Connect with us

Finansial

Laporan Laba Rugi: Pengertian, Jenis, Fungsi, Cara Membuat dan Contohnya

Laporan Laba Rugi

Halo semuanya, ini pertama kalinya saya menulis di website income.id.

Nah, pada artikel kali ini saya akan memabahas tentang seputar laporan laba rugi. Mahasiswa akuntansi pasti sudah tidak asing lagi dengan laporan yang satu ini.

Bagaimana dengan mahasiswa baru (maba) yang masih awal menempuh kuliah akuntansi?

Ya, saya rasa mereka pasti bingung dan bertanya-tanya sebenarnya apa sih laporan laba rugi?

Ini juga terjadi pada saya beberapa tahun lalu saat saya baru saja masuk kuliah sebagai mahasiswa baru jurusan akuntansi.

Sumpah saya bingung banget saat itu, karena basicly saya adalah mantan siswa SMA jurusan IPA yang sudah pasti tidak tahu sebenarnya apa itu laporan akuntansi.

Bahkan nih, beberapa waktu lalu juga ada tetangga saya yang juga baru masuk kuliah dan mengambil jurusan akuntansi bertanya dan belajar pada saya tentang laporan laba rugi ini.

Padahal laporan laba rugi dalam akuntansi ini wajib di pahami oleh para mahasiswa akuntansi loh.

Oke, saya rasa ada cukup banyak orang khususnya mahasiswa baru terutama yang dulunya mengambil jurusan IPA saat SMA masih belum paham tentang laporan laba rugi.

Jangan khawatir karena pada artikel kali ini saya akan menjelaskan secara detail tentang laporan laba rugi terutama buat kalian yang masih menyandang status mahasiswa baru fakultas ekonomi.

Langsung saja yuk kita simak ulasannya berikut in

Apa Itu Laporan Laba Rugi? Laporan Laba Rugi Adalah….

Oke, pertama mari kita bahas dulu pengertian laporan laba rugi.

Saat mendengar kata laporan laba rugi kira-kira apa nih hal pertama yang terbesit dalam pikiran kalian?

Menurut kalian apa sih yang dimaksud dengan laporan laba rugi?

Ya, sesuai dengan namanya laporan laba rugi adalah salah satu jenis laporan keuangan yang menginterpretasikan dan mempresentasikan keadaan keuangan suatu organisasi/lembaga terutama dalam hal laba atau rugi perusahaan.

Menurut corporatefinanceinstitute.com laporan laba rugi adalah laporan keuangan inti dari suatu perusahaan yang menunjukkan laba dan rugi dalam suatu periode akuntansi tertentu.

Simple-nya begini, laporan laba rugi adalah suatu laporan yang menunjukkan apakah suatu lembaga/organisasi perusahaan mengalami kerugian (rugi) atau keuntungan (laba) dalam periode akuntansi yang sudah ditentukan.

Bagaimana caranya? Ya, sudah pasti secara simple untuk mengetahui laba atau rugi suatu usaha, kalian harus mengurangi pendapatan dan biaya-biaya yang kalian keluarkan kan?

Begitu juga perusahaan, untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut mengalami kerugian atau keuntungan.

Perusahaan harus membuat laporan laba rugi dengan cara menghitung jumlah semua pendapatan yang didapatkan selama operasi dikurangi dengan beban biaya yang mereka keluarkan selama periode akuntansi tersebut.

Oke, jadi dapatkan disimpulkan bahwa laporan laba rugi adalah salah satu laporan keuangan yang menunjukkan laba dan rugi perusahaan.

Bagaimana caranya?

Baca juga: Tips Membuat Brosur yang Menarik dan Mampu Membius Pembaca

Cara membuat laporan laba rugi adalah dengan mengurangi pendapatan dan beban biaya yang dikeluarkan.

Laba/Rugi = Pendapatan – Beban/Biaya

Satu hal yang harus kalian ketahui, dalam suatu perusahaan wajib hukumnya membuat laporan laba rugi.

Laporan laba rugi adalah salah satu laporan keuangan inti yang wajib dibuat setelah laporan posisi keuangan/Neraca, Laporan perubahan arus kas dan laporan ekuitas.

Berbeda dengan jenis laporan yang lainnya, menurut saya laporan laba rugi adalah laporan yang paling simple untuk dibuat karena hanya mencakup 2 hal saja.

Yaitu pendapatan dan biaya-biaya yang dikeluarkan selama periode akuntansi.

Apa maksud dari periode akuntansi?

Periode akuntansi itu adalah periode waktu atau jangka waktu perusahaan dalam membuat laporan keuangan gitu loh.

Satu periode akuntansi berapa lama?

Hal ini tergantung pada kebijakan perusahaan. Ada perusahaaan yang menetapkan periode akuntansi selama 12 bulan (tahunan) dan 3 bulan (triwulan).

Balik lagi ke kebijakan perusahaannya ya.

Jadi, misal perusahaan menetapkan periode akuntansi selama 12 bulan atau periode akuntansi tahunan, maka akuntan perusahaan harus membuat laporan laba rugi dari pendapatan dikurangi biaya-biaya yang dikeluarkan selama 12 bulan.

