Connect with us

Bisnis

Pengertian Human Capital Adalah: Yuk Pelajari Lebih Lanjut

Pengertian Human Capital Adalah

Halo semuanya, pada kesempatan kali ini saya akan mengajak kalian berdiskusi mengenai apa itu Human Capital atau yang biasa disebut dengan modal manusia?

Apakah kalian sudah memahami dan mengetahui konsep dari Human Kapital?

Jika belum, maka sangat tepat jika kalian berkunjung pada artikel ini. Human capital adalah konsep penting dalam suatu bisnis yang harus kalian pahami nih.

Seperti yang kita ketahui bahwa keberadaan sumber daya manusia sangatlah penting disebuah perusahaan.

Namun, sayangnya tidak semua perusahaan mengetahui pentingnya keberadaan sumber daya manusia disebuah perusahaan.

Maka tidak heran jika banyak perusahaan yang berlaku semenah-menah kepada para karyawannya.

Bagaimana dengan tempat kalian bekerja?

Apakah kalian diperlakukan dengan baik?

Dan apakah kemampuan atau keahlian kalian tersalurkan diperusaan tempat kalian bekerja?

Jika perlakuannya jauh dengan apa yang kalian harapkan maka sangat penting nih untuk atasan kalian mengerti mengenai pentingnya Human Capital di sebuah perusahaan.

Apakah kalian mengetahui alasan perusahaan melakukan tindakan semenah-menah terhadap para karyawannya?

Hal tersebut dikarenakan beberapa perusahaan menganggap posisi karyawan hanya sebagai Human Resource yang artinya mereka menganggap karyawan sebagai sumber daya alam semata tanpa mengetahui bahwa pegawai atau karyawan merupakan sebuah asset perusahaan yang harus diperlakukan dengan sebaik mungkin.

Lah untuk itu sangat penting mengetahui konsep Human Capital yang akan saya bahas pada artikel kali ini.

Pengertian Human Capital

Pengertian Human Capital Adalah

Menurut dari economicshelp.org, Human Capital adalah sebuah pengetahuan (knowledge), keahlian (expertise), kemampuan (ability), serta keterampilan (skill) yang menjadikan seorang manusia menjadi modal atau asset di sebuah organisasi maupun perusahaan.

Kenapa kita perlu menganggap karyawan sebagai Human Capital?

Tentu saja sesuai dengan definisinya yakni human capital adalah seseorang yang harusnya dihargai dengan segala pengetahuan dan kemampuan yang mereka punya.

Selain itu jika perusahaan hanya menganggap karyawan atau pekerja sebagai Human Resource maka perusahaan tidak dapat berkembang dengan maksimal dan hanya akan mendapatkan keuntungan yang seadanya.

Wah, sangat disayangkan ya Jika sebuah perusahaan tidak memanfaatkan keahlian ataupun keterampilan yang dimiliki para karyawannya.

Itulah pengertian Human Capital secara umum, apakah kalian sudah memahami konsep tersebut?

Atau justru kalian masih bingung mengenai perbedaan Human Capital dengan Human Resource?

Definisi Human Capital Menurut Para Ahli

Definisi Human Capital Menurut Para Ahli

Agar kalian lebih paham lagi, mari simak definisi Human Capital di bawah ini menurut para ahli.

Bontis dkk (1999)

Pertama, menurut Bontis dkk (1999) Human Capital adalah suatu hal yang mewakili faktor manusia dalam sebuah organisasi yang merupakan gabungan antara intelegensia, ketampilan, dan keahlian yang memberikan karakter tersebut pada suatu organisasi atau perusahaan.

Sehingga mereka mampu belajar, berinovasi, berubah, dan memberikan dorongan kreativitas yang akan menjamin kelanggengan organisasi dalam jangka panjang.

Devenport (2003)

Kedua, menurut Devenport (2003) modal manusia atau Human Capital adalah seluruh usaha yang dibawa pekerja untuk diinvestasikan kepada perusahaan. Jenis investasi yang dimaksud adalah bentuk pengelolaan pekerjaan yang akan menghasilkan kinerja kepada perusahaan.

