementerian Keuangan Amerika, Timothy Geithner, menyebut bahwa kebohongan perusahaan adalah salah satu penyebab krisis Amerika di 2007 – 2008.

Yang Perlu Dilakukan Sebelum Publikasi Laporan Keuangan

Sebelum memutuskan untuk memublikasikan laporan keuangan, sebaiknya perusahaan meneliti matang-matang dahulu, apalah laporan keuangan perusahaannya sudah pantas. Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan:

  • Memastikan semua data yang tercantum valid. Sebelum dipublikasikan, bagian finansial perusahaan harus memastikan data yang dikumpulkan sudah valid, dari awal hingga akhir. Lakukan pengecekan berulang kali supaya validitas data bisa semakin dipastikan.
  • Memastikan laporan keuangan siap minimal 2 bulan sebelum tahun anggaran baru. Ada banyak hal yang perlu dilakukan sebelum laporan keuangan benar-benar dipublikasi. Jadi pastikan data-data pokok untuk laporan keuangan sudah dipersiapkan minimal dua bulan sebelum waktu publikasi.
  • Menyerahkan laporan keuangan perusahaan untuk audit eksternal. Setelah laporan keuangan inti diperiksa auditor internal, maka laporan tersebut perlu diserahkan lagi pada auditor eksternal. Biasanya auditor eksternal juga perlu melakukan pengecekan langsung ke perusahaan.
  • Menyusun laporan keuangan dengan desain yang baik dan mudah dibaca. Laporan keuangan yang baik adalah yang formatnya membuat nyaman para pembaca. Jadi pastikan desain yang digunakan tidak berlebihan dan malah menyamarkan data pokok laporan.
  • Menentukan tempat publikasi resmi untuk laporan keuangan. Makin awal laporan keuangan diumumkan, makin baik. Perusahaan yang baik dan stabil seharusnya bisa mempublikasikan laporan keuangannya pada bulan Januari tahun berikutnya.

Demikianlah penjelasan lengkap dan mendalam mengenai pentingnya laporan keuangan perusahaan, komponen, kesalahan, dan cara publikasinya.

Pastikan semua poin di atas dipelajari dengan baik sehingga laporan keuangan bisa memperbesar sebuah perusahaan – bukan malah menghancurkannya.

Referensi:

Horne, James C Van & John M Wachowitz, Jr. 2008, The Principle of Financial Management, Inggris: Pearson Education Limited.

Price, John. 2017, Lack of financial records linked to company failure, Australian Securities & Investments Commission.

https://www.fm-magazine.com/issues/2018/dec/how-to-fix-financial-reporting-errors.html
https://www.accounting-degree.org/scandals/
http://www.iaiglobal.or.id/v03/standar-akuntansi-keuangan/sak
https://www.reuters.com/article/us-usa-economy-geithner/financial-crises-caused-by-stupidity-and-greed-geithner-idUSBRE83P01P20120426

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Finansial

Cara Daftar Internet Banking BRI Terbaru Lebih Simpel

biz.bri.co.id

Seperti bank lain, BRI juga memberikan fasilitas Internet banking bagi para nasabahnya.

Internet banking ini akan mempermudah nasabah untuk bertransaksi secara online.

Bagi yang belum paham, berikut cara daftar internet banking BRI sekaligus cara aktivasinya melalui situs internet banking BRI.

Cara Daftar Internet Banking BRI Dengan Langsung Datang Ke Kantor cabang Terdekat

Pertama nasabah BRI dapat mendaftarkan akun rekeningnya untuk bisa mengakses internet banking dengan datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat.

Namun sebelum itu, sebaiknya persiapkan dahulu persyaratan yang dibutuhkan agar proses dapat berjalan lebih mudah. Yang harus disediakan meliputi

  • Kartu Identitas (KTP). Tentunya pastikan dahulu masih aktif masa berlakunya.
  • Siapkan Bukti kepemilikan rekening BRI. Bisa dalam bentuk buku tabungan, maupun dapat juga berupa kartu ATM.
  • Mempunyai nomor ponsel aktif. Usahakan provider yang digunakan memiliki mitra dengan Bank BRI. Bisa dari provider Telkomsel, dari indosat, XL, maupun Mobile 8.
  • Pastikan memiliki email yang masih aktif dan valid. Alamat email ini berguna untuk ketika verifikasi transaksi, salah satunya yaitu mToken.