Begitu juga untuk periode triwulan, maka perusahaan harus membuat laporan laba rugi untuk pendapatan dikurangi biaya-biaya selama 3 bulan beroperasi.

Ini tidak hanya berlaku untuk laporan laba rugi saja, tapi juga berlaku untuk semua laporan keuangan perusahaan.

Pengguna Laporan Laba Rugi

Sudah tahu kan apa itu laporan laba rugi? Oke, sekarang mari kita bahas tentang apa fungsi dan tujuan laporan laba rugi.

Ya, sebagai salah satu laporan keuangan inti dari suatu perusahaan laporan laba rugi memiliki tujuan. Untuk apa laporan laba rugi dibuat?

Tapi sebelum menjawab untuk apa laporan laba rugi dibuat, akan lebih baik jika kalian tahu dulu nih, kira-kira untuk siapa laporan laba rugi ini dibuat?

Oke, jadi dalam suatu perusahaan laporan keuangan akan dibuat untuk para pemangku kepentingan.

Secara umum, ada 2 kelompok pemangku kepentingan yang berbeda yang biasanya membutuhkan laporan laba rugi ini yaitu pengguna internal dan pengguna eksternal.

Apa bedanya? Oke, mari kita bahas kedua pengguna laporan keuangan ini.

1. Pengguna Internal

Nah, pengguna internal laporan keuangan ini adalah pihak internal atau manajemen perusahaan itu sendiri.

Misalnya seperti manajer hingga dewan direksi. Tujuanya apa?

Jadi, tujuannya adalah tentu saja tidak lain mereka butuh laporan laba rugi ini untuk menganalisa kinerja operasi usaha bisnis yang dijalaninya secara keseluruhan.

Nah, dengan mengetahui perusahaan memperoleh laba/rugi, dengan begitu pihak internal akan dengan mudah membuat keputusan di masa yang akan datang agar usaha bisnis semakin maju di masa depan.

Biasanya nih, laporan keuangan yang dibuat untuk pihak manajemen akan dibuat sedetail dan serinci mungkin.

Agar dalam menganalisa dan menetapkan keputusan dapat dilakukan dengan benar dan sesuai keadaan usaha bisnis suatu perusahaan tersebut.

Misalnya nih, pada laporan keuangan laba rugi mereka memperoleh keuntungan atau laba yang cukup signifikan.

Maka bisa saja manajemen perusahaan dapat mengambil keputusan untuk meningkatkan produksi barang yang dijual atau  membuka cabang baru. Begitu juga sebaliknya.

2. Pengguna Eksternal

Dalam suatu perusahaan yang sudah cukup besar atau bahkan perusahaan skala kecil dan menengah sekalipun pasti memiliki pihak eksternal yang juga membutuhkan laporan keuangan laba rugi.

Misalnya nih, seperti investor dan kreditur seperti bank dan lainnya.

Mereka semua adalah pengguna eksternal atau pihak-pihak yang ada di luar perusahaan.

Nah, untuk meningkatkan kredibilatas perusahaan mereka harus tahu informasi keuangan suatu perusahaan.

Oleh karena itu, biasanya perusahaan akan menerbitkan laporan keuangan guna untuk diberitahukan kepada para investor dan kreditur.

Untuk apa?

Ya, tentu saja laporan laba rugi dibuat untuk pengguna eksternal dengan tujuan agar mereka dapat mengetahui keadaan keuangan suatu perusahaan.

Bagi investor atau kreditur yang sudah meminjamkan dananya kepada perusahaan tentu mereka ingin tahu seberapa besar keuntungan perusahaan yang mereka pilih untuk investasi.

Apakah bisa tumbuh dan menjadi lebih menguntungkan? Investor bisa melihatnya dari laporan laba rugi yang dibuat. Begitu juga dengan kreditur lainnya.

Sedangkan untuk calon investor dan calon kreditur, laporan laba rugi akan diperlukan untuk dijadikan pertimbangan sebelum memutuskan untuk berinvestasi atau meminjamkan dana mereka pada perusahaan tersebut.

Jadi simple saja sih sebenarnya, pengguna eksternal khususnya investor tentu saja membutuhkan laporan keuangan yang positif agar investasi melalui pinjaman dana mereka tidak sia-sia.

Bagaimana dengan kreditur?

Sebenarnya kreditur tidak terlalu peduli tentang laba/rugi suatu perusahaan karena mereka lebih peduli pada arus kas perusahaan tersebut.

Menurut kreditur, apabila arus kas dalam suatu perusahaan lancar maka sudah pasti mereka dapat membayar kembali pinjaman yang mereka miliki.

Se-simple itu!

Eh, ternyata tidak hanya untuk investor atau kreditur juga loh.

Laporan keuangan seperti laporan laba rugi perusahaan juga bisa saja dibutuhkan oleh pesaing.

Kira-kira untuk apa ya?

Ternyata pesaing membutuhkan laporan laba rugi perusahaan lain untuk mengukur kinerja perusahaan tersebut.

Dengan adanya laporan ini, pesaing bisa mengukur seberapa baik kinerja perusahaan kompetitor.

