Connect with us

Personal Finance

17 Cara Mengatur Keuangan Pribadi, Lengkap & Manjur !

cara mengatur keuangan pribadi

Mengatur keuangan keluarga harus dimulai dari pribadi.

Jika personalnya tidak bisa setting dengan baik, perekonomian keluarga pasti kacau balau.

Atas dasar itu, cara mengatur keuangan pribadi harus dipelajari terlebih dahulu.

Jika sudah mahir, baru berdiskusi tentang alokasi ekonomi di lingkup lebih luas.

Untuk pembaca yang masih “jomblo” tetapi sudah berpenghasilan, ini kesempatan baik untuk belajar mengatur keuangan pribadi.

Sehingga ketika menikah, masalah ekonomi bukan problem yang besar. Berikut caranya, yaitu:

1. Rajin Menabung

Image: Pixabay

Cara yang pertama dan paling tepat adalah rajin menabung.

Karena kebiasaan ini membuat pribadi tidak akan kesulitan ketika dipertemukan dengan kebutuhan mendesak.

Maka dari itu, atur keuangan dengan cara menyisihkan sebagian uang untuk ditabung. Sedikit tidak masalah, yang penting rutin.

2. Buat Kartu Kredit

Kartu kredit bisa digunakan sebagai pengatur keuangan pribadi.

Namun, syaratnya penggunaannya harus bijak dan tidak asal digunakan.

Selain bisa mengendalikan diri dari belanja tidak penting, kartu kredit juga bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan reward dan cash back.

3. Lakukan Pembayaran dengan Uang Tunai

Cara selanjutnya adalah biasakan melakukan transaksi pembayaran menggunakan uang tunai. Karena nantinya, tidak akan terbelit dengan tagihan dan semacamnya. 

Dengan terbiasa menggunakan sistem ini, keinginan membeli produk hingga puluhan juta tidak mungkin dilakukan. Karena membawa uangnya saja susah.

4. Jauhi dan Cegah Utang

Penuhilah kebutuhan yang setara dengan pendapatan. Jangan demi produk mahal, bahkan rela sampai berhutang. 

Ingat! Hutang inilah yang bisa merusak keuangan pribadi. Apalagi ketika pas ditagih, uangnya habis untuk perencanaan kebutuhan yang lain.

5. Belanja di Bawah Pendapatan

image: Pixabay

Faktor sosial terkadang menjadi penyebab pembelian tidak perhitungan.

Sekalipun pendapatan tidak mencukupi, masih dipaksakan semata agar mendapat pujian tetangga.

Hentikan kebiasaan ini jika ingin mengatur keuangan pribadi.

Lebih baik, belilah barang yang harganya masih dibawah pendapatan karena masih ada sisa untuk keperluan yang lain.  

Sikap boros semacam ini adalah penyebab munculnya hutang. Karena uang untuk membeli kebutuhan primer justru habis karena dibelanjakan barang yang super mahal.

6. Mencoba Berinvestasi

Jika ingin mengatur keuangan sekaligus mendapatkan profit, silakan lakukan investasi. 

Karena uang yang diinvestasikan akan tetap, sedangkan keuntungan dari perputaran uang di perusahaan akan dikembalikan ke pemodal dalam sistem bagi hasil.

Memang, investasi membutuhkan modal besar.

Namun, jika mendapatkan perusahaan yang terpercaya, keuntungannya juga berlipat ganda.

Selain itu, ada juga investasi kecil-kecilan yang bisa dicoba. Untuk menemukan silakan browsing di Google.

7. Asuransikan Diri

Asuransi adalah program yang masih menjadi perdebatan.

Sekalipun begitu, berkaitan dengan pengaturan keuangan, sistem ini juga bisa dilakukan.

Sebab, uang tunai mungkin dipotong setiap bulan untuk biaya asuransi.

Namun, jika suatu saat dibutuhkan, tidak usah lagi mengeluarkan uang besar. Seperti untuk biaya kuliah atau ketika terjadi kecelakaan.

8. Buat Daftar Pengeluaran

Cara mengatur keuangan yang ke delapan adalah buat daftar pengeluaran. Lalu pilih mana yang layak dipenuhi atau ditinggalkan.

9. Cegah Biaya Tidak Prioritas

Pintar dan cerdaslah dalam urusan pembiayaan. Karena terkadang, diri terjebak pada pembayaran yang sejatinya tidak terlalu prioritas.

Salah satu contohnya adalah biaya tilang.

Pembiayaan ini memang tidak terlalu besar. Namun, karena keteledoran, akhirnya uang keluar juga dari dompet.