Disini karyawan yang bekerja akan menggunakan keahlian, pengetahuan, kemampuan, dan menyediakan waktunya untuk selalu meningkatkan produktivitasnya.

Fitz-ens (2000)

Sedangkan menurut Fitz-ens (2000), ia mendeskrisikan bahwa kemampuan modal manusia atau human capital adalah kombinasi dari faktor-faktor berikut ini:

  1. Karakteristik seseorang pegawai atau pekerja dalam melaksanakan pekerjaannya dalam hal : kepandaian, tingkah laku positif, energi, keandalan, serta komitmen.
  2. Kemampuan yang dimiliki seseorang untuk belajar mengembangkan bakat yang dimiliki seperti imajiansi, kreatifitas, dan kemampuan yang dimiliki untuk menyelesaikan suatu masalah.
  3. Motivasi dlam berbagai bentuk seperti berbagu informasi dan pengetahuan, kemangat kerja dalam kelompok dan orientasi tujuan.

Itulah pengertian mengenai Modal Manusia atau Human Capital menurut para ahli, bagaimana apakah kalian sudah paham mengenai Human Capital?

Pastinya sudah dong, karena beberapa pengertian di atas sangat mudah untuk dimengerti.

Jadi untuk menciptakan perusahaan yang produktif dan sehat harus memanfaatkan Human Capital dengan baik.

Memahami human capital adalah suatu yang sangat penting seperti pengetahuan, keahlian, motivasi dan beberapa hal lainnya pada diri seseorang.

Jenis-Jenis Human Capital

Jenis-Jenis Human Capital

Setelah mengerti mengenai pengertian Human Capital, selanjutnya kita akan membahas mengenai jenis-jenis Human Capital.

Pastinya kalian penasaran kan mengenai apa saja jenis dari Human Capital?

Untuk itu jangan bosan-bosan untuk membaca artikel ini ya.

Karena dengan adanya artikel ini maka akan menambah wawasan atau pengetahuan kalian menjadi lebih luas lagi.

Terutama untuk kalian yang bekerja sebagai atasan nih, harus benar-benar paham betul mengenai pentingnya Human Capital disebuah perusahaan.

Bahkan nih bisa dikatakan bahwa human capital adalah suatu hal yang sangat penting yang harus dimengerti, terutama bagi para atasan.

Karena keberadaan sumber daya manusia dengan berbagai sifat kolektif yang melekat pada mereka akan memberikan modal bagi perusahaan.

Sehingga perusahaan dapat menjadi lebih produktif, professional, serta nilai ekonomi semakin bertambah.

Oleh karena itu jangan sekali-kali kalian mengabaikan kemampuan yang dimilik karyawan yang ada diperusahaan kalian.

Sedangkan Human Capital yang dapat dikembangkan pada seseorang terdapat beberapa jenis. Berikut jenis-jenis Human Capital yang wajib kalian ketahu.

1.General Management Human Capital

Jenis General Management Human Capital adalah sumber daya manusia di lebel manajemen tinggi yang meliputi kompetensi manajerial, kemampuan mengambil keputusan, kepemimpinan, serta keahlian fungsional.

Hal ini termasuk dalam mengumpulan, mengolah, dan mengelola sumbur daya keuangan, teknis dan SDM.

Jenis General Management Human Capital sangat penting dimiliki disebuah perusahaan.

Kenapa hal tersebut penting?

Karena hal tersebut mampu membuat eksekutif perusahaan mampu berinteraksi dengan investor maupun kolega bisnis dalam meningkatkan atau memajukan perusahaan.

Apakah di perusahaan kalian sudah terdapat jenis ini?

2. Strategic Human Capital

Jenis selanjutnya adalah Strategic Human Capital, jenis yang seperti apakah itu?

Jadi, strategic human capital adalah modal manusia yang mencakup keterampilan dan keahlian yang strategis yang didapatkan dari pengalaman menghadapi situasi tertentu.

