Connect with us

Finansial

7 Tips Jitu Cara Investasi di Reksadana Bagi Pemula

Zaman sekarang, mempunyai pendapatan lebih tanpa berinvestasi rasanya kurang lengkap. Sebab, manfaat investasi itu banyak, salah satunya adalah mempersiapkan perencanaan masa depan keuangan serta menggandakan dana yang dimiliki saat ini untuk kedepannya. Ada banyak pilihan berinvestasi, salah satunya adalah Reksadana. Namun, sebelum berinvestasi ada baiknya mengetahui cara investasi di reksadana terkhusus pemula.

Cara Investasi di Reksadana

Reksadana merupakan salah satu wadah untuk menghimpun dana dari pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul itu nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke instrumen investasi yang ada, seperti saham, obligasi dan deposito. Reksadana merupakan instrumen yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Berikut 7 tips jitu cara investasi di reksadana bagi pemula.

1. Tentukan Tujuan Investasi

Sebelum memulai investasi, investor (sebutan bagi orang yang berinvestasi) perlu mengetahui apa sebenarnya tujuan berinvestasi tersebut. Mengetahui tujuan investasi bisa menjadi sebuah motivasi saat menjalankan investasi. Setiap investasi mempunyai jangka waktu dan risiko yang beda, sehingga instrumennya pun harus disesuaikan. Menentukan tujuan investasi dapat membantu investor menentukan reksadana yang cocok.

2. Mengenali Risiko Profil

Seperti yang telah disebutkan, setiap investasi memiliki risiko yang berbeda. Oleh sebab itu, untuk memilih reksadana yang sesuai, penting kiranya untuk mengenali profil risiko terlebih dahulu. Profil risiko merupakan kemampuan atau keikhlasan investor untuk menerima kemungkinan atas kehilangan sebagian atau seluruh dana investasi demi meraih potensi laba yang maksimal.

Investor yang memilih profil risiko agresif cenderung mendapatkan toleransi risiko yang tinggi juga, sebab berani mengambil resiko kehilangan uang demi mengejar imbalan atau laba yang tinggi. Sebaliknya, seorang investor yang memilih profil risiko yang konservatif cenderung mendapatkan toleransi risiko yang rendah, akan tetapi memiliki potensi laba yang rendah.

Jadi, jika tujuan investor menginginkan investasi dengan tujuan ingin mendapatkan laba yang relatif besar, maka harus bersedia untuk mengambil risiko kehilangan dana yang besar. Jika tujuan investor menginginkan investasi dengan tujuan ingin menyimpan uang dan tidak terlalu memikirkan laba, maka risiko kehilangan uang yang dimiliki relatif kecil.

3. Tentukan Jangka Waktu Investasi

Setelah mengenali profil risiko yang dipilih, maka cara investasi di reksadana selanjutnya adalah menentukan jangka waktu investasi sesuai dengan profil risiko seorang investor. Waktu yang ada di reksadana juga berbeda-beda. Ada yang kurang dari satu tahun, 1-3 tahun, 3-5 tahun, bahkan lebih dari 5 tahun.

Investor yang memilih jangka waktu kurang dari setahun maka bisa memilih reksadana pasar uang yang berinvestasi pada instrumen pasar uang seperti deposito dengan risiko rendah sertai stabil. Investor yang memilih jangka waktu 1-3 tahun maka dapat berinvestasi pada reksadana pendapatan tetap.

Sementara itu, bagi investor yang memilih untuk jangka waktu 3-5 tahun maka dapat berinvestasi pada reksadana campuran. Sedangkan yang memilih untuk jangka waktu lebih dari 5 tahun maka reksadana saham bisa menjadi pilihan yang paling pas.

4. Gali Informasi tentang Proses Uang yang Diinvestasikan

Proses uang tersebut dapat dilihat pada keterangan yang tertulis di prospektus reksadana. Di sana, dapat memberikan investor informasi bagaimana proses uang tersebut diinvestasikan, siapa yang mengelolanya serta informasi lain mengenai produknya secara detail. Informasi tersebut berguna untuk membantu para investor memutuskan apakah produk tersebut sesuai dengan yang diharapkan.

5. Kenali dan Periksa Biaya Reksa Dana

Saat memilih investasi di reksadana, ada beragam biaya yang dikenakan kepada investor, yakni biaya pembelian unit penyertaan, biaya penjualan kembali unit penyertaan, biaya pengalihan unit penyertaan, serta biaya transfer bank terkait.

