Connect with us

Bisnis

GDM Sebagai Distributor Pupuk Organik Mendukung Ketahanan Pangan Indonesia

GDM sebagai distributor pupuk organik terbesar se-Indonesia dipercaya mampu memproduksi kualitas pupuk terbaik. Hal ini dikarenakan memiliki produk pupuk eksklusif dari bakteri premium serta terbuat dari bahan alami yang sangat ramah lingkungan.

GDM Sebagai Distributor

Alasan Memilih GDM

Salah satu upaya dalam mempertahankan ketahanan pangan nasional adalah dengan meningkatkan kualitas pertanian dari berbagai sektor. Termasuk di dalamnya pemanfaatan pupuk organik. Yang diharapkan bisa meningkatkan produktivitas pertanian serta menaikan kualitasnya. Berikut adalah alasan kenapa GDM bisa dikatakan sebagai distribusi terbaik.

1. Penghargaan dan sertifikasi yang didapat GDM

GDM telah disertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman  LeSOS. Dimana setiap produsen pupuk organik idealnya memang harus bersertifikat secara nasional. Pada tahun 2018 mendapat penghargaan sebagai The Best Quality Packaging. Dengan desain produk GDM mendapat penghargaan secara nasional.

Hal tersebut berdasarkan penilaian pengemasan produk barang dalam hal ini pupuk organik cair. Masih pada tahun yang sama GDM juga mendapatkan penghargaan and The Best Quality Product and The Best Customer Satisfaction. Yaitu banyaknya ulasan positif dari pelanggan tentang kualitas produk pupuk cair GDM.

2. Pupuk Dengan Kualitas Terbaik

GDM memproduksi pupuk dan juga suplemen dari bahan organik cair yang dihasilkan dari bahan yang mengandung 100% organik sehingga membuat produk pupuk cair GDM ini lebih ramah lingkungan dibanding produk pupuk lainnya.

Selain itu produk pupuk cair GDM ini mengandung bakteri serta mengandung ekstrak organik dengan konsentrat yang tinggi dan unsur hara yang dapat menyuburkan tanah sehingga membuat GDM menjadi satu-satunya produsen pupuk cair dengan kualitas premium yang ada di Indonesia.

Dengan kualitas produk yang GDM miliki, maka produk yang dihasilkan pun tentunya dapat bersaing dengan kompetitor lainnya di tanah air. Hal ini merupakan komitmen GDM dalam menyajikan produk berkualitas yang kedepannya dapat menaikan ketahanan pangan nasional.

Jenis Produk GDM

GDM sendiri memproduksi produk dalam berbagai varian produk. Diantaranya produk yang dikemas dalam kemasan 1 liter, 2 liter, dan yang paling besar 5 liter sesuai kebutuhan konsumen. Adapun kemasan dari produk GDM ini juga benar-benar diproduksi secara lebih aman. Dengan segel emboss berlogo GDM pada tutup botolnya sehingga kualitasnya tetap terjaga keasliannya.

Adapun produk GDM diantaranya adalah GDM SaMe, menyajikan produk yang mengandung bahan Bio Organik. Dengan konsentrat tinggi yang di dalamnya terdapat bakteri berkualitas dan terintegrasi dengan penggunaan pupuk lainnya.

Produk lainnya yang diproduksi oleh GDM adalah Suplemen Organik Cair yang bermanfaat untuk hewan ternak dan keramba. Suplemen ini juga mengandung 100% bahan organik sehingga tidak akan mencemari lingkungan sekitar. Selain itu Suplemen ini juga banyak mengandung vitamin, mineral, protein, serta asam lemak yang sangat dibutuhkan hewan ternak.

Selain produk yang berkualitas dan kompetitif, GDM selalu distributor terbesar di Indonesia. Juga mampu memproduksi sampai 30.000 setiap harinya sehingga mitra GDM tidak perlu cemas kekurangan stok.

Harga Terjangkau dan Dipercaya  Masyarakat

Selain memiliki kualitas yang baik karena kandungan organik dan bakteri kualitas premium yang diproduksi sendiri oleh GDM. Produk GDM juga memiliki harga sangat terjangkau bagi mitra bisnis GDM. Terbukti dengan banyaknya ulasan positif dari mitra GDM  sebagai bentuk kepuasan dari konsumen dan mitra bisnis yang sudah menaruh kepercayaan pada GDM.

