Connect with us

Finansial

Laporan Laba Rugi: Pengertian, Jenis, Fungsi, Cara Membuat dan Contohnya

Halo semuanya, ini pertama kalinya saya menulis di website income.id.

Nah, pada artikel kali ini saya akan memabahas tentang seputar laporan laba rugi. Mahasiswa akuntansi pasti sudah tidak asing lagi dengan laporan yang satu ini.

Bagaimana dengan mahasiswa baru (maba) yang masih awal menempuh kuliah akuntansi?

Ya, saya rasa mereka pasti bingung dan bertanya-tanya sebenarnya apa sih laporan laba rugi?

Ini juga terjadi pada saya beberapa tahun lalu saat saya baru saja masuk kuliah sebagai mahasiswa baru jurusan akuntansi.

Sumpah saya bingung banget saat itu, karena basicly saya adalah mantan siswa SMA jurusan IPA yang sudah pasti tidak tahu sebenarnya apa itu laporan akuntansi.

Bahkan nih, beberapa waktu lalu juga ada tetangga saya yang juga baru masuk kuliah dan mengambil jurusan akuntansi bertanya dan belajar pada saya tentang laporan laba rugi ini.

Padahal laporan laba rugi dalam akuntansi ini wajib di pahami oleh para mahasiswa akuntansi loh.

Oke, saya rasa ada cukup banyak orang khususnya mahasiswa baru terutama yang dulunya mengambil jurusan IPA saat SMA masih belum paham tentang laporan laba rugi.

Jangan khawatir karena pada artikel kali ini saya akan menjelaskan secara detail tentang laporan laba rugi terutama buat kalian yang masih menyandang status mahasiswa baru fakultas ekonomi.

Langsung saja yuk kita simak ulasannya berikut in

Apa Itu Laporan Laba Rugi? Laporan Laba Rugi Adalah….

Oke, pertama mari kita bahas dulu pengertian laporan laba rugi.

Saat mendengar kata laporan laba rugi kira-kira apa nih hal pertama yang terbesit dalam pikiran kalian?

Menurut kalian apa sih yang dimaksud dengan laporan laba rugi?

Ya, sesuai dengan namanya laporan laba rugi adalah salah satu jenis laporan keuangan yang menginterpretasikan dan mempresentasikan keadaan keuangan suatu organisasi/lembaga terutama dalam hal laba atau rugi perusahaan.

Menurut corporatefinanceinstitute.com laporan laba rugi adalah laporan keuangan inti dari suatu perusahaan yang menunjukkan laba dan rugi dalam suatu periode akuntansi tertentu.

Simple-nya begini, laporan laba rugi adalah suatu laporan yang menunjukkan apakah suatu lembaga/organisasi perusahaan mengalami kerugian (rugi) atau keuntungan (laba) dalam periode akuntansi yang sudah ditentukan.

Bagaimana caranya? Ya, sudah pasti secara simple untuk mengetahui laba atau rugi suatu usaha, kalian harus mengurangi pendapatan dan biaya-biaya yang kalian keluarkan kan?

Begitu juga perusahaan, untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut mengalami kerugian atau keuntungan.

Perusahaan harus membuat laporan laba rugi dengan cara menghitung jumlah semua pendapatan yang didapatkan selama operasi dikurangi dengan beban biaya yang mereka keluarkan selama periode akuntansi tersebut.

Oke, jadi dapatkan disimpulkan bahwa laporan laba rugi adalah salah satu laporan keuangan yang menunjukkan laba dan rugi perusahaan.

Bagaimana caranya?

Cara membuat laporan laba rugi adalah dengan mengurangi pendapatan dan beban biaya yang dikeluarkan.

Laba/Rugi = Pendapatan – Beban/Biaya

Satu hal yang harus kalian ketahui, dalam suatu perusahaan wajib hukumnya membuat laporan laba rugi.

Laporan laba rugi adalah salah satu laporan keuangan inti yang wajib dibuat setelah laporan posisi keuangan/Neraca, Laporan perubahan arus kas dan laporan ekuitas.

Berbeda dengan jenis laporan yang lainnya, menurut saya laporan laba rugi adalah laporan yang paling simple untuk dibuat karena hanya mencakup 2 hal saja.

Yaitu pendapatan dan biaya-biaya yang dikeluarkan selama periode akuntansi.

Apa maksud dari periode akuntansi?

Periode akuntansi itu adalah periode waktu atau jangka waktu perusahaan dalam membuat laporan keuangan gitu loh.

Satu periode akuntansi berapa lama?

Hal ini tergantung pada kebijakan perusahaan. Ada perusahaaan yang menetapkan periode akuntansi selama 12 bulan (tahunan) dan 3 bulan (triwulan).

Balik lagi ke kebijakan perusahaannya ya.

Jadi, misal perusahaan menetapkan periode akuntansi selama 12 bulan atau periode akuntansi tahunan, maka akuntan perusahaan harus membuat laporan laba rugi dari pendapatan dikurangi biaya-biaya yang dikeluarkan selama 12 bulan.

