Connect with us

Bisnis

Tips Memulai Bisnis Bagi Wanita Supaya Cepat Berkembang

Jumlah pebisnis di Indonesia sudah makin meningkat saat ini. Tidak terbatas pada gender pria saja.

Bahkan kini bermunculan pebisnis wanita yang juga tidak kalah berhasil dalam mengembangkan bisnisnya.

Para wanita yang ingin mencoba terjun ke dunia bisnis, simak beberapa tips memulai bisnis khusus untuk perempuan berikut ini

Persiapkan Niat

Para wanita yang ingin memulai bisnis, pertama sekali adalah pastikan untuk mempersiapkan niat. Semua hal tidak terkecuali berbisnis harus didukung dengan niat yang kuat dulu supaya dapat berjalan dengan baik.

Niat yang kuat ini akan membantu supaya dalam menjalankan bisnis nanti tidak mudah mudah menyerah jika menghadapi hambatan dan kesulitan.

Khusus untuk wanita yang sudah berkeluarga, perlu juga untuk mengkomunikasikannya dahulu dengan anggota keluarga. Hal ini dikarenakan, waktu untuk mengurus keluarga bisa jadi berkurang demi mengurusi bisnis.

Selain waktu, ada kemungkinan juga bila keuangan keluarga akan terpakai untuk menjalankan bisnis tersebut.

Cari Tahu Dulu Apa Yang Paling Disukai Atau Melakukan Riset Pasar

Penting yang mesti diingat oleh wanita yang ingin memulai bisnis adalah mencari tahu apa yang paling disenangi.

Ini bisa menjadi dasar keputusan mau berbisnis di bidang apa. Karena jika berbisnis dalam bidang yang kurang disenangi kadang bisa merasa cepat bosan. Jika begitu, bisnis yang baru mulai dirintis mungkin akan sulit untuk berkembang.

Dengan berbisnis sesuai dengan kesenangan sendiri, tentu akan punya motivasi lebih untuk mengembangkan bisnis tersebut. Dalam menjalankannya pun tidak mudah bosan dan cepat lelah.

Pada umumnya, wanita suka dengan hal-hal seperti tas, baju, sepatu, atau aksesoris. Selain itu, bisa juga dengan melakukan riset pasar kecil-kecilan.

Kadang bingung juga jika kebetulan menyukai banyak hal. Baik sepatu, tas , baju, semua suka. Cara termudah adalah lakukan sedikit riset pasar.

Setidaknya barang apa yang sedang trend pada saat itu. Kadang barang yang sedang trend ini bisa meningkatkan peluang orang untuk membeli.

Misalnya di masyarakat sedang populer trend make up dengan tema tertentu. Apa yang dibutuhkan untuk bermake-up? Tentu saja kosmetik. Ini bisa menjadi peluang bisnis yang bisa dipilih.

Awal Memulai bisnis Coba Dulu Untuk Menjadi Reseller

Ketika memulai berbisnis paling cocok bagi seorang wanita adalah mencoba untuk menjadi reseller. Sebelumnya tadi sudah memilih produk yang tepat dan sesuai kesenangan sebagai objek berbisnis. Selanjutnya mulailah dengan menjadi reseller.

Menjadi reseller ini paling mudah dilakukan, dan termasuk bisnis tersimple untuk dijalankan. Misalnya memilih menjadi reseller produk kosmetik.

Langkah awal untuk menjadi reseller, cukup temukan supplier yang tepat. Sebaiknya cari supplier yang mampu memberikan harga paling murah. Dengan begitu keuntungan bisa dimaksimalkan.

Jangan lupa juga soal pemasaran. Saat ini pemasaran yang paling mudah dilakukan adalah menggunakan media online. Manfaatkan saja sosial media yang ada.

