Connect with us

Bisnis

Daftar Perusahaan Terbesar di Indonesia Tahun ini

Semua perusahaan memang pasti punya kesempatan untuk memperoleh predikat terbaik.

Tidak hanya dilihat dari keuntungan penjualannya saja, bisa juga karena kredibilitas yang diterimanya baik dari masyarakat maupun dari pemerintah.

Berikut urutan perusahaan terbesar di Indonesia, dari golongan BUMN, Perbankan , maupun swasta.  

Adapun dasar dari peringkat tersebut didasarkan pada perolehan laba bersih dari operasional sepanjang tahun 2018.

Data yang diperoleh yaitu dari beragam website keuangan diantaranya market.bisnis, katadata, serta CNBC. Data lain juga didapatkan dari sumber beberapa portal berita seperti Tribunnews serta Liputan 6.

Perusahaan Terbesar Di Indonesia Sektor Perbankan

image: bni.co.id

Pertama akan dibahas tentang urutan perusahaan terbesar di Indonesia dari sektor perbankan.

Menurut laba yang diperoleh sepanjang tahun 2018, ada beberapa bank yang menyandang predikat sebagai yang terbesar. Berikut ulasan selengkapnya

1. Bank Rakyat Indonesia

Sampai akhir tahun 2018, laba dari BRI tercatat sebesar 32,4 triliun rupiah. Nilai ini pun berhasil membawa BRI menjadi perusahaan perbankan terbesar untuk tahun 2018.

Prestasinya tersebut tidak jauh dari keberhasilannya dalam penyaluran kredit. Dibanding tahun 2017, BRI mampu menyalurkan kredit lebih besar yakni meningkat sebesar 10%.

2. Bank Central Asia

Perolehan laba BCA hingga akhir tahun 2018 tercatat telah mencapai angka 25,9 triliun rupiah. Dibanding dengan tahun sebelumnya yaitu tahun 2017, angka ini telah mengalami peningkatan sebesar 10,9%.

Pihak BCA beranggapan jika prestasinya tersebut dikarenakan adanya kenaikan kinerja keuangan yang menuju ke arah positif terutama sepanjang tahun 2018.

3. Bank Mandiri

Tahun 2017 akhir, laba Bank Mandiri diketahui nilainya naik 53,09% dibanding tahun sebelumnya.

Tahun 2017 tercatat laba akhir dari bank tersebut mencapai 25 triliun.

Kenaikan laba yang dialami oleh bank mandiri ini imbas dari usaha mereka untuk menekan biaya operasional.

Selain itu, sepanjang tahun 2017, bank mandiri ditengarai mengalami kenaikan pendapatan baik segmen korporasi maupun ritel.

4. Bank Negara Indonesia

Urutan perusahaan terbesar Di Indonesia dalam sektor perbankan selanjutnya adalah bank BNI dengan pencapaian laba tahun 2018 mencapai 15 triliun.

Prestasi ini didapatkan oleh mereka dari peningkatan penyaluran kredit BNI yang nilainya mencapai 531,35 triliun rupiah.

Mereka juga telah mengusahakan untuk mengendalikan rasio kredit yang bermasalah.

5. Bank Danamon

Selanjutnya peringkat ke 5 perusahaan sektor perbankan terbesar di Indonesia jatuh pada bank Danamon.

Perolehan laba mereka hingga akhir tahun 2018 telah mencapai angka 3,9 triliun rupiah.

Jika dibanding dengan tahun sebelumnya yaitu tahun 2017, angka ini mengalami kenaikan sebesar 7%.

