Connect with us

Bisnis

Contoh Market Plan, Analisis Usaha Paling Lengkap

contoh job description

Hai semuanya, kembali lagi dengan saya. Apakah kalian sudah tahu apa itu market plan? gimana sih contoh market plan?

Market plan adalah salah satu dasar penting yang ada jika kamu ingin memulai sebuah usaha atau bisnis.

Market plan sangat diperlukan agar nantinya bisnis kamu menjadi terarah dan terukur.

Lalu banyak yang belum tau apa sih sebenarnya definsi markert plan itu.

Seperti biasa, saya akan membagikan informasi kepada kalian tentang apa itu market plan, kemudian bagaimana contoh dan penjelasannya.

Bagi kalian yang ingin membuka kedai kopi, atau bisnis makanan pas banget nih. Artikel ini akan mencontohkan market plan kedai kopi dan usaha makanan. Kenapa dua hal ini yang dipilih?

Pertama karena kedai kopi adalah sebuah bisnis yang seolah-olah tak habis pesonanya, yang bisa digunakan untuk tempat nongkrong, tempat nobar,tempat kencan. Sehingga ini menjadi pilihan yang tepat bagi kalian yang bingung mau usaha apa.

Kedua, kenapa usaha makanan. Karena, makanan adalah kebutuhan manusia sehari-hari. Jadi, kalau kalian gamau membuka kedai kopi karena kalian sendiri tidak suka ngopi. Kalian bisa membuka usaha makanan yang setiap hari dibutuhkan oleh semua orang.

Namun, sebelum membahas contoh market plan kedai kopi dan usaha makanan. Terlebih dahulu kalian harus mengetahui pengertian dan komponen apa saja yang harus ada di sebuah market plan. Ayo langsung aja kita bahas contoh market plan ini!

Pengertian Market Plan dan Komponen yang Ada di Dalamnya

Pengertian Market Plan dan Komponen yang Ada di Dalamnya
Pengertian Market Plan dan Komponen yang Ada di Dalamnya

Oke, pertama adalah pengertian tentang market plan. Menurut situs thebalancesmb, market plan adalah sebuah rencana pemasaran suatu produk atau bisnis jangka panjang.

Mengapa bisa dikatakan jangka panjang karena market plan yang baik harus memuat prediksi jangka panjang keberhasilan atau keberlanjutan sebuah bisnis atau usaha.

Manfaat market plan sendiri juga banyak banget nih guys. Pertama, kalian bisa menjalin kerjasama dengan pihak yang akan mendukung bisnis kalian.

Kedua meningkatkan penjualan. Ketiga, mengerti dan paham keadaan pasar. Keempat, meminimalisir kerugian.

Lalu, apa aja sih yang harus ada dalam sebuah market plan? Oke mari kita bahas satu persatu :

  • Konsep Usaha

Komponen yang harus ada dalam market plan yang pertama adalah konsep usaha. Di sini, kamu harus tahu apa sih sebenarnya konsep usaha yang mau kalian usung. Bagaimana sih bentuknya, outdoor kah atau indoor?

Kamu juga harus mikirin nih, gimana nanti dekornya, apa yang akan kamu jual dan apa keunggulan produkmu dibanding dengan yang lain. Sedikit tips nih, kalau kamu ingin berbisnis yang sudah umum di kalangan masyarakat, cari keunikan yang menjadi ciri khas sekaligus pembeda antara produkmu dengan produk yang lain.

Misal, kamu bisa menamai produkmu dengan suasana hati kekinian. Jika kamu ingin membuka kedai kopi maka kamu bisa menamai kopimu dengan sebutan kopi cinta, kopi cemburu atau lainnya.

Kamu juga bisa membuat desain yang unik dibanding kedai kopi yang lainnya. Kesimpulannya, jelaskan konsepmu secara gamblang di bagian konsep usaha pada market plan ini.

  • Analisis Situasi

Komponen yang kedua adalah harus ada analisis situasi. Gimana tuh maksudnya? pertama sebenarnya kamu harus melakukan riset terlebih dahulu minimal 1 minggu. Mengapa ini penting untuk kamu lakukan?

Pertama, kamu harus mempertimbangkan apa produk yang ingin kamu jual? sudah pas atau tidak dengan kebutuhan masyarakat? atau malah sama sekali tidak dibutuhkan oleh masyarakat?