Dengan begitu pesaing juga akan dapat memutuskan apakah mereka harus bersaing memasuki pasar baru atau membangun strategi baru.

Wah, banyak sekali ya pengguna yang ingin tahu informasi keuangan melalui laporan keuangan perusahaan ini?

Fungsi dan Tujuan Laporan Laba Rugi

Sekarang kalian sudah tahu kan untuk siapa laporan laba rugi dibuat?

Nah, saya rasa sekarang kalian sudah bisa simpulkan kira-kira untuk apa laporan laba rugi dibuat?

Ya, dapat disimpulkan bahwa fungsi dan tujuan laporan laba rugi adalah sebagai berikut.

1. Pengambilan Keputusan Manajemen

Pertama, sudah pasti laporan laba rugi dibuat agar manajemen dan dewan direksi sebagai pihak internal perusahaan mengetahui keadaan keuangan perusahaannya sendiri.

Dengan begitu, mereka akan dapat menganilisis untuk kepentingan pengambilan keputusan agar usaha bisnisnya lebih maju di masa depan.

2. Keputusan untuk Berinvestasi

Sedangkan untuk para investor dan calon investor, laporan laba rugi memiliki fungsi dan tujuan untuk dijadikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk berinvestasi.

Jika laporan keuangan suatu perusahaan baik, maka kemungkinan besar investor akan tetap berinvestasi dan calon investor mulai untuk berinvetasi.

3. Mengkomunikasikan Profitabilitas Perusahaan

Oke, sebenarnya dari kedua fungsi dan tujuan laporan laba rugi tersebut dapat disimpulkan bahwa laporan laba rugi memiliki fungsi dan tujuan untuk mengkomunikasikan profitabilitas suatu perusahaan kepada para pemangku kepentingan.

Dengan begitu, baik manajemen, investor dan kreditur dapat mengetahui profit dan aktivitas bisnis yang dilakukan selama periode akuntansi.

Jenis Laporan Laba Rugi

Berdasarkan cara pembuatannya laporan laba rugi dibagi menjadi dua jenis yaitu.

1. Laporan Laba Rugi Single Step

Yaitu jenis laporan laba rugi yang hanya menunjukkan 1 kategori pendapatan dan satu kategori biaya/pengeluaran. Lebih simple.

2. Laporan Laba Rugi Multiple Step

Yaitu jenis laporan laba rugi yang dibuat dengan mengurangi pendapatan dan biaya yang dibuat dengan cara memisahkan akun biaya ke akun lain yang lebih relevan berdasarkan fungsinya.

Misalnya seperti biaya operasi dan biaya non-operasional untuk menghitung laba kotor, sedangkan laba operasi untuk menghitung laba bersih.

Jenis laporan yang paling sering digunakan adalah laporan laba rugi multiple step karena lebih rinci dan detail.

Format dan Cara Membuat Laporan Laba Rugi

Berikut ini format dan tata cara membuat laporan laba rugi pada perusahaan dagang agar kalian paham dan mengerti.

  • Tulisan nama perusahaan dan judul laporan lengkap dengan periode akuntansinya pada bagian atas.
  • Masukkan total pendapatan dari penjualan. Untuk laporan laba rugi perusahaan dagang kalian bisa masukkan juga diskon, retur dan pendapatan lainnya hingga menjadi total penjualan.
  • Masukkan HPP (Harga Pokok Penjualan) beserta angkanya.
  • Tulis laba/rugi kotor setelah HPP. Kurangkan total penjualan dengan HPP.
  • Masukkan biaya-biaya yang sudah dikeluarkan secara rinci.
  • Hitung laba/rugi sebelum pajak dengan mengurangkannya laba/rugi kotor dengan biaya-biaya.
  • Masukkan besaran pajak, lalu kurangkan dengan laba/rugi sebelum pajak dengan besarnya pajak.
  • Selesai, sekarang kalian bisa tahu berapa laba/rugi perusahaan.

Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan

Nah, untuk lebih jelasnya saya akan ilustrasikan pada gambar contoh laporan laba rugi perusahaan berikut ini.

Oke, jadi laporan laba rugi adalah salah satu laporan keuangan yang menyajikan pendapatan dan biaya-biaya yang dikurangkan hingga terdapat hasil laba/rugi bersih perusahaan.

Baca Juga: Laporan Keuangan Perusahaan, Lengkap dan Mendalam !

Sekarang kalian sudah paham kan? semoga artikel ini bermanfaat ya!

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Finansial

17 Kode Bank Di Indonesia Yang Paling Sering Digunakan Untuk Transaksi

Dewasa ini hampir seluruh kalangan masyarakat membutuhkan rekening bank untuk menunjang kebutuhan akan transaksi keuangan, seperti mengirim dan menerima uang. Apalagi mengingat pada era digital semacam ini banyak orang yang memilih hal praktis dan cepat, seperti membuat transaksi belanja online. Kegiatan transaksi itu menimbulkan adanya perjanjian jual beli dan membutuhkan pengiriman uang dengan kode Bank di Indonesia.

