Connect with us

Finansial

Cara Membeli Saham Antam Agar Tidak Salah Dalam Berinvestasi

Emas merupakan salah satu alat tukar menukar yang masih bisa digunakan hingga sekarang. Selain sebagai alat tukar, emas juga bisa digunakan sebagai investasi khususnya pada saham Antam yang lebih menguntungkan. Sayangnya, masih banyak orang yang belum tahu cara membeli saham Antam. Oleh sebab itu, simak pembahasannya berikut ini.

Cara Membeli Saham Antam

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa saham Antam memang cara berinvestasi emas yang cukup menguntungkan. Namun, hal tersebut tidak berarti terhindar dari resiko kerugian. Resiko seperti harga saham yang turun dan sebagainya masih tetap menjadi momok menakutkan bagi beberapa orang. Namun tentu saja, apabila harga saham ini naik, keuntungan akan dimiliki.

Sebenarnya, ada banyak cara untuk membeli saham Antam ini diberbagai platform yang tersedia. Pada pembahasan kali ini PT Aneka Tambang (Persero) akan menjadi platform yang dipilih. Alasan yang membuat PT Aneka Tambang dipilih untuk membeli saham Antam adalah karena lebih terpercaya dengan nama besar yang sudah dikenal banyak orang.

1. Masuk ke software online pada menu trading

Langkah pertama untuk membeli saham Antam adalah dengan login ke akun software online yang sudah terdaftar melalui kantor sekuritas atau melalui online. Jika belum memiliki akun saham, maka harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. Mendaftar akun saham dapat dilakukan melalui kantor sekuritas terdekat di daerah masing-masing atau dengan membuka akun secara online.

2. Mengatur Pembelian Saham

Setelah mendaftar akun saham dan masuk ke software online. Cara membeli saham Antam selanjutnya yaitu masuk ke software trading dan pilih menu Trade pada aplikasi untuk membeli saham Antam. Disini akan tampil ikon buy pada area kiri. Klik ikon buy tersebut atau bisa juga dengan menekan keyboard Alt + F2.

Pada tampilan selanjutnya, akan ada bagian New Order. Disinilah pembelian saham Antam dilakukan. Sebelum membeli saham Antam, perhatikan symbol pada menu tersebut. Jika ingin membeli saham Antam, pilih kode saham Antam dari perusahaan yaitu ANTM (pasar reguler/RG). Ketika kode ANTM dipilih, akan terlihat tampilan dari transaksi bid offer dari harga saham.

Kemudian, lihat pada menu Price dan Lots dibagian bawah tengah. Price (harga) dan Lots (lot) ini digunakan untuk mengatur seberapa banyak saham yang akan dibeli sesuai dengan keinginan awal. Perlu diketahui, minimal pembelian adalah satu lot dengan kelipatannya. Satu lot disini sama dengan 100 lembar saham yang akan dibeli.

Sedangkan untuk harga saham akan menyesuaikan bid offer yang tertera pada bagian tengah dari menu. Biasanya bid offer atau harga sekarang ini memiliki warna hijau di sebelah kanan. Harga saham akan menyesuaikan nilai terakhir dari offer tersebut. Harga ini akan mempengaruhi berapa banyak uang yang harus dikeluarkan untuk membeli saham Antam.

Rumus uang yang dikeluarkan untuk membeli saham Antam adalah nilai saham dikali jumlah lot dikali 100 lembar. Sebagai contoh, jika saham Antam yang akan dibeli sebanyak 10 lot dengan harga terakhir adalah Rp 560, maka uang yang harus dikeluarkan sebesar Rp560 x 10 lot x 100 lembar atau sama dengan Rp560.000 ditambah fee beli yang harus dibayar. Setelah yakin untuk membeli saham, silahkan tekan buy dan saham Antam telah dibeli.

3. Menganalisa Grafik Saham Antam Sekarang

Ada hal lain yang penting untuk diketahui jika berminat untuk membeli saham Antam. Salah satunya adalah mengetahui grafik dari saham Antam itu sendiri. Grafik saham Antam dapat dilihat melalui software online trading yang tersedia. Melakukan analisa mendalam pada produk saham satu ini akan menambah keuntungan yang akan diperoleh dikemudian hari.

