Connect with us

Bisnis

Apa Saja Tugas Bank Indonesia ? Berikut Ulasan Lengkapnya

Suatu negara tidak bisa lepas dengan adanya bank. Jenis-jenis bank juga sebetulnya ada macam-macam.

Salah satunya adalah bank sentral

Di Indonesia bank sentral ini dipegang oleh bank Indonesia sejak dulu hingga saat ini. Berikut apa saja tugas bank Indonesia, serta sejarah singkatnya.

Apa Itu Bank Sentral?

Jika dilihat dari Undang-undang nomor 10 tahun 1998, pengertian bank sendiri adalah suatu badan usaha yang tugasnya menghimpun dana dari masyarakat.

Dana tersebut berwujud simpanan yang akan disalurkan kembali pada masyarakat dalam bentuk kredit maupun bentuk lain.

Kalau secara umum, bank sentral dapat diartikan sebagai lembaga pelaksana kebijakan publik.

Semua kegiatan untuk melaksanakan kebijakan tersebut dilakukan melalui sektor perbankan yang bertujuan untuk mempengaruhi variabel ekonomi.

Hingga saat ini bank sentral ini diduduki oleh bank Indonesia. Sehingga Bank Indonesia pun punya beberapa tugas yang harus dilakukan, berbeda dengan bank lain.

Sejarah Bank Indonesia Yang Menjadi Bank Sentral

image: id.techinasia.com

Sudah sedikit disinggung pada penjelasan sebelumnya, jika posisi bank sentral hingga saat ini masih diduduki oleh Bank Indonesia.

Sehingga bank ini menjadi satu-satunya bank pelaksana bank sentral di Indonesia

Jika ditilik dari sejarah, dulu bank Indonesia tidak langsung punya nama tersebut.

Awalnya malah bernama ala-ala Belanda yaitu De Javanesche Bank atau disingkat DJB.

Bank ini dulu pertama didirikan oleh menteri hindia belanda, tepatnya pada 24 januari tahun 1982.

Namun sejak Indonesia merdeka, nama bank ini langsung dinasionalisasikan sehingga ganti menjadi Bank Indonesia disingkat BI dan menjadi bank sentral.

Bahkan sejarah mencatat, bank Indonesia pernah melakukan operasi bisnis komersial. Namun dari waktu ke waktu, operasinya makin lama dihentikan.

Dikembalikan lagi fungsi Bank Indonesia sesuai awal berdiri yaitu sebagai salah satu lembaga keuangan di Indonesia.

Macam-Macam Tugas Bank Indonesia

Faktanya bank Indonesia yang berperan sebagai bank sentral punya tujuan utama yaitu untuk memelihara kestabilan nilai rupiah.

Namun, agar tujuan tersebut bisa tercapai bank Indonesia juga perlu melakukan tugas utama mereka dengan baik. Berikut apa saja tugas bank Indonesia yang utama

Tugas Bank Indonesia Dalam Menetapkan Serta Melaksanakan Kebijakan Moneter

Pertama yaitu menetapkan serta melaksanakan kebijakan moneter. Kebijakan moneter ini dibuat bukan tanpa maksud dan tujuan.

Berikut apa saja manfaat pelaksanaan kebijakan moneter yang ditetapkan oleh bank Indonesia

Untuk Mengendalikan Jumlah Uang Yang Beredar Di Masyarakat

Hal ini sangat penting, karena akan berhubungan dengan tingkat peredaran harga barang di masyarakat.

Jika makin banyak uang yang beredar, tentu saja harga barang di pasaran akan naik. Sebaliknya jika uang yang beredar malah kurang, harga barang akan cenderung lebih murah sehingga bisa saja merugikan pedagang.

Untuk itu, peredaran uang harus selalu dipantau agat tetap stabil. Ini merupakan salah satu tugas yang harus dilaksanakan oleh bank sentral yang hingga kini dipegang oleh bank Indonesia.

Dapat Mendorong Pertumbuhan Perekonomian Nasional

Kebijakan moneter juga nyatanya dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Namun untuk mewujudkan hal tersebut, bank Indonesia perlu bekerja sama dengan pihak pemerintah.

Dengan begitu, kebijakan moneter yang diambil dapat sejalan. Tentu saja dengan kebijakan fiskal serta kebijakan ekonomi lainnya. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi nasional akan cepat terwujud.

Tugas Bank Indonesia Untuk Mengatur Dan Menjaga Kelancaran Sistem Pembayaran

Tugas dari bank Indonesia juga tidak lepas dari mengatur serta menjaga kelancaran sistem pembayaran.