Perusahaan Terbesar Di Indonesia Sektor BUMN

image: pertamina.com

Tidak hanya sektor, perbankan saja. Beberapa perusahaan BUMN juga ikut andil masuk dalam jajaran perusahaan terbesar untuk negara Indonesia. Berikut uraian selengkapnya

1. Pertamina

Urutan pertama perusahaan terbesar sektor BUMN tahun 2018 jatuh pada PT. Pertamina. Sepanjang tahun 2018, pertamina telah mendapat laba sebesar 35,99 triliun rupiah. Lingkup operasional yang paling difokuskan untuk saat ini adalah dukungannya terhadap pemerintah untuk menyediakan listrik sebesar 10.000 Megawatt.

2. Telkom

Telkom menjadi urutan kedua perusahaan sektor BUMN terbesar di Indonesia tahun 2018, dengan perolehan laba sebesar 18,56 triliun rupiah.

PT Telkom Indonesia menjadi perusahaan penyedia jasa jaringan telekomunikasi serta informasi terbesar di Indonesia.

3. Perusahaan Gas Negara (PGN)

PGN masuk daftar ke 3 perusahaan terbesar sektor BUMN di Indonesia tahun 2018. Perusahaan ini telah mendapat keuntungan sebesar 4,34 triliun rupiah sepanjang tahun 2018.

Keberhasilan ini tidak lepas dari hasil penjualan tahunan mereka yang mencapai angka 55,24 triliun rupiah hingga akhir 2018.

Oleh karena keberhasilan gemilangnya ini, tahun 2018 pula mereka menambah panjang pipa gasnya menjadi 9.909 km.

4. Semen Gesik

Semen Gresik mampu menyabet gelar perusahaan sektor BUMN terbesar ke 4 di Indonesia, Meskipun saat ini kedudukannya sudah beralih menjadi anak perusahaan dari PT Semen Indonesia.

Laba sepanjang tahun 2018 PT semen gresik tercatat mencapai 3,08 triliun rupiah. Hingga saat ini semen gresik masih mampu menyediakan 40% kebutuhan semen di seluruh Indonesia.

5. PT. Kereta Api Indonesia (Persero)

Meskipun tahun 2018 ini PT KAI mengalami penurunan laba sebesar 10,92% dari tahun sebelumnya, namun BUMN ini masih masuk dalam peringkat.

Perolehan laba mereka hingga akhir tahun 2018 mampu mencapai angka 1,72 triliun rupiah saja. Penurunan laba tersebut diakibatkan oleh melonjaknya beban keuangan mereka tahun 2018 hingga 1 triliun rupiah.

Baca Juga: Tips dan Kriteria Pemimpin yang Baik

Perusahaan Terbesar Di Indonesia Sektor Swasta

Gudang Garam
image: gudanggaramtbk.com

Jika sebelumnya sudah dibahas perusahaan terbesar sektor perbankan dan BUMN, terakhir akan dijelaskan dalam sektor swasta.

Perusahaan sektor swasta juga banyak yang masuk dalam urutan perusahaan terbesar di Indonesia. Berikut urutan sekaligus penjelasan selengkapnya

1. Astra Internasional

Hingga akhir tahun 2018, perolehan laba dari salah satu perusahaan swasta terbesar pertama di Indonesia ini menyentuh angka 21,67 triliun rupiah.

Pencapaian ini tidak lepas dari keberhasilan mereka dalam mengelola semua bidang usaha yang mereka jalankan. Baik bidang perbankan (bank permata), usaha alat berat, serta sektor pertambangan.

2. PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk

Pencapaian laba bersih yang didapatkan perusahaan swasta ini diketahui mencapai 13,63 triliun rupiah sepanjang tahun 2018. Ada 2 segmen produksi yang menjadi faktor keberhasilan prestasi mereka saat ini.

Pertama segmen kretek tangan dan kretek mesin. Selain itu, Sampoerna juga terkenal sangat loyal dalam sosial seperti mengusahakan beasiswa bagi anak-anak berprestasi.

3. Hero Supermarket

Walaupun sudah banyak orang mengetahui, jika Hero ini mengalami penurunan penjualan namun angka laba masih menunjukan level baik.

Hingga akhir tahun 2018 mereka mencapai laba sebesar 9,8 triliun rupiah.