Kedua, apakah kemudian pasarmu mumpuni? dalam artian apakah kalian yakin akan berjualan di tempat yang sepi atau rame? Ketiga, seberapa banyak orang akan tertarik pada apa yang akan kamu jual. Jadi perhatikan analisis situasi ini.

  • Analisis SWOT

Ketiga, adalah analisis SWOT. Jika kalian belum paham apa itu SWOT, nih saya kasih tau yaa. S adalah singkatan dari strenght artinya kekuatan, W adalah singkatan dari weaknees artinya adalah kelemahan. O adalah singkatan dari Opportunities yang artinya kesempatan. Dan T adalah singkatan dari threats yang artinya ancaman.

Jadi gini guys, kalau kalian ingin membuka sebuah usaha atau bisnis kalian harus membuat rincian secara gamblang apa itu kekuatannya, kelemahannya, kesempatannya dan ancamannya. Semua harus bisa kalian baca dengan teliti.

SWOT ini juga sangat membantu kalian untuk menentukan atau mengambil langkah apabila suatu hal yang tidak diinginkan terjadi. So, apa SWOT usaha yang akan kamu dirikan?

  • Strategi Pemasaran

Keempat adalah strategi pemasaran. Strategi pemasaran juga penting untuk kamu buat. Nantinya kamu mau memasarkan produkmu dimana. Online kah? atau offline?

  • Biaya Pemasaran

Nah yang kelima adalah biaya pemasaran. Sesuaikan dan analisis secara mendalam ya budget mendirikan usahamu. Perhatikan juga bagaimana cara kamu nantinya menganalisis keuanganmu.

Beberapa Contoh Market Plan untuk Usaha Bisnis

Beberapa Contoh Market Plan untuk Usaha Bisnis
Beberapa Contoh Market Plan untuk Usaha Bisnis

1. Contoh Market Plan Kedai Kopi OKE

KONSEP USAHA

Konsep usaha kedai kopi ini adalah kedai kopi yang menyediakan kopi dengan modifikasi mobil. Berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya seperti di pasar, tempat nongkrong malam minggu dan lain-lainnya.

Kedai kopi ini diberikan nama kopi bucin, dengan menunya yaitu kasmaran, perjuangan, cinta dan masih banyak yang lainnya. Dengan tujuan menarik pelanggan agar lebih dikenal dan berdatangan ke kedai kopi.

  • Analisis Situasi

Konsep usaha kedai kopi ini penting dilaksanakan karena di beberapa tempat nongkrong masih susah jika ingin membeli minuman yang sejenis kopi. Hal ini berdasarkan riset yang sudah dilaksanakan selama 1 minggu.

  • Analisis SWOT

Kekuatannya (S) belum ada kedai kopi yang mendatangi pengunjung dengan konsep kafe minimalis. Rata-rata pengunjung harus datang dulu, prinsipnya kami akan mendatangi pembeli

Kelemahannya (W) kemungkinan akan berlebih di uang transportasi, tapi ini akan diatasi dengan menghemat biaya produksi. 

Opportunities (O) menciptakan terobosan baru warung kopi berjalan

Threats (T) sulit untuk menemukan tempat nongkrong dengan lahan yang luas, rawan pengusiran dsb.

  • Strategi Pemasaran

Pemasaran akan dilakukan secara online dan offline. Online dengan mempromosikan di akun instagram, facebook dan twitter dengan video animasi yang lucu.

Kedua promosi secara offline akan memasang banner di depan mobil, dan menyebarkan brosur di tempat-tempat nongkrong.

Biaya Pemasaran :

Biaya pemasaran jasa edit video dan foto                              : Rp.500.000

Biaya pemasaran secara offline (banner dan brosur)         : Rp. 300.000

2. Contoh Market Plan Usaha Makanan Catering Maju Jaya

Contoh Market Plan Usaha Makanan
Contoh Market Plan Usaha Makanan

KONSEP USAHA

Usaha catering yang melakukan pelayanan mengantarkan barang, catering untuk acara pernikahan, masakan harian dan acara resmi lainnya. Dinamakan maju jaya karena agar pengucapannya mudah dan diingat oleh masyarakat.

Pemesanan dilakukan secara online dengan mempekerjakan salah satu costumer service untuk melayani pemesanan dan pembayaran para pembeli.

  • Analisis Situasi

Bisnis ini akan berlokasi di samping jalan raya besar yang akan memudahkan seseorang untuk menemukan alamat tempat ini. Juga akan berencana memasang banner yang besar sehingga masyarakat yang lewat mengingat dan mengetahui bahwa tempat ini adalah cateringan makanan.