Hasil dari kualitas pelayanan GDM yaitu mitra dapat berkonsultasi secara gratis dengan tim research and development yang dimiliki GDM. Serta tentunya tetap akan mendapatkan informasi terus dari portal yang dimiliki GDM. Diantaranya adalah artikel, website https://gdm.id, serta komunitas serta yang telah dibangun oleh GDM bersama banyak mitra. 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peluang Usaha

Cara Ternak Ikan Cupang Koi Bagi Pemula Sebagai Peluang Usaha

Bagi orang yang memiliki hobi memelihara ikan, tentu cara ternak ikan cupang koi akan sangat mudah dilakukan. Namun, bagi pemula yang belum paham seluk beluk pemeliharaan ikan, akan merasa kesulitan saat memeliharanya. Padahal ikan cupang koi ini bisa menjadi peluang bisnis dan hasil menjanjikan jika mampu memahami cara beternak yang benar seperti apa.

Cara Ternak Ikan Cupang Koi

1. Pahami Jenis Ikan

Saat akan memulai ternak ikan, tentu harus memiliki pengetahuan tentang ikan cupang koi ini secara detail.  Ada dua jenis ikan cupang koi, yaitu cupang aduan dan cupang hias yang perlu dipahami secara fisik dan ciri-cir lainnya. seperti pada ikan cupang hias, tubuh terlihat terang, warnanya menarik dan memiliki gerakan tenang.

Berbeda hal dengan jenis cupang aduan, pada ujung ekor kelihatannya berbentuk makin mengecil serta gerak yang agresif. Hal menarik yang dilakukan cupang aduan, saat melihat cupang lainnya maka sirip-siripnya siap mengembang. Terlihat dari bentuk bibir yang tebal kokoh serta menujukkan gigi-gigi yang runcing.

2. Pilih Bibit Berkualitas

Untuk mengoptimalkan cara ternak ikan cupang koi adalah dengan pemilihan bibit saat akan memelihara ikan tersebut. Sebaiknya pilihlah bibit di tempat atau toko hias, bisa juga lewat pembudidaya ikan langsung. Hal ini menentukan kualitas awal ikan cupai koi yang akan dipelihara, karena tempat awal hidup cupang akan berpengaruh pada pemeliharaan berikutnya.

Dalam mendapatkan bibit yang unggul bisa dengan melihat bentuk fisik ikan, seperti tubuh ikan yang tampak sempurna, sehat tanpa luka. Selain itu warna tubuh ikan cupang yang cerah dan mengkilap serta terlihat dengan gerak agresif aktif. Pilihlah indukan dengan melihat jenis ekor yang mencolok dan menarik terutama untuk pejantan agar menarik betina cupang.

3. Lakukan Pemijahan

Pemijahan ini dilakukan dengan cara menyiapkan kolam ikan dengan ukuran 20X20X20 dan berikan air jernih di dalamnya setinggi 10 hingga 15 cm. Jangan sampai menggunakan air PAM dan biarkan air tersebut dalam waktu 24 jam. Yang selanjutnya masukkan cupang jantan ke dalamnya selama sehari, tunggu hingga mengeluarkan gelembung yang berguna untuk menyimpan telur.

Jika sudah siap, masukkan betina cupang yang siap kawin ke dalam kolam dan hindari dari lalu lalang manusia. Biasanya cupang melakukan perkawinan di jam pagi antara 7 sampai 10 atau di jam sore antara 4 hingga 6 sore. Setelah kawin, pisahkan cupang betina dan biarkan cupang jantan yang melindungi telur-telur yang ada pada gelembung air tersebut.

4. Siapkan Tempat Budidaya

Setelah dilakukannya pemijahan, cara ternak ikan cupang koi berikutnya yaitu menyiapkan tempat untuk budidaya cupang. Untuk cupang kecil yang baru bisa dengan digabung menjadi satu pada kolam atau aquarium besar. Namun pada cupang yang sudah mulai remaja dan besar harus ditempatkan di botol atau wadah secara terpisah dan sendiri-sendiri.

Kenapa setelah dewasa ikan cupang harus memiliki tempat sendiri? .Jenis cupang ini memiliki naluri teritorial, maka setelah dewasa akan bersaing sesama cupang jika digabungkan dalam satu tempat. Dan untuk budidaya jenis cupang sangat mudah, bisa bertahan di tempat yang minim oksigen.

5. Beri Tanaman Air

Pada saat melakukan budidaya cupang di akuarium atau kolam, maka sebaiknya beri beberapa tanaman air di dalamnya. Tentunya hal ini sangat baik bagi perkembangan cupang agar lebih sehat dan terlihat lebih menarik. Tanaman air juga memiliki tempat untuk berlindung pada saat jenis cupang beragam dalam satu kolam.