Setelah semua persiapan yang dibutuhkan di atas sudah terpenuhi, bisa langsung pergi ke kantor cabang BRI terdekat.

Sekedar mengingatkan saat akan datang ke kantor, pastikan untuk membawa nomor ponsel yang nantinya akan didaftarkan untuk mToken. Proses pendaftaran mToken ini akan dilakukan saat registrasi akun Internert Banking BRI.

Nanti setelah sampai kantor, semua proses pendaftaran akan dibantu oleh pihak customer service. Baik mulai dari registrasi hingga proses aktivasi akun Internert Banking BRI yang akan dibuat. Baru kemudian setelah langkah pembuatan akun selesai, maka bisa dilanjutkan dengan melakukan aktivasi mToken.

Tenang saja, customer service akan membantu untuk melakukan proses aktivasi mToken ini. Lalu, setelah aktivasi mToken ini selesai, barulah Internet Banking BRI bisa dijalankan sesuai kebutuhan nasabah.

Ada banyak transaksi yang akan lebih mudah dilakukan dengan menggunakan fasilitas Internet Banking BRI ini. Misalnya transfer dana, pembayaran beberapa tagihan, dan masih banyak lagi.

image: bri.co.id/internet-banking

Namun yang harus diingat transaksi tersebut hanya dapat dilakukan setelah mToken berhasil diaktifkan. Jika belum aktif, maka nasabah hanya bisa menggunakan fasilitas terbatas saja, yaitu cek saldo serta pemindahbukuan.

Cara Daftar Internet Banking BRI Melalui ATM

Banyak orang yang punya kesibukan ekstra pada masa kini. Orang mungkin tidak punya cukup waktu untuk pergi ke kantor cabang BRI karena antri dan bisa memakan waktu lama. Solusinya adalah bisa registrasi dulu melalui ATM terdekat. Caranya juga cukup mudah, ikuti saja langkah-langkahnya di bawah ini

  • Kunjungi ATM BRI terdekat
  • Masukkan kartu ATM, kemudian inputlah PIN
  • Pilih “menu lainnya”, setelah terbuka akan muncul beberapa opsi. Pilih opsi “lainnya”
  • Setelah itu pilih “Registrasi”, kemudian pilih opsi “Internet Banking”.
  • Nasabah akan diminta memasukkan password berisi 6 digit kombinasi angka. Masukkan password tersebut sebanyak 2 kali. Nasabah bisa memasukkan password yang berbeda dengan PIN ATM.
  • Jika proses registrasi berhasil, maka akan muncul pop up “Registrasi internet banking berhasil dilakukan”.
  • Kemudian pada layar akan menampilkan user ID milik nasabah pemohon.
  • Sampai disini proses registrasi berhasil dilakukan. Struk bukti pendaftaran juga sekaligus akan keluar dari mesin ATM.
  • Namun proses untuk bisa mengaktifkan Internet banking hingga dapat melakukan kemudahaan transaksi sebenarnya belum usai. Nasabah diwajibkan melakukan proses aktivasi kembali. Proses ini dilakukan lewat situs resmi Internet Banking BRI.

Bagaimana Cara Melakukan Proses Aktivasi Akun Internet Banking BRI ?

image: ib.bri.co.id

Jika proses registrasi akun internet banking di ATM usai dilakukan, nasabah wajib malakukan hal lain. Yaitu melakukan aktivasi akun yang harus  dilakukan lewat situs Internet Banking BRI. Berikut langkah-langkah cara aktivasi akun internet Banking BRI

  • Pertama buka website Internet banking BRI yaitu di bri.co.id
  • Setelah itu masukkan user ID sekaligus password. ID dan password ini tercetak pada struk yang keluar lewat transaksi registrasi sebelumnya.
  • Setelah itu nasabah akan diminta untuk memasukkan kode captcha pada kolom yang telah disediakan.
  • Baca benar-benar halaman syarat dan ketentuan, jika memang setuju pilih tab “setuju”.
  • Masukkan email yang masih aktif serta ubah password akun internet banking.
  • Hingga proses ini selesai, maka registrasi juga telah berhasil. Nasabah sudah bisa melakukan cek saldo dan transaksi pemindahbukuan.