Menganalisa grafik saham juga menentukan keputusan-keputusan tertentu. Untuk yang ingin membeli saham, grafik ini berguna untuk mengetahui kemungkinan naik atau turunnya harga saham. Biasanya, saham Antam lebih baik dibeli pada saat harga sedang turun agar bisa dijual pada saat harga naik.

Jika ingin menjual saham Antam yang dimiliki, perhatikan pula posisi harga saham apakah sudah memenuhi atau lebih tinggi dari harga awal pada saat membeli saham. Tentu saja sangat disarankan untuk mempertahankan saham apabila harga masih sama atau bahkan lebih rendah dari harga awal. Hal ini untuk menghindari kerugian dari menjual saham.

Perlu diingat bahwa harga saham ini akan berubah seiring waktu dan memiliki kemungkinan naik turun. Untuk mereka yang masih pemula sebaiknya mempelajari terlebih dahulu kapan waktu yang tepat untuk membeli saham dan kapan waktu yang tepat untuk menjual saham.

Demikian informasi seputar cara membeli saham Antam. Berinvestasi emas dengan saham Antam tentu saja memiliki kemungkinan mendapat keuntungan yang besar. Namun, perlu perhatian dan pemahaman khusus dalam menentukan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual saham Antam ini agar mendapat profit yang maksimal. Semoga pembahasan ini bermanfaat. Sekian dan terimakasih.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Investasi

Mengenal Apa Itu Sukuk Ritel Dan Bagaimana Cara Investasinya

Salah satu bentuk dari surat berharga syariah negara yang dikeluarkan oleh pihak pemerintah Republik Indonesia adalah sukuk ritel. Dimana pihak pemerintah Republik Indonesia yang dimaksud di sini adalah pihak Kementerian Keuangan. Bagi orang yang gemar melakukan kegiatan investasi sebaiknya pahami terlebih dahulu apa itu sukuk ritel dengan baik. 

Surat berharga syariah negara atau yang sering disebut dengan sukuk ini biasanya dijual melalui seorang agen. Terhadap target pembeli yang tergolong dalam kategori perseorangan atau individu. Yang bertempat pada pasar perdana dalam negeri dimana pasar yang dimaksudkan telah memiliki komitmen kepada pemerintah. Untuk menjadi seorang agen dalam menjalankan penjualan sukuk ritel diperlukan beberapa persyaratan secara umum. 

Diantaranya telah terbagi menjadi beberapa agen dasar seperti agen konsultan hukum dan juga agen penjualan. Masing masing agen tersebut harus memenuhi kualifikasi dalam bidang yang dinaunginya. Misalnya seperti agen konsultan hukum yang diharuskan untuk mempunyai rekan yang telah terdaftar menjadi anggota dari profesi penunjang pasar modal. Berikut pengertian dari sukuk ritel yang perlu diketahui:

Mengenal Sukuk Ritel

Sukuk ritel sendiri merupakan sebuah surat berharga syariah negara yang telah dikeluarkan oleh pihak pemerintah. Dimana pihak pemerintah di sini yang dimaksudkan adalah pihak dari Kementerian Keuangan Negara Republik Indonesia. Pemasaran atau penjualan yang dijalankan tidak dilakukan oleh orang sembarangan. Pasalnya orang yang akan menjadi agen dari sukuk ritel harus memenuhi kualifikasi persyaratan yang telah ditetapkan. 

Sebagai upaya mengetahui apa itu sukuk ritel lebih dalam, terdapat dua jenis agen yang dapat bekerja sama dalam menjalankan penjualan produk sukuk ritel. Diantaranya meliputi agen penjualan itu sendiri dan juga agen konsultan hukum. Untuk agen penjualan diharuskan untuk memiliki pengalaman dalam hal penjualan hasil produk dari keuangan syariah. Selain itu juga harus mempunyai komitmen kepada pihak pemerintah untuk melakukan perkembangan terhadap pasar sukuk itu sendiri. 

Sedangkan untuk agen konsultan hukum juga memiliki beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Diantaranya meliputi seorang konsultan hukum. Selain itu juga harus mempunyai rekan kerja atau rekan lainnya yang masih mempunyai hubungan dengan sukuk.

