Connect with us

Bisnis

Apa Saja Tugas Bank Indonesia ? Berikut Ulasan Lengkapnya

Bank Indonesia

Suatu negara tidak bisa lepas dengan adanya bank. Jenis-jenis bank juga sebetulnya ada macam-macam.

Salah satunya adalah bank sentral

Di Indonesia bank sentral ini dipegang oleh bank Indonesia sejak dulu hingga saat ini. Berikut apa saja tugas bank Indonesia, serta sejarah singkatnya.

Apa Itu Bank Sentral?

Jika dilihat dari Undang-undang nomor 10 tahun 1998, pengertian bank sendiri adalah suatu badan usaha yang tugasnya menghimpun dana dari masyarakat.

Dana tersebut berwujud simpanan yang akan disalurkan kembali pada masyarakat dalam bentuk kredit maupun bentuk lain.

Kalau secara umum, bank sentral dapat diartikan sebagai lembaga pelaksana kebijakan publik.

Semua kegiatan untuk melaksanakan kebijakan tersebut dilakukan melalui sektor perbankan yang bertujuan untuk mempengaruhi variabel ekonomi.

Hingga saat ini bank sentral ini diduduki oleh bank Indonesia. Sehingga Bank Indonesia pun punya beberapa tugas yang harus dilakukan, berbeda dengan bank lain.

Sejarah Bank Indonesia Yang Menjadi Bank Sentral

image: id.techinasia.com

Sudah sedikit disinggung pada penjelasan sebelumnya, jika posisi bank sentral hingga saat ini masih diduduki oleh Bank Indonesia.

Sehingga bank ini menjadi satu-satunya bank pelaksana bank sentral di Indonesia

Jika ditilik dari sejarah, dulu bank Indonesia tidak langsung punya nama tersebut.

Awalnya malah bernama ala-ala Belanda yaitu De Javanesche Bank atau disingkat DJB.

Bank ini dulu pertama didirikan oleh menteri hindia belanda, tepatnya pada 24 januari tahun 1982.

Namun sejak Indonesia merdeka, nama bank ini langsung dinasionalisasikan sehingga ganti menjadi Bank Indonesia disingkat BI dan menjadi bank sentral.

Bahkan sejarah mencatat, bank Indonesia pernah melakukan operasi bisnis komersial. Namun dari waktu ke waktu, operasinya makin lama dihentikan.

Dikembalikan lagi fungsi Bank Indonesia sesuai awal berdiri yaitu sebagai salah satu lembaga keuangan di Indonesia.

Macam-Macam Tugas Bank Indonesia

Faktanya bank Indonesia yang berperan sebagai bank sentral punya tujuan utama yaitu untuk memelihara kestabilan nilai rupiah.

Namun, agar tujuan tersebut bisa tercapai bank Indonesia juga perlu melakukan tugas utama mereka dengan baik. Berikut apa saja tugas bank Indonesia yang utama

Tugas Bank Indonesia Dalam Menetapkan Serta Melaksanakan Kebijakan Moneter

Pertama yaitu menetapkan serta melaksanakan kebijakan moneter. Kebijakan moneter ini dibuat bukan tanpa maksud dan tujuan.

Berikut apa saja manfaat pelaksanaan kebijakan moneter yang ditetapkan oleh bank Indonesia

Untuk Mengendalikan Jumlah Uang Yang Beredar Di Masyarakat

Hal ini sangat penting, karena akan berhubungan dengan tingkat peredaran harga barang di masyarakat.

Jika makin banyak uang yang beredar, tentu saja harga barang di pasaran akan naik. Sebaliknya jika uang yang beredar malah kurang, harga barang akan cenderung lebih murah sehingga bisa saja merugikan pedagang.

Untuk itu, peredaran uang harus selalu dipantau agat tetap stabil. Ini merupakan salah satu tugas yang harus dilaksanakan oleh bank sentral yang hingga kini dipegang oleh bank Indonesia.