Jika kasus semacam ini sering terjadi, tentu keuangan menjadi kacau. Maka dari itu, perhatikan pembiayaan sekecil apapun.

10. Gunakan Uang untuk Masa Depan

Memandang siklus ekonomi pribadi maupun keluarga, harus dari sudut pandang masa depan.  Karena selama manusia hidup, kebutuhan akan uang tetap prioritas. 

Jadi, pastikan kalau gaji yang didapatkan tidak habis pada waktu itu juga. Karena keesokan harinya pasti kebingungan.

Selain itu, berpikir pendek dalam urusan uang begitu riskan. Apalagi jika hutang menjadi solusi saat kehabisan uang.

Ini yang membuat masyarakat gelap mata sehingga timbullah perilaku kriminal.

11. Manfaatkan Aplikasi Keuangan

Cara mengatur keuangan pribadi selanjutnya adalah memanfaatkan teknologi terkini.

Artinya, pengelolaan uang bisa menggunakan software atau aplikasi tertentu. 

Fungsi dari perangkat ini adalah membantu mempermudah proses kelola uang anda.

Selain itu, motivasi juga meningkat karena pertanda diri tidak “gaptek”.

Aplikasi ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal.

Dari mencatat tabungan hingga investasi secara online.

Bahkan, software zakat juga tersedia. Tinggal cari di Google lalu unduh aplikasi dari perusahaan penerima zakat tertentu, tinggal jalankan.

12. Gunakan Jasa Asisten Keuangan

Jika kamu pribadi tergolong orang yang sibuk, dan tidak sempat mengatur keuangan secara mandiri, mintalah bantuan asisten yang terpercaya.

Bisa anggota keluarga atau membayar profesional.

Nantinya, mereka inilah yang akan mengatur keuangan harian. Sedangkan di akhir bulan tinggal melakukan evaluasi saja.

13. Selalu Survey Harga

Jadilah pribadi yang pintar men-survey harga. Apapun bentuk produk yang akan dibeli, pastikan mendapatkan banderol termurah.

Apa lagi saat ini sudah ada android dan internet. Perangkat yang bisa membantu membaca harga-harga untuk produk tertentu melalui internet.

14. Rajin Merawat Tubuh agar tetap sehat

Walaupun kelihatanya tidak secara langsung berhubungan dengan keuangan, tapi jika tubuh kamu sehat maka pekerjaan akan lancar sehingga keuangan kamu juga akan selalu sehat.

Begitu juga sebaliknya, jika tidak peduli dengan kesehatan tubuh dan sewaktu-waktu sakit maka bukan hanya pekerjaan yang terganggu tapi juga tabungan kamu bisa berkurang. Gawat kan ?

15. Lipatgandakan Pendapatan

Tips selanjutnya adalah selalu berpikir cara melipatgandakan pendapatan secara halal.

Baik dengan bekerja lebih giat atau dengan mencari bisnis sampingan.

Langkah ini juga tergolong pengelolaan keuangan yang layak dicoba.

16. Buat Rencana Kegiatan

Jika ingin siklus keuangan lancar, buatlah rencana yang juga matang.

Buat draft kegiatan sekarang juga terutama yang membutuhkan biaya.

Tulis secara detail lalu letakkan di dinding kamar. Lihat kembali list tersebut ketika baru menerima gaji.

Baca Juga: Kamu Anak Kos ? Yuk belajar Cara Mengatur Keuangan Anak Kos

17. Menahan Diri dari Sifat Boros

Yang namanya manusia, pasti memiliki kebutuhan.

Bahkan, membeli semua benda yang indah-indah, makanan yang enak, pergi wisata ke destinasi mahal adalah naluri insani yang wajar.

Namun, belajarlah menahan diri jika ingin keuangan aman.

Beli produk/ jasa yang memang dibutuhkan saja.

Uang adalah kunci kehidupan. Sekalipun tidak semua keinginan bisa dihargai dengan uang.

Maka dari itu, supaya roda hidup berputar dengan nyaman, kelola keuangan pribadi dengan baik menggunakan cara mengatur keuangan pribadi seperti di atas.

Header Image: Pixabay

Mendirikan situs income.id sebagai perwujudan pengabdian kepada bangsa dan negara indonesia melalui media yang informatif dan edukatif

Personal Finance

Tips Menabung Buat Kalian yang Susah Mengatur keuangan

tips menabung

Menabung sebetulnya menjadi hal wajib yang harus dilakukan terutama bagi seorang pekerja yang memperoleh pendapatan tiap bulan.