Dengan dibuktikan bahwa rekan tersebut telah terdaftar menjadi Profesi Penunjang Pasar Modal pada Bapepam-LK. Serta calon agen konsultan hukum juga harus memiliki pengalaman untuk menerbitkan sebuah sukuk maupun produk keuangan syariah. Upaya untuk mengetahui apa itu sukuk ritel selanjutnya bisa dilihat melalui seri yang dimiliki. 

Seri Dalam Sukuk Ritel

Dalam sukuk ritel sendiri terdapat banyak seri yang dapat menjadi jembatan untuk mengetahui apa itu sukuk ritel lebih banyak. Ada seri 001 dengan menawarkan imbalan per tahunnya mencapai 12,00%. Seri ini mempunyai jumlah agen bank sebanyak 5 unit dan juga 8 unit perusahaan efek. 

kemudian ada juga seri 002 yang menawarkan imbalan per tahun sebanyak 8,70%. Dengan jumlah bank 10 unit serta 8 unit untuk perusahaan efek. Seri yang dimiliki oleh sukuk ritel terus bertambah seiring berjalannya waktu. Pasalnya setiap seri memiliki batas waktu yang telah ditetapkan masing-masing. Untuk lebih jelasnya calon investor dapat mengetahui tata cara berinvestasi di sukuk ritel. 

Tata Cara Berinvestasi Di Sukuk Ritel Seri SR 014

Untuk melakukan investasi di sukuk ritel di Indonesia terdapat 4 tahapan yang harus dilalui oleh investor. Diantara tahapan tersebut meliputi:

1. Melakukan Registrasi 

Sebelum melakukan investasi, ketahui terlebih dahulu tentang apa itu sukuk ritel melalui beberapa cara yang salah satunya adalah menjadi investor. Proses registrasi atau pendaftaran calon investor dapat dilakukan melalui sistem elektronik yang telah dirancang khusus dan disediakan oleh pihak mitra distribusi. Diantara tahapannya tidak terlalu sulit, para calon investor hanya perlu melengkapi beberapa data saja. 

Dimana data tersebut terdiri dari data diri, nomor rekening dana dan surat berharga, serta nomor SID. Apabila orang yang ingin berinvestasi namun belum memiliki beberapa persyaratan tersebut. Maka tidak perlu khawatir, sebab pihak dari mitra distribusi akan siap membantu.

2. Melakukan Pemesanan 

Jika apa itu sukuk ritel telah sedikit dimengerti, maka tahap untuk melakukan investasi selanjutnya setelah registrasi berhasil adalah dengan melakukan pemesanan. Proses pemesanan dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Dimana ketentuan tersebut dapat diketahui melalui Memorandum Informasi yang ada. Proses pemesanan ini berlaku hanya untuk penawaran SR014. 

3. Melakukan Pembayaran

Jika proses tentang pemesanan sudah dilakukan dengan baik dan benar. Maka calon investor dapat melanjutkan dengan proses pembayaran. Dimana pihak calon investor akan terlebih dahulu menerima kode verifikasi pembayaran. 

Lalu kode tersebut dikirimkan melalui e-mail maupun sms. Kode pembayaran itulah yang nantinya digunakan untuk proses pembayaran dana investasi. Baik melalui ATM, internet banking, teller, maupun mobile banking.

4. Melakukan Konfirmasi 

Ketika orang yang ingin berinvestasi melalui beberapa cara di atas dengan baik. Maka selanjutnya orang tersebut atau calon investor akan mendapatkan NTPN atau Nomor Transaksi Penerimaan Negara. Selain itu calon investor juga akan mendapatkan notifikasi berupa completed order dan juga mendapatkan alokasi SR014 pada tanggal penerbitan.

Demikian ulasan mengenai apa itu sukuk ritel dan bagaimana cara berinvestasi di sukuk ritel. Dalam menjadi agen untuk sukuk ritel diperlukan beberapa persyaratan dan ketentuan. Dimana sukuk ritel sendiri tersedia dalam beberapa seri yang terus berjalan. Untuk melakukan proses investasi pada sukuk ritel dapat dilakukan dengan 4 tahapan yang telah ditetapkan.