Dapat Mendorong Pertumbuhan Perekonomian Nasional

Kebijakan moneter juga nyatanya dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Namun untuk mewujudkan hal tersebut, bank Indonesia perlu bekerja sama dengan pihak pemerintah.

Dengan begitu, kebijakan moneter yang diambil dapat sejalan. Tentu saja dengan kebijakan fiskal serta kebijakan ekonomi lainnya. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi nasional akan cepat terwujud.

Tugas Bank Indonesia Untuk Mengatur Dan Menjaga Kelancaran Sistem Pembayaran

Tugas dari bank Indonesia juga tidak lepas dari mengatur serta menjaga kelancaran sistem pembayaran.

Bahkan ini tertuang langsung dalam Undang-undang tepatnya nomor 23 tahun 1999 tentang bank Indonesia. Hal ini juga termasuk wewenang bank Indonesia yaitu sebagai berikut

  • Menjadi satu-satunya lembaga yang berwenang untuk mengeluarkan uang rupiah. Tidak hanya terbatas mengeluarkan uang saja namun bank Indonesia juga kewenangan untuk mengedarkannya. Termasuk juga untuk mencabut, menarik, atau bahkan memusnahkan uang dari peredaran di Indonesia.
  • Memberi persetujuan dan mengizinkan penyelenggaraan jasa sistem pembayaran. Hal ini terkait sistem transfer dana. Mulai dari yang bersifat kliring, maupun sistem pembayaran jenis lainnya seperti pembayaran dengan menggunakan kartu dan lain-lain.
  • Mewajibkan penyelenggara sistem pembayaran untuk memberikan semua informasi. Berikut terkait tentang laporan kegiatannya serta sekaligus menetapkan penggunaan alat apa yang digunakan dalam sistem pembayaran tersebut.

Di sisi lain, terkait tugasnya menjadi pengawas dalam sistem pembayaran, Bank Indonesia harus selalu menjamin keefisienan sistem pembayaran oleh masyarakat.

Tidak hanya efisien, masyarakat luas harus merasakan sistem pembayaran yang cepat, tepat , namun tetap aman.

Untuk menjalankan tugas pengawasan sistem pembayaran, BI akan memberikan izin operasional.

Tentu saja kepada pihak penyelenggara semua kegiatan yang berhubungan dengan sistem pembayaran.

Sistem pembayaran yang dimaksud disini mencakup baik tunai maupun non tunai. Selain itu Bank Indonesia juga memiliki tugas untuk melakukan pengawasan terhadap semua akses pada sistem pembayaran yang ada di masyarakat.

Tugas Bank Indonesia Dalam Mengatur Dan Mengawasi Perbankan

Selanjutnya adalah tugas bank sentral Indonesia yaitu untuk mengatur dan mengawasi perbankan. Dalam melaksanakan tugas ini pun bank Indonesia memiliki beberapa kewenangan.

Untuk lebih jelasnya berikut apa saja kewenangan bank Indonesia dalam melakukan tugas tersebut

Menetapkan Peraturan Dan Ketentuan Perbankan

Dalam melaksanakan tugas untuk mengatur serta mengawasi perbankan, bank Indonesia punya kewenangan untuk membuat peraturan perbankan.

Tentu harus terlebih dahulu menyisipkan prinsip kehati-hatian. Dengan begitu peraturan yang dibuat akan lebih efisien, tepat guna, dan tidak merugikan salah satu pihak.

Kewenangan Untuk Memberikan Sekaligus Mencabut Izin Kelembagaan Atau Kegiatan Perbankan

Hal ini berkaitan dengan bidang perizinan. Bahwa bank Indonesia dapat memberikan izin untuk membuka, maupun penutup kegiatan usaha perbankan.

Bahkan punya kewenangan untuk memindahkan kantor, memberikan persetujuan kepemilikan, serta kepengurusan bank. Termasuk juga memberikan bank untuk melaksanakan semua kegiatan usaha tertentu.