Namun sebagian orang masih sulit untuk melakukannya, bahkan tidak tahu cara memulainya.

Jika kalian masih tidak mampu menyisihkan uang untuk ditabung, ikuti saja tips menabung yang bisa coba diikuti berikut ini.

Sisihkan Tabungan Di Awal Bulan

Pada umumnya pegawai menerima gaji awal bulan. Pada saat inilah langsung kelola gaji dengan baik. Pisahkan segera uang yang akan ditabung kemudian sisanya bisa digunakan untuk kepentingan lain.

Langkah pertama adalah menentukan besarnya uang yang akan ditabung. Karena tidak sedikit orang yang gagal menabung karena kurang tepat menentukan nominal tabungan.

Paling aman, setidaknya sisihkan 10 % dari gaji untuk tabungan. Jangan takut jika terlalu sedikit, karena itu lebih baik daripada tidak menabung sama sekali.

Cara seperti ini akan membuat uang lebih aman tersimpan dan menghindarkan uang akan terpakai untuk keperluan yang tidak penting.

Catat Semua Pengeluaran

Tips menabung berikutnya adalah mulai mencatat semua pengeluaran per bulan.

Mencatat beberapa pengeluaran ini akan berguna untuk membantu menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan pemasukan.

Yang perlu diperhatikan adalah selalu prioritaskan kebutuhan dan hindari mendahulukan keinginan ketika ingin mengeluarkan uang.

Catat masing-masing pengeluaran dan kelompokkan. Misalnya uang untuk transportasi, untuk sembako, cicilan rumah atau uang kos, dan lain-lain. Ingat saat belanja di mall usahakan untuk mengendalikan diri. Beli saja barang yang butuh bukan hanya yang sekedar diinginkan.

Lunasi Dulu Utang – Tips Menabung Paling Manjur

Melunasi utang ternyata juga merupakan salah satu tips menabung yang bisa diterapkan. Tidak jarang utang bisa menjadi penyebab beban pikiran.

Utang yang belum terlunasi, malah akan membuat perencanaan keuangan menjadi kacau. Untuk itu segeralah untuk melunasi utang jika berencana untuk memiliki tabungan secepatnya.

Jika tidak terhalang utang, maka akan lebih bebas menyisihkan uang untuk ditabung. Perencanaan keuangan makin mudah dan lancar.

Tetapkan Tujuan Menabung

Menetapkan tujuan menabung juga termasuk tips menabung yang harus kalian lakukan.

Tujuan dapat membuat seseorang lebih terarah, bersungguh-sungguh, dan bisa fokus mengejar impian. Maka dari itu menetapkan tujuan sangat penting termasuk untuk menabung.

Dengan punya tujuan yang jelas untuk menabung akan lebih efektif ketimbang sama sekali tidak punya.

Selain tujuan yang harus jelas sebaiknya tujuan tersebut juga dapat diukur pencapaiannya. Tujuan ini bisa menjadi motivasi supaya tetap semangat untuk menabung

Ambil contoh saja, jika tujuan jangka pendek seperti untuk liburan. Atau tabungan jangka panjang untuk biaya pendidikan, dan lain sebagainya.

Baru bisa tahu, berapa banyak uang yang dibutuhkan supaya tujuan tersebut tercapai. Selain itu berapa lama waktu menabung hingga bisa mencapai jumlah tersebut.

Bawa Bekal Ke Kantor

Sebagai seorang pekerja, sebagian besar waktu akan disibukkan di kantor. Termasuk ketika makan siang. Karena di kantor, tentu tidak seperti di rumah yang bisa setiap saat bisa memasak dengan bebas.

Kebanyakan pekerja memilih membeli makanan di luar untuk makan siang. Jika ingin rencana menabung berhasil, sebaiknya segera tinggalkan kebiasaan ini.

Bayangkan saja berapa uang yang dikeluarkan jika setiap hari harus makan siang di luar, pastinya cukup besar. Daripada boros, pertimbangkan untuk membawa bekal sendiri dari rumah.

Selain lebih hemat, membawa bekal juga lebih terjamin kebersihannya. Siapa tahu, makanan yang dijual di luar ternyata tidak bersih yang bisa membawa penyakit.

Pakai Transportasi Umum

Lokasi kantor jauh dari rumah? Pastinya butuh kendaraan untuk sampai ke sana. Menggunakan transportasi umum untuk pergi ke kantor bisa menjadi tips menabung yang  bisa dicoba. Daripada harus menggunakan kendaraan pribadi, cara ini bisa jauh lebih hemat.