Saya beri gambaran nih, contohnya kemampuan strategis dalam mengatur keuangan terkait dengan pemotongan anggaran biaya untuk efisiensi yang dikarenakan situasi keuangan yang kurang menguntungkan.

Tidak haya itu saja, kemampuan bermanuver menghadapi situasi pasar yang tidak dapat diprediksi juga termasuk jenis Strategic Human Capital.

Jadi intinya pada jenis ini karyawan atau pegawai mampu beradaptasi dengan situasi dan lingkungan baru.

3. Industry Human Capital

Jenis yang ketiga adalah industy Human Capital.

Industry human capital adalah jenis human capital yang memiliki segenap pengetahuan yang berkaitan dengan industry baik itu tenis, regulasi, maupun supplier.

Hanya saja pada jenis ini, tidak berlaku untuk segala perusahaan.

Karena jenis ini terdapat pada perusahaan yang beroperasi di bawah peraturan yang sama atau sejenis.

Misalnya adalah industry obat, otomotif, makanan maupun industri lainnya yang sejenis.

4. Relationship Human Capital

Lanjut ke jenis berikutnya, Relationship Human Capital adalah kecerdasan berkomunikasi menunjukan bahwa seseorang karyawan mempunyai kemampuan menjalin komunikasi dan berinteraksi dengan orang lain, baik itu dari dalam maupun dari luar tim.

Meskipun kemampuan ini terlihat sederhana, namun kemampuan ini sangat penting dan wajib dimiliki oleh semua karyawan. Sehingga perusahaan dapat memaksimalkan kemampuan karyawannya dengan sangat maksimal.

Karena karyawan yang pandai berkomunikasi dan berinteraksi dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas yang membuat tercapainya kinerja yang tinggi dan dapat diraih dengan mudah.

5. Company Specific Human Capita

Apa yang dimaksud dengan Company Specific Human Capital?

Jadi disetiap perusahaan pastinya mempunyai struktur dan budaya yang berbeda-beda.

Termasuk dalam hal peraturan maupun kebijakan yang terdapat di perusahaan.

Sehingga setiap karyawan dituntut agar dapat beradaptasi dengan segala sesuatu yang sudah menjadi ketentuan di perusahaan tersebut, hal tersebutlah yang dimaksud dengan Company Specific Human Capital.

Oleh karena itu karyawan yang mengenal dengan bagi segala peraturan atau budayanya yang melekat pada perusahaan tentunya akan lebih mempermudah untuk menjalankan tugas-tugas mereka sesuai dengan visi dan misi yang mengarah pada kemajuan sebuah perusahaan.

Itulah lima jenis Human Capital yang perlu kalian ketahui.

Pentingnya Memahami Human Capital dalam Berbisnis

Pentingnya Memahami Human Capital dalam Berbisnis

Bagaimana apakah jenis-jenis human capital tersebut ada diperusahaan kalian?

Terlebih lagi jika kalian merupakan pemimpin, apakah kalian sudah memanfaatkan Human Capital di perusahaan dengan baik?

Jika belum, maka kalian jangan bermimpi perusahaan akan berjalan dengan lancar tanpa dukungan dari karyawan yang memadai.

Untuk itu kalian harus benar-benar memahami keahlian maupun keterampilan yang dimiliki oleh karyawan.

Dengan begitu kalian dapat memperlakukan karyawan dengan baik sesuai dengan kemampuan mereka, serta akan membuat kinerja perusahaan menjadi lebih maksimal lagi.

Jadi, intinya Human Capital adalah bagian dari manajemen sumber daya manusia.

Hanya saja pada konsep Human Capital memandang dan memperlakukan karyawan bukan hanya sebagai sumber daya manusia yang mendukung pelaksanaan tugas atau operasional perusahaan saja.

Tetapi juga, menjadi salah satu asset atau modal penting bagi setiap perusahaan.

Hanya saja, sebagai modal atau asset Human Capital cenderung tidak berwujud karena berupa keahlian, keterampilan, pengetahuan, dan kecerdasan yang melekat pada sumber daya manusia yang ada di perusahaan.