Bahkan ini tertuang langsung dalam Undang-undang tepatnya nomor 23 tahun 1999 tentang bank Indonesia. Hal ini juga termasuk wewenang bank Indonesia yaitu sebagai berikut

  • Menjadi satu-satunya lembaga yang berwenang untuk mengeluarkan uang rupiah. Tidak hanya terbatas mengeluarkan uang saja namun bank Indonesia juga kewenangan untuk mengedarkannya. Termasuk juga untuk mencabut, menarik, atau bahkan memusnahkan uang dari peredaran di Indonesia.
  • Memberi persetujuan dan mengizinkan penyelenggaraan jasa sistem pembayaran. Hal ini terkait sistem transfer dana. Mulai dari yang bersifat kliring, maupun sistem pembayaran jenis lainnya seperti pembayaran dengan menggunakan kartu dan lain-lain.
  • Mewajibkan penyelenggara sistem pembayaran untuk memberikan semua informasi. Berikut terkait tentang laporan kegiatannya serta sekaligus menetapkan penggunaan alat apa yang digunakan dalam sistem pembayaran tersebut.

Di sisi lain, terkait tugasnya menjadi pengawas dalam sistem pembayaran, Bank Indonesia harus selalu menjamin keefisienan sistem pembayaran oleh masyarakat.

Tidak hanya efisien, masyarakat luas harus merasakan sistem pembayaran yang cepat, tepat , namun tetap aman.

Untuk menjalankan tugas pengawasan sistem pembayaran, BI akan memberikan izin operasional.

Tentu saja kepada pihak penyelenggara semua kegiatan yang berhubungan dengan sistem pembayaran.

Sistem pembayaran yang dimaksud disini mencakup baik tunai maupun non tunai. Selain itu Bank Indonesia juga memiliki tugas untuk melakukan pengawasan terhadap semua akses pada sistem pembayaran yang ada di masyarakat.

Tugas Bank Indonesia Dalam Mengatur Dan Mengawasi Perbankan

Selanjutnya adalah tugas bank sentral Indonesia yaitu untuk mengatur dan mengawasi perbankan. Dalam melaksanakan tugas ini pun bank Indonesia memiliki beberapa kewenangan.

Untuk lebih jelasnya berikut apa saja kewenangan bank Indonesia dalam melakukan tugas tersebut

Menetapkan Peraturan Dan Ketentuan Perbankan

Dalam melaksanakan tugas untuk mengatur serta mengawasi perbankan, bank Indonesia punya kewenangan untuk membuat peraturan perbankan.

Tentu harus terlebih dahulu menyisipkan prinsip kehati-hatian. Dengan begitu peraturan yang dibuat akan lebih efisien, tepat guna, dan tidak merugikan salah satu pihak.

Kewenangan Untuk Memberikan Sekaligus Mencabut Izin Kelembagaan Atau Kegiatan Perbankan

Hal ini berkaitan dengan bidang perizinan. Bahwa bank Indonesia dapat memberikan izin untuk membuka, maupun penutup kegiatan usaha perbankan.

Bahkan punya kewenangan untuk memindahkan kantor, memberikan persetujuan kepemilikan, serta kepengurusan bank. Termasuk juga memberikan bank untuk melaksanakan semua kegiatan usaha tertentu.

Baca Juga: Kupas Tuntas Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional

Melakukan Pengawasan Terhadap Bank

Dalam hal ini yang dimaksud adalah bank Indonesia dapat melakukan pengawasan baik langsung maupun tidak langsung.

Adapun pemeriksaan secara langsung yaitu seperti melakukan pemeriksaan secara berkala. Bisa juga dilakukan sewaktu-waktu secara mendadak bila suatu saat perlu dilakukan.

Sementara pengawasan tidak langsung, seperti misalnya melalui penelitian. Bisa juga dengan proses analisis, serta melakukan evaluasi terhadap laporan-laporan yang disajikan oleh bank.

Sekarang ini, berkaitan dengan tugas bank Indonesia dalam mengatur dan mengawasi perbankan, adalah berfokus pada pengawasan makroprudensial.

Jika ada yang belum terlalu familiar, kebijakan makroprudensial ini bertujuan untuk menjaga sistem keuangan di Indonesia agar selalu stabil.

Kebijakan ini nantinya dibuat untuk membatasi resiko dan biaya krisis sistemik.

Pembatasan resiko serta krisis sistemik ini diduga akan berpengaruh terhadap sistem keuangan keuangan. Yaitu akan semakin tetap seimbang dan stabil berjalan.

Itulah beberapa tugas bank Indonesia yang berkedudukan sebagai bank sentral di Indonesia.