Selisih rupiah antara naik kendaraan umum dan pakai kendaraan pribadi akan besar. Jika memakai kendaraan pribadi, uang akan habis untuk bensin, biaya parkir, dan lainnya.

Belum lagi jika terlalu lama dipakai bisa saja kendaraan perlu diservis. Biaya yang harus dikeluarkan tentu lebih banyak daripada pakai kendaraan umum.

Ongkos kendaraan umum tidak seberapa besar. Selain itu, tidak harus menyetir sendiri jadi tidak lelah. Pastinya selisih uang bisa dipakai untuk menabung.

Hindari Pengeluaran Tidak Penting

Jika ingin bisa menabung, upayakan untuk tidak menganggap remeh segala pengeluaran kecil yang dirasa sepele.

Terutama bagi  yang suka membeli kopi di kedai yang mahal setiap pagi. Jika sesekali mungkin tidak terasa. Namun coba pikirkan jika kebiasaan tersebut dilakukan setiap pagi. Berapa rupiah yang harus keluar.

Coba renungkan kembali apakah meminum kopi mahal ala café itu perlu?

Apa tidak lebih baik diganti dengan menyeduh sendiri kopi di kantor. Bukankan rasanya juga tidak jauh beda. Selain itu menyeduh kopi sendiri juga jauh lebih hemat.

Dari pada harus menghabiskan uang hanya demi satu cup kopi mahal, lebih baik sisihkan uangnya untuk ditabung.

Pertimbangkan Untuk Menggunakan Sistem Menabung Otomatis

BCA Black

Tips menabung selanjutnya adalah mulailah untuk mempertimbangkan sistem tabungan otomatis.

Hampir semua bank di Indonesia sudah menyediakan fitur seperti ini untuk para nasabahnya. Jadi nanti cara kerja tabungan otomatis ini, begitu awal bulan setelah gaji ditransfer maka akan otomatis terpotong sebagian ke rekening tabungan.

Cara ini cukup ampuh, terutama bagi yang boros dan suka tidak terkontrol menggunakan uang setelah gajian. Hal ini juga membuat seseorang lebih disiplin menyisihkan uangnya untuk ditabung. Tabungan otomatis ini tidak bisa diambil setiap waktu.

Pada umumnya rekening tabungan seperti ini hanya bisa diambil 1 kali dalam setahun atau tergantung kebijakan masing-masing bank.

Memanfaatkan Diskon

diskon

Kalau sudah hobi memang sangat susah ditinggalkan. Salah satunya jika seseorang memang pada dasarnya hobi belanja.

Begitu dapat gaji, memang sangat sulit untuk tidak pergi belanja hingga lupa diri. Alhasil, uang yang seharusnya bisa ditabung, malah terpakai untuk berbelanja. Ada tips sendiri bagi para penggila belanja supaya tetap bisa menabung.

Tipsnya adalah cobalah mencari terlebih dahulu pusat perbelanjaan yang kebetulan menawarkan diskon. Atau setidaknya cari tempat belanja yang mempunyai program cashback. Penawaran seperti ini sangat banyak ditemukan saat ini.

Apalagi jika bertepatan dengan event-event tertentu. Jika belanja diskon, sisa uang pasti bisa disisihkan untuk ditabung.

Menjadikan Tabungan Sebagai Aset Rill

Perbedaan Antara Sistem Ekonomi Islam dengan Sistem Ekonomi Konvensional

Tips menabung yang terakhir adalah coba jadikan uang tabungan menjadi aset rill contohnya saja berupa emas.

Hal ini bisa jadi pengontrol supaya lebih bisa mengendalikan diri untuk tidak berbelanja yang tidak perlu. Menjadikan tabungan sebagai emas, artinya uang tabungan tidak akan bisa sembarang diambil sewaktu-waktu.

Jika tabungan yang dimiliki masih berbentuk uang, seseorang akan mudah tergiur untuk menggunakannya karena gampang diambil kapan pun.

Baca juga: Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Menurut Islam

Menjadikan tabungan menjadi aset emas adalah cara paling efektif. Setidaknya bisa bebas menabung tanpa takut uang terpakai untuk keperluan yang sebenarnya tidak terlalu penting.

Itu tadi tips menabung yang bisa coba diikuti. Bagi yang kesulitan untuk menabung coba saja menerapkan cara-cara di atas. Mulai lah menabung untuk masa depan yang lebih baik.

Continue Reading

Personal Finance

Tips Hemat Membeli Produk Kecantikan Skincare

Saat ini produk kecantikan terutama skincare untuk wajah memang begitu menarik perhatian masyarakat. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang rela menghabiskan banyak uang.