Banyak dari orang-orang yang melakukan transaksi tidak berada dalam satu lini bank yang sama, sehingga membutuhkan kode antar bank. Kode Bank di Indonesia sendiri ada banyak sekali, mengingat memang jenis bank di Indonesia cukup beragam. Nah, bagi kalian yang ingin melakukan transaksi antar bank, bisa melakukan penyetoran dengan mencantumkan kode bank berikut.

Kode Bank Indonesia Memiliki Ciri Berikut

Sudah diulas singkat diatas bahwa kode bank di Indonesia menjadi instrument penting dari sebuah keberhasilan transaksi. Mengingat pentingnya kode bank, maka seseorang perlu sekali memperhatikan dan mengetahui ciri-ciri kode bank dengan baik. Kode transfer antar bank di Indonesia biasanya memiliki jumlah digit setidaknya tiga angka.

Meski pada setiap bank memang memiliki kode angka yang berbeda-berbeda untuk melakukan transaksi ke rekening bank lain. Ada banyak sekali kode bank yang dapat dilihat dan dicari pada mesin Anjungan Tunai Mandiri atau ATM. Namun itu akan sangat menyulitkan, maka lebih baik untuk memperhatikan uraian berikut mengenai kode Bank di Indonesia dengan ciri tiga digit.

Kegunaan Kode Bank Dalam Transaksi

Kode bank digunakan sebagai salah satu sarana keberhasilan dari sebuah transaksi. Misalnya saja, ada seorang pembeli pada sebuah online shop yang ingin membeli sebuah barang, dia harus mentransfer sebuah uang tentunya. Namun dia menggunakan rekening yang berbeda dengan penjual yang menawarkan barang yang akan dibelinya, maka ia memerlukan kode bank.

Kode bank mampu mempermudah transaksi yang hanya dapat dilakukan melalui ATM, SMS Banking atau pun Internet Banking. Kode bank digunakan untuk mengidentifikasi transaksi antar bank yang dilakukan. Jangan sampai memasukkan kode bank yang salah atau tidak melakukan transaksi dengan kode bank jika mengirim pada bank yang berbeda.

Mengingat pentingnya kode bank sebagai salah satu media keberhasilan transaksi maka dalam ulasan ini akan dibahas mengenai semua kode bank di Indonesia. Simak ulasan berikut untuk dijadikan informasi dan perhatian bagi yang ingin melakukan transaksi. Agar tidak mengalami kegagalan transaksi.

Daftar Kode Bank di Indonesia Untuk Beberapa Bank

Setelah membahas dan mengulas ringkas mengenai ciri dan kegunaan kode bank dewasa ini. Berikut adalah ulasan mengenai kode bank di Indonesia yang paling sering digunakan.

1. Bank Mandiri

Untuk kode Bank Mandiri yang dibutuhkan sebagai sarana transaksi ada pada kode 008. Gunakan dan masukan kode tersebut sebelum memasukkan nomor rekening penerima dana. Setelah itu masukan nominal yang diinginkan dan lakukan transaksi.

2. Bank Mandiri Syariah

Meski sama-sama dari lisensi Bank Mandiri, namun bagi yang harus melakukan pengiriman ke Mandiri Syariah memiliki kode yang berbeda. 451 adalah kode yang harus dimasukkan jika harus melakukan transaksi pada bank Mandiri Syariah. Masukan kode bank tersebut sebelum nomor rekening penerima dan besaran dana yang akan disetorkan.

3. Bank BCA

Bagi yang ingin melakukan transaksi dengan Bank BCA maka untuk kode bank nya sendiri ada pada kode 014. Pelaku transaksi bisa memasukkan kode bank tersebut sebelum akhirnya memasukkan nomor rekening tujuan. Kemudian barulah masukan nominal transaksi dan lakukan pengiriman sejumlah dana yang diinginkan.

4. Bank BRI

Kode bank selanjutnya adalah dari Bank BRI yang memiliki kode tiga digit angka yaitu 002. Jadi jika ingin melakukan transaksi pada Bank BRI perlu memasukkan kode 002 tersebut terlebih dahulu. Sebelum memasukkan nomor rekening penerima dan besaran nominal yang diinginkan.

5. Bank BRI Syariah

Sama-sama berasal dari perusahaan yang sama dengan BRI, namun untuk pengiriman pada Bank BRI Syariah kodenya berbeda ya. Kode untuk Bank BRI Syariah ada pada tiga digit angka yaitu 422. Sama seperti transaksi umumnya, masukan kode bank sebelum nomor rekening penerima dan nominal.

6. Bank BNI

Bagi yang ingin melakukan transaksi dengan Bank BNI tentu harus memasukan kode 009 terlebih dahulu. Kemudian masukan nomor rekening tujuan dan disusul oleh nominal uang yang ingin ditransfer. Pastikan untuk memasukkan kode bank di Indonesia ini ya, jika kalian menggunakan bank diluar Bank BNI.

7. Bank BNI Syariah

Untuk transaksi pada Bank BNI Syariah kode transaksinya ada pada angka 427. Sama halnya seperti petunjuk diatas, masukan kode bank sebelum nomor rekening penerima. Masukan nominal yang dimasukkan dan transaksi bisa diidentifikasi.