Selain itu dibahas secara singkat juga tentang apa itu bank sentral dan sejarah bank Indonesia dulu sejak awal berdiri.

Bisa menjadi bahan pengetahuan agar lebih paham seputar bank Indonesia terutama apa saja tugasnya.

Header image: bi.go.id

Mendirikan situs income.id sebagai perwujudan pengabdian kepada bangsa dan negara indonesia melalui media yang informatif dan edukatif

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SDM

Contoh Job Description Pada Perusahaan, Lengkap !

contoh job description

Menurut Grensing & Pophal, job description adalah sebuah rekaman tertulis.

Isi dari rekaman tertulis tersebut adalah seputar tanggung jawab dari pekerjaan tertentu.

Bagi atasan job description ini cukup penting yaitu untuk mengoptimalkan peran serta tanggung jawab bawahan.

Jika masih bingung, simak beberapa contoh job description di bawah ini

1. Contoh Job Description Manajer Umum (General Manager)

ilustrasi manager umum via Pixabay

Orang yang menjabat sebagai manajer umum punya tanggung jawab atas semua keberlangsungan kegiatan perusahaan.

Mulai dari memimpin, mengatur, memberikan bimbingan serta arahan organisasi atau perusahaan.

Tentu saja kegiatan ini bertujuan agar perusahaan tersebut dapat mencapai prestasi yang tinggi. Baik dari segi memproduksi barang yang berkualitas maupun jaminan mutu tinggi.

2. Contoh Job Description Manajer Pabrik (Factory Manager)

Tugas utama dari seorang manajer pabrik tentu saja untuk mengatur sekaligus mengawasi jalannya produksi.

Termasuk juga mengambil tindakan untuk mendukung kelancaran proses produksi berlangsung.

Manajer pabrik juga umumnya membawahi bagian-bagian lain seperti

  • Supervisor Produksi (Production Supervisor), yang tugas utamanya adalah melakukan penyempurnaan organisasi, prosedur, dan segala sistem guna. Tindakan ini dilakukan dalam upaya pencapaian yang sempurna dalam setiap aspek. Tugas lainnya juga menyangkut penyediaan kebutuhan baik sarana maupun fasilitas kerja yang sesuai dengan persyaratan.
  • Manajer Teknik (Manajer Technical), yang bertugas untuk membuat perencanaan, sekaligus mengkoordinasikan juga mengendalikan kegiatan teknik. Dengan begitu aktivitas operasional dapat berjalan lancar. Perencanaan yang dibuat juga harus selaras dengan tujuan organisasi. Manajer teknik juga berperan untuk melakukan perawatan serta perbaikan mesin.
  • Manajer Gudang (Warehouse Manager), yang bertugas untuk melakukan perencanaan serta mengendalikan kegiatan pergudangan. Selain itu mereka juga berperan untuk menerapkan prosedur kerja, sekaligus menjaga aset perusahaan baik tetap maupun tidak tetap.
  • Supervisor PPIC, yang tugasnya adalah membuat perencanaan jadwal produksi serta mengendalikan stok bahan baku. Termasuk juga mengatur jadwal kedatangan bahan baku, serta membuat jadwal produksi.

3. Contoh Job Description Manajer Pengembangan Dan Pengawasan Mutu Produk (PDQC)

image: Pixabay

Seorang manajer PDQC memiliki tugas untuk memeriksa bahan baku, tambahan, barang jadi, bahkan pengemas.

Mereka juga bertanggung jawab mengendalikan kegiatan departemennya.

Selain itu mereka juga harus melakukan penilaian pada semua staff kerja.

Manajer PDQC juga umumnya membawahi beberapa tenaga lain yaitu

  • Supervisor Pengawasan Mutu Proses, yang tugasnya membantu manajer PDQC untuk mengendalikan mutu proses produksi. Mereka juga berwenang untuk melakukan perbaikan mutu serta costing semua peralatan untuk kebutuhan analisis.
  • Supervisor Pengawasan Mutu Bahan Baku/Produk Jadi, yang tugasnya adalah melakukan pengawasan secara langsung terhadap proses incoming dan Outgoing Quality Control. Selain itu mereka juga tutur memantau, mengevaluasi standart mutu yang sebelumnya telah ditetapkan.

Baca Juga: Tips dan Kriteria Pemimpin yang Baik

4. Contoh Job Description Manajer Keuangan

Dalam organisasi atau perusahaan bagian ini juga sering disebut finance and accounting manager.

Tentu saja tugas mereka berfokus untuk mengatur perputaran arus uang organisasi.