Padahal, sebetulnya ada tips supaya pembelian skincare tidak terlalu menguras kantong. Simak tips jitu supaya tidak boros belanja produk skincare berikut ini

Kenali Dulu Jenis Kulit Wajah Dengan Baik

Salah satu faktor yang menyebabkan seseorang terlalu berlebihan ketika membeli produk kecantikan seperti skincare adalah karena mengikuti trend.

Banyak sekali skincare ditawarkan di media sosial yang hitz. Namun, sebaiknya jangan mudah tergiur dulu, karena produk skincare tersebut belum tentu cocok di kulit semua orang.

Jalan terbaik adalah kenali dulu jenis kulit wajah masing-masing sebelum membeli sebuah produk kecantikan.

Caranya mudah, ambil saja sebuah face paper, kemudian tempelkan ke wajah selama kira-kira satu jam tanpa menggunakan make up. Letakkan di beberapa titik di wajah yaitu sekitar dahi, hidung, dagu, dan pipi.

Jika setelah satu jam, paper face banyak menyerap minyak di hidung dan dahi, artinya punya jenis kulit kombinasi.

Paper face banyak menyerap minyak di hampir semua bagian bisa jadi tanda punya kulit berminyak. Namun, jika paper face tidak menunjukkan adanya penyerapan minyak di semua bagian, artinya punya kulit kering.

Dengan lebih tahu jenis kulit masing-masing, akan lebih mudah memilih skincare yang tepat. Jadi tidak asal pilih dan langsung beli sehingga bisa lebih hemat. Selain itu juga menghindari adanya resiko alergi akibat dari penggunaan skincare yang tidak cocok.

Temukan Permasalahan Utama Kulit Wajah Lalu Fokus Untuk Memperbaiki Hal Tersebut

Supaya lebih hemat, jangan asal beli semua produk skincare yang dijual di pasaran. Selain perlu mengetahui dahulu jenis kulit, sebaiknya pahami juga permasalahan utama yang dialami kulit wajah.

Contohnya saja kulit wajah ternyata dehidrasi, kusam, atau mudah berjerawat. Jika sudah menemukan permasalahan utama wajah, fokuslah untuk memperbaiki hal tersebut.

Belilah produk skincare yang memang ditujukan untuk memperbaiki permasalahan kulit wajah yang dialami.

Misalnya kebetulan punya wajah yang mudah berjerawat. Maka pilihlah produk skincare yang mengandung salicylic acid atau tea tree karena dikenal ampuh membasmi jerawat. Bisa juga jika punya kulit kusam, belilah skincare yang punya kandungan vitamin C.

Dengan begitu, budget yang digunakan untuk membeli skincare pasti tepat sasaran.

Paling penting adalah jangan mudah tergoda untuk membeli produk kecantikan yang sebenarnya tidak sedang dibutuhkan kulit wajah.

Baca Review Produk Kecantikan dari Pengguna Lain

Tips lain ketika membeli produk kecantikan seperti skincare supaya lebih hemat adalah dengan membaca dulu dari beberapa review pengguna lain.

Kegiatan ini sangat membantu dalam memilih skincare yang tepat. Saat ini sudah banyak beauty blogger yang melakukan review produk kecantikan yang bagus.

Review mereka bisa jadi sumber acuan untuk memilih produk skincare yang tepat. Supaya lebih mudah, sebaiknya pilih reviewer yang punya jenis kulit yang sama. Jadi skincare yang dipakai oleh reviewer tersebut kemungkinan besar akan cocok jika dipakai.

Pertimbangkan juga untuk memilih skincare yang diperuntukkan untuk semua jenis kulit. Jadi akan tetap aman saat digunakan. Jika harganya cocok dan tidak menimbulkan reaksi buruk terhadap kulit wajah, kenapa tidak dicoba?

Beli Kemasan Sample Atau Travel Kit

Jika ingin lebih hemat ketika membeli produk kecantikan skincare baru upayakan untuk memilih kemasan sample.

Bentuk kemasan seperti ini juga lebih familiar disebut dengan travel kit atau share in jar. Harganya pasti lebih murah ketimbang harus membelinya dengan kemasan yang besar.

Nanti setelah skincare digunakan dan ternyata cocok di kulit wajah, bisa dilanjutkan dengan membeli produk yang kemasan besar.

Akan sayang jika memutuskan untuk membeli skincare kemasan full size, namun kulit bereaksi negatif alias tidak cocok. Produk kemasan sample tidak akan terlalu merugikan jika terpaksa tidak terpakai.