Bila perlu jualan di market place yang saat ini makin banyak menjamur. Terakhir berikan pelayanan yang prima pada pelanggan. Jangan mudah menyerah jika seandainya pada awal-awal pembeli tidak seberapa banyak. Berbisnis memang tidak ada yang berjalan mulus tanpa hambatan.

Pelajari Tips-tips Berbisnis Pada Beragam Media

Hal ini memang harus dipahami oleh setiap orang yang ingin memulai bisnis termasuk seorang wanita. Apalagi yang baru pemula, terus belajar adalah hal wajib. Banyak sekali caranya, seperti mempelajarinya lewat internet, ikut kursus dan seminar bisnis, atau sharing langsung pada ahlinya.

Misalnya di internet, sekarang pasti sudah banyak disediakan informasi seputar berbagai kebutuhan untuk berbisnis. Diantaranya ada tutorial bagaimana teknik foto produk, cara packaging yang bisa menarik minat pembeli dan lain sebagainya.

Atau jika memang punya dana lebih coba ikuti saja beberapa kursus atau seminar bisnis.

Biasanya di sana akan diajarkan teknik berbisnis dengan lengkap, termasuk pemasaran dan lain-lain.

Bila punya teman atau saudara yang lebih dulu terjun ke dunia bisnis, mereka bisa jadi guru pembimbing. Sesekali ajak mereka berdiskusi sambil bersantai, makan di café sambil sharing pengalaman dalam berbisnis.

Jangan Sesekali Mencampurkan Uang Bisnis dan Pribadi

Kebiasan buruk para wanita mungkin selalu lupa untuk mempergunakan semua uang untuk membeli sesuatu yang diinginkan. Tidak perduli itu sebenarnya uang pribadi atau dari keuntungan bisnis.

Kebiasaan ini lebih baik segera ditinggalkan, jika ingin segera punya bisnis yang berkembang. Ketika memulai bisnis pastikan untuk selalu memisahkan uang bisnis dan uang pribadi.

Jadi keduanya tidak tercampur. Dengan cara seperti ini, bisa lebih tahu berapa keuntungan bisnis yang didapatkan per waktu tertentu. Sehingga bisa menilai, apakah bisnis yang dijalankan mengalami perkembangan atau malah terjadi penurunan. Selain itu, pemisahan uang seperti ini juga akan memudahkan untuk mengetahui arus kas bisnis.

Caranya mudah, tinggal simpan saja uang hasil bisnis pada rekening tertentu. Beda dengan rekening pribadi. Ingatlah untuk tidak mempergunakan uang dalam rekening tersebut untuk kepentingan pribadi.

Membuat Laporan Arus Kas

Memahami Pengertian dan Rumus Current Ratio

Tidak peduli seberapa kecil bisnis bisnis yang akan dirintis, laporan arus kas sebaiknya perlu dibuat.

Para wanita cenderung lebih teliti dalam membuat perincian dana. Maka membuat laporan arus kas ini seharusnya tidak menjadi hambatan ketika akan memulai bisnis. Tulis pengeluaran apa saja selama bisnis mulai dijalankan.

Jangan lupa juga untuk menuliskan pemasukan apa yang terjadi selama bisnis berjalan. Seperti perolehan laba, dan lain-lain.

Wajib bagi wanita yang baru memulai bisnis untuk selalu rutin melakukan pencatatan. Baik itu untuk arus kas masuk atau keluar. Selain itu laporan arus kas ini ternyata juga punya manfaat lain.

Laporan ini bisa menjadi alat ketika ingin mengajukan pinjaman ke bank. Tentu dalam memulai bisnis dibutuhkan banyak tambahan modal. Meminjamnya ke bank bisa menjadi solusi terbaik.

Biasanya rata-rata bank bersedia memberikan pinjaman kredit modal usaha jika pengusaha mampu menunjukkan laporan arus kasnya dengan baik.

Laporan kas akan dijadikan penilaian bank untuk memutuskan memberikan pinjaman atau tidak. Jika dari laporan arus kas menunjukkan keuangan bisnis ada dalam kondisi baik, tentu bank dengan senang hati memberikan pinjaman modal usaha.