Namun sama dengan cara daftar internet banking BRI sebelumnya, jika belum melakukan aktivasi mToken maka belum bisa dipakai transaksi lain. Misalnya transfer, bayar tagihan dan lain-lain. Maka aktivasi mToken tetap perlu dilakukan dengan mendatangi kacab terdekat.

Itulah uraian bagaimana cara daftar internet banking BRI yang bisa diketahui. Bisa datang langsung ke kantor cabang terdekat, atau bisa juga dengan melakukannya lewat ATM.

Sebenarnya keduanya tidak jauh berbeda. Karena pada proses akhir keduanya harus melakukan aktivasi mToken yang harus dilakukan ke kacab BRI terdekat.

Yang harus diingat adalah fasilitas internet banking ini memang menyediakan kemudahan bertransaksi bagi nasabah.

Namun bukan juga tidak punya sisi negatif. Fasilitas ini rawan dengan tindak kejahatan. Untuk itu pastikan jangan memberikan data password pada sembarang orang. Lebih baik juga hindari pemakaian wifi umum saat mengakses internet banking BRI.

Continue Reading

Bisnis

5 Daftar Fintech Syariah yang Bergabung di AFSI

Seiring perkembangan zaman semua hal telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Termasuk kemajuan inovatif dalam bidang rekayasa teknologi informasi dan komunikasi.

Kemajuan-kemajuan tersebut pastinya bertujuan untuk lebih mempermudah aktivitas hidup manusia sehari-hari. Salah satu kemajuan inovatif teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang finansial adalah fintech atau finansial teknologi.

Keberadaan Fintech bertujuan membuat masyarakat agar lebih mudah mengakses produk-produk keuangan serta untuk mempermudah transaksi dan meningkatkan literasii keuangan. Kebanyakan perusahaan-perusahaan Fintech Indonesia didominasi oleh perusahaan stratup yang berpotensi besar.

Terdapat beberapa jenis Fintech di Indonesia antara lain startup pembayaran, perencanaan keuangan, peminjaman, remitasi, investasi ritel, riset keuangan dan pembiayaan. Bahkan seiring dengan perkembangannya, sekarang ini banyak Fintech yang berbasis Syariah.

5 Daftar Fintech Syariah di Indonesia

Pastinya dengan penduduk Indonesia yang mayoritas Islam membuat perkembangan ekonomi semakin berkembang. Oleh karena itu di sini kami akan mengulas sedikit tentang perusahaan-perusahaan Fintech Syariah. Daftar Fintech Syariah Indonesia yang kami berikan ini, bergabung dengan Asosiasi Fintech Syariah Indondosesia (AFSI).

AFSI telah disetujui dan di sahkan sebagai badan hukum melalui surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia. Jadi pastinya fintech yang telah bergabung di AFSI merupakan perusahan-perusahaan yang aman untuk anda jadikan sebagai investasi. Berikut beberapa Fintech yang telah terdaftar di AFSI :

Alami (alamisharia.co.id)

Logo Alami Fintech

Alami adalah fintech agregrator yang menghubungkan para pengusaha UKM dengan pemilik layaran jasa keuangan berbasis Syariah seperti bank Syariah maupun P2P Lending Syariah. Jika anda merupakan pengusaha UKM yang bermaksut ingin mendapatkan suntikan dana melalui Alami, anda bisa langsung mengisi data-data yang diperlukan di website resmi Alami.

Fintech ini menawarkan nominal yang bisa diajukan oleh para pengusaha UKM sebesar 200 juta rupiah sampai dengan 30 miliar rupiah. Selain itu fintech Alami telah resmi terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Proses operasionalnya juga diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah ((DPS) dan berdasarkat fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN). Maka biasa dipastikan bahwa fintech ini aman dengan menggunakan proses secara Syariah atau sesuai dengan ajaran islam.

Ammana (ammana.id)

Logo ammana Fintech

Ammana merupakan fintech P2P (Peer to Peer) lending Syariah yang berbasi komunitas Baitul Maal Wat Tamwil (BMT). Tujuannya utuk mendukung para pendukung UMKM dengan cara menjembatani para pendana. Fintech ini menggunakan sistem non-dana langsung, maksutnya adalah para pesaing UMKM diwajibkan terlebih dahulu untu menjadi anggota.

Selain itu PT Ammana Fintek Syariah merupakan badan hukum yang didirikan berdasarkan Hukum Republik Indonesia. Perusaan ini juga telah terdaftar resmi dan di awasi oleh OJK. Sehingga pastinya aman untuk anda yang ingin mencoba investasi di perusahaan ini.