Penyebab penurunan penjualan mereka salah satunya karena kerugian yang dialami salah satu anak cabangnya yaitu Diary Farm.

Bahkan kabar terbaru, tahun ini yaitu tahun 2019 Hero bahkan sudah mengungkapkan telah menutup beberapa gerainya.

Tidak tanggung-tanggung, sudah ada setidaknya 26 gerai Hero yang terpaksa tutup hingga saat ini.

4. PT Unilever Indonesia TBK

Tahun 2018, unilever telah meraup keuntungan mencapai 9,1 triliun rupiah.

Prestasi ini ditengarai sebagai efek dari peningkatan penjualan mereka yang mencapai 41,8 triliun rupiah.

Untuk tahun 2018, PT unilever menjadi perusahaan terbesar sektor swasta di Indonesia di urutan ke 4.

5. Gudang Garam

Hingga akhir tahun 2018 ini, PT gudang garam telah mampu mencapai perolehan laba hingga 7,79 triliun rupiah.

Sekaligus menempatkannya dalam urutan perusahaan terbesar sektor swasta terbesar di Indonesia ke 5.

Prestasi ini merupakan buntut dari kenaikan penjualan rokok baik dalam maupun luar negeri. Dari tahun sebelumnya (2017) penjualan mereka naik 13,6%.

Itulah peringkat perusahaan terbesar di Indonesia dari beragam sektor. Baik dari sektor perbankan, BUMN, maupun swasta. Mudah-mudahan bisa menjadi tambahan informasi serta pengetahuan.

Header Image: gudanggaramtbk.com

Mendirikan situs income.id sebagai perwujudan pengabdian kepada bangsa dan negara indonesia melalui media yang informatif dan edukatif

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bisnis

Cara Menghitung HPP Produk Beserta Panjelasannya

Cara Menghitung HPP Produk

Sebuah perusahaan yang memproduksi suatu barang perlu tahu dengan pasti cara menghitung HPP produk agar tidak terjadi kesalahan hitung. Terdapat beberapa biaya pengeluaran atas produk yang harus jelas rinciannya. Hal ini dilakukan supaya perusahaan mengetahui harga pokok yang dibuatnya. Tertarik dengan penjelasan terkait? Simak berikut ulasannya:

Tentang HPP Produk

Bagi sebuah perusahaan cara menghitung hpp produk harus diketahui dengan pasti setiap langkah-langkahnya. Mengapa demikian? HPP merupakan total biaya yang telah dikeluarkan pihak perusahaan dalam menghasilkan barang produksi. Biaya yang terdapat di dalamnya meliputi harga langsung dan tak langsung.

Memungkinkan perusahaan dapat dengan tepat menentukan harga produk sebelum dilakukan penjualan. Selain itu, tujuan dari setiap perusahaan menentukan harga yang dibuat yakni agar sasaran produk pun sesuai dengan target. Untuk lebih lanjutnya, berikut akan dijelaskan tujuan lain dari HPP yaitu:

  • Setiap produk yang dijual dapat memenuhi target produksi yang telah ditentukan.
  • Dapat menstabilkan harga produk yang akan dijual di pasaran.
  • Bisa mempertahankan harga produk berdasarkan proses produksi yang jelas.
  • Upaya dalam memaksimalkan keuntungan.

Mengetahui Metode Pendekatan Laporan HPP

Produk Ketika sebuah perusahaan membuat laporan untung dan rugi dari biaya pokok produksi yang dikeluarkan, ada dua metode yang bisa digunakan. Untuk pendekatan pertama yang bisa digunakan adalah Full Costing dan yang kedua Variable Costing. Ingin tahu bagaimana penjelasannya? Simak berikut ulasannya.