8. Bank BTPN

Jika ingin melakukan transaksi ke Bank BTPN dari bank lain wajib untuk memasukkan kode dari Bank BTPN yaitu 213. Jangan lupa masukan kode bank sebelum nomor rekening penerima. Kemudian baru bisa masuk pada langkah pengisian nominal untuk transaksi lanjutannya.

9. Bank BTN

Bank BTN sendiri memiliki kode transaksi bank pada digit 200, masukan kode bank tersebut jika transaksi dilakukan dari bank diluar BTN. Masukan digit kode sebelum nomor rekening penerima Bank BTN. Selanjutnya baru bisa memasukkan nominal dan verifikasi transaksi.

10. Bank CIMB Niaga

Kode bank untuk transaksi pada Bank CIMB adalah 022,dan wajib dimasukan jika pengirimnya menggunakan bank lain. Masukan kode bank 022 sebelum memasukkan nomor rekening dari penerima. Untuk selanjutnya adalah memasukkan nominal transaksi sesuai yang ingin dikirimkan.

11. Bank CIMB Syariah

Untuk transaksi dengan Bank CIMB Syariah kode banknya sama dengan Bank CIMB umum yaitu ada pada angka 022. Masukan kode bank 022 sebelum memasukkan nomor rekening dari penerima. Untuk selanjutnya adalah memasukkan nominal transaksi sesuai yang janjikan.

12. Bank Danamon

Bagi yang ingin bertransaksi keuangan ke Bank Danamon dari bank lain wajib memasukkan kode Bank Danamon yaitu 011. Masukan kode bank tersebut sebelum nomor rekening penerima. Setelah langkah tersebut dilakukan, barulah verifikasi jumlah uang yang ingin ditransfer.

13. Bank Mega

Kode bank bagi yang ingin bertransaksi dengan Bank Mega adalah 426. Kode 426 ini wajib dimasukkan sebelum nomor rekening penerima Bank Mega. Dan langkah selanjutnya bisa memasukkan nominal dan menyelesaikan transaksi.
14. Bank Sinarmas

Bagi yang menggunakan rekening bank lain dan ingin transfer sejumlah uang pada Bank Sinarmas tentu membutuhkan kode bank khususnya. Kode bank untuk Bank Sinarmas sendiri ada pada nominal 153. Pengirim bisa memasukkan kode 153 diikuti nomor rekening penerima dan selanjutnya nominal yang dijanjikan.

15. Bank Muamalat

Kode bank untuk transaksi pada Bank Muamalat adalah 147. Kode bank tersebut wajib dimasukkan sebelum nomor rekening penerima. Kemudian disusul dengan memasukkan sejumlah uang sesuai dengan transaksi yang dimaksudkan.

16. Bank Permata

Kode Bank di Indonesia selanjutnya adalah dari Bank Permata yang memiliki kode 013. Kode ini wajib dicantumkan ketika akan melakukan transaksi ke Bank Permata. Diikuti dengan nomor rekening penerima dan besaran uang yang akan ditransfer.

17. Bank BII Maybank

Kode bank terakhir dari beberapa bank yang paling sering transaksi adalah Bank BII Maybank dengan kode banknya 016. Seperti transaksi umumnya, masukan kode tersebut sebelum nomor rekening penerima. Masukan nominal uang yang akan ditransfer kemudian klik transfer.

Itulah beberapa kode bank di Indonesia yang paling sering digunakan transaksi. Sehingga bagi yang ingin bertransaksi antar bank dengan bank-bank diatas sudah tidak perlu bingung lagi. Pastikan untuk memasukkan kode seperti yang tertera diatas ya, agar transaksi bisa diidentifikasi.

Continue Reading

Personal Finance

Manfaat Lain Slip Gaji Karyawan yang Jarang Diketahui

Bagi kamu yang berstatus sebagai karyawan atau pekerja di sebuah perusahaan, tentu sudah tak asing lagi dengan slip gaji karyawan yang selalu diterima setelah menerima gaji bulanan.

Secara umum, slip gaji karyawan merupakan bukti otentik atau bukti resmi penerimaan gaji dari pemberi kerja kepada pekerja atau pegawai.

Dalam slip gaji karyawan yang diberikan perusahaan, terdapat bagian-bagian nominal tertentu, baik terperinci maupun hanya sekadar rangkuman. Terkait dengan gaji bersihnya, seperti gaji pokok, penambah gaji, dan pengurang gaji termasuk nilai pinjaman jika ada.

Slip gaji tetap diterbitkan, baik perusahaan tersebut memberikan gaji take home pay atau yang lain.

Bagi perusahaan, slip gaji karyawan berfungsi sebagai dokumentasi atas pencatatan pengeluaran gaji yang dibayarkan perusahaan kepada karyawan. Atau dengan kata lain sebagai bukti resmi bahwa perusahaan telah melakukan kewajibannya terhadap karyawan yang bersangkutan berkaitan dengan sejumlah nominal tertentu yang menjadi hak karyawan.

Hal ini tercatat dalam Pasal 17 ayat (2) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan yang berbunyi, “Pengusaha wajib memberikan bukti pembayaran upah (slip gaji) yang memuat rincian upah yang diterima pekerja pada saat upah dibayarkan”.