Begitu juga untuk periode triwulan, maka perusahaan harus membuat laporan laba rugi untuk pendapatan dikurangi biaya-biaya selama 3 bulan beroperasi.

Ini tidak hanya berlaku untuk laporan laba rugi saja, tapi juga berlaku untuk semua laporan keuangan perusahaan.

Pengguna Laporan Laba Rugi

Sudah tahu kan apa itu laporan laba rugi? Oke, sekarang mari kita bahas tentang apa fungsi dan tujuan laporan laba rugi.

Ya, sebagai salah satu laporan keuangan inti dari suatu perusahaan laporan laba rugi memiliki tujuan. Untuk apa laporan laba rugi dibuat?

Tapi sebelum menjawab untuk apa laporan laba rugi dibuat, akan lebih baik jika kalian tahu dulu nih, kira-kira untuk siapa laporan laba rugi ini dibuat?

Oke, jadi dalam suatu perusahaan laporan keuangan akan dibuat untuk para pemangku kepentingan.

Secara umum, ada 2 kelompok pemangku kepentingan yang berbeda yang biasanya membutuhkan laporan laba rugi ini yaitu pengguna internal dan pengguna eksternal.

Apa bedanya? Oke, mari kita bahas kedua pengguna laporan keuangan ini.

1. Pengguna Internal

Nah, pengguna internal laporan keuangan ini adalah pihak internal atau manajemen perusahaan itu sendiri.

Misalnya seperti manajer hingga dewan direksi. Tujuanya apa?

Jadi, tujuannya adalah tentu saja tidak lain mereka butuh laporan laba rugi ini untuk menganalisa kinerja operasi usaha bisnis yang dijalaninya secara keseluruhan.

Nah, dengan mengetahui perusahaan memperoleh laba/rugi, dengan begitu pihak internal akan dengan mudah membuat keputusan di masa yang akan datang agar usaha bisnis semakin maju di masa depan.

Biasanya nih, laporan keuangan yang dibuat untuk pihak manajemen akan dibuat sedetail dan serinci mungkin.

Agar dalam menganalisa dan menetapkan keputusan dapat dilakukan dengan benar dan sesuai keadaan usaha bisnis suatu perusahaan tersebut.

Misalnya nih, pada laporan keuangan laba rugi mereka memperoleh keuntungan atau laba yang cukup signifikan.

Maka bisa saja manajemen perusahaan dapat mengambil keputusan untuk meningkatkan produksi barang yang dijual atau  membuka cabang baru. Begitu juga sebaliknya.

2. Pengguna Eksternal

Dalam suatu perusahaan yang sudah cukup besar atau bahkan perusahaan skala kecil dan menengah sekalipun pasti memiliki pihak eksternal yang juga membutuhkan laporan keuangan laba rugi.

Misalnya nih, seperti investor dan kreditur seperti bank dan lainnya.

Mereka semua adalah pengguna eksternal atau pihak-pihak yang ada di luar perusahaan.

Nah, untuk meningkatkan kredibilatas perusahaan mereka harus tahu informasi keuangan suatu perusahaan.

Oleh karena itu, biasanya perusahaan akan menerbitkan laporan keuangan guna untuk diberitahukan kepada para investor dan kreditur.

Untuk apa?

Ya, tentu saja laporan laba rugi dibuat untuk pengguna eksternal dengan tujuan agar mereka dapat mengetahui keadaan keuangan suatu perusahaan.

Bagi investor atau kreditur yang sudah meminjamkan dananya kepada perusahaan tentu mereka ingin tahu seberapa besar keuntungan perusahaan yang mereka pilih untuk investasi.

Apakah bisa tumbuh dan menjadi lebih menguntungkan? Investor bisa melihatnya dari laporan laba rugi yang dibuat. Begitu juga dengan kreditur lainnya.

Sedangkan untuk calon investor dan calon kreditur, laporan laba rugi akan diperlukan untuk dijadikan pertimbangan sebelum memutuskan untuk berinvestasi atau meminjamkan dana mereka pada perusahaan tersebut.

Jadi simple saja sih sebenarnya, pengguna eksternal khususnya investor tentu saja membutuhkan laporan keuangan yang positif agar investasi melalui pinjaman dana mereka tidak sia-sia.

Bagaimana dengan kreditur?

Sebenarnya kreditur tidak terlalu peduli tentang laba/rugi suatu perusahaan karena mereka lebih peduli pada arus kas perusahaan tersebut.

Menurut kreditur, apabila arus kas dalam suatu perusahaan lancar maka sudah pasti mereka dapat membayar kembali pinjaman yang mereka miliki.

Se-simple itu!

Eh, ternyata tidak hanya untuk investor atau kreditur juga loh.

Laporan keuangan seperti laporan laba rugi perusahaan juga bisa saja dibutuhkan oleh pesaing.

Kira-kira untuk apa ya?

Ternyata pesaing membutuhkan laporan laba rugi perusahaan lain untuk mengukur kinerja perusahaan tersebut.