Hanya saja asset atau modal ini sering diabaikan oleh perusahaan. Karena kebanyakan dari mereka menganggap bahwa sumber daya keuangan dan peralatan atau perlengkapan yang terdapat di perusahaan.

Padahal sebenarnya human capital adalah suatu hal yang lebih penting.

Dapat dikatakan peran Human Capital justru sama pentingnya.

Baca juga: Tips Membuat Brosur yang Menarik dan Mampu Membius Pembaca

Apa jadinya perusahaan jika keahlian karyawan terabaikan? Pastinya tidak akan berkembang dengan baik.

Seperti yang saya rasakan saat bekerja di suatu perusahaan yang kurang memahami Human Capital, yang ada justru semua pekerjaan menjadi tidak terstruktur.

Dan karyawan hanya melakukan apa yang menjadi tugasnya tanpa mengembangkan pola pikir, pengetahuan, atau bahkan kemampuannya.

Coba bayangkan betapa bosannya menjadi karyawan dengan pekerjaan yang sedemikian rupa! Lalu bagaimana dengan perusahaan kalian?

Agar para karyawan mampu menampilkan keahliannya dengan maksimal, maka seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan kinerja karyawan maka perusahaan harus memperlakukan karyawannya dengan baik.

Seperti contoh memberi reward untuk meningkatkan loyalitas para karyawan.

Bentuk reward atau benefit yang dapat diberikan pada karyawan antara lain tunjangan, bonus tahunan, dan fasilitas lainnya.

Dengan begitu akan memicu kesadaran para karyawan untuk tetap bertahan di perusahaan.

Dari artikel ini saya berharap kalian sudah mengetahui mengenai pentingnya Human Capital atau modal manusia.

Bahkan jika kalian ingin membuka usaha sendiripun sangat bisa menggunakan konsep Human Capital dengan mencari karyawan yang mempunyai keahlian atau kemampuan yang sesuai dengan bidang usaha kalian.

Dengan begitu pastinya usaha atau bisnis kalian mampu berjalan dengan baik.

Sedangkan untuk kalian para para atasan, setelah membaca artikel ini pastikan kalian mengubah cara kerja perusahaan dengan mengedepankan Human Capital.

Ingat Human Capital adalah suatu hal yang sangat penting.

Dengan begitu peruahaan kalian dapat lebih berkembang. Terlebih lagi jangan pernah menyia-nyiakan sumber daya yang ada diperusahaan kalian.

Baca Juga: Manajemen Sumber Daya Manusia dan Praktiknya di Perusahaan

Terimasih sudah membaca artikel mengenai pengertian Human Capital dan jenis-jenisnya!

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bisnis

Cara Menghitung HPP Produk Beserta Panjelasannya

Cara Menghitung HPP Produk

Sebuah perusahaan yang memproduksi suatu barang perlu tahu dengan pasti cara menghitung HPP produk agar tidak terjadi kesalahan hitung. Terdapat beberapa biaya pengeluaran atas produk yang harus jelas rinciannya. Hal ini dilakukan supaya perusahaan mengetahui harga pokok yang dibuatnya. Tertarik dengan penjelasan terkait? Simak berikut ulasannya:

Tentang HPP Produk

Bagi sebuah perusahaan cara menghitung hpp produk harus diketahui dengan pasti setiap langkah-langkahnya. Mengapa demikian? HPP merupakan total biaya yang telah dikeluarkan pihak perusahaan dalam menghasilkan barang produksi. Biaya yang terdapat di dalamnya meliputi harga langsung dan tak langsung.

Memungkinkan perusahaan dapat dengan tepat menentukan harga produk sebelum dilakukan penjualan. Selain itu, tujuan dari setiap perusahaan menentukan harga yang dibuat yakni agar sasaran produk pun sesuai dengan target. Untuk lebih lanjutnya, berikut akan dijelaskan tujuan lain dari HPP yaitu:

  • Setiap produk yang dijual dapat memenuhi target produksi yang telah ditentukan.
  • Dapat menstabilkan harga produk yang akan dijual di pasaran.
  • Bisa mempertahankan harga produk berdasarkan proses produksi yang jelas.
  • Upaya dalam memaksimalkan keuntungan.