Upayakan Membeli Produk Kecantikan Yang Multifungsi

Pengeluaran untuk membeli skincare bisa dihemat dengan membeli produk yang mulitifungsi. Saat ini sudah banyak sekali beberapa pilihan produk skincare yang punya multifungsi. Hal ini sebaiknya jangan dianggap remeh.

Produk skincare yang multifungsi misalnya saja foundation yang juga bisa dijadikan skincare pelembab dan lain-lain.

Jika kulit ternyata cocok, produk seperti ini bisa menjadi pilihan terbaik. Pada akhirnya pengeluaran bisa lebih dihemat. Tidak perlu lagi membeli foundation, karena fungsinya sudah bisa di cover oleh skincare pelembab tersebut.

Membandingkan Dengan Produk Yang Serupa dan Punya Fungsi Sama

Seandainya sudah menemukan skincare yang cocok untuk kulit wajah, namun harganya cukup mahal.

Siasati saja dengan membeli produk lain dengan komposisi dan fungsi yang sama namun harganya jauh lebih murah. Jenis skincare seperti ini biasa disebut sebagai “dupe”.

Mencari “dupe” dari sebuah skincare yang cocok di kulit juga tidak repot. Cukup baca saja review dari para beauty blogger.

Kuncinya rajin-rajin saja untuk mencari informasi lewat para beauty blogger yang saat ini sudah ada banyak sekali. Mereka sangat berguna terutama untuk menghemat budget membeli skincare terbaik.

Cari Penjual Produk Skincare Yang Paling Murah

cara mengatur keuangan pribadi

Paling penting untuk diperhatikan supaya bisa berhemat dalam membeli produk kecantikan adalah pintar-pintar memilih toko penjual.

Pilih baik-baik toko penjual skincare yang menawarkan harga paling murah. Banyaknya toko online yang menjual produknya di internet bisa dijadikan referensi.

Jangan sampai salah memilih toko dan akhirnya menyesal. Misalnya ternyata toko yang  telah dipilih menjual produknya dengan harga lebih mahal dari toko lainnya.

Penting juga untuk diperhatikan yaitu memilih toko yang sudah terpercaya (trusted). Toko seperti ini pasti akan menjamin jika produk skincare yang dijual benar-benar barang asli atau original.

Menggunakan Skincare Disaat Yang Efektif

Supaya lebih hemat saat menggunakan skin care sebaiknya sesuai aturan pemakaian.

Jangan karena ingin terlihat cantik lebih cepat lantas menggunakan produk skincare dalam jumlah banyak. Hal ini sangat keliru dan malah akan boros karena nantinya produk skincare akan cepat habis. Bukannya jadi cantik, malah kantong jebol.

Jadi penggunaan skincare bukan perkara banyak sedikitnya produk yang digunakan. Tapi usahakan rutin saat menggunakan.

Dengan cara ini baru bisa diperoleh hasil yang maksimal. Misalnya beberapa serum kulit yang sebagian besar aturannya dipakai saat malam hari.

Maka sebaiknya ikuti peraturan tersebut. Karena selain jadi boros, efek penggunaan serum saat siang hari malah membuat reaksi negatif untuk kulit wajah.

Mengenali Bahan Produk Kecantikan Dan Baca Label Kemasan Dengan Teliti

Terakhir, tips membeli produk kecantikan yaitu skincare supaya tidak malah rugi adalah kenali kandungan skincare dengan benar sebelum membelinya.

Baca benar-benar label dalam kemasan skincare bahan apa saja yang terkandung di dalamnya. Pastikan bahan-bahan tersebut aman dipakai dan sesuai dengan jenis kulit wajah.

Penting juga pengetahuan tentang teknik layering yang tepat.Pastikan kandungan-kandungan dalam skincare yag dipakai tidak bertabrakan.

Contohnya penggunaan skincare dengan bahan AHA/BHA yang tidak boleh dilayer dengan retinol. Pemakaian seperti ini bisa menyebabkan iritasi serius pada kulit wajah.

Jika sampai terjadi iritasi, maka malah akan keluar lebih banyak uang untuk menyembuhkannya. Karena harus dilakukan tindakan tertentu yang hanya bisa dilakukan oleh dokter. Jadi sebaiknya hati-hati saat melakukan layering beberapa produk skincare.

Baca juga: 17 Cara Mengatur Keuangan Pribadi, Lengkap & Manjur !