Sementara untuk pekerja, slip gaji merupakan bukti kejelasan proses penggajian atau sebagai informasi potongan pajak dan penyetoran pajak penghasilan.

Nah, yang sering terjadi, masih banyak dari kita yang belum mengetahui manfaat lain dari slip gaji. Memang apa saja sih manfaat lainnya? Berikut manfaat lain dari slip gaji karyawan yang telah dirangkum oleh Income.id:

Slip Gaji Karyawan Sebagai Syarat Kartu Kredit

Slip gaji karyawan bisa digunakan ketika akan mengajukan sebuah kartu kredit. Slip gaji menjadi penentu apakah pengajuanmu akan diterima dan berapa jumlah limit yang diterima setiap bulannya.

Slip Gaji Karyawan untuk Kredit Alat Elektronik

Sering kali keinginan membeli alat-alat elektronik harus dikesampingkan mengingat masih banyak kebutuhan lain yang harus lebih diprioritaskan. Hal itulah yang menyebabkan sebagian orang memilih membeli televisi, kulkas, mesin cuci, atau peralatan elektronik lain secara kredit.

Untuk yang belum tahu, sudah ada beberapa perusahaan seperti FIF atau ADIRA yang menawarkan jasa pembelian alat-alat elektronik secara kredit.

Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah ketersediaan slip gaji karyawan, sebagai pertimbangan kemampuan debitur dalam membayar cicilan setiap bulannya dan menentukan jangka waktu cicilannya.

Kredit Motor dan Mobil

Manfaat lain yang bisa kamu dapatkan dari slip gaji karyawan adalah dalam hal pengajuan kredit kendaraan bermotor, baik mobil maupun motor.

Jika ingin membeli sebuah kendaraan dengan sistem cicil, kamu harus melampirkan slip gaji bersamaan dengan dokumen lainnya sebagai syarat mengambil kredit tersebut.

Tentu saja jenis, merek, dan DP atau uang muka kendaraan akan berpengaruh terhadap jumlah cicilan yang harus kamu bayarkan.

Slip Gaji Karyawan Sebagai Syarat KPR

Bagi kamu yang ingin membeli rumah dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), memiliki slip gaji karyawan menjadi syarat utama yang harus dipenuhi.

Melalui slip gaji, bank penyedia akan menganalisa kemampuanmu dalam membayar cicilan rumah setiap bulannya.

Idealnya, slip gaji yang diserahkan atau gaji bulanan kamu harus tiga kali lipat lebih besar dari jumlah cicilan per bulan. Oleh karena itu, pastikan untuk menyesuaikan cicilan dengan jumlah pendapatanmu.

Syarat KTA

Ingin mengajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA)? Slip gaji karyawan juga merupakan syarat wajib jika kamu ingin mengajukan pinjaman dana kepada KTA.

Kesesuaian dengan kemampuan membayar dapat dilihat dari slip gaji dan disertakan dalam formulir pengajuan kredit tanpa jaminan tersebut.

Sama seperti pengajuan KPR, besarnya slip gaji berpengaruh pada penilaian dan persetujuan Bank terhadap kredit yang kamu ajukan.

Menawar Gaji di Perusahaan Baru

Mungkin banyak yang tidak tahu ada beberapa perusahaan yang mensyaratkan pelamarnya untuk melampirkan slip gaji saat melamar pekerjaan.

Nah, gunanya slip gaji karyawan ini sebagai alat untuk tawar-menawar (negosiasi) gaji di tempat kerja baru dengan pihak HRD perusahaan.

Pelamar dalam hal ini bisa menaikkan (mark up) gajinya di kantor lama, lalu memasang gaji jauh lebih tinggi di kantor baru.

Tapi dengan slip gaji, HRD perusahaan dapat mengetahui kebenaran berapa sebenarnya gajimu di kantor lama, sehingga kamu tidak bisa seenaknya memberikan penawaran gaji tinggi. HRD perusahaan kantor baru pun dapat memperkirakan gaji yang pas sesuai dengan pengalaman kerjamu.

Intinya, kunci saat negosiasi gaji adalah buka harga dengan permintaan gaji naik dari kantor sebelumnya, namun tetap melihat kemampuan dan pengalaman kerjamu.

Yuk, Simpan Slip Gajimu

Berdasarkan penjabaran yang telah diuraikan di atas, kini kita tahu bahwa banyak manfaat dan kegunaan yang bisa kamu dapat dari slip gaji karyawan.

Selain untuk mengetahui angka gaji bersih yang memuat berapa gaji pokok, tunjangan-tunjangan, maupun potongan-potongan seperti untuk BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, sampai pajak yang harus dibayar, slip gaji karyawan ternyata sangat membantu kamu untuk berbagai urusan, mulai dari mengajukan kartu kredit, mengajukan kredit alat elektronik, mengajukan kredit motor dan mobil, mengajukan KPR, mengajukan KTA, hingga menawar gaji di perusahaan baru.

Seiring perkembangan, slip gaji kini tak hanya menggunakan kertas, tapi dapat diberikan dalam bentuk elektronik atau via e-mail sehingga mudah disimpan serta tak takut hilang ataupun rusak.