Dengan adanya laporan ini, pesaing bisa mengukur seberapa baik kinerja perusahaan kompetitor.

Dengan begitu pesaing juga akan dapat memutuskan apakah mereka harus bersaing memasuki pasar baru atau membangun strategi baru.

Wah, banyak sekali ya pengguna yang ingin tahu informasi keuangan melalui laporan keuangan perusahaan ini?

Fungsi dan Tujuan Laporan Laba Rugi

Sekarang kalian sudah tahu kan untuk siapa laporan laba rugi dibuat?

Nah, saya rasa sekarang kalian sudah bisa simpulkan kira-kira untuk apa laporan laba rugi dibuat?

Ya, dapat disimpulkan bahwa fungsi dan tujuan laporan laba rugi adalah sebagai berikut.

1. Pengambilan Keputusan Manajemen

Pertama, sudah pasti laporan laba rugi dibuat agar manajemen dan dewan direksi sebagai pihak internal perusahaan mengetahui keadaan keuangan perusahaannya sendiri.

Dengan begitu, mereka akan dapat menganilisis untuk kepentingan pengambilan keputusan agar usaha bisnisnya lebih maju di masa depan.

2. Keputusan untuk Berinvestasi

Sedangkan untuk para investor dan calon investor, laporan laba rugi memiliki fungsi dan tujuan untuk dijadikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk berinvestasi.

Jika laporan keuangan suatu perusahaan baik, maka kemungkinan besar investor akan tetap berinvestasi dan calon investor mulai untuk berinvetasi.

3. Mengkomunikasikan Profitabilitas Perusahaan

Oke, sebenarnya dari kedua fungsi dan tujuan laporan laba rugi tersebut dapat disimpulkan bahwa laporan laba rugi memiliki fungsi dan tujuan untuk mengkomunikasikan profitabilitas suatu perusahaan kepada para pemangku kepentingan.

Dengan begitu, baik manajemen, investor dan kreditur dapat mengetahui profit dan aktivitas bisnis yang dilakukan selama periode akuntansi.

Jenis Laporan Laba Rugi

Berdasarkan cara pembuatannya laporan laba rugi dibagi menjadi dua jenis yaitu.

1. Laporan Laba Rugi Single Step

Yaitu jenis laporan laba rugi yang hanya menunjukkan 1 kategori pendapatan dan satu kategori biaya/pengeluaran. Lebih simple.

2. Laporan Laba Rugi Multiple Step

Yaitu jenis laporan laba rugi yang dibuat dengan mengurangi pendapatan dan biaya yang dibuat dengan cara memisahkan akun biaya ke akun lain yang lebih relevan berdasarkan fungsinya.

Misalnya seperti biaya operasi dan biaya non-operasional untuk menghitung laba kotor, sedangkan laba operasi untuk menghitung laba bersih.

Jenis laporan yang paling sering digunakan adalah laporan laba rugi multiple step karena lebih rinci dan detail.

Format dan Cara Membuat Laporan Laba Rugi

Berikut ini format dan tata cara membuat laporan laba rugi pada perusahaan dagang agar kalian paham dan mengerti.

  • Tulisan nama perusahaan dan judul laporan lengkap dengan periode akuntansinya pada bagian atas.
  • Masukkan total pendapatan dari penjualan. Untuk laporan laba rugi perusahaan dagang kalian bisa masukkan juga diskon, retur dan pendapatan lainnya hingga menjadi total penjualan.
  • Masukkan HPP (Harga Pokok Penjualan) beserta angkanya.
  • Tulis laba/rugi kotor setelah HPP. Kurangkan total penjualan dengan HPP.
  • Masukkan biaya-biaya yang sudah dikeluarkan secara rinci.
  • Hitung laba/rugi sebelum pajak dengan mengurangkannya laba/rugi kotor dengan biaya-biaya.
  • Masukkan besaran pajak, lalu kurangkan dengan laba/rugi sebelum pajak dengan besarnya pajak.
  • Selesai, sekarang kalian bisa tahu berapa laba/rugi perusahaan.

Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan

Nah, untuk lebih jelasnya saya akan ilustrasikan pada gambar contoh laporan laba rugi perusahaan berikut ini.

Oke, jadi laporan laba rugi adalah salah satu laporan keuangan yang menyajikan pendapatan dan biaya-biaya yang dikurangkan hingga terdapat hasil laba/rugi bersih perusahaan.

Baca Juga: Laporan Keuangan Perusahaan, Lengkap dan Mendalam !

Sekarang kalian sudah paham kan? semoga artikel ini bermanfaat ya!

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Finansial

Terkuak, Ini Rincian Gaji dan Tunjangan Anggota DPR 2019-2024 yang Baru Dilantik

Anggota DPR RI
Anggota DPR RI

Sebanyak 575 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terpilih periode 2019-2024 resmi dilantik pada Selasa, 1 Oktober 2019 kemarin. Acara pelantikan ini berlangsung pukul 10.15 WIB di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta.

Pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah dan janji sebagai anggota dewan terpilih. Pengucapan sumpah jabatan dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung (MA) M. Hatta Ali, disaksikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Selama pelantikan Anggota DPR 2019-2024 tersebut, banyak hal yang menarik perhatian masyarakat.

Mulai dari wajah-wajah baru yang akan menempati kursi di Senayan, yang mana beberapa diantaranya merupakan politisi kawakan atau yang sudah pernah menduduki kursi legislatif,

Sementara di sisi lain ada yang masih baru, dan bahkan ada beberapa deretan artis yang menjadi Anggota DPR, seperti Eko Patrio, Desy Ratnasari, Krisdayanti, Rano Karno, dan Mulan Jameela.

Selain itu, menariknya pula terdapat Anggota DPR tertua dan Anggota DPR termuda untuk periode 2019-2024.

Anggota DPR terpilih tertua untuk periode 2019-2024 ialah Abdul Wahab Dalimunthe. Ia merupakan Anggota Parlemen dari Partai Demokrat Daerah Pemilihan Sumatera Utara 1 dan saat ini berusia 80 tahun.

Abdul Wahab memiliki rekam jejak panjang dalam dunia politik. Ia duduk di kursi parlemen pada 2009-2014 dari Fraksi Demokrat Dapil Sumut 1. Kemudian pada 2017-2019, Abdul Wahab kembali ke Senayan setelah tidak terpilih, dan akhirnya berkiprah lagi di DPR menggantikan Ruhut Sitompul.

Sementara untuk Anggota DPR termuda adalah Hillary Brigitta Lasut. Ia merupakan politisi Partai Nasdem Daerah Pemilihan Sulawesi Utara, dan saat ini baru berusia 23 tahun.

Meski masih muda, Hillary tidak asing dengan dunia politik. Ini karena ia adalah putri dari Bupati Kepulauan Talaud periode 2004-2009 dan 2009-2012, Elly Enggelberd Lasut.

Gaji dan Tunjangan Anggota DPR 2019-2024

Stigma hidup bermewah-mewahan telah lama melekat pada sebagian besar Anggota DPR. Masyarakat menilai gaya hidup anggota dewan selalu “wah” dan hidup bergelimang harta. Hal itu bisa dilihat dari setiap baju keren yang dikenakan, sepatu mewah yang dipakai, menenteng tas branded, hingga menaiki kendaraan mewah.

Lantas, apakah pernyataan tersebut sesuai realitas?

Pasca dilantik, Anggota DPR 2019-2024 akan menerima gaji dan tunjangan tetap setiap bulannya. Benar saja, ternyata total gaji dan tunjangan tetap yang diterima Anggota DPR bisa menyentuh angka Rp17 juta per bulan.

Namun, selain gaji dan tunjangan tetap, Anggota DPR akan menerima penerimaan lainnya. Jika ditotal, angkanya akan bernilai fantastis, yaitu mencapai lebih Rp50 juta per bulan.

Adapun rincian pendapatan per bulan itu diatur dalam Surat Edaran Setjen DPR RI Nomor KU.00/9414/DPR RI/XII/2010 tentang Gaji Pokok dan Tunjangan Anggota DPR. Sementara untuk ketetapan gaji anggota DPR tercantum dalam Surat Menteri Keuangan Nomor S-520/MK.02/2015.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Gaji DPR Andin Hadiyanto menuturkan hingga saat ini belum ada ketentuan baru terkait gaji para anggota dewan ini. 

Kira-kira kalian tahu enggak rincian gaji dan tunjangan Anggota DPR? Kalau penasaran, berikut detail gaji beserta tunjangan per bulan Anggota DPR RI, seperti dikutip dari Liputan6.com:

Baca Juga: 17 Cara Mengatur Keuangan Pribadi, Lengkap & Manjur !

A. Gaji dan Tunjangan Tetap

1. Gaji pokok

– Anggota merangkap ketua: Rp5.040.000

– Anggota merangkap wakil ketua: Rp4.620.000

– Anggota DPR: Rp4.200.000

2. Tunjangan Istri

– Anggota merangkap ketua: Rp504.000

– Anggota merangkap wakil ketua: Rp462.000

– Anggota DPR: Rp420.000

3. Tunjangan anak (2 anak)

– Anggota merangkap ketua: Rp201.600

– Anggota merangkap wakil ketua: Rp184.800

– Anggota DPR: Rp168.000

4. Uang sidang/paket: Rp2.000.000

5. Tunjangan jabatan

– Anggota Merangkap Ketua: Rp18.900.000

– Anggota Merangkap Wakil Ketua: Rp15.600.000

– Anggota DPR: Rp9.700.000

6. Tunjangan Beras: Rp30.090

7. Tunjangan PPh Pasal 21: Rp2.699.813

B. Penerimaan Lain

Selain menerima gaji dan tunjangan, anggota DPR juga mendapatkan penerimaan dari pos-pos lain. Penerimaan yang dikantongi anggota DPR pun beragam sesuai dengan jabatan.