Itulah beberapa tips supaya lebih hemat ketika akan membeli produk kecantikan yaitu skincare perawatan wajah.  

Merawat kulit wajah memang penting. Namun, jangan sampai karena hal tersebut malah menghabiskan banyak uang dan mengganggu perencanaan keuangan lainnya.

Cobalah tips-tips di atas supaya lebih bijak dalam membeli produk skincare.

Continue Reading

Personal Finance

Kamu Anak Kos ? Yuk belajar Cara Mengatur Keuangan Anak Kos

cara mengatur keuangan anak kos

Menjadi seorang anak kos memang tidaklah mudah apalagi segala sesuatunya harus dikerjakan dan dipecahkan sendiri.

Apalagi jika keuangan setiap bulannya tidak begitu lancar sedangkan pengeluaran setiap bulannya terus bertambah.

Oleh sebab itu, orang tersebut harus pandai mencari cara mengatur keuangan anak kos.

Cara Menghemat Keuangan Bagi Anak Kos

image: Pixabay

Menghemat uang sudah dipastikan dapat menjadi salah satu cara untuk mengatur keuangan bagi anak kos yang tidak menentu.

Banyaknya kebutuhan dan jauhnya jarak dengan orangtua membuat anak kos wajib memutar otak agar uang yang diberikan cukup untuk jangka waktu satu bulan.

Berikut ini adalah beberapa cara mengatur keuangan anak kos dengan berhemat.

1. Membuat Daftar Pengeluaran Untuk Sebulan

Hal pertama untuk menghemat keuangan anak kos yakni dengan membuat daftar pengeluaran selama satu bulan.

Siapapun dapat membuatnya dengan mudah yakni hanya dengan menuliskan daftar tersebut dalam buku khusus keuangan.

Dengan menuliskan daftar tersebut, anak kos dapat mengantisipasi uang yang telah di berikan orangtua tidak cepat habis.

2. Buat Jatah Atau Batasi Uang Yang Dipegang Perharinya

Jika daftar pengeluaran telah dibuat, maka langkah selanjutnya adalah membuat jatah uang yang harus dikeluarkan perharinya sesuai dengan daftar tersebut.

Atau jika ingin lebih efektif lagi, bisa dengan memasukkan uang ke dalam amplop yang sudah dituliskan dengan nama kebutuhan seperti transportasi, uang makan, dll.

Dengan begitu besar kemungkinannya anak kos tidak akan memakai uang tersebut untuk membeli barang  atau keinginan yang tidak terlalu penting.

3. Mencari Tempat Makan Yang Sederhana

Makan menjadi kebutuhan utama bagi anak kos.

Sekarang ini banyak bermunculan tempat makan yang sangat digemari oleh anak sekolah maupun kuliahan.

Namun, tidak semua tempat makan itu cocok dengan kantong anak kos.

Oleh sebab itu untuk akan lebih baik jika mencari tempat makan yang sederhana dengan harga yang sesuai dengan kantong anak kos.

4. Mengumpulkan Uang Receh

Salah satu cara mengatur keuangan anak kos adalah dengan mengumpulkan uang receh.

Kebanyakan orang merasa risih jika menerima uang kembalian receh. Yang mana jumlahnya kecil dan akan memakan banyak tempat.

Sebenarnya tidak ada salahnya jika anak kos mau mengumpulkan uang receh.

Uang receh yang didapatkan satu hari bisa menjadi banyak jika terus dikumpulkan dalam waktu satu bulan dan ini akan membantu kebutuhan keuangan yang mendesak.

5. Kurangi Kebiasaan Membeli Air Mineral Dalam Botol

Anak kosan yang masih sekolah atau kuliah kebanyakan malas untuk membawa air minum sendiri.

Sehingga saat mereka merasa kehausan, mereka lebih memilih untuk membeli air mineral dalam botol dengan alasan lebih praktis.

Namun sebenarnya membeli air minum dalam botol kemasan tersebut jauh lebih mahal dan boros daripada membawa sendiri dari kosan.

6. Hindari Kegiatan Kurang Penting

Seringkali anak kos di ajak oleh teman-temannya untuk pergi di sela-sela kegiatan belajar ataupun kuliah seperti nonton, nongkrong di kafe atau mall, dan jalan-jalan.

Percaya atau tidak kegiatan inilah yang akan menguras keuangan secara perlahan tanpa disadari.

Sebisa mungkin untuk mengurangi kegiatan yang tidak terlalu penting tersebut .

7. Belajar Untuk Menabung

Menabung merupakan salah satu cara mengatur keuangan anak kos yang cukup mudah.