Berikut apa saja tugas yang harus dilakukan oleh seorang manjer keuangan

  • Manajer keuangan bertugas untuk melakukan perencanaan keuangan. Hal tersebut mencakup dengan menyiapkan budget serta melakukan planning. Semuanya dilakukan sebagai langkah untuk menentukan tujuan organisasi yang harus tercapai.
  • Memonitor segala kegiatan operasional yang masih dalam ruang lingkup financial atau berhubungan dengan keuangan.
  • Seorang manajer keuangan juga bertugas untuk menandatangani segala instrumen bank. Diantaranya cek, transfer bank, dan lain sebagainya. Namun tetap sesuai batasan yang ditetapkan organisasi atau perusahaan.
  • Melakukan verifikasi pada semua transaksi pengeluaran biaya. Termasuk juga pembelian aset atau penggunaan dana lainnya. Meskipun harus tetap selaras dengan segala batasan yang dibuat oleh organisasi atau perusahaan.
  • Menetapkan pelaksanaan sistem atau prosedur yang berkaitan dengan financial atau keuangan.

5. Contoh Job Description Manajer Personalia

Manajer Personalia via pixabay

Dalam sebuah organisasi atau perusahaan ada juga bagian personalia.

Bagian ini dikepalai oleh seorang manajer personalia. Adapun tugas dari manajer personalia yaitu

  • Melakukan perencanaan, mengkoordinir sekaligus melakukan pengarahan kegiatan yang berhubungan dengan kepersonaliaan. Diantaranya hubungan industrial, terkait administrasi kepegawaian, kehumasan, untuk pelayanan umum, serta membantu pencapaian tujuan jangka panjang maupun pendek organisasi.
  • Menciptakan suatu hubungan industrial agar selalu senantiasa harmonis. Hal ini demi mewujudkan ketenangan dalam wilayah industrial, baik untuk ketenangan kerja maupun usaha yang berlangsung di perusahaan.
  • Ikut menyelenggarakan syarat sekaligus kondisi kerja. Hal ini dalam rangka upaya mewujudkan hak dan kewajiban para karyawan dan administrasi. Dengan begitu akan tercipta produkstivitas kerja yang optimal.
  • Memberikan pelayanan serta dukungan untuk semua pihak berkepentingan. Hal ini dilakukan agar tercipta suatu standar kerja yang optimal.
  • Membuat suatu analisa perkembangan organisasi, yang harus dibuat secara berkala.
  • Aktif dalam kegiatan yang berhubungan dengan langkah pengembangan mutu/ TQM
  • Ikut serta dalam program HACCP atau Hazard Analysis Critical Control Point.

6. Contoh Job Description Manajer Pemasaran

Demi kelancaran penjualan produk, tentunya perusahaan akan gencar melakukan pemasaran.

Langkah ini diambil supaya barang yang diproduksi agar semakin diketahui oleh masyarakat.

Perusahaan menyerahkan tugas ini pada a pemasaran. Berikut apa saja detail deskripsi pekerjaan seorang manajer pemasaran

  • Mengkoordinir serta mengawasi distribusi produk perusahaan ke daerah pemasaran.
  • Mereka juga bertugas langsung untuk melakukan penjualan. Sekaligus juga mengatur permintaan produk oleh konsumen.
  • Mempersiapkan rencana penjualan produk. Tugas ini juga mencakup rencana permintaan produk oleh konsumen.
  • Bertanggung jawab untuk melakukan promosi produk perusahaan. Tugas ini juga mencakup membuat perencanaan sistem promosi. Selain itu juga membuat rancangan promosi yang tepat guna. Misalnya agar tepat sasaran sehingga tidak malah membuat kerugian perusahaan.
  • Tidak hanya mempersiapkan rencana penjualan produk, manajer pemasaran juga bertugas untuk membuat rencana penjualan. Berikut juga membuat rencana permintaan produk.

7. Contoh Job Description Purchasing Office

image: Pixabay

Organisasi misalnya sebuah perusahaan juga pasti punya bagian pembelian atau devisi purchasing office.

Sama dengan devisi lain, bagian pembelian juga punya tugas sendiri yang mendukung kemajuan perusahaan. Berikut apa saja tugas dari devisi pembelian

  • Membuat, menetapkan, sekaligus memelihara prosedur pembelian. Hal ini patut dilakukan supaya aktivitas pembelian dapat dipantau dan dikendalikan sehingga dapat berjalan sebagaimana mestinya.
  • Pihak yang bertugas dalam pengesahan dokumen pembelian sebelum dokumen harus diserahkan kembali ke pemasok.
  • Memilih siapa saja yang terbaik menjadi pemasok perusahaan.
  • Mengevaluasi pemasok yang telah bekerja sama dengan perusahaan. Nanti setelah dievaluasi, mereka juga berhak untuk tetap menggunakan pemasok tersebut atau memutuskan untuk menggantinya dengan pemasok lain.