Continue Reading

Investasi

7 Cara Membeli Saham Perusahaan Bagi Pemula!

Cara membeli saham perusahaan menjadi dasar paling penting bagi investor pemula. Tidak banyak orang yang tahu cara membeli saham lalu mengalami kegagalan. Tidak hanya kegagalan kecil, tapi banyak investor pemula yang mengalami kebangkrutan usaha.

Cara Membeli Saham Perusahaan

Umumnya, investasi saham bertujuan untuk investasi jangka panjang yang dilakukan secara bertahap dan tidak bisa dalam waktu singkat. Resiko pasti tetap ada, tapi kegagalan penting untuk diminimalisir. Saham sendiri banyak dipilih oleh investor karena memberikan keuntungan besar dalam waktu yang lama, tapi dengan langkah yang benar. Berikut 7 cara membeli saham perusahaan bagi pemula!

1. Tentukan Modal dan Tujuan untuk Investasi Saham

Di era sekarang bisa terbilang investasi membutuhkan modal yang kian terjangkau. Pasalnya, para investor pemula tidak lagi mengkhawatirkan modal berpuluh-puluh juta. Hanya dengan Rp 50.000 saja investor pemula bisa melakukan nabung saham,. Bedanya, uang yang ditabungkan akan diinvestasikan dalam bentuk pembelian saham berupa persentase kepemilikan.

Tentukan dulu berapa modal yang disisihkan sebelum membeli saham. Sisihkan setiap 10% gaji untuk investasi sebelum akhirnya berkembang menjadi investasi besar. Selain itu, penting menentukan tujuan saat berinvestasi.

Perlu ditekankan bahwa investasi saham akan berlangsung dalam waktu yang panjang. Saham tidak bisa sewaktu-waktu dicairkan karena tidak seperti emas yang bisa dijual dengan cepat. Investasi cenderung melihat kinerja perusahaan, karena itu kemampuan membaca kesempatan juga diperlukan dalam investasi saham.

2. Registrasi Rekening Saham

Cara membeli saham perusahaan kedua adalah melakukan registrasi rekening saham. Setelah memastikan uang yang dimiliki, selanjutnya adalah meregistrasikan diri untuk memiliki rekening saham atau rekening efek. Pembelian saham yang tercatat di BEI hanya bisa dilakukan melalui perusahaan sekuritas di Indonesia. Jangan mudah percaya dengan situs-situs investasi yang namanya asing secara online atau website yang tidak memiliki kredibilitas.

Investor individu tidak bisa langsung membeli saham ke perusahaan tersebut. Butuh perantara yang disebut perusahaan sekuritas yang harus memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Nantinya, perusahaan sekuritas akan membelikan saham individu ke suatu perusahaan dengan nama orang itu sendiri. Sehingga transaksi pun aman dan tidak memiliki resiko yang tinggi.

3. Rutin mengecek deposit awal di setiap perusahaan sekuritas

Tidak semua perusahaan sekuritas mematok harga deposit awal yang sama. Biaya transaksi atau fee jual beli saham pun berbeda-beda. Ada baiknya mengecek besaran deposit awal dan fee transaksi di perusahaan sekuritas sebelum berinvestasi.

4. Instal Aplikasi Online Trading

Banyak perusahaan saham yang telah menyediakan aplikasi online trading untuk memudahkan investor saat membeli saham. Tapi, pastikan aplikasi yang diunduh benar-benar terbukti kredibilitasnya. Pastikan perusahaan sekuritas yang dituju memiliki aplikasi online yang tersedia di Website atau Play Store.

Saat ini banyak sekali aplikasi investasi penipuan yang menimbulkan banyak kerugian. TIdak hanya jutaan, tapi hingga ratusan juta. Karena itulah ketelitian dalam bermain saham memang sangat diperlukan. Setelah itu, bisa lanjutkan dengan login sebelum membeli saham.

5. Setor dana deposit awal

Setelah perusahaan sekuritas mengonfirmasi bahwa akun dan RDN investor telah aktif, selanjutnya investor bisa langsung menyetor dana atau deposit awal. Besaran ini bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial atau minimal deposit awal perusahaan sekuritas.

Siapkan dana dari tabungan, lalu setor ke nomor RDN. Penyetoran ini bisa dilakukan melalui ATM, mobile banking, atau internet banking. Lalu setelahnya silahkan cek dana yang masuk ke aplikasi online.