Secara umum, biaya pembelian akan diberikan pada saat melakukan pembelian unit penyertaan reksadana. Kemudian, biaya penjualan kembali yakni biaya yang dikenakan saat investor menjual kembali unit penyertaan reksadana yang dimiliki.

Biaya pengalihan merupakan biaya transaksi yang berguna untuk mengalihkan dari reksadana satu ke reksadana yang lain dan dikelola oleh manajer investasi yang sama. Biaya tersebut memiliki besaran yang bervariasi dan ditetapkan oleh agen penjual reksadana yang bersangkutan.

6. Tentukan Tempat Membeli Reksadana

Selanjutnya adalah memilih tempat dimana akan menginvestasikan keuangan yang dimiliki. Pilihlah perusahaan Manajer Investasi yang memiliki track record yang baik dan terpercaya. Hal ini sangat berguna sebab banyak wadah investasi saat ini yang melakukan tindak penipuan dengan memanfaatkan ketidaktahuan sang investor. Biasanya yang akan dibidik adalah investor pemula.

7. Miliki Seorang Mentor

Agar tidak tertipu, penting kiranya seorang investor pemula untuk mendapatkan seorang mentor yang akan membimbing sampai benar-benar paham. Pasalnya, berbicara investasi merupakan hal yang sensitif karena berkaitan dengan uang. Tidak banyak investor pemula yang tergiur dengan iming-iming investasi bodong sehingga akhirnya mendapatkan kerugian yang banyak.

Nah, itulah beberapa tips jitu mengenai cara investasi di reksadana yang perlu untuk para calon investor perhatikan. Jadi, jika ingin memiliki masa depan keuangan yang aman, maka cobalah untuk berinvestasi sedini mungkin.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Personal Finance

7 Hal yang Harus Dipertimbangkan dalam Perhitungan Dana Pensiun Ketika Menggunakan The 4% Rule

Perhitungan Dana Pensiun

Ketika sudah bekerja cukup lama hingga mencapai usia di mana tidak dapat melakukan pekerjaannya lagi, itulah saat paling rentan dalam perekonomian. Sehingga butuh pengolahan dana agar tidak terjadi kesulitan pada masa tua. Adanya perhitungan dana pensiun diperlukan untuk mencapai kesejahteraan dalam menyambung hidup. Berikut disajikan hal-hal yang perlu dipertimbangkan, diantaranya:

1. Keefektifan Rumus

Adanya formula khusus yang digunakan untuk menghitung uang yang diperoleh seorang karyawan. Sayangnya keefektifan dari rumus ini berlaku untuk orang-orang yang usianya 25 sampai 30 tahun. Apabila melebihi batas umur itu akan ada beberapa kemungkinan yang membuatnya tak menghasilkan nominal yang tepat.

Hal ini disebabkan naik turunnya perekonomian, serta hal-hal lain yang tidak bisa diprediksi akan terjadi lalu mempengaruhi semua bidang kehidupan. Inilah salah satu kelemahan dari the 4% rule karena keadaan yang tak menentu dapat berpengaruh dalam hal yang luas. Sehingga bukan alat yang efisien untuk dijadikan pedoman hitungan.

2. Perubahan Nilai Investasi

Semua orang saat melakukan perhitungan dana pensiun juga harus melihat ada atau tidaknya perubahan suatu nilai dari investasi yang berlangsung. Tidak boleh asal mengambil keputusan tanpa melihat sekitarnya. Besarnya dampak dimunculkan dari kejadian ini. Pantauan dikerjakan tidak hanya dalam satu waktu, tapi beberapa kali.

Tak ada yang mampu memastikan pergolakan yang terjadi dalam dunia industri ketika berdampak pada bidang perekonomian. Adanya nilai investasi yang terjadi itu bisa mengalami kenaikan bahkan penurunan yang tak terduga. Aktivitas seperti ini bisa memberikan hal buruk pada perhitungan yang dilaksanakan, karena bisa saja jauh diluar prediksi.

3. Adanya kemungkinan Inflasi

Usaha dalam menghitung jumlah uang yang didapatkan itu bagus, tapi hasilnya tidak bisa dipastikan benar juga. Segala kemungkinan dapat terjadi, besar maupun kecil hal itu akan memiliki pengaruh. Jadi validitas dari the 4% rule untuk perhitungan uang ketika pensiun bisa dipikirkan kembali.