Baca Juga: Peluang Usaha Yang Bisa Bikin Kamu Jadi Sultan, Cek Yuk!

Mengingat begitu banyak manfaat yang diperoleh dari slip gaji karyawan, yuk simpan baik-baik slip gajimu.

Bagi kamu yang  masih mendapatkan slip gaji menggunakan kertas, taruh di tempat yang mudah diingat ya, sehingga nantinya mudah ditemukan saat kamu membutuhkan.

Continue Reading

Personal Finance

Pinjaman Online Terbaik Buat Kamu Yang Gak Punya Jaminan

Saat ini sudah ada beberapa layanan fintech pinjaman online yang menawarkan kemudahan untuk masyarakat. Terutama bagi yang sedang butuh pinjaman dana pribadi, pinjaman cicilan, atau yang lagi butuh pinjaman uang cepat.

Kemudahan yang ditawarkan layanan pinjaman online tersebut adalah mampu memberikan kredit cepat, langsung cair, serta tanpa jaminan.

Namun rata-rata masih memberikan tenor pinjaman jangka pendek yaitu 10 hingga 30 hari saja. Padahal saat ini masyarakat tidak hanya membutuhkan pinjaman tanpa agunan jangka pendek saja.

Mereka juga mencari yang dapat memberikan pinjaman cicilan selama beberapa bulan. Apakah ada fintech yang mampu memberikan fasilitas tersebut? Berikut uraian selengkapnya

Pinjaman Online Tunai Kita

tunaikita.com

Salah satu rekomendasi pinjaman online yang mampu menawarkan pinjaman tanpa jaminan dengan cicilan per bulan adalah Tunai Kita.

Dana plafon yang bisa diberikan oleh Tunai Kita ini bekisar antara Rp4 hingga Rp20 juta. Sementara untuk tenor pinjaman sendiri mulai dari 3 hingga 6 bulan. Tenor cicilan ini sangat menarik.

Pasalnya jika di bank, biasanya cicilan bulanan dilakukan minimal 6 bulan yang bagi sebagian orang waktu tersebut cukup lama.

Sementara pinjaman online Tunai Kita mampu memberikan pinjaman dengan bayar bulanan dalam waktu 3 bulan saja. Bahkan proses peminjaman dana di Tunai Kita ini sangat cepat.

Jika semua syarat mampu dipenuhi pemohon, uang bisa langsung cair dalam hitungan menit. Namun ada sejumlah peraturan yang diberlakukan bagi calon nasabah Tunai Kita.

Diantaranya, jika ingin melakukan pengajuan pinjaman saat ini hanya bisa melalui aplikasi Android saja. Tidak bisa melalui website atau IOS.

Selain itu bagi pemohon juga harus telah berusia 21 hingga  55 tahun. Harus mempunyai KTP, NPWP, serta rekening bank atas nama pemohon.

Tunai Kita juga hanya melayani pencairan dana pada 7 bank terpilih. Termasuk BCA, Mandiri, BRI, Danamon, Bank Mega, dan Bank Permata.

Pinjaman Online Tunaiku

tunaiku.com

Tunaiku bisa menjadi rekomendasi pinjaman online tanpa jaminan dan memberikan tenor pinjaman mulai 6 hingga 12 bulan.

Dana plafon yang mampu diberikan juga cukup besar yaitu mulai dari Rp2 hingga Rp20 juta rupiah. Yang menarik pada Tunaiku ini adalah mampu memberikan masa bayar bulanan hingga 12 bulan.

Padahal fintech lain rata-rata hanya mampu memberikan layanan cicilan bulanan maksimal 6 bulan. Jika ingin mencoba melakukan pinjaman di Tunaiku, syaratnya cukup mudah.

Pemohon hanya harus telah berusia 21 hingga 55 tahun, memiliki rekening bank yang masih aktif, dan sedang bekerja atau berpenghasilan. Bisa pekerja swasta atau kalangan PNS.

Ada ketentuan khusus yang diperuntukkan bagi calon peminjam Tunaiku. Diantaranya adalah mereka hanya akan memberikan pinjaman dana bagi pemohon yang bekerja.

Jadi bagi yang berprofesi sebagai pengusaha, tidak diperkenankan untuk melakukan pinjaman. Selain itu ada wilayah tertentu di Indonesia yang bisa mereka layani.

Termasuk Jabodetabek, Bandung, Semarang, Gresik, Jogjakarta, Surabaya, Sidoarjo, Medan, Surabaya, Pekan baru. Denpasar, Palembang, dan Makassar.

Ketentuan terakhir, proses pencairan dana di Tunaiku sedikit lebih lama yaitu 1 hingga 3 hari kerja. Hal ini karena proses pengajuan tidak sepenuhnya online, harus bertemu kurir dulu untuk konfirmasi KTP dan tanda tangan kontrak.

Pinjaman Online Julo

julo.co.id

Pinjaman online Julo bisa dipilih bagi yang ingin mencari pinjaman dana online tanpa jaminan apapun.

Julo mengklaim punya kelebihan dari sisi kemudahan dan kecepatan dana bisa cair. Plafon yang mampu diberikan mulai dari Rp2 hingga Rp8 juta. Pengembalian pinjaman tersebut juga bisa dilakukan dengan mencicil selama 3 hingga 6 bulan.