Mulai dari tunjangan kehormatan, tunjangan komunikasi intensif, tunjangan peningkatan fungsi pengawasan dan anggaran, serta bantuan langganan listrik dan telepon bagi anggota DPR.

1. Tunjangan Kehormatan

– Anggota merangkap ketua: Rp6.690.000

– Anggota merangkap wakil ketua: Rp6.450.000

– Anggota DPR: Rp5.580.000

2. Tunjangan Komunikasi Intensif

– Anggota Merangkap Ketua: Rp16.468.000

– Anggota Merangkap Wakil Ketua: Rp16.009.000

– Anggota DPR: Rp15.554.000

3. Tunjangan Peningkatan Fungsi Pengawasan dan Anggaran

– Anggota Merangkap Ketua: Rp5.250.000

– Anggota Merangkap Wakil Ketua: Rp4.500.000

– Anggota DPR: Rp3.750.000

4. Bantuan Listrik dan Telepon: Rp7.700.000

5. Asisten Anggota: Rp2.250.000

6. Fasilitas Kredit Mobil: Rp70.000.000 (per anggota per periode)

C. Biaya Perjalanan

1. Uang Harian (per hari)

a. Daerah Tingkat I (per hari): Rp500.000

b. Daerah Tingkat II (per hari): Rp400.000

2. Uang Representasi (per hari)

a. Daerah Tingkat I (per hari): Rp400.000

b. Daerah Tingkat II (per hari): Rp300.000

D. Rumah Jabatan

1. Anggaran Pemeliharaan

– Rumah Jabatan Anggota (RJA) Kalibata, Jakarta Selatan: Rp3.000.000 (per tahun)

– Rumah Jabatan Anggota (RJA) Ulujami, Jakarta Barat: Rp5.000.000 (per tahun)

2. Perlengkapan Rumah Lengkap

E. Pensiunan

Untuk pensiunan, Anggota Parlemen mendapatkan uang pensiun seumur hidup dari negara meskipun hanya menjabat lima tahun atau satu periode layaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sudah mendapatkan gaji dan tunjangan yang besar, anggota DPR pun mendapatkan uang pensiunan dengan besaran 60 persen dari setiap gaji pokok bulanan yang diterima Anggota DPR.

1. Uang Pensiun

– Anggota Merangkap Ketua: Rp3.024.000

– Anggota Merangkap Wakil Ketua: Rp2.772.000

– Anggota DPR: Rp2.520.000

Dengan demikian jika ditotal, maka seorang anggota DPR bisa mengantongi gaji lebih dari Rp50 juta per bulan termasuk dengan gaji tunjangan maupun insentif lainnya. Penghitungan tersebut bahkan belum termasuk pensiunan anggota DPR yang diterima seumur hidup.

Continue Reading

Personal Finance

17 Cara Mengatur Keuangan Pribadi, Lengkap & Manjur !

Mengatur keuangan keluarga harus dimulai dari pribadi.

Jika personalnya tidak bisa setting dengan baik, perekonomian keluarga pasti kacau balau.

Atas dasar itu, cara mengatur keuangan pribadi harus dipelajari terlebih dahulu.

Jika sudah mahir, baru berdiskusi tentang alokasi ekonomi di lingkup lebih luas.

Untuk pembaca yang masih “jomblo” tetapi sudah berpenghasilan, ini kesempatan baik untuk belajar mengatur keuangan pribadi.

Sehingga ketika menikah, masalah ekonomi bukan problem yang besar. Berikut caranya, yaitu:

1. Rajin Menabung

Image: Pixabay

Cara yang pertama dan paling tepat adalah rajin menabung.

Karena kebiasaan ini membuat pribadi tidak akan kesulitan ketika dipertemukan dengan kebutuhan mendesak.

Maka dari itu, atur keuangan dengan cara menyisihkan sebagian uang untuk ditabung. Sedikit tidak masalah, yang penting rutin.

2. Buat Kartu Kredit

Kartu kredit bisa digunakan sebagai pengatur keuangan pribadi.

Namun, syaratnya penggunaannya harus bijak dan tidak asal digunakan.

Selain bisa mengendalikan diri dari belanja tidak penting, kartu kredit juga bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan reward dan cash back.

3. Lakukan Pembayaran dengan Uang Tunai

Cara selanjutnya adalah biasakan melakukan transaksi pembayaran menggunakan uang tunai. Karena nantinya, tidak akan terbelit dengan tagihan dan semacamnya. 

Dengan terbiasa menggunakan sistem ini, keinginan membeli produk hingga puluhan juta tidak mungkin dilakukan. Karena membawa uangnya saja susah.

4. Jauhi dan Cegah Utang

Penuhilah kebutuhan yang setara dengan pendapatan. Jangan demi produk mahal, bahkan rela sampai berhutang. 

Ingat! Hutang inilah yang bisa merusak keuangan pribadi. Apalagi ketika pas ditagih, uangnya habis untuk perencanaan kebutuhan yang lain.

5. Belanja di Bawah Pendapatan

image: Pixabay

Faktor sosial terkadang menjadi penyebab pembelian tidak perhitungan.