Banyak faktor yang terlibat serta ikut menentukan kredibilitasnya. Sehingga butuh kecermatan dalam melakukan sesuatu yang berhubungan dengan uang, agar tidak terjadi hal diluar batas kewajaran.

4. Pengeluaran yang Tidak Tetap

Gaji tetap dan sudah ada perincian dana untuk memenuhi kebutuhan apa saja. Namun tak bisa dipungkiri bahwa hal-hal yang telah direncanakan kadang tak berjalan lurus. Hal ini menjadi penyebab butuh alat pendukung lainnya dalam memastikan hasil dari hitungan yang dikerjakan. Tidak ada yang tahu masa mendatang serta peristiwa yang terjadi.

Maka penting untuk melakukan pertimbangan saat perhitungan dananya, agar terhindar dari hal-hal tak mengenakan. Ketelitian dalam menghitung sangat dibutuhkan, apalagi untuk dana pensiun. Hal ini untuk menunjang kehidupan pada masa tua supaya tetap nyaman tanpa gangguan minimnya dana sebab tak bisa kelola.

5. Kondisi Ekonomi Tak Stabil

Pentingnya perhitungan dana pensiun ini berkaitan dengan kondisi ekonomi yang terdapat di suatu wilayah. Ketidakstabilan yang terjadi membuat tak bisa diperkirakan jumlahnya. Alasan ini yang bikin rumus 4% itu takkan dapat menangani kondisi yang ada, jika tidak diamati terlebih dahulu.

Memonitor segala pemasukan serta pengeluaran berperan aktif terhadap prosedur yang dijalankan. Kebutuhan masa depan juga tidak bisa diprediksi jika tak ada keseimbangan dalam berbagai bidang yang bersangkutan dalam melakukan perhitungannya. Gunakan kesempatan yang ada sebaik mungkin selama menghitung uang pensiun, agar memperoleh hasil yang valid.

6. Perkiraan hanya untuk Satu Sumber Pendapatan

Hanya ada satu sumber pendapatan yang bisa diolah menggunakan formula the 4% rule ini. Apabila kegiatannya bercabang, butuh perhitungan lebih dari satu kali dengan memperhatikan kondisi yang ada, agar tidak terjadi kesalahan. Perkiraan hitungan yang dihasilkan dapat diperiksa kembali sesuai keadaan saat itu.

Sebenarnya pemeriksaan suatu kondisi yang berhubungan dengan uang itu tak dapat dilakukan satu kali. Butuh beberapa kali pemeriksaan agar memperoleh hitungan dana yang sesuai dengan harapan. Jangan menyepelekan hal sederhana ketika melakukan kegiatan ini. Semua yang dikerjakan berdampak nantinya.

7. Mengontrol Keuangan

Pada saat mau menghitung pakai rumus, sesuaikan ketentuannya dan lakukan pengontrolan yang tepat supaya tak timbul kecacatan hitungan. Sebenarnya untuk mengendalikan uang agar stabil itu tidak begitu mudah. Hal ini dikarenakan kebutuhan setiap bulannya tak selalu sama, sehingga kadang pengeluaran membengkak.

Bukan hanya itu, ada faktor lainnya membuat pengendalian yang dilakukan keluar dari jalur yang ada. Perkara ini yang membuat naik dan turunnya dana pensiun. Banyak hal harus dipersiapkan ketika melakukan perhitungan, tak bisa sembarangan bahkan menentang aturan dari the 4% rule.

Demikian ulasan yang bisa menjadi referensi perihal yang butuh dipikirkan dalam perhitungan dana pensiun dengan mudah tanpa ada masalah. Kegiatan yang dilakukan mampu meminimalisir perkara yang berkaitan kekurangan uang, karena proses pengalokasiannya yang salah.