  • Full Costing, adalah perhitungan HPP yang dilakukan untuk mengetahui harga pokok dan biaya produksi. Pendekatan ini berkaitan dengan segala perhitungan unsur biaya produksi yang masuk ke dalam HPP. Di dalam perhitungan ini terdapat biaya tenaga kerja, bahan baku hingga overhead, keseluruhannya dihitung menjadi satu kesatuan.
  • Variable Costing, yakni sebuah perhitungan HPP yang di dalamnya hanya menjumlahkan biaya yang sifatnya variabel dalam harga produksi. Menjadikan variable costing hanya untuk menghitung HPP dengan rincian biaya yang terpisah dalam setiap periode tertentu. Rincian yang terdapat di dalamnya yaitu ada biaya bahan baku, tenaga kerja hingga overhead.

Begitulah cara menghitung HPP produk yang memakai pendekatan Full dan variable Costing. Kedua pendekatan tersebut bisa digunakan oleh pelaku dalam perusahaan untuk menentukan setiap harga pokok dalam produksi. Membuat perusahaan bisa menetapkan harga jual yang akan dipasarkan.

Cara Menghitung HPP Produk

Bagi yang belum mengetahui cara menghitung HPP produk dengan benar, terdapat beberapa tahapan yang perlu diketahui. Perhitungannya pun tidak terlalu sulit untuk dilakukan, jika pengguna adalah seorang yang masih awam. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam perhitungan tersebut yaitu:

1. Melakukan Perhitungan Bahan Baku

Hal pertama yang perlu dilakukan yaitu dengan menjumlahkan keseluruhan saldo yang terdapat di awal serta pembelian bahan baku. Selanjutnya jika sudah mendapatkan hasilnya kurangi dengan saldo di akhir periode. Jadi di tahap pertama ini adalah melakukan perhitungan bahan baku.

2. Menghitung Biaya Produksi

Tahap selanjutnya untuk dapat mengetahui HPP produk yaitu menghitung biaya produksi. Caranya yakni dengan menjumlahkan tiga komponen HPP di awal yaitu harga bahan baku, tenaga kerja dan overhead. Perhitungan dalam tahap ini pun sangat penting, sebab agar pelaku usaha mengetahui dengan pasti total dari hasil produksinya.

3. Menetapkan Biaya Pokok Produksi

Langkah selanjutnya, pelaku usaha bisa menetapkan biaya pokok produksi dengan mentotalkan keseluruhan biaya. Biaya yang dimaksudkan yaitu penjumlahan produksi serta saldo awal persediaan barang. Setelahnya dapat dikurangi dengan jumlah saldo akhir dari persediaan barang. Pada tahap inilah nantinya pelaku usaha juga bisa menentukan harga jual dari barang yang akan diproduksi.

4. Menghitung HPP

Terakhir, perhitungan HPP dapat dilakukan dengan mentotalkan jumlah harga pokok dengan ketersediaan barang produksi. Persediaan barang yang dimaksud adalah barang awal yang akan dikurangi dengan persediaan akhir. Membuat perhitungan HPP bisa terlihat berapa jumlahnya.

Itulah langkah-langkah yang mesti diketahui untuk dapat melakukan perhitungan HPP dengan benar. Setiap tahapan dari perhitungan tersebut bisa dilakukan oleh setiap pelaku usaha dengan mudah bukan? Hal yang perlu diingat dalam perhitungan tersebut yaitu setiap biaya atau harga harus jelas dan pasti nominalnya.

Contoh Perhitungan HPP

Sebelumnya telah dijelaskan bagaimana tahapan dan langkah-langkah dalam melakukan perhitungan HPP. Supaya lebih paham, akan diberikan contoh perhitungan yang sesuai dengan keadaan dilapangan. Contoh berupa soal cerita yang bisa pengguna pahami sesuai dengan kasus yang terdapat di sebuah perusahaan.