Sekalipun pendapatan tidak mencukupi, masih dipaksakan semata agar mendapat pujian tetangga.

Hentikan kebiasaan ini jika ingin mengatur keuangan pribadi.

Lebih baik, belilah barang yang harganya masih dibawah pendapatan karena masih ada sisa untuk keperluan yang lain.  

Sikap boros semacam ini adalah penyebab munculnya hutang. Karena uang untuk membeli kebutuhan primer justru habis karena dibelanjakan barang yang super mahal.

6. Mencoba Berinvestasi

Jika ingin mengatur keuangan sekaligus mendapatkan profit, silakan lakukan investasi. 

Karena uang yang diinvestasikan akan tetap, sedangkan keuntungan dari perputaran uang di perusahaan akan dikembalikan ke pemodal dalam sistem bagi hasil.

Memang, investasi membutuhkan modal besar.

Namun, jika mendapatkan perusahaan yang terpercaya, keuntungannya juga berlipat ganda.

Selain itu, ada juga investasi kecil-kecilan yang bisa dicoba. Untuk menemukan silakan browsing di Google.

7. Asuransikan Diri

Asuransi adalah program yang masih menjadi perdebatan.

Sekalipun begitu, berkaitan dengan pengaturan keuangan, sistem ini juga bisa dilakukan.

Sebab, uang tunai mungkin dipotong setiap bulan untuk biaya asuransi.

Namun, jika suatu saat dibutuhkan, tidak usah lagi mengeluarkan uang besar. Seperti untuk biaya kuliah atau ketika terjadi kecelakaan.

8. Buat Daftar Pengeluaran

Cara mengatur keuangan yang ke delapan adalah buat daftar pengeluaran. Lalu pilih mana yang layak dipenuhi atau ditinggalkan.

9. Cegah Biaya Tidak Prioritas

Pintar dan cerdaslah dalam urusan pembiayaan. Karena terkadang, diri terjebak pada pembayaran yang sejatinya tidak terlalu prioritas.

Salah satu contohnya adalah biaya tilang.

Pembiayaan ini memang tidak terlalu besar. Namun, karena keteledoran, akhirnya uang keluar juga dari dompet.

Jika kasus semacam ini sering terjadi, tentu keuangan menjadi kacau. Maka dari itu, perhatikan pembiayaan sekecil apapun.

10. Gunakan Uang untuk Masa Depan

Memandang siklus ekonomi pribadi maupun keluarga, harus dari sudut pandang masa depan.  Karena selama manusia hidup, kebutuhan akan uang tetap prioritas. 

Jadi, pastikan kalau gaji yang didapatkan tidak habis pada waktu itu juga. Karena keesokan harinya pasti kebingungan.

Selain itu, berpikir pendek dalam urusan uang begitu riskan. Apalagi jika hutang menjadi solusi saat kehabisan uang.

Ini yang membuat masyarakat gelap mata sehingga timbullah perilaku kriminal.

11. Manfaatkan Aplikasi Keuangan

Cara mengatur keuangan pribadi selanjutnya adalah memanfaatkan teknologi terkini.

Artinya, pengelolaan uang bisa menggunakan software atau aplikasi tertentu. 

Fungsi dari perangkat ini adalah membantu mempermudah proses kelola uang anda.

Selain itu, motivasi juga meningkat karena pertanda diri tidak “gaptek”.

Aplikasi ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal.

Dari mencatat tabungan hingga investasi secara online.

Bahkan, software zakat juga tersedia. Tinggal cari di Google lalu unduh aplikasi dari perusahaan penerima zakat tertentu, tinggal jalankan.

12. Gunakan Jasa Asisten Keuangan

Jika kamu pribadi tergolong orang yang sibuk, dan tidak sempat mengatur keuangan secara mandiri, mintalah bantuan asisten yang terpercaya.

Bisa anggota keluarga atau membayar profesional.

Nantinya, mereka inilah yang akan mengatur keuangan harian. Sedangkan di akhir bulan tinggal melakukan evaluasi saja.

13. Selalu Survey Harga

Jadilah pribadi yang pintar men-survey harga. Apapun bentuk produk yang akan dibeli, pastikan mendapatkan banderol termurah.

Apa lagi saat ini sudah ada android dan internet. Perangkat yang bisa membantu membaca harga-harga untuk produk tertentu melalui internet.

14. Rajin Merawat Tubuh agar tetap sehat

Walaupun kelihatanya tidak secara langsung berhubungan dengan keuangan, tapi jika tubuh kamu sehat maka pekerjaan akan lancar sehingga keuangan kamu juga akan selalu sehat.

Begitu juga sebaliknya, jika tidak peduli dengan kesehatan tubuh dan sewaktu-waktu sakit maka bukan hanya pekerjaan yang terganggu tapi juga tabungan kamu bisa berkurang. Gawat kan ?

15. Lipatgandakan Pendapatan

Tips selanjutnya adalah selalu berpikir cara melipatgandakan pendapatan secara halal.

Baik dengan bekerja lebih giat atau dengan mencari bisnis sampingan.