  • Analisis SWOT

Kekuatan (S), bisnis ini akan menjadi terkenal karena akan dilaksanakan promosi minimal 3 kali sehari, dari segi pelayanan juga sudah online yang mana sangat memudahkan pembeli, serta layanan 24 jam.

Kelemahan (W), kelemahannya banyaknya pesaing bisnis catering yang sering kali lebih masuk di hati masyarakat dibandingkan dengan bisnis ini. Sehingga bisnis ini harus menemukan ciri khas atau menu tertentu yang tidak ada pada katering yang lainnya.

Peluang (O) peluangnya adalah para pembeli sudah tidak repot lagi untuk datang langsung ke tempat katering, karena akan melayani 24 jam, yang biasanya pelayanan semacam ini tidak ditemukan di usaha katering yang lainnya.

Ancaman (T), terancam makanan basi apabila tidak habis dalam satu hari. Oleh karena itu diperlukan strategi agar masakan tidak terbuang percuma yaitu baru masak ketika pesanan sudah ada.

  • Strategi Pemasaran

Pemasarannya akan dilaksanakan secara online dan offline. Online melalui jejaring facebook yang lebih banyak diakses dan offline melalui banner, spanduk, brosur yang ditempelkan ataupun disebar di desa-desa.

Biaya Pemasaran:

Biaya pemasaran online video dan foto                                  : Rp. 200.000

Biaya pemsaran oflline (spanduk, banner,brosur)              : Rp. 500.000

Tips Membuat Market Plan yang Baik dan Benar

Tips Membuat Market Plan yang Baik dan Benar
Tips Membuat Market Plan yang Baik dan Benar

Oke, jadi kira-kira seperti begitulah gambaran tentang contoh market plan kedai kopi dan contoh market plan usaha makanan. Semua itu fleksibel tergantung kalian ingin menambahkan apa di dalam market plan kalian.

Yang pastinya, usahakan contoh market plan adalah rancangan jangka panjang, analisis secara mendalam yang mana bisa kalian lakukan riset terlebih dahulu dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan. kalian harus melakukannya baik secara online dan secara offline.

Target pemsasarannya juga harus jelas, apakah pasar yang kalian targetkan anak muda, orang tua atau semua kalangan ?lakukan juga survey tentang apa yang mereka inginkan dan butuhkan. Serta bagaimana kepuasaan mereka.

Hal ini penting untuk kalian lakukan agar bisnis yang kalian jalankan terarah, terencana, jelas dan pastinya tidak mengalami kebangkrutan. Pastinya kalian nggak mau kan jika bisnis atau usaha kalian amburadul.

Oleh karena itu, contoh market plan di atas bisa kalian gunakan sebagai referensi. Ingin membuat usaha yang seperti apa dan analisisnya bagaimana, oh iya tadi ada yang lupa, riset target pemasaran bisa kalian lakukan secara online dengan membuat google form juga ada offline yaitu menyebarkan kuisioner.

Jadi,bagaimana sudah siapkah bisnis kamu? sudah sejauh mana contoh market plan yang kalian buat? Jika kalian tidak bisa membuat market plan sendirian maka kalian bisa meminta tolong pakar atau ahli untuk membantu bisnis kalian.

Kalian juga harus sering-sering konsultasi kepada ahlinya. Jika sudah berkembang, rekrut pegawai yang mampu untuk menghandle pekerjaannya jangan sampai kalian salah pilih pegawai. Tidak harus sesuai dengan jurusan,asalkan kalian paham bagaimana kinerjanya dan cepat dalam menerima ilmu baru.

Jadi, sudah terfikirkan belum mau buka bisnis atau usaha apa? jika belum, pikirkan secara matang terlebih dahulu, buat market plan kemudian lakukan sesuai rencana. Semoga dengan artikel ini bisa membantu bisnis yang akan kalian jalankan lebih terarah.