Contohnya yaitu, dalam sebuah perusahaan terdapat jumlah di luar biaya produksi sebesar Rp 100.000, sedangkan jumlah dari barang yang telah diproduksi adalah 2 unit. Berapakah kira-kira harga pokok yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan per satuannya? = Biaya produksi : Jumlah unit = Rp 100.000 : 2 = Rp 50. 000 per satuan

Itulah penjelasan cara menghitung HPP produk beserta dengan contohnya yang dapat pengguna pahami sebelumnya. Dalam contoh kasus yang diberikan, itu adalah contoh dari sekian banyak hitungan sederhana. Supaya dapat memahami dan menerapkannya, pelajari dan praktekkan dengan menghitungnya secara manual.

Continue Reading

Bisnis

Intip Rincian Modal Usaha Laundry dengan Keuntungan Menjanjikan

rincian modal usaha laundry

Di tengah masa pandemi seperti ini, beralih ke dunia bisnis menjadi hal terbaik yang dapat dilakukan, yaitu dengan menjalankan bisnis laundry. Bisa dibilang bisnis satu ini begitu menjanjikan, apalagi mengingat banyaknya orang yang membutuhkan jasa pencuci pakaian karena kesibukan bekerja. Bahkan rincian modal usaha laundry ini pun tidak begitu besar loh.

Usaha laundry memberlakukan harga dengan ukuran per kilo, yaitu sekitar Rp 6rb hingga Rp 7rb saja. Sehingga bisa dipastikan jasa laundry akan ramai karena harganya yang murah. Namun meskipun begitu, profit yang didapatkan pun terbilang menjanjikan mengingat modal usaha yang tidak besar.

Lantas bagaimana sebenarnya prospek bisnis dan rincian modal yang perlu dikeluarkan untuk usaha laundry satu ini? Berikut ulasan lengkapnya, yaitu antara lain:

Prospek Bisnis Laundry

Membuka usaha laundry merupakan hal yang cukup menantang namun sangat menjanjikan. Hal ini dikarenakan prospek maupun peluang usahanya yang dapat memutar uang dengan sangat cepat. Pasalnya, jasa pencuci baju ini begitu dibutuhkan oleh semua orang setiap harinya. Sehingga tidak heran apabila usaha ini cukup booming di kalangan masyarakat dan begitu dicari, baik oleh ibu rumah tangga hingga pelajar maupun mahasiswa.

Maka dari itulah, peluang bisnis laundry yang sedang booming ini harus dimanfaatkan dengan baik. Apalagi ditambah dengan pengoperasiannya yang sangat mudah, maka semua orang pun berpotensi menghasilkan keuntungan lumayan besar melalui bisnis satu ini. Apabila mempromosikannya dengan baik, dijamin usaha laundry semakin dikenal dan mendatangkan banyak konsumen untuk penghasilan menjanjikan.

Berapa Rincian Modal Usaha Laundry?

Namun sebelum memulai bisnis laundry, ada baiknya bagi para pebisnis mengetahui rincian modal usaha untuk jasa laundry dan menyesuaikannya pada anggaran. Berikut inilah perhitungan yang bisa dijadikan patokan, yaitu antara lain:

1. Modal Peralatan Utama

Rincian modal usaha laundry terbesar yaitu terletak pada peralatan utama yang digunakan untuk mencuci. Misalnya seperti 1 mesin cuci dengan kisaran harga Rp 4.000.000, 1 setrika seharga Rp 300.000, 1 unit timbangan Rp 250.000, 1 impulse sealer Rp 200.000, dan juga 1 set rak dan meja laundry seharga Rp 3.500.000. Total modal untuk peralatan saja yaitu sebesar Rp 8.250.000.

Selain peralatan, tentunya setiap pebisnis untuk usaha laundry membutuhkan lokasi yang tepat. Hal ini nantinya akan berbeda di setiap daerah dan menyesuaikan. Sehingga modal untuk menyewa tidak dimasukkan ke dalam perhitungan. Namun pebisnis bisa menyesuaikannya berdasarkan anggaran dan menegosiasikan harga bersama dengan pemilik agar mendapat harga lebih murah.