Baca Juga: Modal Terbatas ? Ini Rekomendasi Bisnis Modal Kecil Buat Kamu

Baca Juga: Tips Menabung Buat Kalian yang Susah Mengatur keuangan

Jangan Mudah Panik Jika Tiba-Tiba Kebanjiran Pesanan

Rezeki memang susah ditebak. Kadang yang sudah berbisnis sekian lama, namun hanya mampu melayani pemesan sedikit.

Tapi ada juga pebisnis yang baru saja memulai bisnis langsung kebanjiran order. Untuk pebisnis wanita yang kebetulan berada pada kondisi tersebut sebaiknya jangan terlalu panik.

Pada dasarnya sifat wanita memang sedikit mudah panik jika ada kondisi tertentu yang tidak biasa dialaminya.

Sebaiknya ketika menghadapi situasi mendadak misalnya kebanjiran pesanan, jangan lantas bingung sendiri.

Caranya adalah persiapkan lebih dulu segalanya dengan baik. Misalnya menyiapkan pengelolaan keuangan yang tepat, atau hal-hal yang mendukung kelancaran berbisnis lainnya.

Itu tadi beberapa tips untuk memulai bisnis bagi para wanita. Sebagai seorang wanita sebaiknya jangan kalah dengan kaum laki-laki.

Buktikan jika wanita juga bisa berprestasi dalam bidang apapun, termasuk berbisnis. Jika masih bingung bagaimana cara memulainya, coba saja menerapkan tips-tips di atas.  Mulai berbisnis untuk masa depan yang lebih baik.

Mendirikan situs income.id sebagai perwujudan pengabdian kepada bangsa dan negara indonesia melalui media yang informatif dan edukatif

Bisnis

Cara Menghitung HPP Produk Beserta Panjelasannya

Cara Menghitung HPP Produk

Sebuah perusahaan yang memproduksi suatu barang perlu tahu dengan pasti cara menghitung HPP produk agar tidak terjadi kesalahan hitung. Terdapat beberapa biaya pengeluaran atas produk yang harus jelas rinciannya. Hal ini dilakukan supaya perusahaan mengetahui harga pokok yang dibuatnya. Tertarik dengan penjelasan terkait? Simak berikut ulasannya:

Tentang HPP Produk

Bagi sebuah perusahaan cara menghitung hpp produk harus diketahui dengan pasti setiap langkah-langkahnya. Mengapa demikian? HPP merupakan total biaya yang telah dikeluarkan pihak perusahaan dalam menghasilkan barang produksi. Biaya yang terdapat di dalamnya meliputi harga langsung dan tak langsung.

Memungkinkan perusahaan dapat dengan tepat menentukan harga produk sebelum dilakukan penjualan. Selain itu, tujuan dari setiap perusahaan menentukan harga yang dibuat yakni agar sasaran produk pun sesuai dengan target. Untuk lebih lanjutnya, berikut akan dijelaskan tujuan lain dari HPP yaitu:

  • Setiap produk yang dijual dapat memenuhi target produksi yang telah ditentukan.
  • Dapat menstabilkan harga produk yang akan dijual di pasaran.
  • Bisa mempertahankan harga produk berdasarkan proses produksi yang jelas.
  • Upaya dalam memaksimalkan keuntungan.

Mengetahui Metode Pendekatan Laporan HPP

Produk Ketika sebuah perusahaan membuat laporan untung dan rugi dari biaya pokok produksi yang dikeluarkan, ada dua metode yang bisa digunakan. Untuk pendekatan pertama yang bisa digunakan adalah Full Costing dan yang kedua Variable Costing. Ingin tahu bagaimana penjelasannya? Simak berikut ulasannya.