Menyisihkan uang untuk disimpan dalam jangka panjang (menabung) memang sebuah hal yang sederhana namun membutuhkan kesungguhan yang luar biasa.

Menabung tidak harus dalam nominal besar asalkan rutin dilakukan.

Meskipun jumlahnya kecil tapi dikumpulkan terus menerus pasti lama kelamaan akan menjadi banyak.

8. Belajar Mencari Usaha Sampingan

Bila uang bulanan yang dikirim oleh orang tua ternyata tidak mencukupi kebutuhan sebagai anak kos setiap bulannya, maka tidak ada salahnya untuk mencari usaha sampingan.  

Disamping belajar atau kuliah kita dapat menggunakan siswa waktu untuk mencari penghasilan tambahan yang bisa digunakan untuk menutupi kebutuhan.

Beberapa Contoh Anggaran Anak Kos

image: Pixabay

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa salah satu cara mengatur keuangan anak kos ialah dengan membuat daftar pengeluaran untuk sebulan.

Sebelum membuat daftar pengeluaran tersebut, ada baiknya jika seorang anak kos memahami apa saja yang menjadi contoh anggaran anak kos.

Jika seorang anak kos sudah paham mengenai anggaran kos, maka ini akan mempermudahnya untuk mengatur keuangan.

1. Sewa Kos

Kamar kos menjadi kebutuhan utama bagi seorang anak kos.

Layaknya rumah kedua, anak kos menghabiskan sebagian besar waktunya disana untuk tidur, makan, atau mengerjakan tugas.

Namun biaya untuk menyewa kamar kos bisa dikatakan paling besar diantara biaya lainnya.

Oleh sebab itu sisihkan uang bulanan untuk menyewa kamar sebelum menggunakannya untuk dibelikan keperluan lain.

2. Makanan

Setiap orang tentu saja memerlukan makanan yang cukup yakni tiga kali sehari.

Untuk yang memiliki kesibukan yang cukup padat mungkin tidak akan sempat membuat makanan sendiri dan kebanyakan kamar kos tidak menyediakan dapur.

Oleh karenanya anak kos harus pintar mencari tempat makan yang menjual makanan yang murah dan enak.

Baca Juga: Kartu Debit BCA Ada Banyak Loh, Kamu Pilih Mana?

3. Air Galon

Sama pentingnya dengan makanan, air minum juga tidak kalah pentingnya sebagai kebutuhan pokok manusia sehari-hari.

Pintar-pintarlah untuk menghemat pengeluaran air minum dengan membeli air galon atau membawa tumblr air minum saat bepergian.

4. Biaya Kuliah

Salah satu alasan utama seseorang menjadi anak kos ialah untuk kuliah atau sekolah.

Biaya kuliah bisa dikatakan tidak murah sehingga saat diberi uang bulanan oleh orangtua jangan sampai menggunakan uang tersebut untuk keperluan pribadi.

Jika ingin tidak terasa berat, lebih baik menabungkan uang tersebut agar saat harus membayar biaya kuliah bisa diambil dari tabungan tersebut.

5. Transportasi

Jika tempat kos ternyata jauh dari kampus atau tempat bekerja, tentunya kita membutuhkan transportasi untuk bisa sampai ke tempat tersebut.

Jika memiliki kendaraan pribadi mungkin harus mengeluarkan biaya untuk membeli bahan bakarnya, namun jika tidak harus ada uang yang disisihkan untuk membayar transportasi umum.

6. Perlengkapan Mandi dan Make Up

Sebagai seorang manusia, tentunya harus membersihkan dirinya secara rutin setiap hari.

Selain itu ada juga keperluan lain seperti make up untuk menambah kepercayaan diri.

Tentunya ada banyak produk perlengkapan mandi dan make up yang harus disiapkan setiap bulannya.

7. Obat-Obatan

Manusia tidak mungkin selamanya sehat karena sewaktu-waktu bisa terserang penyakit.

Apalagi jika orang tersebut tinggal jauh dari orangtuanya membuatnya harus mandiri.

Sebisa mungkin ada uang yang disisihkan untuk membeli obat-obatan pribadi.

Itulah beberapa cara mengatur keuangan anak kos yang mudah namun sekali untuk dilakukan.

Kebanyakan orang yang kesulitan mengatur keuangannya karena tidak memiliki manajemen yang baik.

Oleh sebab itu mulai sekarang belajarlah untuk mengatur keuangan dengan lebih teratur agar masa depan menjadi lebih baik.

Header Image: Pixabay

Continue Reading

TOP STORIES