Mengetahui Metode Pendekatan Laporan HPP

Produk Ketika sebuah perusahaan membuat laporan untung dan rugi dari biaya pokok produksi yang dikeluarkan, ada dua metode yang bisa digunakan. Untuk pendekatan pertama yang bisa digunakan adalah Full Costing dan yang kedua Variable Costing. Ingin tahu bagaimana penjelasannya? Simak berikut ulasannya.

  • Full Costing, adalah perhitungan HPP yang dilakukan untuk mengetahui harga pokok dan biaya produksi. Pendekatan ini berkaitan dengan segala perhitungan unsur biaya produksi yang masuk ke dalam HPP. Di dalam perhitungan ini terdapat biaya tenaga kerja, bahan baku hingga overhead, keseluruhannya dihitung menjadi satu kesatuan.
  • Variable Costing, yakni sebuah perhitungan HPP yang di dalamnya hanya menjumlahkan biaya yang sifatnya variabel dalam harga produksi. Menjadikan variable costing hanya untuk menghitung HPP dengan rincian biaya yang terpisah dalam setiap periode tertentu. Rincian yang terdapat di dalamnya yaitu ada biaya bahan baku, tenaga kerja hingga overhead.

Begitulah cara menghitung HPP produk yang memakai pendekatan Full dan variable Costing. Kedua pendekatan tersebut bisa digunakan oleh pelaku dalam perusahaan untuk menentukan setiap harga pokok dalam produksi. Membuat perusahaan bisa menetapkan harga jual yang akan dipasarkan.

Cara Menghitung HPP Produk

Bagi yang belum mengetahui cara menghitung HPP produk dengan benar, terdapat beberapa tahapan yang perlu diketahui. Perhitungannya pun tidak terlalu sulit untuk dilakukan, jika pengguna adalah seorang yang masih awam. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam perhitungan tersebut yaitu:

1. Melakukan Perhitungan Bahan Baku

Hal pertama yang perlu dilakukan yaitu dengan menjumlahkan keseluruhan saldo yang terdapat di awal serta pembelian bahan baku. Selanjutnya jika sudah mendapatkan hasilnya kurangi dengan saldo di akhir periode. Jadi di tahap pertama ini adalah melakukan perhitungan bahan baku.

2. Menghitung Biaya Produksi

Tahap selanjutnya untuk dapat mengetahui HPP produk yaitu menghitung biaya produksi. Caranya yakni dengan menjumlahkan tiga komponen HPP di awal yaitu harga bahan baku, tenaga kerja dan overhead. Perhitungan dalam tahap ini pun sangat penting, sebab agar pelaku usaha mengetahui dengan pasti total dari hasil produksinya.

3. Menetapkan Biaya Pokok Produksi

Langkah selanjutnya, pelaku usaha bisa menetapkan biaya pokok produksi dengan mentotalkan keseluruhan biaya. Biaya yang dimaksudkan yaitu penjumlahan produksi serta saldo awal persediaan barang. Setelahnya dapat dikurangi dengan jumlah saldo akhir dari persediaan barang. Pada tahap inilah nantinya pelaku usaha juga bisa menentukan harga jual dari barang yang akan diproduksi.

4. Menghitung HPP

Terakhir, perhitungan HPP dapat dilakukan dengan mentotalkan jumlah harga pokok dengan ketersediaan barang produksi. Persediaan barang yang dimaksud adalah barang awal yang akan dikurangi dengan persediaan akhir. Membuat perhitungan HPP bisa terlihat berapa jumlahnya.

Itulah langkah-langkah yang mesti diketahui untuk dapat melakukan perhitungan HPP dengan benar. Setiap tahapan dari perhitungan tersebut bisa dilakukan oleh setiap pelaku usaha dengan mudah bukan? Hal yang perlu diingat dalam perhitungan tersebut yaitu setiap biaya atau harga harus jelas dan pasti nominalnya.