  • Full Costing, adalah perhitungan HPP yang dilakukan untuk mengetahui harga pokok dan biaya produksi. Pendekatan ini berkaitan dengan segala perhitungan unsur biaya produksi yang masuk ke dalam HPP. Di dalam perhitungan ini terdapat biaya tenaga kerja, bahan baku hingga overhead, keseluruhannya dihitung menjadi satu kesatuan.
  • Variable Costing, yakni sebuah perhitungan HPP yang di dalamnya hanya menjumlahkan biaya yang sifatnya variabel dalam harga produksi. Menjadikan variable costing hanya untuk menghitung HPP dengan rincian biaya yang terpisah dalam setiap periode tertentu. Rincian yang terdapat di dalamnya yaitu ada biaya bahan baku, tenaga kerja hingga overhead.

Begitulah cara menghitung HPP produk yang memakai pendekatan Full dan variable Costing. Kedua pendekatan tersebut bisa digunakan oleh pelaku dalam perusahaan untuk menentukan setiap harga pokok dalam produksi. Membuat perusahaan bisa menetapkan harga jual yang akan dipasarkan.

Cara Menghitung HPP Produk

Bagi yang belum mengetahui cara menghitung HPP produk dengan benar, terdapat beberapa tahapan yang perlu diketahui. Perhitungannya pun tidak terlalu sulit untuk dilakukan, jika pengguna adalah seorang yang masih awam. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam perhitungan tersebut yaitu:

1. Melakukan Perhitungan Bahan Baku

Hal pertama yang perlu dilakukan yaitu dengan menjumlahkan keseluruhan saldo yang terdapat di awal serta pembelian bahan baku. Selanjutnya jika sudah mendapatkan hasilnya kurangi dengan saldo di akhir periode. Jadi di tahap pertama ini adalah melakukan perhitungan bahan baku.

2. Menghitung Biaya Produksi

Tahap selanjutnya untuk dapat mengetahui HPP produk yaitu menghitung biaya produksi. Caranya yakni dengan menjumlahkan tiga komponen HPP di awal yaitu harga bahan baku, tenaga kerja dan overhead. Perhitungan dalam tahap ini pun sangat penting, sebab agar pelaku usaha mengetahui dengan pasti total dari hasil produksinya.

3. Menetapkan Biaya Pokok Produksi

Langkah selanjutnya, pelaku usaha bisa menetapkan biaya pokok produksi dengan mentotalkan keseluruhan biaya. Biaya yang dimaksudkan yaitu penjumlahan produksi serta saldo awal persediaan barang. Setelahnya dapat dikurangi dengan jumlah saldo akhir dari persediaan barang. Pada tahap inilah nantinya pelaku usaha juga bisa menentukan harga jual dari barang yang akan diproduksi.

4. Menghitung HPP

Terakhir, perhitungan HPP dapat dilakukan dengan mentotalkan jumlah harga pokok dengan ketersediaan barang produksi. Persediaan barang yang dimaksud adalah barang awal yang akan dikurangi dengan persediaan akhir. Membuat perhitungan HPP bisa terlihat berapa jumlahnya.

Itulah langkah-langkah yang mesti diketahui untuk dapat melakukan perhitungan HPP dengan benar. Setiap tahapan dari perhitungan tersebut bisa dilakukan oleh setiap pelaku usaha dengan mudah bukan? Hal yang perlu diingat dalam perhitungan tersebut yaitu setiap biaya atau harga harus jelas dan pasti nominalnya.

Contoh Perhitungan HPP

Sebelumnya telah dijelaskan bagaimana tahapan dan langkah-langkah dalam melakukan perhitungan HPP. Supaya lebih paham, akan diberikan contoh perhitungan yang sesuai dengan keadaan dilapangan. Contoh berupa soal cerita yang bisa pengguna pahami sesuai dengan kasus yang terdapat di sebuah perusahaan.