Baca Juga: Kupas Tuntas Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional

Melakukan Pengawasan Terhadap Bank

Dalam hal ini yang dimaksud adalah bank Indonesia dapat melakukan pengawasan baik langsung maupun tidak langsung.

Adapun pemeriksaan secara langsung yaitu seperti melakukan pemeriksaan secara berkala. Bisa juga dilakukan sewaktu-waktu secara mendadak bila suatu saat perlu dilakukan.

Sementara pengawasan tidak langsung, seperti misalnya melalui penelitian. Bisa juga dengan proses analisis, serta melakukan evaluasi terhadap laporan-laporan yang disajikan oleh bank.

Sekarang ini, berkaitan dengan tugas bank Indonesia dalam mengatur dan mengawasi perbankan, adalah berfokus pada pengawasan makroprudensial.

Jika ada yang belum terlalu familiar, kebijakan makroprudensial ini bertujuan untuk menjaga sistem keuangan di Indonesia agar selalu stabil.

Kebijakan ini nantinya dibuat untuk membatasi resiko dan biaya krisis sistemik.

Pembatasan resiko serta krisis sistemik ini diduga akan berpengaruh terhadap sistem keuangan keuangan. Yaitu akan semakin tetap seimbang dan stabil berjalan.

Itulah beberapa tugas bank Indonesia yang berkedudukan sebagai bank sentral di Indonesia.

Selain itu dibahas secara singkat juga tentang apa itu bank sentral dan sejarah bank Indonesia dulu sejak awal berdiri.

Bisa menjadi bahan pengetahuan agar lebih paham seputar bank Indonesia terutama apa saja tugasnya.

Header image: bi.go.id

Mendirikan situs income.id sebagai perwujudan pengabdian kepada bangsa dan negara indonesia melalui media yang informatif dan edukatif

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peluang Usaha

Cara Ternak Ikan Cupang Koi Bagi Pemula Sebagai Peluang Usaha

Bagi orang yang memiliki hobi memelihara ikan, tentu cara ternak ikan cupang koi akan sangat mudah dilakukan. Namun, bagi pemula yang belum paham seluk beluk pemeliharaan ikan, akan merasa kesulitan saat memeliharanya. Padahal ikan cupang koi ini bisa menjadi peluang bisnis dan hasil menjanjikan jika mampu memahami cara beternak yang benar seperti apa.

Cara Ternak Ikan Cupang Koi

1. Pahami Jenis Ikan

Saat akan memulai ternak ikan, tentu harus memiliki pengetahuan tentang ikan cupang koi ini secara detail.  Ada dua jenis ikan cupang koi, yaitu cupang aduan dan cupang hias yang perlu dipahami secara fisik dan ciri-cir lainnya. seperti pada ikan cupang hias, tubuh terlihat terang, warnanya menarik dan memiliki gerakan tenang.

Berbeda hal dengan jenis cupang aduan, pada ujung ekor kelihatannya berbentuk makin mengecil serta gerak yang agresif. Hal menarik yang dilakukan cupang aduan, saat melihat cupang lainnya maka sirip-siripnya siap mengembang. Terlihat dari bentuk bibir yang tebal kokoh serta menujukkan gigi-gigi yang runcing.

2. Pilih Bibit Berkualitas

Untuk mengoptimalkan cara ternak ikan cupang koi adalah dengan pemilihan bibit saat akan memelihara ikan tersebut. Sebaiknya pilihlah bibit di tempat atau toko hias, bisa juga lewat pembudidaya ikan langsung. Hal ini menentukan kualitas awal ikan cupai koi yang akan dipelihara, karena tempat awal hidup cupang akan berpengaruh pada pemeliharaan berikutnya.

Dalam mendapatkan bibit yang unggul bisa dengan melihat bentuk fisik ikan, seperti tubuh ikan yang tampak sempurna, sehat tanpa luka. Selain itu warna tubuh ikan cupang yang cerah dan mengkilap serta terlihat dengan gerak agresif aktif. Pilihlah indukan dengan melihat jenis ekor yang mencolok dan menarik terutama untuk pejantan agar menarik betina cupang.