Itulah beberapa contoh job description. Jadi di sebuah organisasi misalnya perusahaan tentu semua pihak punya job descripsi masing-masing.

Bisa dibuat bahan pembelajaran bagi yang belum terlalu paham contoh dari job description.

Header Image: Pixabay

Continue Reading

Investasi

Cara Menabung Saham ? Gampang Banget

cara menabung saham

Sebagian orang mungkin masih ragu untuk memulai menabung saham karena tidak begitu tahu caranya.

Menurut situs BEI yaitu yuknabungsaham.idx.co.id cara menabung saham sama dengan memulai investasi lainnya.

Agar lebih jelas simak saja pada penjelasan di bawah ini

Langkah-langkah Mudah Cara Menabung Saham

pasar modal adalah
image: IDX

Menabung saham memang kedengarannya agak susah.

Namun, jika dijalani sebenarnya sangat mudah untuk memulai investasi ini.

Jika penasaran bagaimana cara berinvestasi dengan menabung saham, perhatikan langkah-langkahnya berikut ini

1. Memilih Perusahaan Sekuritas

Cara menabung saham pertama adalah pilih dulu perusahaan sekuritas yang sudah terafiliasi dengan yuknabungsaham (YNS) dari BEI.

Jika masih bingung perusahaan apa saja yang sudah resmi menjadi partner dari YNS kunjungi saja di yuknabungsaham.idx.co.id/perusahaan-sekuritas.

Hal ini karena perusahaan yang terdaftar di BEI tentu lebih aman untuk diajak bertransaksi.

Proses pendaftaran memang bisa dilakukan secara online.

Namun, akan lebih nyaman jika memilih perusahaan sekuritas yang lokasinya mudah dijangkau. Misalnya lebih dekat dengan rumah atau tempat kerja.

Hal tersebut tentu saja akan memudahkan kepengurusan nanti. Jika seandainya sewaktu-waktu ada yang harus diselesaikan terkait pembelian saham.

2. Cara Menabung Saham dengan Lebih Dahulu Membuka Rekening Saham

Selanjutnya lakukan pembukaan rekening dahulu, sama dengan saat menabung di bank konvensional.

Namun namanya menjadi rekening efek atau rekening saham.

Pembukaan rekening ini dilakukan di perusahaan sekuritas yang tadi telah dipilih.

Prosesnya bisa secara online, namun sebelumnya persiapkan dulu beberapa dokumen yang memang harus disediakan yaitu

  • Dokumen identitas diri berupa KTP atau passport
  • Dokumen berupa kartu NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • Fotokopi Buku Tabungan
  • Fotokopi KK atau Kartu Keluarga
  • Materai senilai 6 ribu

3. Menentukan Nominal Dana Yang Disisihkan Untuk Menabung Saham

Jika ikut program YNS, bisa langsung memulai investasi saham dengan nilai nominal paling minim.

Tidak perlu khawatir bagi yang masih pemula dalam hal saham.

Mulailah dengan membeli harga terkecil misalnya 100 ribu rupiah saja. Inilah keuntungan dari program YNS yang bisa dinikmati oleh calon pembeli saham.

Tak khayal program ini sangat cocok dicoba bagi para pemula.

Bahkan mahasiswa pun sebenarnya sudah bisa langsung mencoba investasi ini.

Apalagi orang-orang yang masih terhitung masih berpenghasilan kecil. Tidak perlu ragu lagi untuk mencobanya.

4. Cara Menabung Saham Dengan Menentukan Saham Yang Ingin Ditabung

BEI akan memberikan kebebasan untuk membeli saham sesuai selera.

Pembeli dapat dengan leluasa memilih berapa jumlah nominal saham yang ingin dimiliki.

Sebagai seorang pemula, pasti masih bingung. Saat itu, gunakan saja fasilitas konsultasi dengan broker kira-kira saham mana yang cocok untuk dipilih.

Bisa juga dengan menanyakan pada perusahaan sekuritas seperti emitten.

Jika memungkinkan lihat saja daftar saham online. Data-datanya sudah disajikan semua secara lengkap pada situs BEI.

5. Cara Menabung Saham Dengan Setor Dana Secara Rutin

Selanjutnya adalah lakukan setor dana atau top up secara rutin. Tentu saja pada rekening saham yang tadi sudah dibuat.