2. Modal Kerja

Selain modal peralatan dan lokasi, terdapat pula modal kerja yang harus diperhitungkan. Dalam hal ini, rincian modal usaha laundry yaitu berupa detergen pakaian Rp 200.000, pewangi pakaian Rp 250.000, plastik wrap Rp 200.000, spanduk dan brosur promosi Rp 200.000, dan neon box Rp 300.000. Total modal kerja yaitu sebesar Rp 1.150.000.

Tentunya kisaran tersebut belum termasuk biaya sewa tempat dan juga listrik per bulan. Pebisnis bisa memulai bisnis laundry kiloan dengan menyesuaikan anggaran dan menekannya hingga sekecil mungkin. Misalnya saja dengan tidak menyewa tempat atau menggunakan tempat milik sendiri, serta menggunakan mesin cuci bekas yang masih layak pakai. Hal ini akan menghemat modal namun tetap menghasilkan keuntungan besar.

Kiat Sukses Usaha Laundry

Setelah mengetahui informasi mengenai rincian modal usaha laundry, tentu saja langkah berikutnya adalah perlu mengerti bagaimana tips sukses memulai bisnisnya. Jika dirasa sudah siap dan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada, maka simak kiat suksesnya berikut ini:

  • Mengamati persaingan

Tips pertama yang harus diperhatikan adalah mengenai persaingan di sekitar lokasi usaha laundry. Tentunya dengan mengetahui hal ini, maka pebisnis bisa melakukan survey kisaran harga yang akan dikenakan apakah terlalu rendah atau tinggi. Apabila dirasa tarif yang ditawarkan oleh kompetitor terlalu rendah, maka lebih baik mencari lokasi lain.

  • Memberikan pelayanan yang bagus

Tidak hanya mengamati persaingan saja, namun pastikan selalu memberikan pelayanan yang bagus pada konsumen. Sehingga mereka akan kembali menggunakan jasa laundry yang ditawarkan. Tentunya hal ini perlu dibarengi dengan kualitas yang selalu terjaga baik.

  • Melakukan promosi

Tak lupa pula untuk selalu menggiatkan promosi, baik melalui sosial media, pemberian diskon atau cashback, hingga strategi mulut ke mulut yang dapat melancarkan bisnis. Dengan begitu, jasa laundry jadi lebih dikenal dan mendatangkan banyak pelanggan.

Nah itulah ulasan mengenai prospek bisnis, rincian modal usaha laundry, dan juga kiat sukses menjalankannya. Apabila memiliki niat untuk menjalankan usaha ini, maka sebisa mungkin mengetahui apa saja yang dibutuhkan demi keberlangsungan bisnis. Sehingga nantinya bisa memutar modal yang sedikit menjadi profit menguntungkan dan menjanjikan. Jadi, apakah tertarik mencoba bisnis satu ini?

Continue Reading

Bisnis

Usaha Perlengkapan Masjid yang Memberikan Keuntungan Menjanjikan

usaha perlengkapan masjid

Masjid adalah tempat ibadah yang dipakai oleh umat muslim untuk beribadah. Pada masjid, ada banyak peralatan pendukung yang pasti difungsikan. Misalnya saja karpet masjid, jam digital masjid, dan berbagai peralatan lainnya. Maka dari itu, tidak heran jika usaha perlengkapan masjid bisa memberikan keuntungan yang menjanjikan.

Hal ini dikarenakan perlengkapan masjid pasti banyak dicari. Mengingat jumlah masjid di Indonesia ada banyak. Lalu, apa saja barang-barang yang bisa dijual jika membuka usaha penjualan perlengkapan masjid? Untuk menjawab pertanyaan ini, maka harus disimak runtutan daftar yang ada di bawah ini secara terperinci:

1. Kubah Masjid

Peralatan pertama yang bisa dijual adalah kubah masjid. Jika memilih untuk menjual kubah masjid, maka harus memiliki vendor atau pembuat kubah yang berkualitas. Saat ini, bentuk kubah bermacam-macam. Maka dari itu, untuk menyiasati permintaan pembeli harus bisa berinovasi mengikuti perkembangan bentuk yang ada.