Langkah ini juga tergolong pengelolaan keuangan yang layak dicoba.

16. Buat Rencana Kegiatan

Jika ingin siklus keuangan lancar, buatlah rencana yang juga matang.

Buat draft kegiatan sekarang juga terutama yang membutuhkan biaya.

Tulis secara detail lalu letakkan di dinding kamar. Lihat kembali list tersebut ketika baru menerima gaji.

Baca Juga: Kamu Anak Kos ? Yuk belajar Cara Mengatur Keuangan Anak Kos

17. Menahan Diri dari Sifat Boros

Yang namanya manusia, pasti memiliki kebutuhan.

Bahkan, membeli semua benda yang indah-indah, makanan yang enak, pergi wisata ke destinasi mahal adalah naluri insani yang wajar.

Namun, belajarlah menahan diri jika ingin keuangan aman.

Beli produk/ jasa yang memang dibutuhkan saja.

Uang adalah kunci kehidupan. Sekalipun tidak semua keinginan bisa dihargai dengan uang.

Maka dari itu, supaya roda hidup berputar dengan nyaman, kelola keuangan pribadi dengan baik menggunakan cara mengatur keuangan pribadi seperti di atas.

Header Image: Pixabay

Continue Reading

Investasi

Cara Menabung Saham ? Gampang Banget

Sebagian orang mungkin masih ragu untuk memulai menabung saham karena tidak begitu tahu caranya.

Menurut situs BEI yaitu yuknabungsaham.idx.co.id cara menabung saham sama dengan memulai investasi lainnya.

Agar lebih jelas simak saja pada penjelasan di bawah ini

Langkah-langkah Mudah Cara Menabung Saham

pasar modal adalah
image: IDX

Menabung saham memang kedengarannya agak susah.

Namun, jika dijalani sebenarnya sangat mudah untuk memulai investasi ini.

Jika penasaran bagaimana cara berinvestasi dengan menabung saham, perhatikan langkah-langkahnya berikut ini

1. Memilih Perusahaan Sekuritas

Cara menabung saham pertama adalah pilih dulu perusahaan sekuritas yang sudah terafiliasi dengan yuknabungsaham (YNS) dari BEI.

Jika masih bingung perusahaan apa saja yang sudah resmi menjadi partner dari YNS kunjungi saja di yuknabungsaham.idx.co.id/perusahaan-sekuritas.

Hal ini karena perusahaan yang terdaftar di BEI tentu lebih aman untuk diajak bertransaksi.

Proses pendaftaran memang bisa dilakukan secara online.

Namun, akan lebih nyaman jika memilih perusahaan sekuritas yang lokasinya mudah dijangkau. Misalnya lebih dekat dengan rumah atau tempat kerja.

Hal tersebut tentu saja akan memudahkan kepengurusan nanti. Jika seandainya sewaktu-waktu ada yang harus diselesaikan terkait pembelian saham.

2. Cara Menabung Saham dengan Lebih Dahulu Membuka Rekening Saham

Selanjutnya lakukan pembukaan rekening dahulu, sama dengan saat menabung di bank konvensional.

Namun namanya menjadi rekening efek atau rekening saham.

Pembukaan rekening ini dilakukan di perusahaan sekuritas yang tadi telah dipilih.

Prosesnya bisa secara online, namun sebelumnya persiapkan dulu beberapa dokumen yang memang harus disediakan yaitu

  • Dokumen identitas diri berupa KTP atau passport
  • Dokumen berupa kartu NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • Fotokopi Buku Tabungan
  • Fotokopi KK atau Kartu Keluarga
  • Materai senilai 6 ribu

3. Menentukan Nominal Dana Yang Disisihkan Untuk Menabung Saham

Jika ikut program YNS, bisa langsung memulai investasi saham dengan nilai nominal paling minim.

Tidak perlu khawatir bagi yang masih pemula dalam hal saham.

Mulailah dengan membeli harga terkecil misalnya 100 ribu rupiah saja. Inilah keuntungan dari program YNS yang bisa dinikmati oleh calon pembeli saham.

Tak khayal program ini sangat cocok dicoba bagi para pemula.

Bahkan mahasiswa pun sebenarnya sudah bisa langsung mencoba investasi ini.

Apalagi orang-orang yang masih terhitung masih berpenghasilan kecil. Tidak perlu ragu lagi untuk mencobanya.

4. Cara Menabung Saham Dengan Menentukan Saham Yang Ingin Ditabung

BEI akan memberikan kebebasan untuk membeli saham sesuai selera.

Pembeli dapat dengan leluasa memilih berapa jumlah nominal saham yang ingin dimiliki.

Sebagai seorang pemula, pasti masih bingung. Saat itu, gunakan saja fasilitas konsultasi dengan broker kira-kira saham mana yang cocok untuk dipilih.

Bisa juga dengan menanyakan pada perusahaan sekuritas seperti emitten.

Jika memungkinkan lihat saja daftar saham online. Data-datanya sudah disajikan semua secara lengkap pada situs BEI.