Tujuan setor dana ini adalah untuk mendukung proses pembelian saham.

Supaya jumlah saham nanti bisa terus bertambah, tentu saja perlu rutin menyetorkan dana setiap bulannya.

Bisa dikatakan rutin setor dana adalah kunci sukses jika ingin memiliki tabungan saham dengan nilai yang besar.

Dana yang setiap bulannya disetor ini akan dipergunakan untuk keperluan pembelian saham di bursa efek.

6. Unduh Aplikasi Pembelian Saham

Setelah itu, silahkan unduh aplikasi sesuai perusahaan sekuritas yang tadi dipilih untuk membuka rekening.

Aplikasi ini akan memudahkan saat melakukan pengecekan pergerakan saham.

Aplikasi tersebut juga akan memberikan kemudahan akses bagi para pemilik rekening saham.

Jadi nantinya pergerakan saham dapat dipantau dengan mudah melalui smartphone atau komputer.

Semua tergantung selera pemilik rekening saham.

Jika mau lebih praktis sebaiknya pilih lewat smartphone.

Jadi saat memantau pergerakan saham menjadi lebih mudah dan bisa dilakukan dimana pun dan kapan pun.

7. Membeli Saham

Jangan khawatir, membeli saham itu sangat mudah dilakukan.

Tadi kita sudah menetapkan berapa saham yang ingin dibeli.

Selanjutnya tinggal klik buy.

Jangan lupa masukkan jumlah pembelian. Minimal harus 1 lot atau jumlahnya 100 lembar.

Untuk informasi, transaksi jual beli saham ini sudah ditentukan waktunya. Jadi tidak bisa sembarangan membeli.

Seperti pasar pada umumnya, ada sistem jam buka serta tutup.

Hari senin hingga jumat, bursa saham sudah mulai dibuka mulai pukul 09.00 WIB hingga berakhir jam 12.00 WIB.

Setelah itu akan dibuka lagi mulai jam 13.30 WIB sampai pukul 16.15 WIB. Pastikan untuk melakukan transaksi jual beli hanya pada jam-jam berikut.

Cara Menabung Saham Dengan Memahami Triknya

image: Pixabay

Terutama bagi seorang pemula, sangat diperlukan trik khusus agar setidaknya tidak merugi.

Meskipun begitu jangan keburu khawatir bahwa investasi saham akan sangat sulit.

Apa saja triknya?, simak uraian selengkapnya berikut ini

Jangan Buru-buru Panik Saat Saham Yang Ditabung Mengalami Turun Harga

Bagi pemilik tabungan saham apalagi yang baru pemula, sangat dianjurkan untuk jangan terlalu panik saat saham koleksinya mengalami turun harga.

Menurut seorang analisis saham, Hendra Sihombing menyatakan hal yang paling penting untuk diingat oleh investor pemula adalah 1 hal. Bahwa saham adalah investasi jangka panjang.

Jadi menurutnya ideal saham akan baru menunjukkan keuntungan adalah setelah berjalan 3 tahun.

Maka sebelum tahun ketiga saham belum terlihat memberikan keuntungan malah harga makin merosot sebaiknya tidak perlu khawatir berlebihan.

Tidak Perlu Terlalu Berkecil Hati Hanya Memiliki Modal Kecil

Bagi pemilik modal kecil tidak perlu malu untuk mulai berinvestasi saham. Bahkan untuk pemula sudah bisa membeli saham kelas menengah. Pilih saja yang sekiranya harganya terjangkau dan bisa terbeli.

Misalnya seperti saham PT Telkom Tbk.

Harga rata-rata saham mereka cukup terjangkau. Ada di kisaran 3 rupiah per lembar saham. Jika dihitung kira-kira harganya 300 ribu rupiah per 1 lot.

Baca Juga: Pasar Modal Adalah: Pengertian, Sistem dan Manfaat Pasar Modal

Hindari Trading Saham

Terutama bagi yang masih pemula, sangat tidak disarankan untuk langsung terjun ke dunia trading saham.

Trading saham bisa diartikan kegiatan memperjualbelikan koleksi saham yang dimiliki.

Hal ini karena tahapan dari trading ini cukup rumit.

Para pelaku trading ini yaitu dari kalangan senior.

Mereka yang sudah paham betul tentang seluk beluk dunia saham.

Artinya mereka lebih berpengalaman dari pemula.

Itulah tadi telah dijelaskan tentang beberapa langkah dari cara menabung saham.

Sekarang mulailah untuk berinvestasi dengan menabung saham dari sekarang.