Semakin banyak jenis yang dijual, maka pembeli juga akan terfasilitasi dengan layanannya. Pastikan kubah yang dijual memiliki jenis kualitas yang baik. Hal ini dikarenakan kubah terletak di bagian luar dan fungsinya untuk menutup bagian atas masjid. Maka dari itu, pastikan untuk memakai kualitas terbaik untuk pelanggan.

2. Karpet Masjid

Peralatan kedua yang paling umum dijual adalah karpet masjid. Peralatan ini pastinya dibutuhkan oleh banyak masjid. Dengan adanya karpet masjid ini, jemaah masjid tidak perlu bingung mencari alas lain. Perlengkapan masjid satu ini memang penting untuk diperhatikan. Maka dari itu, jika menjualnya haruslah memakai produk berkualitas.

Saat ini, kebutuhan konsumen bermacam-macam. Mulai dari motif dan corak yang variatif, hingga ukuran yang beragam. Dengan adanya keberagaman ini, sebagai orang yang menjual juga harus paham tentang kualitasnya. Pengguna pastinya mencari karpet berkualitas untuk dipakai di masjid-masjid.

3. Jam Digital Masjid

Usaha perlengkapan masjid biasanya juga menyediakan jam digital untuk masjid. Jam ini terlihat lebih bagus dibanding jam biasa. Hal ini dikarenakan jam digital bisa terlihat meski dari arah yang jauh. Harga jam ini juga lebih mahal dari jam dinding biasa. karena peminatnya banyak, maka tidak heran jika jam ini bisa mendatangkan keuntungan yang besar.

Jika ingin menjual ini, maka harus menyediakan berbagai bentuk dan ukuran. Umumnya, bentuk yang biasa dipakai adalah persegi panjang. Lalu untuk ukurannya sendiri bermacam-macam. Pembeli pastinya membutuhkan ukuran yang beragam. Maka dari itu, pastikan untuk menyediakannya agar bisa dipilih oleh pembeli.

4. Speaker

Peralatan keempat yang umumnya dipakai di masjid adalah speaker. Alat ini pastinya ada di setiap masjid. Jika ingin membuka usaha peralatan masjid, maka bisa menambahkan alat ini sebagai salah satu peralatan yang dijual. Jenis dan ukuran speaker pun bermacam-macam dan tidak berpatok pada satu ukuran saja.

Karena tujuan pemakaian speaker sangat penting, maka dari itu sangat pas jika menyediakan alat ini untuk dijual. Karena nantinya alat ini akan mendatangkan keuntungan besar jika ada yang membelinya. Untuk itu, pastikan untuk menyediakan berbagai merek dan ukuran agar pembeli bisa melakukan pemilihan.

5. Mimbar Masjid

Menjual mimbar masjid juga tidak ada salahnya. Karena mimbar masjid adakah alat yang pastinya dibutuhkan. Mimbar ini juga sudah memiliki bentuk yang bervariasi. Maka dari itu, jika menyediakan mimbar masjid maka akan sangat pas. Pembeli bisa melakukan pembelian dalam satu waktu jika perlengkapan yang dijual lengkap.

Jika ingin membuka usaha perlengkapan masjid, semua peralatan di atas bisa langsung dijual. Setiap alat pasti dibutuhkan oleh masjid, maka dari itu akan sangat pas jika disediakan di satu tempat yang sama. Usaha semacam ini memiliki banyak referensi, jika memang tertarik untuk memulainya cari refrensi sebanyak-banyaknya untuk sukses. Sumber: Bisniz.id

Continue Reading

TOP STORIES