Kerjasama (Kerjasama.com)

image: kerjasama Fintech

Kerjasama.com adalah pelopor crowdfunding Syariah di Indonesia. Sebagai perusahaan yang bergerak di crowdfunding, perusahaan ini menyediakan portal pelanggan dana untuk mempertemukan pihak investor dengan developer. Karena berbasis Syariah pastinya fintech ini menggunakan akad syar’i dalam setiap aktivitas transaksinya.

Meskipun perusahaan Fintech ini berbasis Syariah namun mempunyai sifat yang universal dalam artian yang diperbolehkan investasi atau bergabung tidak hanya muslim saja melainkan non muslim juga dapat bergabung menjadi investor sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

SyarQ (syarQ.com)

image: SyarQ Fintech

SyarQ merupakan perusahaan Fintech yang berbasis P2P Lending atau Peer to Peer. Perusahaan ini menyediakan sebuat platform cicilan online tanpa riba, syarQ menggunakan akad Murabahah dalam transaksi antara penjuan dan pembeli. Akad Murabahah merupakan merupakan jual beli antara penjual dengan pembeli.

Maksutnya adalah dalam prosesnya SyarQ tidak meminjamkan uang untuk membeli barang, melainkan membeli barang untuk kemudian dijual lagi kepada pembeli dengan proses pembayaran di cicil. Selain itu fintech Syariah ini sudah sesuai dengan fatwa Dewan Syariah MUI. Pastinya sudah terbukti halal serta aman untuk anda yang ingin melakukan investasi di perusahaan ini.

Kandangin (kandang.in)

Image: Kandang.in

Kandangin adalah platform Fintech yang bergerak dibidang investasi Syariah, yang menghubungkan para investor dengan para peternak yang ada di daerah. Perusahaan ini menggunakan sistem bagi hasil, selain itu Kandangin memiliki jaringan peternak terbesar di seluruh Indonesia.

Fintech ini menggunakan akad Mudharabah yaitu merupakan sebuah bentuk akad permodalan kerja sama usaha antara dua pihak yang menyebabkan pihak utama menyediakan 100% modal, sedangkan pihak lainnya menjadi pengelola.

Selain itu perusahaan ini sedang atau telah mengikuti tahapan pada peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi selain Syariah, pastinya fintech ini juga aman untuk anda jadikan sebagai investasi.

Itulah lima perusahaan dari daftar fintech syariah yang telah tergabung di Asosiasi Fintech Syariah Indonesia. Jika anda menginginkan untuk investasi di perusahaan-perusahaan tersebut pastinya anda sudah mengetahui perusahaan maupun sistem yang ada di perusahaan yang ingin anda jadikan  sebagai investasi.

Dengan adanya artikel ini semoga dapat menjadi acuan untuk anda dalam memilih Fintech yang aman dan berbasis Syariah.

Continue Reading

Bisnis

Anti Rugi, Ini Dia Tips Investasi Saham Bagi Pemula

Bagi Anda para pemula yang ingin sekali berinvestasi saham namun belum banyak mengetahui mengenai tata cara yang harus dilakukan, maka Anda harus simak artikel dibawah ini.

Permainan dunia investasi merupakan hal yang sangat menggiurkan bila melihat keuntungan yang akan didapatkan dari hasil yang akan diperoleh. Namun harus Anda ketahui, investasi juga akan membuat Anda rugi besar loh.

Tips Investasi Saham Bagi Pemula

Maka dari itu Anda para pemula harus mengetahui tips investasi saham yang harus dilakukan. Berikut penjelasannya.

Mengetahui Kemampuan Diri

Anda para pemula, langkah awal yang harus dilakukan yaitu dengan mengetahui kemapuan diri sendiri terlebih dahulu. Perhatikan kemampuan diri anda, apakah memiliki sifat nekat atau memiliki sifat berfikir panjang. Hal ini sangat mempengaruhi langkah investasi saham anda.

Saya sarankan bila Anda memiliki sifat nekat, maka Anda dapat memulai investasi saham dalam perusahaan yang memiliki kapasitasi kecil hingga menengah ya.

Namun bila Anda memiliki sifat berfikir panjang, maka Anda dapat memulai investasi saham dalam perusahaan yang memiliki kapasitas besar seperti perusahaan dalam lingkup BUMN atau perusahaan blue chip yang memiliki resiko sangat kecil.