Pastikan saja perusahaan sekuritas yang diajak kerjasama sudah terdaftar di BEI dan OJK. Bentuk investasi ini dijamin aman (Asal bukan Trading) dan tidak harus memiliki banyak modal pastinya.

Continue Reading

Bisnis

Bahas Tuntas Perbedaan CV dan PT

perbedaan cv dan pt

Legalitas memang harus didahulukan sebelum mendirikan suatu bisnis, maka dari itu menjadi penting untuk mengerti dulu setiap detailnya.

Baik itu usaha dalam bentuk PT atau CV, semua punya kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Bagi yang belum tahu perbedaan keduanya, simak uraian Perbedaan CV dan PT berikut ini.

1. Perbedaan CV dan PT Dari Bentuk Dan Dasar Hukumnya

image: pixabay

Perbedaan dari CV dan PT yang pertama bisa dilihat dari bentuk serta dasar hukumnya. Jika dilihat dari bentuk yaitu sesuai dengan ukuran usahanya. Berikut uraian selengkapnya

PT (Perseroan Terbatas)

PT termasuk jenis badan usaha yang berbadan hukum. Maka dari itu pendiriannya harus sesuai dengan peraturan perundangan resmi yaitu UU No.40 tahun 2007.

Pasal ini lah yang mengatur cukup lengkap tentang perseroan terbatas.

PT termasuk legalitas usaha yang paling banyak digunakan di Indonesia.

Hal ini disebabkan jenis usaha PT dapat digunakan dalam beragam usaha. Baik usaha skala kecil, usaha kelas menengah, maupun usaha skala besar sekalipun.

CV (Perseroan Komanditer)

Lain halnya dengan PT, CV termasuk bentuk usaha yang tidak berbadan hukum.

Hal tersebut karena pendiriannya tidak diatur oleh peraturan tertentu.

Bentuk usaha seperti CV banyak digunakan kalangan usaha kecil menengah atau yang lebih familiar disebut UKM.

2. Perbedaan CV dan PT Dilihat Dari Ketentuan Pendirian

image: Pixabay

Sebuah bentuk usaha tidak bisa lepas dari para pendirinya. Baik CV maupun PT punya perbedaan dalam hal pelaku pendirinya. Simak perbedaannya berikut

  • PT (Perseroan Terbatas). Bisa disebut PT jika sebuah usaha didirikan oleh minimal 2 orang. Ketentuannya keduanya harus merupakan Warga Negara Indonesia. Namun jika dilihat dari peraturan penanaman modal asing, WNA masih diperbolehkan untuk bergabung menjadi salah satu pendiri.
  • CV (Perseroan Komanditer), sementara di CV sama sekali tidak memperbolehkan WNA menjadi pendirinya. Namun jumlah pendirinya tetap harus minimal 2 orang yang pasti dari kalangan WNI.

3. Perbedaan CV dan PT Dari Pemberian Nama Perusahaan

image: Pixabay

Untuk pemberian nama perusahaan PT maupun CV juga punya perbedaan.

Keduanya punya perbedaan pembuatan nama yang salah satunya sudah diatur dalam undang-undang.

Berikut informasi perbedaan keduanya jika dilihat dari pemberian nama perusahaan

PT (Perseroan Terbatas)

Pemberian nama sebuah perusahaan perseroan terbatas sudah ada ketentuannya. Ketentuan tersebut adalah berdasarkan pasal 16 UU No. 40 tahun 2007. Berikut apa saja dasar pemberian nama perusahaan perseroan terbatas

  • Harus didahului dengan frasa “perseroan terbatas”. Boleh disingkat PT, jadi misalnya PT. Kutai Kartanegara
  • Pemberian nama juga tidak boleh sampai mirip atau bahkan sama dengan nama “PT” lainnya. Dimana “PT” tersebut wilayah berdirinya masih di Indonesia. Hal ini sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 26 tahun 1998.

CV (Perseroan Komanditer)

Berbeda dengan pemberian nama perusahaan perseroan terbatas atau PT, yang diatur secara langsung oleh undang-undang.

Pemberian nama untuk CV tidak ada peraturan yang mengikat secara khusus.

Jadi bila seandainya terjadi perbedaan nama antara CV satu dengan yan lainnya itu bukan menjadi masalah.

4. Perbedaan CV dan PT Dipandang Dari Modal Perusahaan

image: Pixabay

Sebuah perusahaan tidak akan bisa lepas dari modal. Salah satu komponen ini sangat vital, karena tidak ada modal perusahaan tidak akan bisa berjalan.