3. Lakukan Pemijahan

Pemijahan ini dilakukan dengan cara menyiapkan kolam ikan dengan ukuran 20X20X20 dan berikan air jernih di dalamnya setinggi 10 hingga 15 cm. Jangan sampai menggunakan air PAM dan biarkan air tersebut dalam waktu 24 jam. Yang selanjutnya masukkan cupang jantan ke dalamnya selama sehari, tunggu hingga mengeluarkan gelembung yang berguna untuk menyimpan telur.

Jika sudah siap, masukkan betina cupang yang siap kawin ke dalam kolam dan hindari dari lalu lalang manusia. Biasanya cupang melakukan perkawinan di jam pagi antara 7 sampai 10 atau di jam sore antara 4 hingga 6 sore. Setelah kawin, pisahkan cupang betina dan biarkan cupang jantan yang melindungi telur-telur yang ada pada gelembung air tersebut.

4. Siapkan Tempat Budidaya

Setelah dilakukannya pemijahan, cara ternak ikan cupang koi berikutnya yaitu menyiapkan tempat untuk budidaya cupang. Untuk cupang kecil yang baru bisa dengan digabung menjadi satu pada kolam atau aquarium besar. Namun pada cupang yang sudah mulai remaja dan besar harus ditempatkan di botol atau wadah secara terpisah dan sendiri-sendiri.

Kenapa setelah dewasa ikan cupang harus memiliki tempat sendiri? .Jenis cupang ini memiliki naluri teritorial, maka setelah dewasa akan bersaing sesama cupang jika digabungkan dalam satu tempat. Dan untuk budidaya jenis cupang sangat mudah, bisa bertahan di tempat yang minim oksigen.

5. Beri Tanaman Air

Pada saat melakukan budidaya cupang di akuarium atau kolam, maka sebaiknya beri beberapa tanaman air di dalamnya. Tentunya hal ini sangat baik bagi perkembangan cupang agar lebih sehat dan terlihat lebih menarik. Tanaman air juga memiliki tempat untuk berlindung pada saat jenis cupang beragam dalam satu kolam.

Sehingga tanaman air bisa menetralisir konflik cupang dan memberikan ruang gerak lain di dalam kolam budidaya tersebut. Selain itu bisa menyerap racun, meningkatkan oksigen serta mencegah pertumbuhan lumut pada kolam. Dan menambah nilai estetika kolam ikan saat melakukan budidaya ikan koi tersebut.

6. Siapkan Pakan Ikan Cupang Koi

Pakan ikan merupakan alat vital dan bagian yang sangat penting bagi pertumbuhan ikan dan budidayanya. Jenis pakan ikan yang berbeda juga disesuaikan dengan pertumbuhan ikan cupang antara anakan dan dewasa. Misalnya saja cupang koi dewasa diberi pakan berupa cacing kering kemasan dengan bentuk dadu.

Kemudian cara ternak ikan cupang koi yang masih anakan dengan memberikan pakan berupa pelet namun dalam porsi kecil. Membedakan pemberian makan bisa dengan melihat perkembangan secara umur ikan cupang tersebut. Sehingga jika pemberian makan bisa tepat, cupang koi akan sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

7. Ikan Cupang Koi Siap Panen

Yang menarik dari budidaya ikan cupang koi ini, panen bisa dilakukan kapan saja tidak mengenal musim. Sehingga penggemar ikan cupang koi bisa mendapatkan ikan tersebut kapan saja dengan berbagai varian. Biasanya ikan cupang koi yang ditawarkan mulai dari jenis remaja dengan rentang harga yang berbeda-beda tergantung jenis dan kualitas ikan.

Sudah bisa terlihat bagaimana menariknya bisa membudidayakan ikan koi cupang ini. Apalagi dari sisi kemudahan pemeliharaan dan bonus panen kapan saja bagi peternak ikan.

Continue Reading

Bisnis

Inilah Rincian Modal Usaha Barbershop, Untung Atau Buntung!