Maka dari itu Anda harus mulai pengenalan sifat Anda sebelum memilih perusahan yang akan diinvetasi terlebih dahulu. Hal itu karena setelah Anda masuk ke dalam bursa efek, terdapat banyak sekali perusahaan yang menjual sahamnya disana. Dengan begitu Anda dengan mudah dan tidak perlu bingung lagi dengan mana perusahan yang harus Anda pilih.

Mengetahui Tujuan Investasi

Langkah selanjutnya yaitu dengan mengetahui tujuan investasi yang Anda lakukan. Apakah untuk jangka pendek, jangka menengah, atau pun untuk jangka panjang. Sebaiknya Anda pilih tujuan investasi Anda untuk jangka menengah atau pun jangka panjang ya.

Hindari berinvestasi saham untuk jangka pendek. Hal itu akan membuat Anda rugi bandar yang akan Anda terima lantaran Anda harus membayar biaya broker.

Dengan begitu modal yang Anda miliki harus dipotong terlebih dahulu untuk biaya broker tersebut. Maksud dari jangka pendek disini yaitu trading harian. Adanya trading tersebut tidak mungkin Anda pantau setiap hari, karena Anda harus melakukan aktifitas lainnya kan.

Mengetahui Waktu Jual Beli Yang Tepat

Cara selanjutnya adalah dengan mengetahui waktu jual beli yang tepat ya. Anda dapat menjual saham pada bulan Mei dan membelinya pada bulan September atau pun Oktober. Hal itu dikarenakan pada bulan mei banyak sekali orang sibuk dengan aktivitas liburannya sehingga akan menjual sahamnya karena tidak bisa memantaunya. Sehingga membuat harga saham menjadi turun.

Lalu pada bulan September atau pun Oktober, harga saham secara serentak akan naik. Maka dari itu Anda harus menjual harga saham ketika harganya rendah atau turun. Sehingga Anda dapat mengambil start awal terlebih dahulu sebelum orang lain juga melakukan penjualan. Itulah waktu yang tepat yang dapat Anda lakukan untuk menjual dan membeli saham.

Jumlah Investasi

Setelah mengetahui cara yang tepat dalam menjual dan membeli saham, bagi Anda para pemula dalam berinvestasi jangan terburu buru untuk membeli saham dengan jumlah besar ya. Anda tidak mau kan kalau gagal dalam berinvestasi.

Kini sudah tersedia bagi mahasiswa yang ingin mulai bermain main dengan investasi, sudah dapat memulainya dengan modal 500 ribu loh. Bahkan Anda juga dapat berinvestasi dengan modal 2 juta.

Saya sarankan untuk Anda para pemula yang masih awam dengan dunia investasi, Anda dapat mulai dengan investasi sebesar 5% saja dari modal atau kekayaan anda. Barulah ketika Anda sudah fasih dalam dunia investasi, Anda dapat menambah besarnya investasi sesuai dengan yang Anda mau secara bertahap ya.

Investasi Pada Perusahaan Blue Chip

Anda dapat melakukan investasi pada perusahaan yang tergolong saham blue chip. Biasanya perusahaan blue chip menyandang gelar terkenal oleh masyarakat, memiliki produk yang laku keras, jelas produk yang dijualnya, manajemen yang transparan, hingga tidak memiliki banyak hutang.

Alasan Anda dapat investasi di perusahaan blue chip adalah dengan dikoreksinya pasar saham, maka saham dari peruhaan blue chips juga akan dikoreksi. Kemudian bila pasar saham kembali pulih, maka saham blue chips akan sangat cepat pergerakan naiknya dari saham yang lainnya.

Investasi Berbagai Perusahaan

Cara terakhir adalah Anda dapat membeli jenis saham dengan perusahaan yang berbeda beda. Hal itu untuk meminimalisir resiko kerugian yang akan Anda terima. Bila salah satu perusahaan yang Anda investasikan mengalami kerugian, maka Anda masih memiliki investasi dalam perusahaan lainnya.

Hal itu juga berlaku ketika salah satu saham mengalami kinerja turun, maka saham lainnya akan mengalami kenaikan. Itulah penjelasan mengenai tips investasi saham bagi pemula yang dapat Anda lakukan. Semoga bermanfaat ya.

Continue Reading

Trending