Continue Reading

Keuangan Syariah

7 Penyebab Reksadana Pasar Uang Syariah Tidak Mengalami Penurunan

Reksadana Pasar Uang Syariah

Mengatur keuangan sejak dini sangat diharapkan agar kedepannya mampu menjangkau segala hal yang dibutuhkan dengan mudah. Salah satu cara bisa dilakukan yaitu investasi melalui reksadana pasar uang syariah yang aman dari berbagai segi. Adapun penyebabnya jenis ini tidak mengalami penurunan serta masih diminati hampir semua kalangan, antara lain:

1. Jangka Waktu yang Pendek

Bagi pemula yang belum pernah terjun sebelumnya, akan terbantu dengan tipe pengelolaan uang yang dilaksanakan dalam kurun waktu tidak lama. Belajar dari sesuatu sederhana tak begitu rumit dalam pengaturannya serta mampu menolong kondisi keuangan seseorang. Otomatis risiko pada model seperti ini tidak akan berlebihan yang mengakibatkan kebangkrutan.

Adanya kesulitan dalam keadaan ekonomi tidak akan memberikan dampak begitu besar terhadap aktivitas yang dilakukan. Instrumen yang dipilih juga mempunyai kemungkinan rugi yang rendah, sehingga tidak membahayakan investornya. Hal ini membuat pergerakannya stabil karena terjadi dalam jangka pendek.

2. Dananya Mudah Dicairkan

Kemudahan pencairan reksadana pasar uang syariah menjadi daya tarik utama bagi setiap orang yang belum bergabung. Bukan hanya itu, keberadaannya bisa membantu beragam situasi yang terjadi kepada investornya. Mudahnya uang yang bisa diambil jadi salah satu jaminan bahwa kegiatan yang terlaksana jauh dari tindak penipuan.

Peraturan ini juga menumbuhkan kepercayaan terhadap orang-orang yang menaruh harapan pada investasinya. Tingginya likuiditas tidak memberikan penalti kepada pihak yang menarik uangnya sebelum masa yang ditentukan. Tentunya sangat menarik untuk bergabung di sini. Tanpa tekanan yang besar serta memperoleh profit yang menggiurkan.

3. Fleksibel

Adanya penyesuaian yang mudah terhadap berbagai keadaan menjadi salah satu sebab bertahannya lembaga satu ini. Kata fleksibel di sini maksudnya produk yang ada bisa diperjualkan dan belikan sebagaimana yang dibutuhkan. Tak memandang waktu dalam melakukan jual beli.

Setiap saat dapat dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang ditetapkan serta atas kesepakatan pihak-pihak yang bersangkutan. Hal ini membuahkan kepuasan dari investor karena mempu mengawasi serta turun tangan dalam mengatur keuangannya tanpa ada batasan yang buat pilu serta aturan mengekang.

4. Jaminan Pelaksanaan

Pelaksanaan ini sudah berada pada daftar serta diatur oleh fatwa MUI No. 20/DSN-MUI/IV/2001. Itu berarti terdapat jaminan yang tak melanggar bahkan keluar dari aturan syariah, sehingga bisa dipertanggungjawabkan keberadaannya. Bagi pengikutnya juga tidak perlu khawatir saat menjalankan alur yang ada ketika berinvestasi pada lembaga ini.

Keamanan yang tidak dapat diragukan kembali mampu menjadi sarana dalam mengatur keuangan supaya bergerak dan menghasilkan. Usia muda adalah bibit unggul untuk memulai aktivitas ini, agar bisa hidup tentram serta sejahtera pada masa tuanya. Mempertimbangkan segala sesuatu sejak dini lebih baik, daripada terperosok nantinya.

5. Berjalan dengan Stabil

Sekarang ini cukup sulit menemukan wadah untuk berinvestasi yang stabil dalam jalannya. Sehingga tidak mengalami penurunan secara drastis ketika ekonomi melemah. Meskipun keuntungan yang diperoleh nggak sebesar profit harapan, setidaknya cukup untuk menangani berbagai masalah yang hadir.

Adanya kestabilan ini buat sebagian orang merasa nyaman menggunakan investasi jangka pendek yang memiliki risiko rendah ini. Pentingnya keseimbangan sebab berdampak besar terhadap semua aspek yang terlibat. Jadi kalau stabil tidak akan merugikan banyak pihak serta menjanjikan bagi semua yang ikut campur pada kegiatan ini.

6. Unit Penyertaan Relatif Murah

Pada unitnya untuk reksadana pasar uang syariah yang terbeli itu harganya tidak mahal, sehingga dapat disesuaikan dengan isi kantong. Semua kalangan berhak ikut tanpa khawatir jatuhnya investasi yang dilakukan, karena terbukti mudah dikendalikan serta sesuai dengan peraturan yang ada.