Contoh Perhitungan HPP

Sebelumnya telah dijelaskan bagaimana tahapan dan langkah-langkah dalam melakukan perhitungan HPP. Supaya lebih paham, akan diberikan contoh perhitungan yang sesuai dengan keadaan dilapangan. Contoh berupa soal cerita yang bisa pengguna pahami sesuai dengan kasus yang terdapat di sebuah perusahaan.

Contohnya yaitu, dalam sebuah perusahaan terdapat jumlah di luar biaya produksi sebesar Rp 100.000, sedangkan jumlah dari barang yang telah diproduksi adalah 2 unit. Berapakah kira-kira harga pokok yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan per satuannya? = Biaya produksi : Jumlah unit = Rp 100.000 : 2 = Rp 50. 000 per satuan

Itulah penjelasan cara menghitung HPP produk beserta dengan contohnya yang dapat pengguna pahami sebelumnya. Dalam contoh kasus yang diberikan, itu adalah contoh dari sekian banyak hitungan sederhana. Supaya dapat memahami dan menerapkannya, pelajari dan praktekkan dengan menghitungnya secara manual.

Continue Reading

Bisnis

Intip Rincian Modal Usaha Laundry dengan Keuntungan Menjanjikan

rincian modal usaha laundry

Di tengah masa pandemi seperti ini, beralih ke dunia bisnis menjadi hal terbaik yang dapat dilakukan, yaitu dengan menjalankan bisnis laundry. Bisa dibilang bisnis satu ini begitu menjanjikan, apalagi mengingat banyaknya orang yang membutuhkan jasa pencuci pakaian karena kesibukan bekerja. Bahkan rincian modal usaha laundry ini pun tidak begitu besar loh.

Usaha laundry memberlakukan harga dengan ukuran per kilo, yaitu sekitar Rp 6rb hingga Rp 7rb saja. Sehingga bisa dipastikan jasa laundry akan ramai karena harganya yang murah. Namun meskipun begitu, profit yang didapatkan pun terbilang menjanjikan mengingat modal usaha yang tidak besar.

Lantas bagaimana sebenarnya prospek bisnis dan rincian modal yang perlu dikeluarkan untuk usaha laundry satu ini? Berikut ulasan lengkapnya, yaitu antara lain:

Prospek Bisnis Laundry

Membuka usaha laundry merupakan hal yang cukup menantang namun sangat menjanjikan. Hal ini dikarenakan prospek maupun peluang usahanya yang dapat memutar uang dengan sangat cepat. Pasalnya, jasa pencuci baju ini begitu dibutuhkan oleh semua orang setiap harinya. Sehingga tidak heran apabila usaha ini cukup booming di kalangan masyarakat dan begitu dicari, baik oleh ibu rumah tangga hingga pelajar maupun mahasiswa.

Maka dari itulah, peluang bisnis laundry yang sedang booming ini harus dimanfaatkan dengan baik. Apalagi ditambah dengan pengoperasiannya yang sangat mudah, maka semua orang pun berpotensi menghasilkan keuntungan lumayan besar melalui bisnis satu ini. Apabila mempromosikannya dengan baik, dijamin usaha laundry semakin dikenal dan mendatangkan banyak konsumen untuk penghasilan menjanjikan.

Berapa Rincian Modal Usaha Laundry?

Namun sebelum memulai bisnis laundry, ada baiknya bagi para pebisnis mengetahui rincian modal usaha untuk jasa laundry dan menyesuaikannya pada anggaran. Berikut inilah perhitungan yang bisa dijadikan patokan, yaitu antara lain:

1. Modal Peralatan Utama

Rincian modal usaha laundry terbesar yaitu terletak pada peralatan utama yang digunakan untuk mencuci. Misalnya seperti 1 mesin cuci dengan kisaran harga Rp 4.000.000, 1 setrika seharga Rp 300.000, 1 unit timbangan Rp 250.000, 1 impulse sealer Rp 200.000, dan juga 1 set rak dan meja laundry seharga Rp 3.500.000. Total modal untuk peralatan saja yaitu sebesar Rp 8.250.000.