Pemohon hanya diharuskan berdomisili di area yang telah ditentukan. Termasuk area Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Manado, Kaltim, Bali, serta Riau.

Selain itu pemohon juga harus berstatus sebagai pekerja (bisa PNS atau swasta dengan penghasilan minimal Rp2 juta per bulan). Saat pengajuan, pemohon diharuskan mengunggah beberapa dokumen.

Diantaranya seperti KTP, Slip gaji atau Surat Keterangan Penghasilan, serta Foto diri saat memegang KTP.

Penting untuk diketahui, nanti dana yang cair hanya akan ditransfer pada rekening atas nama pemohon sendiri. Dari mulai pengajuan hingga pencairan dana, pada umumnya hanya membutuhkan waktu 1 hingga 2 hari kerja saja.

Soal bunga, sebetulnya Julo memberikan bunga pinjaman yang cukup rendah yaitu 1,5% sampai 4% untuk per bulannya.

Namun, Julo juga mengenakan biaya provisi yang besarnya 5% dari pinjaman awal saat sebelum dicairkan. Jika dihitung-hitung setelah ditambah biaya provisi ini jumlah bunga yang dibayarkan tidak bisa dikatakan kecil.

Dana Kini

danakini.co.id

Pinjaman online untuk beli barang?

Coba saja Dana Kini. Dana Kini punya pilihan beberapa jenis pinjaman.

Pertama layanan cicilan tanpa kartu kredit. Dengan layanan ini pemohon akan dibantu untuk pembiayaan pembelian barang pada toko tertentu yang sudah menjadi partner Dana Kini.

Menariknya pembelian barang yang dicicil tersebut tanpa perlu menggunakan kartu kredit dengan jangka waktu pembayaran cicilan yang bisa dipilih sendiri. Bisa 6, 12, 18, hingga paling lama 24 bulan. Layanan kedua adalah Dana Kini Produktif.

Pada layanan produktif ini pemohon akan dibantu untuk pembiayaan pembelian produk dari toko yang telah bekerja sama dengan Dana Kini (Kawan Lama).

Namun, syaratnya pembelian barang tersebut harus dengan tujuan untuk mendukung usaha produktif yang sedang dikembangkan pemohon. Bunga yang dikenakan rendah dan jangka waktu cicilan bisa mencapai 24 bulan.

Tenor pinjaman 24 bulan inilah keistimewaan dari Dana Kini. Sementara pinjaman online lain hanya mampu memberikan masa pembayaran bulanan rata-rata maksimal 12 bulan saja.

Namun ingat, Dana Kini merupakan pinjaman yang hanya bisa dipergunakan untuk pembelian barang saja, bukan untuk dana tunai.

DanaFix

danafix.id

Ingin pinjaman tanpa agunan, tanpa proses rumit dan panjang, tanpa dokumen yang banyak? Dana Fix ini bisa dicoba.

DanaFix merupakan salah satu fintech yang melayani pinjaman online bagi masyarakat dan beroperasi di bawah naungan PT Danafix Online Indonesia.

Tidak seperti beberapa fintech pinjol pada umumnya, yang hanya mampu melayani pemohon di area tertentu.

Danafix bisa melayani masyarakat seluruh Indonesia. Layanan Danafix ini adalah memberikan pinjaman dana bagi pemohon dan bisa dicicil. Plafon yang mampu diberikan mulai dari Rp500 ribu hingga Rp6 juta.

Sementara tenor pinjaman bisa dipilih, mulai dari 61 hingga 180 hari. Pemohon dana hanya harus telah berumur 21 hingga 60 tahun. Sudah berpenghasilan minimal Rp2 juta perbulan, serta tinggal dan bekerja di Indonesia.

Bunga cicilan DanaFix cukup rendah yaitu 15% perbulan, dengan biaya keterlambatan sebesar Rp100 ribu.

Untuk melakukan pengajuan pinjaman, pemohon harus mengunduh aplikasi DanaFix ini melalui GooglePlay.

Setelah itu tinggal menyiapkan dokumen seperti KTP, nama kontak saudara yang serumah, serta kontak kantor tempat bekerja. Jika semua sudah siap hanya harus ikuti saja prosesnya hingga dana bisa cair.

Itulah beberapa rekomendasi pinjaman online yang dapat dicicil pembayarannya per bulan. Saat ini sudah banyak fintech yang mampu memberikan pinjaman dana untuk masyarakat. Hal ini karena kemudahan dan kecepatan dana pinjaman bisa langsung cair dalam waktu singkat.

Namun yang juga harus diperhatikan bagi peminjam dana online adalah penggunaan dana itu sendiri.

Oleh karena dana plafon pinjol relatif kecil, maksimalkan hanya digunakan untuk hal-hal yang paling dibutuhkan saja.

Selain itu, jangan lupa juga setiap bulan sisihkan uang untuk membayar bunga pinjaman berikut cicilannya. Karena jika terlambat akan terkena biaya administrasi penagihan  yang jumlahnya bisa lebih besar.

Continue Reading

TOP STORIES