Sehingga tanaman air bisa menetralisir konflik cupang dan memberikan ruang gerak lain di dalam kolam budidaya tersebut. Selain itu bisa menyerap racun, meningkatkan oksigen serta mencegah pertumbuhan lumut pada kolam. Dan menambah nilai estetika kolam ikan saat melakukan budidaya ikan koi tersebut.

6. Siapkan Pakan Ikan Cupang Koi

Pakan ikan merupakan alat vital dan bagian yang sangat penting bagi pertumbuhan ikan dan budidayanya. Jenis pakan ikan yang berbeda juga disesuaikan dengan pertumbuhan ikan cupang antara anakan dan dewasa. Misalnya saja cupang koi dewasa diberi pakan berupa cacing kering kemasan dengan bentuk dadu.

Kemudian cara ternak ikan cupang koi yang masih anakan dengan memberikan pakan berupa pelet namun dalam porsi kecil. Membedakan pemberian makan bisa dengan melihat perkembangan secara umur ikan cupang tersebut. Sehingga jika pemberian makan bisa tepat, cupang koi akan sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

7. Ikan Cupang Koi Siap Panen

Yang menarik dari budidaya ikan cupang koi ini, panen bisa dilakukan kapan saja tidak mengenal musim. Sehingga penggemar ikan cupang koi bisa mendapatkan ikan tersebut kapan saja dengan berbagai varian. Biasanya ikan cupang koi yang ditawarkan mulai dari jenis remaja dengan rentang harga yang berbeda-beda tergantung jenis dan kualitas ikan.

Sudah bisa terlihat bagaimana menariknya bisa membudidayakan ikan koi cupang ini. Apalagi dari sisi kemudahan pemeliharaan dan bonus panen kapan saja bagi peternak ikan.

Continue Reading

Bisnis

Inilah Rincian Modal Usaha Barbershop, Untung Atau Buntung!

Barbershop bukanlah sesuatu yang asing, usaha ini seakan tak pernah lekang oleh waktu. Meningkatnya jasa potong rambut, hingga konsultasi gaya rambut semakin diminati banyak orang. Hal inilah yang menjadi salah satu pendorong ekonomi masyarakat di saat pandemic berkepanjangan seperti saat ini. Lalu sebenarnya berapa modal usaha barbershop dan adakah kiat atau tips tertentu untuk memulainya? Langsung saja, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Modal Usaha Barbershop

Hal Yang Patut Diperhatikan Sebelum Memulai Bisnis Barbershop

Dalam memulai sebuah usaha, tentu diperlukan perencanaan yang cukup matang. Agar usaha yang kelak dilakukan bisa berjalan dengan baik. Nah, sebagai pemula tentu bingung apa saja yang harus diperhatikan pada tahap awal ini. Adapun perihalnya adalah sebagai berikut :

1. Modal 

Modal menjadi satu hal yang wajib dipersiapkan. Dari sinilah nantinya usaha bisa dikerjakan. Modal sendiri bisa didapat melalui beberapa cara. Apabila kesulitan dalam memperoleh modal bisa mengajukan pinjaman pada bank. Tentu hal ini juga disesuaikan dengan kapasitas dan kemampuan membayar nasabah. Hendaklah meminjam seperlunya saja agar tidak berat dalam penyelesaiannya.

2.Persiapkan Tempat Usaha

Hal lain yang umumnya harus dilakukan adalah mempersiapkan tempat untuk usaha nantinya. Diperlukan tempat dengan kualitas yang baik serta strategis untuk dijangkau pelanggan. Ukur kemampuan budget masing – masing apakah harus menyewa atau membeli lahan sendiri. Letak yang strategis memberikan dampak baik untuk perkembangan usaha kedepan. Harapannya bisa menjangkau customer lebih banyak.

3. Persiapkan Peralatan Yang Dibutuhkan

Hal selanjutnya mengenai peralatan dari usaha tersebut, dalam hal ini adalah potong rambut. Peralatan menjadi senjata utama dalam menjalankan usaha. Kualitas peralatan yang baik tentu bisa mendukung kenyaman dan mempengaruhi hasil akhirnya. Meski tidak dapat dipungkiri teknik dan skill adalah yang paling utama. Namun setidaknya peralatan yang baik akan memudahkan pemilik usaha.

4. Biaya Promosi

Tak bisa dipungkiri, promosi menjadi salah satu aspek penting dalam perkembangan sebuah usaha. Dewasa ini berbagai teknik promosi sudah sangat merajalela. Mulai dari promosi gratisan hingga promosi yang berbayar. Keduanya tentu memiliki dampak yang berbeda pada pertumbuhan setiap usaha. Persiapkan juga budget tambahan untuk mendorong usaha lewat promosi.