6. Lakukan Transaksi Saham

Setelah mengisi deposit awal, yang selanjutnya bisa dilakukan adalah membeli saham. Minimal pembelian saham adalah 1 lot atau sama dengan pembelian 100 lembar saham. Hal ini juga berlaku saat hendak menjual saham dengan besaran 1 lot.

Jangan lupa kalau setiap transaksi dikenakan fee transaksi seperti yang telah ditentukan. Saham di BEI memiliki harga yang berbeda-beda sesuai dengan nilai perusahaan. Semakin rendah harga, semakin banyak lot yang bisa dimiliki, begitu pula sebaliknya. Semakin tinggi harga, semakin sedikit lot yang dimiliki.

BEI menyediakan banyak indeks agar investor tidak bingung dalam memilih saham. BEI indeks saham merupakan ukuran pergerakan harga sekumpulan saham yang mencakup harga seluruh saham dan dievaluasi secara berkala. Investor pemula bisa memulai dari indeks LQ45, IDx30, IDX Value 30, hingga Jakarta Islamic Index.

Selain itu, jangan fokus pada satu saham karena harganya fluktuatif. Berinvestasilah di bagian saham yang berlainan sector dan pastikan saham itu berada di indeks BEI untuk meminimalisir kerugian.

7. Tetaplah Konsisten dan Jangan Terpengaruh Rumor

Rumor atau berita buruk seringkali memengaruhi banyak pemegang saham. Seperti saat diterpa isu vaksin Covid 19, harga saham Indofarma dan Kimia Farma melonjak drastis. Banyak investor yang termakan berita itu lalu ikut-ikutan membeli saham tanpa melakukan analisis terlebih dahulu.

Inilah alasan mempelajari fundamental perusahaan serta rutin mengikuti perkembangan ekonomi sangat penting saat hendak berinvestasi saham.

Berinvestasi saham memang menggiurkan. Banyak investor-investor baik dalam negeri atau luar negeri yang sukses melalui investasi. Akan tetapi, para pemula harus berhati-hati ketika mulai berinvestasi. Itulah 7 cara membeli saham perusahaan yang wajib diketahui para investor pemula!

Continue Reading

Finansial

7 Tips Jitu Cara Investasi di Reksadana Bagi Pemula

Zaman sekarang, mempunyai pendapatan lebih tanpa berinvestasi rasanya kurang lengkap. Sebab, manfaat investasi itu banyak, salah satunya adalah mempersiapkan perencanaan masa depan keuangan serta menggandakan dana yang dimiliki saat ini untuk kedepannya. Ada banyak pilihan berinvestasi, salah satunya adalah Reksadana. Namun, sebelum berinvestasi ada baiknya mengetahui cara investasi di reksadana terkhusus pemula.

Cara Investasi di Reksadana

Reksadana merupakan salah satu wadah untuk menghimpun dana dari pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul itu nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke instrumen investasi yang ada, seperti saham, obligasi dan deposito. Reksadana merupakan instrumen yang terdaftar dan diawasi oleh OJK. Berikut 7 tips jitu cara investasi di reksadana bagi pemula.

1. Tentukan Tujuan Investasi

Sebelum memulai investasi, investor (sebutan bagi orang yang berinvestasi) perlu mengetahui apa sebenarnya tujuan berinvestasi tersebut. Mengetahui tujuan investasi bisa menjadi sebuah motivasi saat menjalankan investasi. Setiap investasi mempunyai jangka waktu dan risiko yang beda, sehingga instrumennya pun harus disesuaikan. Menentukan tujuan investasi dapat membantu investor menentukan reksadana yang cocok.

2. Mengenali Risiko Profil

Seperti yang telah disebutkan, setiap investasi memiliki risiko yang berbeda. Oleh sebab itu, untuk memilih reksadana yang sesuai, penting kiranya untuk mengenali profil risiko terlebih dahulu. Profil risiko merupakan kemampuan atau keikhlasan investor untuk menerima kemungkinan atas kehilangan sebagian atau seluruh dana investasi demi meraih potensi laba yang maksimal.