Barbershop bukanlah sesuatu yang asing, usaha ini seakan tak pernah lekang oleh waktu. Meningkatnya jasa potong rambut, hingga konsultasi gaya rambut semakin diminati banyak orang. Hal inilah yang menjadi salah satu pendorong ekonomi masyarakat di saat pandemic berkepanjangan seperti saat ini. Lalu sebenarnya berapa modal usaha barbershop dan adakah kiat atau tips tertentu untuk memulainya? Langsung saja, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Modal Usaha Barbershop

Hal Yang Patut Diperhatikan Sebelum Memulai Bisnis Barbershop

Dalam memulai sebuah usaha, tentu diperlukan perencanaan yang cukup matang. Agar usaha yang kelak dilakukan bisa berjalan dengan baik. Nah, sebagai pemula tentu bingung apa saja yang harus diperhatikan pada tahap awal ini. Adapun perihalnya adalah sebagai berikut :

1. Modal 

Modal menjadi satu hal yang wajib dipersiapkan. Dari sinilah nantinya usaha bisa dikerjakan. Modal sendiri bisa didapat melalui beberapa cara. Apabila kesulitan dalam memperoleh modal bisa mengajukan pinjaman pada bank. Tentu hal ini juga disesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan membayar nasabah. Hendaklah meminjam seperlunya saja agar tidak berat dalam penyelesaiannya.

2.Persiapkan Tempat Usaha

Hal lain yang umumnya harus dilakukan adalah mempersiapkan tempat untuk usaha nantinya. Diperlukan tempat dengan kualitas yang baik serta strategis untuk dijangkau pelanggan. Ukur kemampuan budget masing – masing apakah harus menyewa atau membeli lahan sendiri. Letak yang strategis memberikan dampak baik untuk perkembangan usaha kedepan. Harapannya bisa menjangkau customer lebih banyak.

3. Persiapkan Peralatan Yang Dibutuhkan

Hal selanjutnya mengenai peralatan dari usaha tersebut, dalam hal ini adalah potong rambut. Peralatan menjadi senjata utama dalam menjalankan usaha. Kualitas peralatan yang baik tentu bisa mendukung kenyaman dan mempengaruhi hasil akhirnya. Meski tidak dapat dipungkiri teknik dan skill adalah yang paling utama. Namun setidaknya peralatan yang baik akan memudahkan pemilik usaha.

4. Biaya Promosi

Tak bisa dipungkiri, promosi menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan sebuah usaha. Dewasa ini berbagai teknik promosi sudah sangat merajalela. Mulai dari promosi gratisan hingga promosi yang berbayar. Keduanya tentu memiliki dampak yang berbeda pada pertumbuhan setiap usaha. Persiapkan juga budget tambahan untuk mendorong usaha lewat promosi.

5. Biaya Operasional Di Waktu Mendatang

Perlu juga bagi seseorang yang berniat membuka usaha untuk memikirkan langkah selanjutnya dalam perjalanan usaha tersebut. Dalam hal ini perhitungan mengenai biaya operasional tentu sangat dibutuhkan. Mengingat hal ini cukup penting, seperti halnya memperhitungkan biaya, air, listrik, atau gaji karyawan jika memiliki karyawan tetap.

Rincian Modal Bisnis Barbershop

Nah, di pembahasan ini akan mulai bicara berapa modal usaha barbershop untuk pemula. Pada dasarnya rincian modal ini tidak bisa dijadikan panutan pasti mengenai besarnya modal usaha. Dikarenakan setiap peralatan memiliki harga yang cenderung berbeda di setiap tempat. Namun paling tidak hal ini bisa menjadi gambaran bagi yang ingin memulai jenis usaha barbershop. Adapun rinciannya sebagai berikut :

1. Membeli Peralatan Utama

Berikut ini adalah gambaran modal yang harus dikeluarkan bagi pemilik usaha untuk membeli peralatan utama untuk membuka usaha barbershop. Sesuaikan dengan modal yang dimiliki agar bisa mencakup semua peralatan yang dibutuhkan.