5. Biaya Operasional Di Waktu Mendatang

Perlu juga bagi seseorang yang berniat membuka usaha untuk memikirkan langkah selanjutnya dalam perjalanan usaha tersebut. Dalam hal ini perhitungan mengenai biaya operasional tentu sangat dibutuhkan. Mengingat hal ini cukup penting, seperti halnya memperhitungkan biaya, air, listrik, atau gaji karyawan jika memiliki karyawan tetap.

Rincian Modal Bisnis Barbershop

Nah, di pembahasan ini akan mulai bicara berapa modal usaha barbershop untuk pemula. Pada dasarnya rincian modal ini tidak bisa dijadikan panutan pasti mengenai besarnya modal usaha. Dikarenakan setiap peralatan memiliki harga yang cenderung berbeda di setiap tempat. Namun paling tidak hal ini bisa menjadi gambaran bagi yang ingin memulai jenis usaha barbershop. Adapun rinciannya sebagai berikut :

1. Membeli Peralatan Utama

Berikut ini adalah gambaran modal yang harus dikeluarkan bagi pemilik usaha untuk membeli peralatan utama untuk membuka usaha barbershop. Sesuaikan dengan modal yang dimiliki agar bisa mencakup semua peralatan yang dibutuhkan.

  • Mesin cukur 2 buah @ Rp.350.000 = Rp.700.000
  • Kursi barber 2 buah @ Rp.3.000.000 = Rp.6.000.000
  • Set meja dan kursi uk besar 2 buah @ Rp.1.500.000 = Rp.3.000.000
  • Gunting rambut 2 buah @ Rp.50.000 = Rp.100.000
  • Sisir rambut 2 buah @ Rp.10.000 =Rp.20.000
  • Gunting sasak 2 buah @ Rp.75.000 = Rp.150.000
  • Pisau cukur 2 buah @ Rp.15.000 = Rp.30.000
  • Silet cukur = Rp.45.000
  • Handuk kecil satu set = Rp.150.000
  • Apron penutup badan satu set isi 6 = Rp.195.000
  • Apron penutup badan untuk pelanggan isi 6 =260.000
  • Botol semprot barbershop 2 buah @ Rp.15.000 = Rp.30.000
  • Jepit rambut buaya besar dan kecil = Rp.25.000
  • Mangkok sabun 2 buah @ Rp.5.000 = Rp.10.000
  • Sikat bulu 2 buah @ Rp.25.000 = Rp. 50.000
  • Sapu set dan dustpan =Rp.50.000
  • Cermin lipat 2 buah @ Rp.15.000 = Rp.30.000

Sehingga bisa disimpulkan jika total rincian untuk peralatan barbershop adalah sebesar Rp. 10.845.000. Jumlah ini adalah akumulasi untuk 2 orang pekerja. Jika membutuhkan pekerja lebih, tentu harus mengeluarkan biaya lebih.

2. Biaya Tempat Usaha

Seperti yang telah disinggung di atas, mengenai biaya tempat usaha tergantung apakah akan membeli atau menyewa. Jika membeli tentu diperlukan biaya yang cukup mahal ya! Jadi disarankan untuk pemula menyewa tempat saja. Nah, menyewa tempat yang strategis seperti di pinggir jalan memiliki harga yang sedikit mahal. Untuk kisaran biaya pertahun untuk sewa kios sekitar 4 sampai 5 juta per tahun.

3. Kisaran Biaya Operasional

Yang terakhir adalah rincian biaya operasional untuk menjalankan usaha barbershop ini sendiri. Hal ini meliputi, biaya listrik perbulan sekitar Rp.200.000. Lalu biaya air Rp.150.000 gaji pekerja berkisar antara Rp.1.500.000 sampai Rp.3.000.000 dan biaya promosi sekitar Rp.500.000

Jadi biaya untuk modal usaha barbershop berkisar Rp.18.195.000 untuk kapasitas dua kursi cukur. Jumlah ini tentu bisa berubah tergantung banyak atau sedikit jumlah peralatan yang dibeli. Semoga ulasan ini memberikan wawasan baru untuk sobat di rumah yang ingin memulai usaha potong rambut.

Continue Reading

Peluang Usaha

Analisa Bisnis Minuman Thai Tea Dengan Modal Kecil Tapi Untung Besar

Thai Tea merupakan minuman yang dibuat dengan perpaduan teh hitam dan susu kental manis yang terasa nikmat ketika diminum saat cuaca panas. Di Indonesia, minuman Thai Tea populer di semua kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa. Kepopuleran ini membuat bisnis minuman Thai Tea menjadi bisnis yang menjanjikan khususnya bagi pemula.