Selain peralatan, tentunya setiap pebisnis untuk usaha laundry membutuhkan lokasi yang tepat. Hal ini nantinya akan berbeda di setiap daerah dan menyesuaikan. Sehingga modal untuk menyewa tidak dimasukkan ke dalam perhitungan. Namun pebisnis bisa menyesuaikannya berdasarkan anggaran dan menegosiasikan harga bersama dengan pemilik agar mendapat harga lebih murah.

2. Modal Kerja

Selain modal peralatan dan lokasi, terdapat pula modal kerja yang harus diperhitungkan. Dalam hal ini, rincian modal usaha laundry yaitu berupa detergen pakaian Rp 200.000, pewangi pakaian Rp 250.000, plastik wrap Rp 200.000, spanduk dan brosur promosi Rp 200.000, dan neon box Rp 300.000. Total modal kerja yaitu sebesar Rp 1.150.000.

Tentunya kisaran tersebut belum termasuk biaya sewa tempat dan juga listrik per bulan. Pebisnis bisa memulai bisnis laundry kiloan dengan menyesuaikan anggaran dan menekannya hingga sekecil mungkin. Misalnya saja dengan tidak menyewa tempat atau menggunakan tempat milik sendiri, serta menggunakan mesin cuci bekas yang masih layak pakai. Hal ini akan menghemat modal namun tetap menghasilkan keuntungan besar.

Kiat Sukses Usaha Laundry

Setelah mengetahui informasi mengenai rincian modal usaha laundry, tentu saja langkah berikutnya adalah perlu mengerti bagaimana tips sukses memulai bisnisnya. Jika dirasa sudah siap dan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada, maka simak kiat suksesnya berikut ini:

  • Mengamati persaingan

Tips pertama yang harus diperhatikan adalah mengenai persaingan di sekitar lokasi usaha laundry. Tentunya dengan mengetahui hal ini, maka pebisnis bisa melakukan survey kisaran harga yang akan dikenakan apakah terlalu rendah atau tinggi. Apabila dirasa tarif yang ditawarkan oleh kompetitor terlalu rendah, maka lebih baik mencari lokasi lain.

  • Memberikan pelayanan yang bagus

Tidak hanya mengamati persaingan saja, namun pastikan selalu memberikan pelayanan yang bagus pada konsumen. Sehingga mereka akan kembali menggunakan jasa laundry yang ditawarkan. Tentunya hal ini perlu dibarengi dengan kualitas yang selalu terjaga baik.

  • Melakukan promosi

Tak lupa pula untuk selalu menggiatkan promosi, baik melalui sosial media, pemberian diskon atau cashback, hingga strategi mulut ke mulut yang dapat melancarkan bisnis. Dengan begitu, jasa laundry jadi lebih dikenal dan mendatangkan banyak pelanggan.

Nah itulah ulasan mengenai prospek bisnis, rincian modal usaha laundry, dan juga kiat sukses menjalankannya. Apabila memiliki niat untuk menjalankan usaha ini, maka sebisa mungkin mengetahui apa saja yang dibutuhkan demi keberlangsungan bisnis. Sehingga nantinya bisa memutar modal yang sedikit menjadi profit menguntungkan dan menjanjikan. Jadi, apakah tertarik mencoba bisnis satu ini?

Continue Reading

Bisnis

Usaha Perlengkapan Masjid yang Memberikan Keuntungan Menjanjikan

usaha perlengkapan masjid

Masjid adalah tempat ibadah yang dipakai oleh umat muslim untuk beribadah. Pada masjid, ada banyak peralatan pendukung yang pasti difungsikan. Misalnya saja karpet masjid, jam digital masjid, dan berbagai peralatan lainnya. Maka dari itu, tidak heran jika usaha perlengkapan masjid bisa memberikan keuntungan yang menjanjikan.