  • Mesin cukur 2 buah @ Rp.350.000 = Rp.700.000
  • Kursi barber 2 buah @ Rp.3.000.000 = Rp.6.000.000
  • Set meja dan kursi uk besar 2 buah @ Rp.1.500.000 = Rp.3.000.000
  • Gunting rambut 2 buah @ Rp.50.000 = Rp.100.000
  • Sisir rambut 2 buah @ Rp.10.000 =Rp.20.000
  • Gunting sasak 2 buah @ Rp.75.000 = Rp.150.000
  • Pisau cukur 2 buah @ Rp.15.000 = Rp.30.000
  • Silet cukur = Rp.45.000
  • Handuk kecil satu set = Rp.150.000
  • Apron penutup badan satu set isi 6 = Rp.195.000
  • Apron penutup badan untuk pelanggan isi 6 =260.000
  • Botol semprot barbershop 2 buah @ Rp.15.000 = Rp.30.000
  • Jepit rambut buaya besar dan kecil = Rp.25.000
  • Mangkok sabun 2 buah @ Rp.5.000 = Rp.10.000
  • Sikat bulu 2 buah @ Rp.25.000 = Rp. 50.000
  • Sapu set dan dustpan =Rp.50.000
  • Cermin lipat 2 buah @ Rp.15.000 = Rp.30.000

Sehingga bisa disimpulkan jika total rincian untuk peralatan barbershop adalah sebesar Rp. 10.845.000. Jumlah ini adalah akumulasi untuk 2 orang pekerja. Jika membutuhkan pekerja lebih, tentu harus mengeluarkan biaya lebih.

2. Biaya Tempat Usaha

Seperti yang telah disinggung di atas, mengenai biaya tempat usaha tergantung apakah akan membeli atau menyewa. Jika membeli tentu diperlukan biaya yang cukup mahal ya! Jadi disarankan untuk pemula menyewa tempat saja. Nah, menyewa tempat yang strategis seperti di pinggir jalan memiliki harga yang sedikit mahal. Untuk kisaran biaya pertahun untuk sewa kios sekitar 4 sampai 5 juta per tahun.

3. Kisaran Biaya Operasional

Yang terakhir adalah rincian biaya operasional untuk menjalankan usaha barbershop ini sendiri. Hal ini meliputi, biaya listrik perbulan sekitar Rp.200.000. Lalu biaya air Rp.150.000 gaji pekerja berkisar antara Rp.1.500.000 sampai Rp.3.000.000 dan biaya promosi sekitar Rp.500.000

Jadi biaya untuk modal usaha barbershop berkisar Rp.18.195.000 untuk kapasitas dua kursi cukur. Jumlah ini tentu bisa berubah tergantung banyak atau sedikit jumlah peralatan yang dibeli. Semoga ulasan ini memberikan wawasan baru untuk sobat di rumah yang ingin memulai usaha potong rambut.

Continue Reading

Peluang Usaha

Analisa Bisnis Minuman Thai Tea Dengan Modal Kecil Tapi Untung Besar

Thai Tea merupakan minuman yang dibuat dengan perpaduan teh hitam dan susu kental manis yang terasa nikmat ketika diminum saat cuaca panas. Di Indonesia, minuman Thai Tea populer di semua kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa. Kepopuleran ini membuat bisnis minuman Thai Tea menjadi bisnis yang menjanjikan khususnya bagi pemula.

Bisnis Minuman Thai Tea

Dengan modal yang kecil dan keuntungan besar, bisnis Thai Tea tentu layak untuk dipertimbangkan. Sebelum memulai bisnis ini, ada baiknya untuk membuat analisa usaha agar pelaku usaha mengetahui prospek ke depannya dan meminimalisir kerugian. Selain mengetahui prospek usaha, analisa usaha juga diperlukan untuk melihat kelayakan bisnis yang dijalankan.