Apabila terjun secara langsung, mampu meningkatkan pengetahuan serta wawasan kepada pelaksanaanya. Banyak pelajaran berharga ketika manajemen dilaksanakan dengan benar. Seorang pemula juga dapat mengikuti alur dengan mudah yang terdapat di sini. Adanya imbal hasil yang kecil tidak akan berdampak besar bagi perekonomian global yang menurun.

7. Kemudahan Buka Rekening

Tanpa persyaratan yang menyulitkan dan dokumen yang terlalu banyak untuk dikumpulkan membuat bukaan rekening di sini gampang. Adapun aplikasi manajer yang menolong setiap investor guna menjadi bagian dari lembaga ini. Beberapa persyaratan bisa dilengkapi terlebih dahulu agar semua kegiatan yang diikuti berjalan dengan lancar tanpa gangguan yang mengharuskan daftar ulang.

Pastikan saat pengisian data diri itu sesuai kenyataan tanpa dibuat-buat. Adanya penjagaan privasi yang ketat takkan buat pendaftarnya khawatir. Rekening yang sudah jadi dapat dimanfaatkan sebagaimana yang diperlukan oleh investornya. Jangan berikan data pada rekening itu kepada sembarang orang, sehingga tidak terjadi penyalahgunaan serta hal mengerikan lainnya.

Demikian penjelasan yang menarik tentang reksadana pasar uang syariah pantas untuk dijadikan sarana dalam mengelola dana yang pasif. Adanya kemudahan dalam mengaksesnya serta stabilitas yang terjaga merupakan poin terpenting dalam berinvestasi zaman sekarang ini.

Continue Reading

Investasi

Mengenal Apa Itu Sukuk Ritel Dan Bagaimana Cara Investasinya

Salah satu bentuk dari surat berharga syariah negara yang dikeluarkan oleh pihak pemerintah Republik Indonesia adalah sukuk ritel. Dimana pihak pemerintah Republik Indonesia yang dimaksud di sini adalah pihak Kementerian Keuangan. Bagi orang yang gemar melakukan kegiatan investasi sebaiknya pahami terlebih dahulu apa itu sukuk ritel dengan baik. 

Surat berharga syariah negara atau yang sering disebut dengan sukuk ini biasanya dijual melalui seorang agen. Terhadap target pembeli yang tergolong dalam kategori perseorangan atau individu. Yang bertempat pada pasar perdana dalam negeri dimana pasar yang dimaksudkan telah memiliki komitmen kepada pemerintah. Untuk menjadi seorang agen dalam menjalankan penjualan sukuk ritel diperlukan beberapa persyaratan secara umum. 

Diantaranya telah terbagi menjadi beberapa agen dasar seperti agen konsultan hukum dan juga agen penjualan. Masing masing agen tersebut harus memenuhi kualifikasi dalam bidang yang dinaunginya. Misalnya seperti agen konsultan hukum yang diharuskan untuk mempunyai rekan yang telah terdaftar menjadi anggota dari profesi penunjang pasar modal. Berikut pengertian dari sukuk ritel yang perlu diketahui:

Mengenal Sukuk Ritel

Sukuk ritel sendiri merupakan sebuah surat berharga syariah negara yang telah dikeluarkan oleh pihak pemerintah. Dimana pihak pemerintah di sini yang dimaksudkan adalah pihak dari Kementerian Keuangan Negara Republik Indonesia. Pemasaran atau penjualan yang dijalankan tidak dilakukan oleh orang sembarangan. Pasalnya orang yang akan menjadi agen dari sukuk ritel harus memenuhi kualifikasi persyaratan yang telah ditetapkan. 

Sebagai upaya mengetahui apa itu sukuk ritel lebih dalam, terdapat dua jenis agen yang dapat bekerja sama dalam menjalankan penjualan produk sukuk ritel. Diantaranya meliputi agen penjualan itu sendiri dan juga agen konsultan hukum. Untuk agen penjualan diharuskan untuk memiliki pengalaman dalam hal penjualan hasil produk dari keuangan syariah. Selain itu juga harus mempunyai komitmen kepada pihak pemerintah untuk melakukan perkembangan terhadap pasar sukuk itu sendiri. 