Contohnya yaitu, dalam sebuah perusahaan terdapat jumlah di luar biaya produksi sebesar Rp 100.000, sedangkan jumlah dari barang yang telah diproduksi adalah 2 unit. Berapakah kira-kira harga pokok yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan per satuannya? = Biaya produksi : Jumlah unit = Rp 100.000 : 2 = Rp 50. 000 per satuan

Itulah penjelasan cara menghitung HPP produk beserta dengan contohnya yang dapat pengguna pahami sebelumnya. Dalam contoh kasus yang diberikan, itu adalah contoh dari sekian banyak hitungan sederhana. Supaya dapat memahami dan menerapkannya, pelajari dan praktekkan dengan menghitungnya secara manual.

Continue Reading

Bisnis

Intip Rincian Modal Usaha Laundry dengan Keuntungan Menjanjikan

rincian modal usaha laundry

Di tengah masa pandemi seperti ini, beralih ke dunia bisnis menjadi hal terbaik yang dapat dilakukan, yaitu dengan menjalankan bisnis laundry. Bisa dibilang bisnis satu ini begitu menjanjikan, apalagi mengingat banyaknya orang yang membutuhkan jasa pencuci pakaian karena kesibukan bekerja. Bahkan rincian modal usaha laundry ini pun tidak begitu besar loh.

Usaha laundry memberlakukan harga dengan ukuran per kilo, yaitu sekitar Rp 6rb hingga Rp 7rb saja. Sehingga bisa dipastikan jasa laundry akan ramai karena harganya yang murah. Namun meskipun begitu, profit yang didapatkan pun terbilang menjanjikan mengingat modal usaha yang tidak besar.

Lantas bagaimana sebenarnya prospek bisnis dan rincian modal yang perlu dikeluarkan untuk usaha laundry satu ini? Berikut ulasan lengkapnya, yaitu antara lain:

Prospek Bisnis Laundry

Membuka usaha laundry merupakan hal yang cukup menantang namun sangat menjanjikan. Hal ini dikarenakan prospek maupun peluang usahanya yang dapat memutar uang dengan sangat cepat. Pasalnya, jasa pencuci baju ini begitu dibutuhkan oleh semua orang setiap harinya. Sehingga tidak heran apabila usaha ini cukup booming di kalangan masyarakat dan begitu dicari, baik oleh ibu rumah tangga hingga pelajar maupun mahasiswa.

Maka dari itulah, peluang bisnis laundry yang sedang booming ini harus dimanfaatkan dengan baik. Apalagi ditambah dengan pengoperasiannya yang sangat mudah, maka semua orang pun berpotensi menghasilkan keuntungan lumayan besar melalui bisnis satu ini. Apabila mempromosikannya dengan baik, dijamin usaha laundry semakin dikenal dan mendatangkan banyak konsumen untuk penghasilan menjanjikan.

Berapa Rincian Modal Usaha Laundry?

Namun sebelum memulai bisnis laundry, ada baiknya bagi para pebisnis mengetahui rincian modal usaha untuk jasa laundry dan menyesuaikannya pada anggaran. Berikut inilah perhitungan yang bisa dijadikan patokan, yaitu antara lain:

1. Modal Peralatan Utama

Rincian modal usaha laundry terbesar yaitu terletak pada peralatan utama yang digunakan untuk mencuci. Misalnya seperti 1 mesin cuci dengan kisaran harga Rp 4.000.000, 1 setrika seharga Rp 300.000, 1 unit timbangan Rp 250.000, 1 impulse sealer Rp 200.000, dan juga 1 set rak dan meja laundry seharga Rp 3.500.000. Total modal untuk peralatan saja yaitu sebesar Rp 8.250.000.

Selain peralatan, tentunya setiap pebisnis untuk usaha laundry membutuhkan lokasi yang tepat. Hal ini nantinya akan berbeda di setiap daerah dan menyesuaikan. Sehingga modal untuk menyewa tidak dimasukkan ke dalam perhitungan. Namun pebisnis bisa menyesuaikannya berdasarkan anggaran dan menegosiasikan harga bersama dengan pemilik agar mendapat harga lebih murah.