Investor yang memilih profil risiko agresif cenderung mendapatkan toleransi risiko yang tinggi juga, sebab berani mengambil resiko kehilangan uang demi mengejar imbalan atau laba yang tinggi. Sebaliknya, seorang investor yang memilih profil risiko yang konservatif cenderung mendapatkan toleransi risiko yang rendah, akan tetapi memiliki potensi laba yang rendah.

Jadi, jika tujuan investor menginginkan investasi dengan tujuan ingin mendapatkan laba yang relatif besar, maka harus bersedia untuk mengambil risiko kehilangan dana yang besar. Jika tujuan investor menginginkan investasi dengan tujuan ingin menyimpan uang dan tidak terlalu memikirkan laba, maka risiko kehilangan uang yang dimiliki relatif kecil.

3. Tentukan Jangka Waktu Investasi

Setelah mengenali profil risiko yang dipilih, maka cara investasi di reksadana selanjutnya adalah menentukan jangka waktu investasi sesuai dengan profil risiko seorang investor. Waktu yang ada di reksadana juga berbeda-beda. Ada yang kurang dari satu tahun, 1-3 tahun, 3-5 tahun, bahkan lebih dari 5 tahun.

Investor yang memilih jangka waktu kurang dari setahun maka bisa memilih reksadana pasar uang yang berinvestasi pada instrumen pasar uang seperti deposito dengan risiko rendah sertai stabil. Investor yang memilih jangka waktu 1-3 tahun maka dapat berinvestasi pada reksadana pendapatan tetap.

Sementara itu, bagi investor yang memilih untuk jangka waktu 3-5 tahun maka dapat berinvestasi pada reksadana campuran. Sedangkan yang memilih untuk jangka waktu lebih dari 5 tahun maka reksadana saham bisa menjadi pilihan yang paling pas.

4. Gali Informasi tentang Proses Uang yang Diinvestasikan

Proses uang tersebut dapat dilihat pada keterangan yang tertulis di prospektus reksadana. Di sana, dapat memberikan investor informasi bagaimana proses uang tersebut diinvestasikan, siapa yang mengelolanya serta informasi lain mengenai produknya secara detail. Informasi tersebut berguna untuk membantu para investor memutuskan apakah produk tersebut sesuai dengan yang diharapkan.

5. Kenali dan Periksa Biaya Reksa Dana

Saat memilih investasi di reksadana, ada beragam biaya yang dikenakan kepada investor, yakni biaya pembelian unit penyertaan, biaya penjualan kembali unit penyertaan, biaya pengalihan unit penyertaan, serta biaya transfer bank terkait.

Secara umum, biaya pembelian akan diberikan pada saat melakukan pembelian unit penyertaan reksadana. Kemudian, biaya penjualan kembali yakni biaya yang dikenakan saat investor menjual kembali unit penyertaan reksadana yang dimiliki.

Biaya pengalihan merupakan biaya transaksi yang berguna untuk mengalihkan dari reksadana satu ke reksadana yang lain dan dikelola oleh manajer investasi yang sama. Biaya tersebut memiliki besaran yang bervariasi dan ditetapkan oleh agen penjual reksadana yang bersangkutan.

6. Tentukan Tempat Membeli Reksadana

Selanjutnya adalah memilih tempat dimana akan menginvestasikan keuangan yang dimiliki. Pilihlah perusahaan Manajer Investasi yang memiliki track record yang baik dan terpercaya. Hal ini sangat berguna sebab banyak wadah investasi saat ini yang melakukan tindak penipuan dengan memanfaatkan ketidaktahuan sang investor. Biasanya yang akan dibidik adalah investor pemula.

7. Miliki Seorang Mentor

Agar tidak tertipu, penting kiranya seorang investor pemula untuk mendapatkan seorang mentor yang akan membimbing sampai benar-benar paham. Pasalnya, berbicara investasi merupakan hal yang sensitif karena berkaitan dengan uang. Tidak banyak investor pemula yang tergiur dengan iming-iming investasi bodong sehingga akhirnya mendapatkan kerugian yang banyak.

Nah, itulah beberapa tips jitu mengenai cara investasi di reksadana yang perlu untuk para calon investor perhatikan. Jadi, jika ingin memiliki masa depan keuangan yang aman, maka cobalah untuk berinvestasi sedini mungkin.

Continue Reading

TOP STORIES