Lalu apa perbedaan antara cv dan pt terkait modal yang dimiliki perusahaan, simak penjelasannya berikut ini

PT (Perseroan Terbatas)

Dalam hal modal perusahaan untuk perseroan terbatas sudah ada yang mengatur. Peraturan tentang modal PT secara jelas tertulis pada UU No. 40 tahun 2007. Berikut ketentuan modal PT yang berlaku

  • Sebagai modal dasar PT harus memiliki jumlah minimal 50 juta rupiah. Pengecualian jika ada ketentuan lain yang diatur undang-undang tentang pelaksanaan kegiatan perusahaan tersebut. Khususnya masih di wilayah Indonesia.
  • Sebesar 25 % dari modal dasar tersebut, artinya sekitar 12,5 juta rupiah harus sudah disetor oleh para pendiri PT. Selanjutnya para pendiri ini disebut sebagai pemegang saham perseroan.

CV (Perseroan Komanditer)

Jika di perseroan terbatas modal diatur oleh undang-undang, berbeda dengan CV.

Tidak ada peraturan khusus menyangkut modal perusahaan.

Jadi besarnya modal dasar disetorkan pendiri dengan jumlah nominal bebas. Namun hal ini berefek pada poin-poin tertentu seperti

  • Sistem kepemilikan saham pada perseroan komanditer tidak ada. Tidak seperti pada perusahaan perseroan terbatas.
  • Oleh karena besarnya modal awal CV tidak ditentukan, menyebabkan pencatatan setoran modal dilakukan sendiri oleh pendiri. Masalah bukti penyetoran modal yang dilakukan sekutu pasif atau aktif diatur dalam perjanjian khusus. Tentunya yang sudah disepakati oleh pihak-pihak terkait sebelumnya. 

5. Perbedaan CV dan PT Dilihat Kepengurusan

image: Pixabay

Selain pendiri, dalam sebuah perusahaan juga perlu pengurus yang sekaligus bertindak sebagai pengelola.

Baik CV maupun PT berbeda dalam hal kepengurusan operasional perusahaan. Simak penjelasan singkat perbedaan keduanya berikut ini

PT (Perseroan Terbatas)

Dalam perusahaan perseroan terbatas, pengurus minimal terdiri dari 2 orang.

Satu bertindak sebagai direksi, pihak yang lain menjadi komisaris.

Namun beda lagi untuk perusahaan perseroan terbuka.

Perseroan terbuka mewajibkan jumlah anggota direksi minimal 2 orang.

Namun ada ditemukan kasus dimana direksi dan komisaris ada lebih dari 2 orang.

Maka dalam situasi ini salah satunya bisa diangkat menjadi direktur utama dan komisaris utama.

Satu hal lagi bahwa pada PT pengurus perusahaan bisa sekaligus menjadi pemegang saham, kecuali sejak awal sudah ada pengaturan khusus.

Baik waktu pengangkatan dan pemberhentian pengurus PT ditentukan saat RUPS.

CV (Perseroan Komanditer)

Berbeda pada PT yang diurus oleh minimal 2 orang, satu sebagai direktur dan komisaris. CV juga diurus oleh minimal 2 orang.

Namun, namanya berbeda. Ada yang bertindak sebagai persero aktif. Sementara lainnya berkedudukan sebagai pesero pasif.  

6. Perbedaan CV dan PT Berdasarkan Proses Pendirian Serta Akta Pendirian

image: Pixabay

Perusahaan bisa berdiri tentu melalui serangkaian proses. Baik itu CV maupun PT punya perbedaan tentang proses pendiriannya.

Baca juga: Daftar Perusahaan Terbesar di Indonesia Tahun ini

Begitu juga punya perbedaan tentang akta pendiriannya. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini

  • Perseoran Terbatas sampai akhirnya bisa berdiri perlu waktu yang cukup lama. Mengapa prosesnya lama? Hal ini karena pengesahannya harus mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan HAM RI. Prosedurnya juga memakan waktu yang cukup panjang. Efeknya adalah biaya pendirian suatu PT akan jauh lebih besar.
  • CV (Perseroan Komanditer) lebih memakan waktu singkat hingga akhirnya bisa resmi berdiri. Hal ini disebabkan karena tidak perlu pengesahan khusus dari pihak tertentu. Sehingga biaya pendirian CV juga lebih terjangkau.

Itulah beberapa perbedaan cv dan pt. Bagi yang ingin mendirikan perusahaan pahami dulu masing-masing jenis usaha berikut. Uraian di atas bisa menjadi salah satu pedoman pembelajaran.

Continue Reading

TOP STORIES