Hal ini dikarenakan perlengkapan masjid pasti banyak dicari. Mengingat jumlah masjid di Indonesia ada banyak. Lalu, apa saja barang-barang yang bisa dijual jika membuka usaha penjualan perlengkapan masjid? Untuk menjawab pertanyaan ini, maka harus disimak runtutan daftar yang ada di bawah ini secara terperinci:

1. Kubah Masjid

Peralatan pertama yang bisa dijual adalah kubah masjid. Jika memilih untuk menjual kubah masjid, maka harus memiliki vendor atau pembuat kubah yang berkualitas. Saat ini, bentuk kubah bermacam-macam. Maka dari itu, untuk menyiasati permintaan pembeli harus bisa berinovasi mengikuti perkembangan bentuk yang ada.

Semakin banyak jenis yang dijual, maka pembeli juga akan terfasilitasi dengan layanannya. Pastikan kubah yang dijual memiliki jenis kualitas yang baik. Hal ini dikarenakan kubah terletak di bagian luar dan fungsinya untuk menutup bagian atas masjid. Maka dari itu, pastikan untuk memakai kualitas terbaik untuk pelanggan.

2. Karpet Masjid

Peralatan kedua yang paling umum dijual adalah karpet masjid. Peralatan ini pastinya dibutuhkan oleh banyak masjid. Dengan adanya karpet masjid ini, jemaah masjid tidak perlu bingung mencari alas lain. Perlengkapan masjid satu ini memang penting untuk diperhatikan. Maka dari itu, jika menjualnya haruslah memakai produk berkualitas.

Saat ini, kebutuhan konsumen bermacam-macam. Mulai dari motif dan corak yang variatif, hingga ukuran yang beragam. Dengan adanya keberagaman ini, sebagai orang yang menjual juga harus paham tentang kualitasnya. Pengguna pastinya mencari karpet berkualitas untuk dipakai di masjid-masjid.

3. Jam Digital Masjid

Usaha perlengkapan masjid biasanya juga menyediakan jam digital untuk masjid. Jam ini terlihat lebih bagus dibanding jam biasa. Hal ini dikarenakan jam digital bisa terlihat meski dari arah yang jauh. Harga jam ini juga lebih mahal dari jam dinding biasa. karena peminatnya banyak, maka tidak heran jika jam ini bisa mendatangkan keuntungan yang besar.

Jika ingin menjual ini, maka harus menyediakan berbagai bentuk dan ukuran. Umumnya, bentuk yang biasa dipakai adalah persegi panjang. Lalu untuk ukurannya sendiri bermacam-macam. Pembeli pastinya membutuhkan ukuran yang beragam. Maka dari itu, pastikan untuk menyediakannya agar bisa dipilih oleh pembeli.

4. Speaker

Peralatan keempat yang umumnya dipakai di masjid adalah speaker. Alat ini pastinya ada di setiap masjid. Jika ingin membuka usaha peralatan masjid, maka bisa menambahkan alat ini sebagai salah satu peralatan yang dijual. Jenis dan ukuran speaker pun bermacam-macam dan tidak berpatok pada satu ukuran saja.

Karena tujuan pemakaian speaker sangat penting, maka dari itu sangat pas jika menyediakan alat ini untuk dijual. Karena nantinya alat ini akan mendatangkan keuntungan besar jika ada yang membelinya. Untuk itu, pastikan untuk menyediakan berbagai merek dan ukuran agar pembeli bisa melakukan pemilihan.

5. Mimbar Masjid

Menjual mimbar masjid juga tidak ada salahnya. Karena mimbar masjid adakah alat yang pastinya dibutuhkan. Mimbar ini juga sudah memiliki bentuk yang bervariasi. Maka dari itu, jika menyediakan mimbar masjid maka akan sangat pas. Pembeli bisa melakukan pembelian dalam satu waktu jika perlengkapan yang dijual lengkap.

Jika ingin membuka usaha perlengkapan masjid, semua peralatan di atas bisa langsung dijual. Setiap alat pasti dibutuhkan oleh masjid, maka dari itu akan sangat pas jika disediakan di satu tempat yang sama. Usaha semacam ini memiliki banyak referensi, jika memang tertarik untuk memulainya cari refrensi sebanyak-banyaknya untuk sukses. Sumber: Bisniz.id

Continue Reading

TOP STORIES