2. Modal Kerja

Selain modal peralatan dan lokasi, terdapat pula modal kerja yang harus diperhitungkan. Dalam hal ini, rincian modal usaha laundry yaitu berupa detergen pakaian Rp 200.000, pewangi pakaian Rp 250.000, plastik wrap Rp 200.000, spanduk dan brosur promosi Rp 200.000, dan neon box Rp 300.000. Total modal kerja yaitu sebesar Rp 1.150.000.

Tentunya kisaran tersebut belum termasuk biaya sewa tempat dan juga listrik per bulan. Pebisnis bisa memulai bisnis laundry kiloan dengan menyesuaikan anggaran dan menekannya hingga sekecil mungkin. Misalnya saja dengan tidak menyewa tempat atau menggunakan tempat milik sendiri, serta menggunakan mesin cuci bekas yang masih layak pakai. Hal ini akan menghemat modal namun tetap menghasilkan keuntungan besar.

Kiat Sukses Usaha Laundry

Setelah mengetahui informasi mengenai rincian modal usaha laundry, tentu saja langkah berikutnya adalah perlu mengerti bagaimana tips sukses memulai bisnisnya. Jika dirasa sudah siap dan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada, maka simak kiat suksesnya berikut ini:

  • Mengamati persaingan

Tips pertama yang harus diperhatikan adalah mengenai persaingan di sekitar lokasi usaha laundry. Tentunya dengan mengetahui hal ini, maka pebisnis bisa melakukan survey kisaran harga yang akan dikenakan apakah terlalu rendah atau tinggi. Apabila dirasa tarif yang ditawarkan oleh kompetitor terlalu rendah, maka lebih baik mencari lokasi lain.

  • Memberikan pelayanan yang bagus

Tidak hanya mengamati persaingan saja, namun pastikan selalu memberikan pelayanan yang bagus pada konsumen. Sehingga mereka akan kembali menggunakan jasa laundry yang ditawarkan. Tentunya hal ini perlu dibarengi dengan kualitas yang selalu terjaga baik.

  • Melakukan promosi

Tak lupa pula untuk selalu menggiatkan promosi, baik melalui sosial media, pemberian diskon atau cashback, hingga strategi mulut ke mulut yang dapat melancarkan bisnis. Dengan begitu, jasa laundry jadi lebih dikenal dan mendatangkan banyak pelanggan.

Nah itulah ulasan mengenai prospek bisnis, rincian modal usaha laundry, dan juga kiat sukses menjalankannya. Apabila memiliki niat untuk menjalankan usaha ini, maka sebisa mungkin mengetahui apa saja yang dibutuhkan demi keberlangsungan bisnis. Sehingga nantinya bisa memutar modal yang sedikit menjadi profit menguntungkan dan menjanjikan. Jadi, apakah tertarik mencoba bisnis satu ini?

Continue Reading

Bisnis

Usaha Perlengkapan Masjid yang Memberikan Keuntungan Menjanjikan

usaha perlengkapan masjid

Masjid adalah tempat ibadah yang dipakai oleh umat muslim untuk beribadah. Pada masjid, ada banyak peralatan pendukung yang pasti difungsikan. Misalnya saja karpet masjid, jam digital masjid, dan berbagai peralatan lainnya. Maka dari itu, tidak heran jika usaha perlengkapan masjid bisa memberikan keuntungan yang menjanjikan.

Hal ini dikarenakan perlengkapan masjid pasti banyak dicari. Mengingat jumlah masjid di Indonesia ada banyak. Lalu, apa saja barang-barang yang bisa dijual jika membuka usaha penjualan perlengkapan masjid? Untuk menjawab pertanyaan ini, maka harus disimak runtutan daftar yang ada di bawah ini secara terperinci:

1. Kubah Masjid

Peralatan pertama yang bisa dijual adalah kubah masjid. Jika memilih untuk menjual kubah masjid, maka harus memiliki vendor atau pembuat kubah yang berkualitas. Saat ini, bentuk kubah bermacam-macam. Maka dari itu, untuk menyiasati permintaan pembeli harus bisa berinovasi mengikuti perkembangan bentuk yang ada.