Baca Juga: Marketing Mix Adalah: Pengertian dan Penerapannya dalam Dunia Bisnis

Oke mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan kepada kalian semua. Sekarang sudah tidak bingung lagi kan membuat contoh market plan. Kalian bisa coba buat market plan dari salah satu contoh yang sudah saya jelaskan diatas. Terimakasih.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bisnis

Cara Menghitung HPP Produk Beserta Panjelasannya

Cara Menghitung HPP Produk

Sebuah perusahaan yang memproduksi suatu barang perlu tahu dengan pasti cara menghitung HPP produk agar tidak terjadi kesalahan hitung. Terdapat beberapa biaya pengeluaran atas produk yang harus jelas rinciannya. Hal ini dilakukan supaya perusahaan mengetahui harga pokok yang dibuatnya. Tertarik dengan penjelasan terkait? Simak berikut ulasannya:

Tentang HPP Produk

Bagi sebuah perusahaan cara menghitung hpp produk harus diketahui dengan pasti setiap langkah-langkahnya. Mengapa demikian? HPP merupakan total biaya yang telah dikeluarkan pihak perusahaan dalam menghasilkan barang produksi. Biaya yang terdapat di dalamnya meliputi harga langsung dan tak langsung.

Memungkinkan perusahaan dapat dengan tepat menentukan harga produk sebelum dilakukan penjualan. Selain itu, tujuan dari setiap perusahaan menentukan harga yang dibuat yakni agar sasaran produk pun sesuai dengan target. Untuk lebih lanjutnya, berikut akan dijelaskan tujuan lain dari HPP yaitu:

  • Setiap produk yang dijual dapat memenuhi target produksi yang telah ditentukan.
  • Dapat menstabilkan harga produk yang akan dijual di pasaran.
  • Bisa mempertahankan harga produk berdasarkan proses produksi yang jelas.
  • Upaya dalam memaksimalkan keuntungan.

Mengetahui Metode Pendekatan Laporan HPP

Produk Ketika sebuah perusahaan membuat laporan untung dan rugi dari biaya pokok produksi yang dikeluarkan, ada dua metode yang bisa digunakan. Untuk pendekatan pertama yang bisa digunakan adalah Full Costing dan yang kedua Variable Costing. Ingin tahu bagaimana penjelasannya? Simak berikut ulasannya.

  • Full Costing, adalah perhitungan HPP yang dilakukan untuk mengetahui harga pokok dan biaya produksi. Pendekatan ini berkaitan dengan segala perhitungan unsur biaya produksi yang masuk ke dalam HPP. Di dalam perhitungan ini terdapat biaya tenaga kerja, bahan baku hingga overhead, keseluruhannya dihitung menjadi satu kesatuan.
  • Variable Costing, yakni sebuah perhitungan HPP yang di dalamnya hanya menjumlahkan biaya yang sifatnya variabel dalam harga produksi. Menjadikan variable costing hanya untuk menghitung HPP dengan rincian biaya yang terpisah dalam setiap periode tertentu. Rincian yang terdapat di dalamnya yaitu ada biaya bahan baku, tenaga kerja hingga overhead.

Begitulah cara menghitung HPP produk yang memakai pendekatan Full dan variable Costing. Kedua pendekatan tersebut bisa digunakan oleh pelaku dalam perusahaan untuk menentukan setiap harga pokok dalam produksi. Membuat perusahaan bisa menetapkan harga jual yang akan dipasarkan.

Cara Menghitung HPP Produk

Bagi yang belum mengetahui cara menghitung HPP produk dengan benar, terdapat beberapa tahapan yang perlu diketahui. Perhitungannya pun tidak terlalu sulit untuk dilakukan, jika pengguna adalah seorang yang masih awam. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam perhitungan tersebut yaitu:

1. Melakukan Perhitungan Bahan Baku

Hal pertama yang perlu dilakukan yaitu dengan menjumlahkan keseluruhan saldo yang terdapat di awal serta pembelian bahan baku. Selanjutnya jika sudah mendapatkan hasilnya kurangi dengan saldo di akhir periode. Jadi di tahap pertama ini adalah melakukan perhitungan bahan baku.

2. Menghitung Biaya Produksi

Tahap selanjutnya untuk dapat mengetahui HPP produk yaitu menghitung biaya produksi. Caranya yakni dengan menjumlahkan tiga komponen HPP di awal yaitu harga bahan baku, tenaga kerja dan overhead. Perhitungan dalam tahap ini pun sangat penting, sebab agar pelaku usaha mengetahui dengan pasti total dari hasil produksinya.

3. Menetapkan Biaya Pokok Produksi

Langkah selanjutnya, pelaku usaha bisa menetapkan biaya pokok produksi dengan mentotalkan keseluruhan biaya. Biaya yang dimaksudkan yaitu penjumlahan produksi serta saldo awal persediaan barang. Setelahnya dapat dikurangi dengan jumlah saldo akhir dari persediaan barang. Pada tahap inilah nantinya pelaku usaha juga bisa menentukan harga jual dari barang yang akan diproduksi.