5. Cara Menabung Saham Dengan Setor Dana Secara Rutin

Selanjutnya adalah lakukan setor dana atau top up secara rutin. Tentu saja pada rekening saham yang tadi sudah dibuat.

Tujuan setor dana ini adalah untuk mendukung proses pembelian saham.

Supaya jumlah saham nanti bisa terus bertambah, tentu saja perlu rutin menyetorkan dana setiap bulannya.

Bisa dikatakan rutin setor dana adalah kunci sukses jika ingin memiliki tabungan saham dengan nilai yang besar.

Dana yang setiap bulannya disetor ini akan dipergunakan untuk keperluan pembelian saham di bursa efek.

6. Unduh Aplikasi Pembelian Saham

Setelah itu, silahkan unduh aplikasi sesuai perusahaan sekuritas yang tadi dipilih untuk membuka rekening.

Aplikasi ini akan memudahkan saat melakukan pengecekan pergerakan saham.

Aplikasi tersebut juga akan memberikan kemudahan akses bagi para pemilik rekening saham.

Jadi nantinya pergerakan saham dapat dipantau dengan mudah melalui smartphone atau komputer.

Semua tergantung selera pemilik rekening saham.

Jika mau lebih praktis sebaiknya pilih lewat smartphone.

Jadi saat memantau pergerakan saham menjadi lebih mudah dan bisa dilakukan dimana pun dan kapan pun.

7. Membeli Saham

Jangan khawatir, membeli saham itu sangat mudah dilakukan.

Tadi kita sudah menetapkan berapa saham yang ingin dibeli.

Selanjutnya tinggal klik buy.

Jangan lupa masukkan jumlah pembelian. Minimal harus 1 lot atau jumlahnya 100 lembar.

Untuk informasi, transaksi jual beli saham ini sudah ditentukan waktunya. Jadi tidak bisa sembarangan membeli.

Seperti pasar pada umumnya, ada sistem jam buka serta tutup.

Hari senin hingga jumat, bursa saham sudah mulai dibuka mulai pukul 09.00 WIB hingga berakhir jam 12.00 WIB.

Setelah itu akan dibuka lagi mulai jam 13.30 WIB sampai pukul 16.15 WIB. Pastikan untuk melakukan transaksi jual beli hanya pada jam-jam berikut.

Cara Menabung Saham Dengan Memahami Triknya

image: Pixabay

Terutama bagi seorang pemula, sangat diperlukan trik khusus agar setidaknya tidak merugi.

Meskipun begitu jangan keburu khawatir bahwa investasi saham akan sangat sulit.

Apa saja triknya?, simak uraian selengkapnya berikut ini

Jangan Buru-buru Panik Saat Saham Yang Ditabung Mengalami Turun Harga

Bagi pemilik tabungan saham apalagi yang baru pemula, sangat dianjurkan untuk jangan terlalu panik saat saham koleksinya mengalami turun harga.

Menurut seorang analisis saham, Hendra Sihombing menyatakan hal yang paling penting untuk diingat oleh investor pemula adalah 1 hal. Bahwa saham adalah investasi jangka panjang.

Jadi menurutnya ideal saham akan baru menunjukkan keuntungan adalah setelah berjalan 3 tahun.

Maka sebelum tahun ketiga saham belum terlihat memberikan keuntungan malah harga makin merosot sebaiknya tidak perlu khawatir berlebihan.

Tidak Perlu Terlalu Berkecil Hati Hanya Memiliki Modal Kecil

Bagi pemilik modal kecil tidak perlu malu untuk mulai berinvestasi saham. Bahkan untuk pemula sudah bisa membeli saham kelas menengah. Pilih saja yang sekiranya harganya terjangkau dan bisa terbeli.

Misalnya seperti saham PT Telkom Tbk.

Harga rata-rata saham mereka cukup terjangkau. Ada di kisaran 3 rupiah per lembar saham. Jika dihitung kira-kira harganya 300 ribu rupiah per 1 lot.

Baca Juga: Pasar Modal Adalah: Pengertian, Sistem dan Manfaat Pasar Modal

Hindari Trading Saham

Terutama bagi yang masih pemula, sangat tidak disarankan untuk langsung terjun ke dunia trading saham.

Trading saham bisa diartikan kegiatan memperjualbelikan koleksi saham yang dimiliki.

Hal ini karena tahapan dari trading ini cukup rumit.

Para pelaku trading ini yaitu dari kalangan senior.

Mereka yang sudah paham betul tentang seluk beluk dunia saham.

Artinya mereka lebih berpengalaman dari pemula.

Itulah tadi telah dijelaskan tentang beberapa langkah dari cara menabung saham.

Sekarang mulailah untuk berinvestasi dengan menabung saham dari sekarang.

Pastikan saja perusahaan sekuritas yang diajak kerjasama sudah terdaftar di BEI dan OJK. Bentuk investasi ini dijamin aman (Asal bukan Trading) dan tidak harus memiliki banyak modal pastinya.

Continue Reading

TOP STORIES