Bisnis Minuman Thai Tea

Dengan modal yang kecil dan keuntungan besar, bisnis Thai Tea tentu layak untuk dipertimbangkan. Sebelum memulai bisnis ini, ada baiknya untuk membuat analisa usaha agar pelaku usaha mengetahui prospek ke depannya dan meminimalisir kerugian. Selain mengetahui prospek usaha, analisa usaha juga diperlukan untuk melihat kelayakan bisnis yang dijalankan.

Peluang Usaha

Peluang usaha merupakan hal yang harus terlebih dahulu diketahui dan dirancang oleh pelaku usaha sebelum memulai sebuah bisnis. Dengan merancang peluang usaha, pelaku usaha akan mengetahui keunggulan produk dan sasaran konsumen dari produk yang dijualnya. Misalnya, keunggulan Thai Tea yang dijual yaitu memiliki banyak varian rasa, mudah dibuat, dan biaya produksi rendah.

Analisa Ekonomi

Salah satu analisa ekonomi yang dapat dibuat sebelum memulai sebuah bisnis yaitu analisis SWOT. Analisis SWOT dari bisnis Thai Tea adalah sebagai berikut: banyak varian rasa (Strength) serta memiliki banyak pesaing dengan usaha sejenis (Weakness). Cakupan bisnis luas dan dapat diterima oleh semua kalangan (Opportunities) sehingga banyak yang tertarik membuka bisnis ini (Threat).

Anggaran Biaya

Analisa anggaran biaya merupakan analisa bisnis minuman Thai Tea untuk merinci pengeluaran yang diperlukan. Pengeluaran untuk peralatan penunjang yaitu kompor gas kecil Rp 200.000; booth Rp 1.000.000; blender Rp 300.000; dan peralatan meracik teh Rp 250.000. Apabila dijumlahkan, anggaran yang dihabiskan untuk peralatan penunjang bisnis Thai Tea yaitu sebesar Rp 1.750.000.

Biaya habis pakai terdiri dari susu Rp 375.000; bungkus Thai Tea Rp 1.500.000; perisa makanan Rp 250.000; serta air isi ulang Rp Rp 175.000.  Selain itu, diperlukan gelas dan sedotan sebesar Rp 450.000 sehingga total pengeluarannya menjadi Rp 2.750.000. Anggarkan pula biaya lain-lain untuk kebutuhan tak terduga, menyewa tempat, dan membayar air listrik sebesar Rp 1.500.000.

Perhitungan Harga Jual dan Besar Keuntungan

Harga Thai Tea yang akan dijual tentu perlu diperhitungkan agar bisa mendapatkan keuntungan yang sesuai dan meminimalisir kerugian. Misalkan keuntungan yang diinginkan dari setiap Thai Tea yang dijual sebesar 30%, maka Thai Tea tersebut harus dijual sebesar Rp 18.500/kemasan. Besarnya harga jual dapat dihitung dengan mengalikan persentase keuntungan yang diinginkan dengan total biaya per unit.

Besar keuntungan yang akan diperoleh pelaku usaha dengan menjual Thai Tea dengan harga Rp 18.500/kemasan yaitu sebesar Rp 4.300/kemasan. Apabila dapat menjual 300 kemasan Thai Tea setiap bulannya, maka keuntungan bersih yang didapat yaitu sebesar Rp 1.290.000. Untuk meningkatkan keuntungan penjualan, pelaku usaha harus menaikkan target penjualan setiap bulannya.

Kelayakan Usaha

Layak atau tidaknya suatu bisnis yang dijalankan dapat dihitung berdasarkan Benefit Cost (B/C) Ratio dengan membagi jumlah pendapatan dan total biaya produksi. Misalkan, jumlah pendapatan yang didapat dengan menjual 300 kemasan Thai Tea yaitu Rp 5.550.000 dan total biaya produksi per bulannya Rp 2.750.000. Maka B/C rationya sebesar 2,02 sehingga bisnis Thai Tea layak untuk dijalankan.

Demikianlah informasi mengenai analisa bisnis minuman Thai Tea yang dapat digunakan sebagai gambaran awal untuk merintis bisnis ini. Untuk menarik perhatian konsumen, sebaiknya Thai Tea yang dijual memiliki rasa yang berbeda dengan Thai Tea lain. Agar usaha yang dirintis dapat berkembang, pelaku usaha perlu memiliki target dan menghindari kerugian yang akan terjadi di masa yang akan datang.

Continue Reading

TOP STORIES