4. Menghitung HPP

Terakhir, perhitungan HPP dapat dilakukan dengan mentotalkan jumlah harga pokok dengan ketersediaan barang produksi. Persediaan barang yang dimaksud adalah barang awal yang akan dikurangi dengan persediaan akhir. Membuat perhitungan HPP bisa terlihat berapa jumlahnya.

Itulah langkah-langkah yang mesti diketahui untuk dapat melakukan perhitungan HPP dengan benar. Setiap tahapan dari perhitungan tersebut bisa dilakukan oleh setiap pelaku usaha dengan mudah bukan? Hal yang perlu diingat dalam perhitungan tersebut yaitu setiap biaya atau harga harus jelas dan pasti nominalnya.

Contoh Perhitungan HPP

Sebelumnya telah dijelaskan bagaimana tahapan dan langkah-langkah dalam melakukan perhitungan HPP. Supaya lebih paham, akan diberikan contoh perhitungan yang sesuai dengan keadaan dilapangan. Contoh berupa soal cerita yang bisa pengguna pahami sesuai dengan kasus yang terdapat di sebuah perusahaan.

Contohnya yaitu, dalam sebuah perusahaan terdapat jumlah di luar biaya produksi sebesar Rp 100.000, sedangkan jumlah dari barang yang telah diproduksi adalah 2 unit. Berapakah kira-kira harga pokok yang dikeluarkan oleh sebuah perusahaan per satuannya? = Biaya produksi : Jumlah unit = Rp 100.000 : 2 = Rp 50. 000 per satuan

Itulah penjelasan cara menghitung HPP produk beserta dengan contohnya yang dapat pengguna pahami sebelumnya. Dalam contoh kasus yang diberikan, itu adalah contoh dari sekian banyak hitungan sederhana. Supaya dapat memahami dan menerapkannya, pelajari dan praktekkan dengan menghitungnya secara manual.

Continue Reading

Bisnis

Intip Rincian Modal Usaha Laundry dengan Keuntungan Menjanjikan

rincian modal usaha laundry

Di tengah masa pandemi seperti ini, beralih ke dunia bisnis menjadi hal terbaik yang dapat dilakukan, yaitu dengan menjalankan bisnis laundry. Bisa dibilang bisnis satu ini begitu menjanjikan, apalagi mengingat banyaknya orang yang membutuhkan jasa pencuci pakaian karena kesibukan bekerja. Bahkan rincian modal usaha laundry ini pun tidak begitu besar loh.

Usaha laundry memberlakukan harga dengan ukuran per kilo, yaitu sekitar Rp 6rb hingga Rp 7rb saja. Sehingga bisa dipastikan jasa laundry akan ramai karena harganya yang murah. Namun meskipun begitu, profit yang didapatkan pun terbilang menjanjikan mengingat modal usaha yang tidak besar.

Lantas bagaimana sebenarnya prospek bisnis dan rincian modal yang perlu dikeluarkan untuk usaha laundry satu ini? Berikut ulasan lengkapnya, yaitu antara lain:

Prospek Bisnis Laundry

Membuka usaha laundry merupakan hal yang cukup menantang namun sangat menjanjikan. Hal ini dikarenakan prospek maupun peluang usahanya yang dapat memutar uang dengan sangat cepat. Pasalnya, jasa pencuci baju ini begitu dibutuhkan oleh semua orang setiap harinya. Sehingga tidak heran apabila usaha ini cukup booming di kalangan masyarakat dan begitu dicari, baik oleh ibu rumah tangga hingga pelajar maupun mahasiswa.

Maka dari itulah, peluang bisnis laundry yang sedang booming ini harus dimanfaatkan dengan baik. Apalagi ditambah dengan pengoperasiannya yang sangat mudah, maka semua orang pun berpotensi menghasilkan keuntungan lumayan besar melalui bisnis satu ini. Apabila mempromosikannya dengan baik, dijamin usaha laundry semakin dikenal dan mendatangkan banyak konsumen untuk penghasilan menjanjikan.

Berapa Rincian Modal Usaha Laundry?