Semakin banyak jenis yang dijual, maka pembeli juga akan terfasilitasi dengan layanannya. Pastikan kubah yang dijual memiliki jenis kualitas yang baik. Hal ini dikarenakan kubah terletak di bagian luar dan fungsinya untuk menutup bagian atas masjid. Maka dari itu, pastikan untuk memakai kualitas terbaik untuk pelanggan.

2. Karpet Masjid

Peralatan kedua yang paling umum dijual adalah karpet masjid. Peralatan ini pastinya dibutuhkan oleh banyak masjid. Dengan adanya karpet masjid ini, jemaah masjid tidak perlu bingung mencari alas lain. Perlengkapan masjid satu ini memang penting untuk diperhatikan. Maka dari itu, jika menjualnya haruslah memakai produk berkualitas.

Saat ini, kebutuhan konsumen bermacam-macam. Mulai dari motif dan corak yang variatif, hingga ukuran yang beragam. Dengan adanya keberagaman ini, sebagai orang yang menjual juga harus paham tentang kualitasnya. Pengguna pastinya mencari karpet berkualitas untuk dipakai di masjid-masjid.

3. Jam Digital Masjid

Usaha perlengkapan masjid biasanya juga menyediakan jam digital untuk masjid. Jam ini terlihat lebih bagus dibanding jam biasa. Hal ini dikarenakan jam digital bisa terlihat meski dari arah yang jauh. Harga jam ini juga lebih mahal dari jam dinding biasa. karena peminatnya banyak, maka tidak heran jika jam ini bisa mendatangkan keuntungan yang besar.

Jika ingin menjual ini, maka harus menyediakan berbagai bentuk dan ukuran. Umumnya, bentuk yang biasa dipakai adalah persegi panjang. Lalu untuk ukurannya sendiri bermacam-macam. Pembeli pastinya membutuhkan ukuran yang beragam. Maka dari itu, pastikan untuk menyediakannya agar bisa dipilih oleh pembeli.

4. Speaker

Peralatan keempat yang umumnya dipakai di masjid adalah speaker. Alat ini pastinya ada di setiap masjid. Jika ingin membuka usaha peralatan masjid, maka bisa menambahkan alat ini sebagai salah satu peralatan yang dijual. Jenis dan ukuran speaker pun bermacam-macam dan tidak berpatok pada satu ukuran saja.

Karena tujuan pemakaian speaker sangat penting, maka dari itu sangat pas jika menyediakan alat ini untuk dijual. Karena nantinya alat ini akan mendatangkan keuntungan besar jika ada yang membelinya. Untuk itu, pastikan untuk menyediakan berbagai merek dan ukuran agar pembeli bisa melakukan pemilihan.

5. Mimbar Masjid

Menjual mimbar masjid juga tidak ada salahnya. Karena mimbar masjid adakah alat yang pastinya dibutuhkan. Mimbar ini juga sudah memiliki bentuk yang bervariasi. Maka dari itu, jika menyediakan mimbar masjid maka akan sangat pas. Pembeli bisa melakukan pembelian dalam satu waktu jika perlengkapan yang dijual lengkap.

Jika ingin membuka usaha perlengkapan masjid, semua peralatan di atas bisa langsung dijual. Setiap alat pasti dibutuhkan oleh masjid, maka dari itu akan sangat pas jika disediakan di satu tempat yang sama. Usaha semacam ini memiliki banyak referensi, jika memang tertarik untuk memulainya cari refrensi sebanyak-banyaknya untuk sukses. Sumber: Bisniz.id

Continue Reading

TOP STORIES