Peluang Usaha

Peluang usaha merupakan hal yang harus terlebih dahulu diketahui dan dirancang oleh pelaku usaha sebelum memulai sebuah bisnis. Dengan merancang peluang usaha, pelaku usaha akan mengetahui keunggulan produk dan sasaran konsumen dari produk yang dijualnya. Misalnya, keunggulan Thai Tea yang dijual yaitu memiliki banyak varian rasa, mudah dibuat, dan biaya produksi rendah.

Analisa Ekonomi

Salah satu analisa ekonomi yang dapat dibuat sebelum memulai sebuah bisnis yaitu analisis SWOT. Analisis SWOT dari bisnis Thai Tea adalah sebagai berikut: banyak varian rasa (Strength) serta memiliki banyak pesaing dengan usaha sejenis (Weakness). Cakupan bisnis luas dan dapat diterima oleh semua kalangan (Opportunities) sehingga banyak yang tertarik membuka bisnis ini (Threat).

Anggaran Biaya

Analisa anggaran biaya merupakan analisa bisnis minuman Thai Tea untuk merinci pengeluaran yang diperlukan. Pengeluaran untuk peralatan penunjang yaitu kompor gas kecil Rp 200.000; booth Rp 1.000.000; blender Rp 300.000; dan peralatan meracik teh Rp 250.000. Apabila dijumlahkan, anggaran yang dihabiskan untuk peralatan penunjang bisnis Thai Tea yaitu sebesar Rp 1.750.000.

Biaya habis pakai terdiri dari susu Rp 375.000; bungkus Thai Tea Rp 1.500.000; perisa makanan Rp 250.000; serta air isi ulang Rp Rp 175.000.  Selain itu, diperlukan gelas dan sedotan sebesar Rp 450.000 sehingga total pengeluarannya menjadi Rp 2.750.000. Anggarkan pula biaya lain-lain untuk kebutuhan tak terduga, menyewa tempat, dan membayar air listrik sebesar Rp 1.500.000.

Perhitungan Harga Jual dan Besar Keuntungan

Harga Thai Tea yang akan dijual tentu perlu diperhitungkan agar bisa mendapatkan keuntungan yang sesuai dan meminimalisir kerugian. Misalkan keuntungan yang diinginkan dari setiap Thai Tea yang dijual sebesar 30%, maka Thai Tea tersebut harus dijual sebesar Rp 18.500/kemasan. Besarnya harga jual dapat dihitung dengan mengalikan persentase keuntungan yang diinginkan dengan total biaya per unit.

Besar keuntungan yang akan diperoleh pelaku usaha dengan menjual Thai Tea dengan harga Rp 18.500/kemasan yaitu sebesar Rp 4.300/kemasan. Apabila dapat menjual 300 kemasan Thai Tea setiap bulannya, maka keuntungan bersih yang didapat yaitu sebesar Rp 1.290.000. Untuk meningkatkan keuntungan penjualan, pelaku usaha harus menaikkan target penjualan setiap bulannya.

Kelayakan Usaha

Layak atau tidaknya suatu bisnis yang dijalankan dapat dihitung berdasarkan Benefit Cost (B/C) Ratio dengan membagi jumlah pendapatan dan total biaya produksi. Misalkan, jumlah pendapatan yang didapat dengan menjual 300 kemasan Thai Tea yaitu Rp 5.550.000 dan total biaya produksi per bulannya Rp 2.750.000. Maka B/C rationya sebesar 2,02 sehingga bisnis Thai Tea layak untuk dijalankan.

Demikianlah informasi mengenai analisa bisnis minuman Thai Tea yang dapat digunakan sebagai gambaran awal untuk merintis bisnis ini. Untuk menarik perhatian konsumen, sebaiknya Thai Tea yang dijual memiliki rasa yang berbeda dengan Thai Tea lain. Agar usaha yang dirintis dapat berkembang, pelaku usaha perlu memiliki target dan menghindari kerugian yang akan terjadi di masa yang akan datang.

Continue Reading

TOP STORIES