Namun sebelum memulai bisnis laundry, ada baiknya bagi para pebisnis mengetahui rincian modal usaha untuk jasa laundry dan menyesuaikannya pada anggaran. Berikut inilah perhitungan yang bisa dijadikan patokan, yaitu antara lain:

1. Modal Peralatan Utama

Rincian modal usaha laundry terbesar yaitu terletak pada peralatan utama yang digunakan untuk mencuci. Misalnya seperti 1 mesin cuci dengan kisaran harga Rp 4.000.000, 1 setrika seharga Rp 300.000, 1 unit timbangan Rp 250.000, 1 impulse sealer Rp 200.000, dan juga 1 set rak dan meja laundry seharga Rp 3.500.000. Total modal untuk peralatan saja yaitu sebesar Rp 8.250.000.

Selain peralatan, tentunya setiap pebisnis untuk usaha laundry membutuhkan lokasi yang tepat. Hal ini nantinya akan berbeda di setiap daerah dan menyesuaikan. Sehingga modal untuk menyewa tidak dimasukkan ke dalam perhitungan. Namun pebisnis bisa menyesuaikannya berdasarkan anggaran dan menegosiasikan harga bersama dengan pemilik agar mendapat harga lebih murah.

2. Modal Kerja

Selain modal peralatan dan lokasi, terdapat pula modal kerja yang harus diperhitungkan. Dalam hal ini, rincian modal usaha laundry yaitu berupa detergen pakaian Rp 200.000, pewangi pakaian Rp 250.000, plastik wrap Rp 200.000, spanduk dan brosur promosi Rp 200.000, dan neon box Rp 300.000. Total modal kerja yaitu sebesar Rp 1.150.000.

Tentunya kisaran tersebut belum termasuk biaya sewa tempat dan juga listrik per bulan. Pebisnis bisa memulai bisnis laundry kiloan dengan menyesuaikan anggaran dan menekannya hingga sekecil mungkin. Misalnya saja dengan tidak menyewa tempat atau menggunakan tempat milik sendiri, serta menggunakan mesin cuci bekas yang masih layak pakai. Hal ini akan menghemat modal namun tetap menghasilkan keuntungan besar.

Kiat Sukses Usaha Laundry

Setelah mengetahui informasi mengenai rincian modal usaha laundry, tentu saja langkah berikutnya adalah perlu mengerti bagaimana tips sukses memulai bisnisnya. Jika dirasa sudah siap dan tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada, maka simak kiat suksesnya berikut ini:

  • Mengamati persaingan

Tips pertama yang harus diperhatikan adalah mengenai persaingan di sekitar lokasi usaha laundry. Tentunya dengan mengetahui hal ini, maka pebisnis bisa melakukan survey kisaran harga yang akan dikenakan apakah terlalu rendah atau tinggi. Apabila dirasa tarif yang ditawarkan oleh kompetitor terlalu rendah, maka lebih baik mencari lokasi lain.

  • Memberikan pelayanan yang bagus

Tidak hanya mengamati persaingan saja, namun pastikan selalu memberikan pelayanan yang bagus pada konsumen. Sehingga mereka akan kembali menggunakan jasa laundry yang ditawarkan. Tentunya hal ini perlu dibarengi dengan kualitas yang selalu terjaga baik.

  • Melakukan promosi

Tak lupa pula untuk selalu menggiatkan promosi, baik melalui sosial media, pemberian diskon atau cashback, hingga strategi mulut ke mulut yang dapat melancarkan bisnis. Dengan begitu, jasa laundry jadi lebih dikenal dan mendatangkan banyak pelanggan.

Nah itulah ulasan mengenai prospek bisnis, rincian modal usaha laundry, dan juga kiat sukses menjalankannya. Apabila memiliki niat untuk menjalankan usaha ini, maka sebisa mungkin mengetahui apa saja yang dibutuhkan demi keberlangsungan bisnis. Sehingga nantinya bisa memutar modal yang sedikit menjadi profit menguntungkan dan menjanjikan. Jadi, apakah tertarik mencoba bisnis satu ini?

Continue Reading

Bisnis

Usaha Perlengkapan Masjid yang Memberikan Keuntungan Menjanjikan

usaha perlengkapan masjid

Masjid adalah tempat ibadah yang dipakai oleh umat muslim untuk beribadah. Pada masjid, ada banyak peralatan pendukung yang pasti difungsikan. Misalnya saja karpet masjid, jam digital masjid, dan berbagai peralatan lainnya. Maka dari itu, tidak heran jika usaha perlengkapan masjid bisa memberikan keuntungan yang menjanjikan.