Sedangkan untuk agen konsultan hukum juga memiliki beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Diantaranya meliputi seorang konsultan hukum. Selain itu juga harus mempunyai rekan kerja atau rekan lainnya yang masih mempunyai hubungan dengan sukuk.

Dengan dibuktikan bahwa rekan tersebut telah terdaftar menjadi Profesi Penunjang Pasar Modal pada Bapepam-LK. Serta calon agen konsultan hukum juga harus memiliki pengalaman untuk menerbitkan sebuah sukuk maupun produk keuangan syariah. Upaya untuk mengetahui apa itu sukuk ritel selanjutnya bisa dilihat melalui seri yang dimiliki. 

Seri Dalam Sukuk Ritel

Dalam sukuk ritel sendiri terdapat banyak seri yang dapat menjadi jembatan untuk mengetahui apa itu sukuk ritel lebih banyak. Ada seri 001 dengan menawarkan imbalan per tahunnya mencapai 12,00%. Seri ini mempunyai jumlah agen bank sebanyak 5 unit dan juga 8 unit perusahaan efek. 

kemudian ada juga seri 002 yang menawarkan imbalan per tahun sebanyak 8,70%. Dengan jumlah bank 10 unit serta 8 unit untuk perusahaan efek. Seri yang dimiliki oleh sukuk ritel terus bertambah seiring berjalannya waktu. Pasalnya setiap seri memiliki batas waktu yang telah ditetapkan masing-masing. Untuk lebih jelasnya calon investor dapat mengetahui tata cara berinvestasi di sukuk ritel. 

Tata Cara Berinvestasi Di Sukuk Ritel Seri SR 014

Untuk melakukan investasi di sukuk ritel di Indonesia terdapat 4 tahapan yang harus dilalui oleh investor. Diantara tahapan tersebut meliputi:

1. Melakukan Registrasi 

Sebelum melakukan investasi, ketahui terlebih dahulu tentang apa itu sukuk ritel melalui beberapa cara yang salah satunya adalah menjadi investor. Proses registrasi atau pendaftaran calon investor dapat dilakukan melalui sistem elektronik yang telah dirancang khusus dan disediakan oleh pihak mitra distribusi. Diantara tahapannya tidak terlalu sulit, para calon investor hanya perlu melengkapi beberapa data saja. 

Dimana data tersebut terdiri dari data diri, nomor rekening dana dan surat berharga, serta nomor SID. Apabila orang yang ingin berinvestasi namun belum memiliki beberapa persyaratan tersebut. Maka tidak perlu khawatir, sebab pihak dari mitra distribusi akan siap membantu.

2. Melakukan Pemesanan 

Jika apa itu sukuk ritel telah sedikit dimengerti, maka tahap untuk melakukan investasi selanjutnya setelah registrasi berhasil adalah dengan melakukan pemesanan. Proses pemesanan dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Dimana ketentuan tersebut dapat diketahui melalui Memorandum Informasi yang ada. Proses pemesanan ini berlaku hanya untuk penawaran SR014. 

3. Melakukan Pembayaran

Jika proses tentang pemesanan sudah dilakukan dengan baik dan benar. Maka calon investor dapat melanjutkan dengan proses pembayaran. Dimana pihak calon investor akan terlebih dahulu menerima kode verifikasi pembayaran. 

Lalu kode tersebut dikirimkan melalui e-mail maupun sms. Kode pembayaran itulah yang nantinya digunakan untuk proses pembayaran dana investasi. Baik melalui ATM, internet banking, teller, maupun mobile banking.

4. Melakukan Konfirmasi 

Ketika orang yang ingin berinvestasi melalui beberapa cara di atas dengan baik. Maka selanjutnya orang tersebut atau calon investor akan mendapatkan NTPN atau Nomor Transaksi Penerimaan Negara. Selain itu calon investor juga akan mendapatkan notifikasi berupa completed order dan juga mendapatkan alokasi SR014 pada tanggal penerbitan.

Demikian ulasan mengenai apa itu sukuk ritel dan bagaimana cara berinvestasi di sukuk ritel. Dalam menjadi agen untuk sukuk ritel diperlukan beberapa persyaratan dan ketentuan. Dimana sukuk ritel sendiri tersedia dalam beberapa seri yang terus berjalan. Untuk melakukan proses investasi pada sukuk ritel dapat dilakukan dengan 4 tahapan yang telah ditetapkan.

Continue Reading

TOP STORIES