Hal ini dikarenakan perlengkapan masjid pasti banyak dicari. Mengingat jumlah masjid di Indonesia ada banyak. Lalu, apa saja barang-barang yang bisa dijual jika membuka usaha penjualan perlengkapan masjid? Untuk menjawab pertanyaan ini, maka harus disimak runtutan daftar yang ada di bawah ini secara terperinci:

1. Kubah Masjid

Peralatan pertama yang bisa dijual adalah kubah masjid. Jika memilih untuk menjual kubah masjid, maka harus memiliki vendor atau pembuat kubah yang berkualitas. Saat ini, bentuk kubah bermacam-macam. Maka dari itu, untuk menyiasati permintaan pembeli harus bisa berinovasi mengikuti perkembangan bentuk yang ada.

Semakin banyak jenis yang dijual, maka pembeli juga akan terfasilitasi dengan layanannya. Pastikan kubah yang dijual memiliki jenis kualitas yang baik. Hal ini dikarenakan kubah terletak di bagian luar dan fungsinya untuk menutup bagian atas masjid. Maka dari itu, pastikan untuk memakai kualitas terbaik untuk pelanggan.

2. Karpet Masjid

Peralatan kedua yang paling umum dijual adalah karpet masjid. Peralatan ini pastinya dibutuhkan oleh banyak masjid. Dengan adanya karpet masjid ini, jemaah masjid tidak perlu bingung mencari alas lain. Perlengkapan masjid satu ini memang penting untuk diperhatikan. Maka dari itu, jika menjualnya haruslah memakai produk berkualitas.

Saat ini, kebutuhan konsumen bermacam-macam. Mulai dari motif dan corak yang variatif, hingga ukuran yang beragam. Dengan adanya keberagaman ini, sebagai orang yang menjual juga harus paham tentang kualitasnya. Pengguna pastinya mencari karpet berkualitas untuk dipakai di masjid-masjid.

3. Jam Digital Masjid

Usaha perlengkapan masjid biasanya juga menyediakan jam digital untuk masjid. Jam ini terlihat lebih bagus dibanding jam biasa. Hal ini dikarenakan jam digital bisa terlihat meski dari arah yang jauh. Harga jam ini juga lebih mahal dari jam dinding biasa. karena peminatnya banyak, maka tidak heran jika jam ini bisa mendatangkan keuntungan yang besar.

Jika ingin menjual ini, maka harus menyediakan berbagai bentuk dan ukuran. Umumnya, bentuk yang biasa dipakai adalah persegi panjang. Lalu untuk ukurannya sendiri bermacam-macam. Pembeli pastinya membutuhkan ukuran yang beragam. Maka dari itu, pastikan untuk menyediakannya agar bisa dipilih oleh pembeli.

4. Speaker

Peralatan keempat yang umumnya dipakai di masjid adalah speaker. Alat ini pastinya ada di setiap masjid. Jika ingin membuka usaha peralatan masjid, maka bisa menambahkan alat ini sebagai salah satu peralatan yang dijual. Jenis dan ukuran speaker pun bermacam-macam dan tidak berpatok pada satu ukuran saja.

Karena tujuan pemakaian speaker sangat penting, maka dari itu sangat pas jika menyediakan alat ini untuk dijual. Karena nantinya alat ini akan mendatangkan keuntungan besar jika ada yang membelinya. Untuk itu, pastikan untuk menyediakan berbagai merek dan ukuran agar pembeli bisa melakukan pemilihan.

5. Mimbar Masjid

Menjual mimbar masjid juga tidak ada salahnya. Karena mimbar masjid adakah alat yang pastinya dibutuhkan. Mimbar ini juga sudah memiliki bentuk yang bervariasi. Maka dari itu, jika menyediakan mimbar masjid maka akan sangat pas. Pembeli bisa melakukan pembelian dalam satu waktu jika perlengkapan yang dijual lengkap.

Jika ingin membuka usaha perlengkapan masjid, semua peralatan di atas bisa langsung dijual. Setiap alat pasti dibutuhkan oleh masjid, maka dari itu akan sangat pas jika disediakan di satu tempat yang sama. Usaha semacam ini memiliki banyak referensi, jika memang tertarik untuk memulainya cari refrensi sebanyak-banyaknya untuk sukses. Sumber: Bisniz.id

Continue Reading

TOP STORIES